MEULABOH – UTU | Kita semua sudah mengetahui bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan rahmat. Selain itu, Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal penerapan prinsip dan etika kerja yang sesuai dengan syariat Islam.

Islam memerintahkan seorang muslim untuk bekerja dan tidak menyuruh pemeluknya bermalas-malasan. Betapa banyak ayat maupun hadis yang menganjurkan dan menyuruh hambanya untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh, baik mencari nafkah untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat ataupun makhluk lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar, Dr. Hamdi Harmen, SE., M.M dalam kuliah singkat ba’da Zuhur di Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU. Kultum Ramadhan merupakan program yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Pendidikan Agama Islam (P3AI) yang berlangsung setiap hari selama bulan Ramadhan dengan narasumber yang berbeda-beda.

Hamdi Harmen menyebutkan betapa penting bagi kita  menerapkan etika atau adab-adab dalam bekerja sesuai dengan syariat Islam. Setidaknya ada lima etika bekerja dalam Islam, yaitu ikhlas, jujur, amanah, persaudaraan dan keadilan.

1. Bekerja dengan Ikhlas karena Allah SWT.
Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya amal kerja itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya orang itu tergantung dari apa yang diniatkannya itu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam menjalankan setiap pekerjaan dan perniagaan perlu keikhlasan dan bersunggung-sungguh. Sikap tersebut akan mewujudkan efektif dan efisien dalam meningkatkan hasil kerja/ karya.

2. Jujur
“ Tidak ada perangai yang paling tidak disukai oleh Rasulullah SAW seperti dusta” ( HR. Ahmad bin Hambal ). Kejujuran adalah asas nilai etika dalam Islam. Dalam organisasi maupun kegiatan bisnis, seseorang perlu jujur tidak menipu atau bersumpah palsu.

3. Amanah
“ Percayakanlah agamamu, amanahmu dan segala hasil pekerjaanmu kepada Allah”   ( HR. At-Tirmizi ). Amanah adalah prinsip pertanggung jawaban kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam melaksanakan pekerjaan, harus berlaku amanah kepada negara, organisasi,  masyarakat dan individu.

4. Persaudaraan
“ Dalam hal saling bersaudara, saling berkasih sayang, kaum Muslimin ibarat satu tubuh. “ (HR. Al-Bukhari). Perbuatan baik yang terjalin akan dapat mewujudkan suasana damai dan harmonis serta menjauhkan dari sifat iri dengki, hasat, hasut dan khianat., dan

5. Keadilan
“ Apabila Allah menghendaki kebajikan bagi suatu kaum (umat), maka urusan mereka dipercayakan kepada orang-orang arif dan harta kekayaan mereka diserahkan kepada orang-orang dermawan “ (HR. Abu Daud). Keadilan yang dimaksud adalah setiap orang harus diperlakukan sesuai dengan semestinya (meletakkan sesuatu pada tempatnya), tanpa diskriminasi. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Disetiap Bulan Ramadhan tiba, buka puasa bersama mejadi salah satu agenda yang kerap dilakukan. Momen berbuka puasa bersama (Bukber) adalah sebagai sarana mempererat silaturahmi dan Ukhuwah dan bisa juga ajang reuni kembali dengan teman-teman yang sudah lama tidak berjumpa, karena kesibukan yang dimiliki masing-masing.

Buka puasa bersama tidak hanya makan bersama saja, tetapi bisa bernostalgia mengenang indahnya masa lalu. Ini salah satunya acara buka puasa bersama yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMADISTRA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar pada Minggu (09/04/2023).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagi Takjil berbuka di Jl. Nasional Meulaboh- Tapak Tuan Simpang Alue Peunyareng Desa Gunong Kleng, kemudian dilanjutkan dengan santunan Anak yatim, Tausyiah Ramadhan dan buka puasa bersama di Aula utama Kampus UTU.

Oka Yulia selaku ketua Panitia Pelaksana didampingi oleh Safaruddin Ketua HIMADISTRA menyampaikan kegaiatan ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan oleh HIMADISTRA untuk mempererat silaturahmi dengan sesama mahasiswa dan keluarga besar Program Studi Ilmu Administrasi Negara.

