MEULABOHUTU | Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni  Universitas Teuku Umar H. Ibrahim Laweung HS, AMK, SKM,. M.NSc berkesempatan mengisi kuliah ba’da subuh di Masjid Agung Tgk Khalilullah, Sinabang, Simeulue. Usai melaksanakan sholat subuh berjamaah beliau menyampaikan pengajian yang bertajuk “Nikmat Kesehatan”.

H. Ibrahim Laweung mengungkapkan bahwa Kesehatan adalah hal utama yang paling diinginkan oleh siapapun diantara kita. Tidak ada sesuatu yang berharga seperti kesehatan.

Sehat adalah kondisi fisik di mana semua fungsi berada dalam keadaan sehat. Menjadi sembuh sesudah sakit adalah anugerah terbaik dari Allah kepada manusia. Dalam Islam juga ada cara untuk menjaga kesehatan seperti halnya menjaga kebersihan dan melaksanakan syariat wudhu dan membersihkan diri secara rutin.

Maka jika kita dalam keadaan sehat, sebagai hamba Allah hendaklah bersyukur atas kesehatan yang kita miliki dan tidak bersikap kufur. Nabi saw. bersabda, “Ada dua anugerah yang karenanya banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan yang baik dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

“Pasti kita semua pernah mendengar, lebih baik mencegah daripada mengobati. Ini berlaku dalam menjaga kesehatan tubuh. Alangkah lebih baiknya kita mencegah segala sesuatu hal yang sekiranya dapat menurunkan imun kesehatan kita daripada akhirnya kita akan jatuh sakit dan wajib mengobatinya,” kata H. Ibrahim Laweung.

Ibrahim mengingatkan para jamaah semua untuk tidak melupakan dari tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat. Senantiasalah melakukan tugas dan kewajibanmu sebagai hamba Allah, perbaiki shalatmu, perbanyak dzikir dan amalan baikmu dan berdoalah agar selalu diberi perlindungan dan jauh pula dan penyakit hati. Serta membiasakan lingkungan sekitar kita bersih juga pasti akan memberikan dampak baik yang akan menjaga kesehatan kita. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar kini memiliki 24 asesor kompetensi baru yang siap untuk membantu Lembaga Sertivikasi Profesi (LSP) UTU dalam mensertifikasi uji kompetensi mahasiswa/i. sertifikasi kompetensi bagi calon mahasiswa sangat bermanfaat dalam pengakuan kompetensinya, karena kemampuan yang dimiliki mahasiswa sudah sesuai dengan SKKNI yang dikeluarkan oleh Kementerian tenaga kerja.

Tentunya LSP UTU memerlukan asesor dalam proses sertifikasi kompetensi mahasiswa tersebut. Pada angkatan pertama ini, setelah melalui pembekalan dan pelatihan yang telah dilaksanakan selama 4 hari, selanjutnya ujian kelayakan sebagai asesor kompetensi dilaksanakan pada hari ke 5 (Jumat 31 Mei 2024) oleh master asesor yang berbeda dari pembekalan dan pelatihan. Adapun kedua asesor tersebut adalah Ir. Edy Panggabean dan Ir. Wachjono, M.Si dari BNSP Pusat.

Pada ujian kelayakan ini dibagi 3 tahapan, yaitu verifikasi berkas ujian yang telah dipersiapkan dan disusun sejak hari pertama pelatihan, ujian praktik uji kompetensi yang menghadirkan mahasiswa sebagai calon asesi, serta ujian tertulis untuk mengukur sejauh mana calon asesor mampu menyelesaikan permasalahan dan kendala pada saat melaksanakan uji kompetensi nantinya.

Setelah serangkai tahapan Panjang ini ke 24 asesor UTU dinyatakan Kompeten, artinya 24 peserta ini dinyatakan lulus pelatihan dan akan mendapatkan sertifikat sebagai asesor kompetensi yang siap untuk mensertifikasi mahasiswa/i lingkup UTU.

Ketua LSP UTU Dr Uswatun Hasanah, S.Si., M.Si mengatakan “alhamdulillah pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar walau juga menguras waktu dan energi, tapi itu semua bertujuan untuk memfasilitasi mahassiwa untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai IKU 1 dan 2 Perguruan Tinggi, selanjutnya kami dari LSP UTU akan Kembali mengadakan pelatihan bagi calon asesor berikutnya untuk memenuhi sebaran kebutuhan kompetensi di semua prodi lingkup UTU” katanya. (Humas UTU). 

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan kontribusi kepada masyarakat melalui penelitian. Baru-baru ini, Sebanyak 11 dosen UTU berhasil meraih pendanaan program penelitian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Program tersebut digagas oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Kemendikbudristek yang diikuti oleh partisipan dosen dan dari ratusan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, di seluruh Indonesia.

Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Universitas Teuku Umar dan merupakan bukti komitmen universitas dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pendanaan penelitian ini diberikan kepada para dosen yang telah mengajukan proposal penelitian dan berhasil lolos seleksi ketat yang dilakukan oleh Kemdikbudristek. Proposal penelitian yang diajukan mencakup berbagai bidang ilmu, mulai dari teknologi, sosial, hingga humaniora, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.

Ir. Yuliatul Muslimah, MP selaku Kepala LPPM PMP UTU, mengatakan akan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas di bidang penelitian maupun pengabdian. “Insya Allah LPPM PMP akan terus berupaya mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas di bidang penelitian maupun pengabdian sehingga di tahun-tahun yang akan datang total penerima hibah tersebut akan bertambah. Alhamdulillaah sudah beberapa tahun kita mendapatkan hibah DRTPM – Kemendikbudristek”, jelasnya.

Rektor UTU Prof Dr Drs Ishak Hasan, M.Si mengungkapkan kebanggaannya, “Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan membuktikan bahwa dosen-dosen kita memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi dalam bidang penelitian. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan dampak positif, baik di lingkungan akademik maupun bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Dengan pendanaan ini, diharapkan para dosen UTU dapat lebih giat dalam melaksanakan penelitian dan pengembangan, serta terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika UTU untuk terus berprestasi dan berinovasi.

Rektor berharap bahwa dengan adanya dukungan dan pendanaan ini, para dosen akan semakin termotivasi untuk menghasilkan inovasi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. UTU juga berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari misi akademik mereka.

“Universitas Teuku Umar berkomitmen bahwa akan terus mendukung para dosen dalam melaksanakan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga dapat tercipta lingkungan akademik yang kondusif untuk pengembangan penelitian inovatif dan berkualitas tinggi,” Pungkas Dr. Ishak Hasan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar menerima anugerah Serambi Awards 2024 dari Harian Serambi Indonesia. Anugerah pada kategori Pelopor Go Green di dunia Akademik itu diterima Rektor UTU Prof Dr. Drs Ishak Hasan, M.Si pada malam anugerah resepsi HUT Ke-35 Serambi Indonesia di Gedung AAC Dayan Dawood USK, Banda Aceh, Jumat (32/5/2024) malam.

Penyerahan penghargaan dilakukan Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din bersama Manager Newsroom, Bukhari M Ali, dan  Pemimpin Redaksi Zainal Arifin M Nur.

Malam anugerah Serambi Awards dihadiri Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, unsur Forkopimda Aceh, Pemimpin Umum Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar, CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, Pemred Zainal Arifin, dan para Pj Bupati/Wali Kota se-Aceh.

Rektor Prof Ishak Hasan menyampaikan terima kasih kepada Harian Serambi Indonesia atas penghargaan yang diberikan. “Kami mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh civitas akademika Universitas Teuku Umar yang telah mendukung menyukseskan Program Green Campus,” jelas Prof Ishak kepada Humas UTU

“Terima kasih kepada keluarga besar UTU baik dosen, karyawan, mahasiswa, maupun alumni atas usaha, kerja keras, dan dedikasi yang luar biasa selama ini. Semua bersinergi untuk sebuah keberhasilan. Selamat dan sukses selalu untuk civitas akademika UTU, Penghargaan ini untuk kalian,” tuturnya.

Rektor menyampaikan terima kasih banyak kepada civitas akademika UTU yang bekerja ‘all out’ dengan tulus dan gigih sehingga kualitas UTU semakin meningkat dan berhasil meraih sejumlah prestasi yang membanggakan baik ditingkat regional maupun nasional. Hal ini pula yang mengantarkan UTU meraih penghargaan Serambi Awards.

“Semoga UTU terus mampu berinovasi dan menjadi inspirasi dan referensi khususnya dalam bidang agro and marine industry sesuai dengan moto UTU: Source of Inspirations” ujarnya.

Pada Malam Anugerah Serambi Awards tersebut, pihak Serambi memberikan penghargaan kepada 66 lembaga, perusahaan, dan perguruan tinggi. Di jajaran perguruan tinggi, tak sampai sepuluh kampus yang mendapat penghargaan dari Serambi Indonesia dalam rangka ulang tahun ke-35 Serambi Indonesia.

Serambi Awards tahun 2024 merupakan yang keempat kali digelar dengan mengangkat tema “Sinergi Membangun Negeri.” Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur menyampaikan, penghargaan diberikan kepada lembaga/instansi yang selama ini sudah berperan dalam membangun negeri dengan mengedepankan sinergisitas antar lembaga.

Sementara Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah mengapresiasi pelaksanaan Serambi Awards. Ia meminta sejumlah instansi untuk terus berinovasi dan bersinergi dalam membangun Aceh.