Kegiatan yang mengambil tema “Satukan Tekad, Satukan Niat dengan Menguatkan Ukhuwah Islamiah Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara di Bulan yang Penuh Berkah” ini diisi ceramah agama oleh Ir. Tgk. Sulaiman Ali, ST., MT.

Dalam tausyiahnya, Sulaiman Ali menyampaikan tentang Adab-adab menuntut Ilmu diantaranya mencari ilmu untuk diamalkan bukan mencari ilmu untuk mengejar gelar atau titel yang banyak, kemudian adab menuntut ilmu yaitu sedikit tapi terus menerus lebih baik dari pada banyak tapi sekali, kata Rasulullah Adwamuha Wa In Qalla lebih baik beramal sedikit tidak putus, tapi amal banyak cuma sekali.

Sulaiman Ali yang juga Koordinator Pusat P3AI pembinaan karakter mahasiswa UTU, adapun adab-adab menuntut ilmu jika tidak tau bertanya, dalam surah An-Nahl ayat 43 maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui, Fasalu ahla zikri inkuntum la taklamun.

Pada penyampaian penutup dari Tausyiah Ramadhan sebelum berbuka puasa, Sulaiman Ali menambahkan banyak sekali hikmah yang dapat diambil dari kegiatan Ramadhan ini, selain pahala yang didapatkan puasa juga sebagai sarana menanamkan karakter positif ujar nya.

Kegiatan ini turut hadir Dosen dan Alumni Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dalam sambutan Ketua Jurusan yang diwakili oleh Najamudin, M.Si mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh HIMADISTRA FISIP UTU. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Kegiatan Subuh Education merupakan salah satu kegiatan yang bersifat membina karakter mahasiswa yang berbasis akhlakul karimah dan cinta Al Quran. Dimana kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk proses pembelajaran P3AI (Program Pengembangan Pendidikan Agama Islam) di Universitas Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan secara online via aplikasi zoom meeting ini mengangkat tema “Kurikulum Pendidikan Ramadhan”. P3AI menghadirkan Waled Zarkasyi, S.HI., M.HI, Dosen Universitas Malikussaleh sebagai narasumber utama. Waled Zarkasyi merupakan ketua Bidang Kaderisasi dan Kemahasiswaan Pengurus Wilayah Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Aceh.

Kurikulum Pendidikan Ramadhan, Profil peserta yang telah dibagi, menjadi orang beriman, proses belajar ibadahnya adalah puasa dan lainnya dan profil Kelulusannya adalah orang bertaqwa

Waled Zarkasyi menjelaskan profil peserta ramadhan yaitu orang beriman dalam surah Al Anfal Ayat 2-3 pertama disebut nama Allah, begetar hatinya saat kita beriman kepada Allah maka hati dan ketentraman diri akan merasa dunia besinar, dengan bacaan ayat-ayat  menambah kekuatan iman seseorang, bertaqwa kepada Allah  dengan cara melaksanakan semua perintah Allah, mengifakkan sebagian rezeki kepada yang tidak mampu

Sedangkan dalam surah Al Muminun Ayat 2-9  khusyuk dalam shalat dengan beriman dan bertaqwa maka kita akan lebih khusyuk saat beribadah, menjauhkan diri dari hal yang tidak berguna, menununaikan zakat dan memelihara amanah dan janji terhadap Allah

Bagaimana cara agar shalat khusyuk, dengan cara menanamkan dalam diri niat dan bacaan yang benar, bagaimana bertaqwa untuk Allah dengan maksimal agar amalan diterima disisinya, dengan cara mengingat Allah selalu beribah paling utama yaitu shalat 5 waktu, shalat 5 waktu adalah kewajiban umat muslim tapi bagaimana jika shalat tidak puasa, puasa tapi tidak shalat, Itu sama saja amalan yang kosong dan sia-sia.

Bagaimana jika ada teman yang bermalasan untuk beribadah bagaimana cara mengajak nya? yaitu dengan cara sopan dan halus agar ia percaya bahwa beribadah sangat wajib bagi umat muslim pelan-pelan pasti akan luluh dengan apa perkataan kita lakukan ajak mereka dengan sabar maka percaya Allah akan memberikan kenikmatan dan kesabaran yang luar biasa.

Koordinator P3AI UTU, Tgk. Ir. Sulaiman Ali, ST., MT menjelaskan kajian Ba’da Subuh P3AI selama bulan Ramadhan dilakukan secara daring, namun selepas Ramadhan akan dilakukan kembali secara tatap muka.

Antusias peserta P3AI untuk bertanya cukup ramai ditandai dengan banyaknya yang Raise Hand di Zoom. Salah satunya muncul pertanyaan dari mahasiswi Rozatul Annisa dari Prodi Sosiologi dengan menanyakan tentang Bagaimana bertaqwa secara maksimal?. (Humas UTU)

MEULABOH – UTU | Tim Dakwah Universitas Teuku Umar melakukan Safari Ramadhan 1444H di Masjid Jamik Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Jum’at (7/4) malam.

Sulaiman BS selaku Keuchik gampong setempat menyambut langsung Tim Safari Ramadhan dari UTU dan mengucapkan terima kasih atas kunjungannya.

“Kami atas nama masyarakat ujong tanoh darat berharap peran aktif UTU dapat ditingkatkan dalam usaha  mencerahkan pikiran dan gerak dakwah yang telah ada sehingga jama’ah kami semakin banyak dan mantap dalam menjalankan ibadah terutama dalam bulan suci ramadhan,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Tgk. Sulaiman Ali, ST., MT selaku penceramah kultum ba’da Tarawih mengungkapkan silaturahmi adalah salah satu kunci membangun konsolidasi dan soliditas gerakan dakwah.

Menurutnya, Bulan Ramadan yang suci ini adalah bulan mulia yang mengandung banyak keberkahan dan pahala, salah satu keberkahan yang ada adalah adanya saling menguatkan antar sesama penggerak dakwah. Maka, adanya masjid menjadi salah satu tempat untuk merumuskan aksi gerakan dakwah dan memperkuat kekuatan jama’ah sebagai pasukan dakwah yang militan.

Selain itu, Ustadz Sulaiman Ali yang juga ketua Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) wilayah Aceh juga mengingatkan tentang tanda-tanda orang yang perbuatan baiknya tidak diterima oleh Allah SWT yaitu diantaranya orang yang berpuasa  dibulan Ramadhan namun tidak dapat menambah keimanan dan ketaqwaannya setelah Ramadhan berlalu.

“Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang merugi, yang lalai dan menyia-nyiakan kesempatan baik di bulan ramadhan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar, Zulfirman, SE., M.Si sangat berkesan atas sambutan dari pengurus masjid jamik dan masyarakat UTD.

“Kami mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada tim safari Ramadhan UTU untuk ikut serta dalam memakmurkan masjid jamik sehingga kami dapat ikut berbuka puasa dan silaturrahmi ke tempat mulia ini,” katanya.

Zulfirman mengatakan safari ramadhan merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan Ramadhan dan digelar sejak tahun 2018 lalu.

“Ini salah satu kegiatan bermanfaat, dan sudah dilakukan selama 6 tahun berturut-turut sebagai penyemangat untuk melakukan ibadah,” Ujar Zulfirman yang juga mengatakan Safari Ramadan sebagai salah satu cara bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat, mengajak sivitas kampus untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, Zulfirman turut menyampaikan perkembangan kampus baik dalam bidang infrastruktur, sumber daya dan mahasiswa. “Alhamdulillah saat ini UTU memiliki 20 prodi dengan jumlah mahasiswa totalnya sebanyak 8 ribu lebih, dominannya dari Aceh Barat dan Nagan Raya,” jelasnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berlokasi di Wilayah Barat Selatan Aceh menerima sebanyak 660 calon mahasiswa baru penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Tahun 2023.

Wakil Rektor Bidang Akademik UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengucapkan selamat kepada 997 calon mahasiswa baru yang lulus jalur SNBP termasuk 660 orang diantaranya penerima KIP Kuliah.

Secara persentase, UTU merupakan PTN terbanyak penerima KIP-K di jalur SNBP di Provinsi Aceh yaitu sebesar 66,2 persen, berikutnya adalah Unsam dengan persentase 59,9 persen, Unimal dengan persentase sebanyak 58,5 persen, disusul USK sebanyak 53,6 persen.

M. Aman Yaman mengingatkan para calon mahasiswa yang lulus jalur SNBP untuk segera menyiapkan kelengkapan berkas untuk pendaftaran ulang yang akan berakhir pada 16 April 2023 mendatang.

Untuk memastikan calon mahasiswa benar-benar dari keluarga kurang mampu, maka Universitas Teuku Umar akan melakukan verfikasi data oleh tim KIP Kuliah UTU bagi mereka yang lulus seleksi SNBP.

“Bagi mereka yang dinyatakan tidak layak karena dianggap mampu maka statusnya sebagai calon penerima KIP Kuliah dibatalkan dan menjadi mahasiswa regular,” Jelas M. Aman Yaman.

Oleh karena itu, Warek 1 menghimbau bagi mereka yang mengundurkan diri dari proses verifikasi calon penerima KIP Kuliah baik dengan alasan batal kuliah ataupun merasa mampu agar segera melapor.

Sementara bagi yang dinyatakan layak alias memenuhi syarat setelah proses verifikasi maka biaya yang digratiskan seperti Uang Kuliah Terintegrasi (UKT) dan tes kesehatan.

KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi melalui jalur SNBP, Seleksi Nasonal bersasis Tes (SNBT), dan ujian mandiri di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta.

Bagi penerima KIP Kuliah dibebaskan biaya pendaftaran seleksi masuk SNBT/UTBK, serta seleksi mandiri yang diusulkan masing-masing perguruan tinggi.

M. Aman Yaman menjelaskan, bagi calon mahasiswa penerima KIP Kuliah maka biaya kuliahnya gratis sampai lulus yang disesuaikan dengan akreditasi program studi yaitu akreditasi A maksimal Rp 12 juta untuk prodi kesehatan dan maksimal Rp8 juta untuk prodi non kesehatan. Sedangkan akreditasi B maksimal sebesar Rp4 juta, dan akreditasi C maksimal sebesar Rp2,4 juta.

Selanjutnya bantuan biaya hidup untuk program regular sarjana maksimal delapa semester. Jika dalam kurun waktu tersebut mereka tidak mampu menyelesaikan studinya maka status penerima KIP Kuliah nya dihentikan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Meningkatnya aksi bunuh diri yang diakibatkan oleh malasalah psikologis, serta beragamnya penyebab masalah psikologis menjadi tuntutan tersendiri berbagai pihak dalam menanganinya. Tidak hanya dokter atau tenaga kesehatan, rumah sakit atau pelayanan kesehatan lainya. Jauh dari itu, promosi, prevensi, kurasi atau rehabilitasi masalah gangguan mental yang merupakan penyebab aksi bunuh diri memerlukan sinergi berbagai pihak. Baik itu masyarakat, ormas, LSM, instansi, juga termasuk dunia pendidikan layaknya sekolah dan perguruan tinggi.

Merespon hal tersebut, mahasiswa peminatan pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku (PKIP) prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar dibawah bimbingan dosen Maiza Duana SKM., M.Kes melaksanakan kuliah umum bertemakan “Mental Health”. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (04/04/2023) di Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU.

Kuliah Umum tersebut dibuka oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si. Dalam amanatnya menyampaikan bahwa  Seminar kesehatan jiwa merupakan ikhtiar yang akan terus digalakkan sehingga mahasiswa bisa terhindar dari masalah tersebut yang kian mulai marak. “Seminar kesehatan ini merupakan ikhtiar kita yang harus terus dilakukan, untuk mensosialisasikan permasalahan terkait dengan aksi bunuh diri, agar mahasiswa memahami tanda-tanda awal dan dapat menghindarinya,” Dr. Ishak Hasan.

Turut memberi sambutan pada kegiatan yang diikuti lebih dari 200 peserta tersebut adalah Dekan FKM, Dr. T. Alamssyah, SKM., M.PH. Adapun peserta berasal dari kalangan mahasiswa dari prodi lingkup FKM.

Maiza Duana kepada media UTU News mengatakan, kesehatan mental merupakan permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia. Sebagai dampak dari perubahan yang sangat cepat di era globalisasi ini. Faktanya, satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah kesehatan mental pada satu waktu dalam hidupnya.

“Persoalan ini menurut kami sangat penting untuk dibedah sehingga tema yang kami angkat pada kuliah umum kali ini adalah “berdamai dengan diri sendiri, (lawan anxiety dan insecurity),” kata Maiza Duana

Dia mengungkapkan, setiap 40 detik di suatu tempat di dunia ada seseorang yang meninggal karena bunuh diri. Kasus ini menyumbang 1,4 persen dari seluruh kematian di dunia. Data dari WHO tahun 2021, bunuh diri juga tercatat sebagai penyebab kematian utama pada kelompok usia 15-29 tahun.

Narasumber lainnya pada kuliah umum ini adalah Diah Pratiwi, S.Psi, Psikolog yang merupakan salah seorang psikiater ternama di Aceh Barat. 
Pemaparan dan tanya jawab berlangsung dengan baik. Peserta aktif bertanya saat sesi tanya jawab berlangsung. Selain pemaparan materi dan tanya jawab yang menarik.

Diharapkan melalui seminar, para peserta dapat lebih memahami mengenai kesehatan mental, serta tidak menganggap remeh mengenai hal tersebut. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1444 H, Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menggelar safari ramadhan dalam rangka menyampaikan syiar Islam dan mempererat hubungan silaturrahmi antara UTU dengan tokoh agama dan masyarakat. Safari Ramadhan merupakan agenda rutin UTU di setiap bulan Ramadhan, tahun ini merupakan tahun ke-enam pelaksanaan safari ramadhan UTU.

Untuk tahun ini, Safari Ramadhan diadakan di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya. Adapun teknis kegiatannya adalah, UTU mengirimkan tim safari ramadhan yang berjumlah 12 orang yang terdiri dari unsur pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan. Adapun juru dakwah merupakan dosen yang berlatar belakang memiliki kemampuan ilmu Agama Islam yang mumpuni.

Pada Selasa, 4 April 2023 tim safari Ramadhan UTU yang pimpin oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si melaksanakan safari di Masjid Gampong Nigan, kecamatan Seunagan, Kab. Nagan Raya.

Kehadiran tim safari UTU disambut meriah oleh aparatur desa, BKM dan masyarakat Desa Nigan. Tim safari disuguhi menu berbuka puasa dengan lauk yang sedap dan banyak. Tim safari melaksanakan shalat magrib dan isya serta tarawih bersama masyarakat Nigan yang terkenal dengan keramahan dan ketaatannya.

Zulfirman dalam sambutannya mengatakan safari ramadhan merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan Ramadhan dan digelar sejak tahun 2018 lalu.

“Ini salah satu kegiatan bermanfaat, dan sudah dilakukan selama 6 tahun berturut-turut sebagai penyemangat untuk melakukan ibadah,” Ujar Zulfirman yang juga mengatakan Safari Ramadan sebagai salah satu cara bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat, mengajak sivitas kampus untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, Zulfirman turut menyampaikan perkembangan kampus baik dalam bidang infrastruktur, sumber daya dan mahasiswa. “Alhamdulillah saat ini UTU memiliki 20 prodi dengan jumlah mahasiswa totalnya sebanyak 8 ribu lebih, dominannya dari Aceh Barat dan Nagan Raya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Tim Safari Ramadhan UTU 2023, Tgk. Sulaiman Ali, MT mengapresiasi atas partisipasi keluarga besar UTU dan juga masyarakat yang menerima atau menjadi tuan rumah kegiatan safari ramadhan. “Ucapan terima kasih tak terhingga serta perasaan bangga dan bahagia yang luar biasa, atas kehadiran keluarga besar UTU yang hadir dalam menyertai kegiatan Safari Ramadhan tahun ini, semoga kebersamaan ini senantiasa terjaga dan dihitung sebagai ibadah d sisi Allah SWT.” Ujar Sulaiman Ali yang juga ketua DKM Kampus UTU.

Selanjutnya acara dilanjutkan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Ismu Ridha, MA, dosen lulusan Universitas Yarmuk – Jordania dalam bidang Ilmu Tafsir dan Ulumul Qur’an, adapun isi ceramah yang disampaikan yaitu tentang mensyukuri nikmat Allah dan juga membahas tentang perkara-perkara yang dapat menghapus pahala.

“Diantara perkara-perkara yang dapat menghapus pahala bagi seseorang adalah mereka yang tidak mampu menjaga lisannya, tidak mampu menjaga amal/tidak konsisten atau munafik, serta tidak mampu menjaga hati,” terangnya.

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan amalan soleh dengan penuh ketaatan untuk meraih pahala dari Allah SWT. Akan tetapi tahukah kita bahawasanya pahala amalan ibadah yang kita lakukan akan gugur dan terhapus  jika kita melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar perintah Allah.

Maka dari itu, melalui moment bulan suci ramadhan ini mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah dengan memperbanyak beribadah, shalat sunnat, membaca Al-Quran, bersedekah dan berbuat baik kepada sesama. “Selain itu hindari betul sifat-sifat yang dapat menghapus pahala seperti hasad dengki, ghadap (marah), mengghibah dan takkabur atau sombong,” pungkasnya (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang membuka kuota cukup banyak dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2023.

Tercatat ada 50 persen kuota atau setara dengan 2.700 kursi yang disediakan universitas sumber inspirasi dan referensi dalam bidang agro and marine industri ini.

Kuota tersebut tersebar di 20 Program Studi (Prodi) yang telah terakreditasi. Masing-masing prodi punya daya tampung yang berbeda-beda.

Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengatakan untuk meningkatkan peluang diterima di SNBT 2023, calon mahasiswa perlu melakukan persiapan yang matang, salah satunya mengecek jumlah peminat tahun sebelumnya untuk memperkirakan peluang lolos di SNBT 2023.

“Siswa perlu menyiapkan strategi dalam memilih program studi, dengan mempelajari jumlah peminat tahun sebelumnya sehingga peluang lolos lebih besar,” jelasnya.

Selain itu, Dr. M. Aman Yaman menjelaskan terkait materi UTBK 2023 terdapat tiga materi yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Penalaran Matematika.

Adapun UTBK-SNBT 2023 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023 dari SMA/MA/SMK dan sederajat. Lulusan Paket C tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023) juga dapat mengikuti tes.

Pendaftaran SNBT masih berlangsung sampai 14 April 2023. Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang I UTBK-SNBT dilaksanakan 8 sampai 14 Mei 2023, sedangkan Gelombang II digelar 22 sampai 28 Mei 2023.

“UTBK dilaksanakan dalam 2 gelombang, per gelombang 7 hari yaitu Senin-Minggu sedangkan setiap hari dilaksanakan 2 sesi yaitu sesi pagi dan siang,” pungkasnya.

Sebelumnya, di jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Universitas Teuku Umar telah menerima sebanyak 997 calon mahasiswa baru. Sementara untuk jalur terakhir atau mandiri nantinya UTU mendapatkan kuota maksimal 20 %. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) mengadakan seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JPT) untuk mengisi jabatan Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (AKPK) menyusul akan berakhirnya masa tugas Kepala Biro AKPK saat ini Drs. H.T. Muslim Raden, M.Si pada 1 Juni 2023 mendatang.

Ketua Panitia Seleksi terbuka JPT UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd saat ditanyai tim Humas UTU menjelaskan pihaknya telah mengumumkan secara terbuka terkait lelang jabatan ini, panitia juga telah mengirimkan undangan beserta persyaratan kepada seluruh kampus.

“Kami mengundang pegawai negeri sipil (PNS) yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi terbuka ini,” ujar Prof Nyak Amir, Rabu (05/04/2023).

Syarat PNS yang dapat mengisi jabatan ini, kata Prof Nyak Amir, adalah PNS yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator, atau jabatan fungsional jenjang Ahli Madya paling singkat 2 tahun.

“Pendaftaran dimulai pada tanggal 03 April 2023 dan ditutup pada tanggal 17 April 2023 pukul 23.59 WIB,” kata Prof Nyak Amir.

Prof Nyak Amir yang juga Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar ini menyebutkan tahapan seleksi yang harus dilalui pelamar adalah seleksi administrasi, uji kompetensi melalui Assesment Center, penulisan makalah, presentasi dan wawancara akhir. Prof Nyak Amir pun meminta para pelamar untuk aktif mengakses situs resmi UTU untuk mengetahui pengumuman dan perkembangan terkait seleksi.

“Seluruh pengumuman dan perkembangan tahapan seleksi akan disampaikan melalui situs UTU www.utu.ac.id,” tandasnya. (Aduwina Pakeh)

Untuk pengumuman selengkapnya klik di sini

Hhttp://utu.ac.id/pengumuman/kampus/read/seleksi-terbuka-jabatan-pimpinan-tinggi-pratama-utu-tahun-2023

MEULABOH – UTU | Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si meresmikan Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development Research Centre) UTU pada Kamis, 16 Maret 2023 di Kampus UTU, Alue Penyareng, Aceh Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor II UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Kepala Biro Umum dan Keuangan UTU, Zulfirman, SE., M.Si, Ketua DWP UTU, Ny. Emiwati Ishak. Turut hadir Ketua Pusat Riset Kehutanan Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Dahlan, S. Hut., M.Si., IPU, Ketua Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon – UTU, Dr. Rahmat Pramulya, STP., M.M dan sejumlah pengurus pusat.

Pusat tersebut dibentuk dengan tujuan utama sebagai wadah baru yang berpartisipasi dalam permasalahan lingkungan dan emisi karbon. Mengingat topik pembangunan rendah karbon merupakan salah satu isu internasional untuk mengembalikan kondisi bumi ke kondisi sediakala akibat pelepasan karbon secara berlebihan ke lingkungan udara, tanah dan air.

Kasus meningkatnya jumlah karbondioksida di udara merupakan salah satu fenomena yang harus ditangani secara internasional, karena dapat meningkatkan suhu bumi secara berlebihan serta berakibat secara berantai pada kerusakan lingkungan lainnya seperti meningkatnya permukaan air laut, asidifikasi air laut, meningkatnya temperatur harian udara dan lain-lain.

Rektor Dr. Ishak Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada banyak kesempatan untuk berpartisipasi terkait masalah lingkungan, sehingga sekretariat tersebut memiliki potensi untuk berkembang lebih baik dengan cara melebarkan sayap melalui berbagai organisasi internasional yang secara aktif menjadi bagian dari penanganan masalah tersebut.

Sementara Dr. Dahlan dalam kesempatannya menyebutkan bahwa permasalahan hutan merupakan hal yang sangat besar karena saling berkaitan satu sama lain. Terdapat banyak hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan dengan baik, sehingga dapat menjadi lebih bijaksana dalam mengelolanya untuk pembangunan berkelanjutan.

“Kami dari Pusat Riset Kehutanan Universitas Syiah Kuala siap bermitra dengan Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon UTU dalam berbagai agenda kedepan,” terang Dr. Dahlan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon – UTU, Dr. Rahmat Pramulya menyebutkan pihaknya telah menyusun sejumlah agenda yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat ini.

Adapun serangkaian kegiatan yang dikemas dalam Pekan Pembangunan Rendah Karbon UTU 2023 meliputi: Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) pada 16 – 20 Maret 2023; Survei Potensi di Ekosistem Gambut Kampus yaitu pada tanggal 17 Maret 2023; berikutnya Pilot Project Pengembangan Lele Lokal di Ekosistem Gambut Rawa Seuna’am akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 Maret 2023; dan Seminar Nasional Hutan dan Pembangunan Rendah Karbon 2023 Insya Allah akan dilaksanakan pada 15 Mei 2023 mendatang. (Humas UTU).