Terlebih saat ini Aceh dihadapkan dengan dua agenda besar yakni menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON XXI bersama Sumut dan Pilkada pada November 2024. (Humas UTU)

MEULABOHUTU | Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni  Universitas Teuku Umar (UTU) H. Ibrahim Laweung HS, SKM., MNSc
mengapresiasi mahasiswa UTU yang memiliki kepedulian sosial tinggi dengan terjun langsung ke berbagai daerah terkena bencana yang selama ini melanda khususnya di Wilayah Barat Selatan Aceh. Ia berharap kepedulian tersebut bisa terus tumbuh sebagai modal mereka berkiprah di tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ibrahim saat melantik pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Penanggulangan Kebencanaan Universitas Teuku Umar (UKM-PK UTU) periode 2024-2025 dalam sebuah acara resmi. Acara tersebut digelar di Aula Cut Mutia Kampus UTU, Jum’at (31/5/2024).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pembina UKM-PK Roni Arif Munandar S.Kel, Irsadi Aristora., M.H dan juga turut mengundang mitra BPBD Aceh Barat, Tagana Aceh Barat, Rapi Aceh Barat, Ketua UKM lingkup UTU serta tamu undangan lainnya.

Lanjut Ibrahim, UKM PK diharapkan menjadi leader bagi organisasi mahasiswa lain dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanganan bencana alam, donor darah, dan kegiatan social lainnya.
“Aspek kemanusiaan menjadi titik tekan bagaimana rekan-rekan UKM PK UTU ini bisa ditumbuhkembangkan agar memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Warek III juga berharap dengan dilantiknya kepengurusan baru yang terdiri dari mahasiswa yang berdedikasi dan berkomitmen, UKM-PK dapat menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan mahasiswa dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. “Diharapkan dengan dilakukannya pelantikan ini, UKM-PK dapat lebih tanggap bencana, tentunya dengan persiapan yang matang seperti peningkatan kapasitas personil secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara Pembina UKM PK Rony Arif Munandar mengatakan bahwa UKM-PK berkolaborasi dengan mitra dalam membantu korban bencana serta melakukan pendidikan lanjutan guna mendalami materi yang telah diberikan pada saat pendidikan dasar.

“kami mengucapkan terimakasih kepada mitra aktif UKM PK selama ini seperti BPBD, Tagana, RAPI dan lain-lain. Semoga kerjasama ini dapat terus kita lanjutkan,” harapnya

Rony juga berharap, dalam melakukan kegiatan UKM PK harus mendapat dukungan dari dalam maupun luar. “Kami sangat mengharapkan peran serta pengurus didalam melaksanakan program kerja dan berkomitmen untuk lebih aktif dengan dukungan internal pengurus dan eksternal dari Universitas Teuku Umar untuk membangun jejaring yang lebih luas,” tuturnya.

Pengurus UKM-PK UTU yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai latar belakang studi diharapkan mampu berkomitmen dan mengorganisir pelatihan dan simulasi kesadaran bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dan masyarakat dalam menghadapi potensi resiko bencana. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar menyelenggarakan Workshop penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).

Kegiatan digelar pada tanggal 27-28 Mei 2024 diikuti oleh 13 orang dosen prodi sosiologi serta perwakilan dari prodi lingkup FISIP UTU. Upaya menghasilkan lulusan yang kompeten serta profesional adalah alasan kuat acara ini digelar.

Rektor Universitas Teuku Umar yang diwakili oleh Wakil Rektor II, Prof Dr Nyak Amir, M.Pd membuka kegiatan yang diikuti segenap dosen FISIP. Prof Nyak Amir dalam sambutannya menyampaikan, setiap program studi harus membidik profil lulusan sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan saat ini.

Karenanya, penting menyusun kurikulum berbasis OBE ini sehingga materi muatan, metode pembelajaran, strategi dan program pengembangannya terlaksana dengan baik.

Adapun narasumber yang mengisi kegiatan selama 2 hari tersebut ialah Dr. Tyas Retno Wulan sebagai akademisi berasal dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua APSSI bidang kurikulum.

Workshop Penyusunan Kurikulum tersebut dibagi kedalam tiga sesi acara yaitu sesi I merupakan pembahasan terkait kurikulum, sesi II mengenai CPL/CPMK serta sesi III merupakan bedah RPS. Ketiga sesi tersebut bermuara pada satu tujuan yaitu meningkatkan kualitas prodi sosiologi FISIP UTU serta mendorong terwujudnya alumni yang mampu bersaing secara nasional maupun global.

Dunia kerja saat ini membutuhkan softskill yang memadai pada pelamarnya, hal ini biasa didapatkan oleh pelamar melalui dunia pendidikan.

“Tugas kampus adalah memberikan sarana terbaik bagi mahasiswa agar mampu bersaing dalam dunia kerja. Salah satu yang bisa dilakukan oleh kampus adalah dengan terus berbenah diri, contohnya adalah kegiatan yang berlangsung hari ini yaitu memperbaiki kurikulum prodi serta metode pembelajaran sesuai dengan apa yang telah terencana dengan detail pada RPS yang disiapkan oleh setiap dosen,” papar Tyas.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan MOU antara FISIP UTU dan FISIP UNSOED serta Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) antara Prodi Sosiologi UTU dan Jurusan Sosiologi UNSOED.

Para peserta aktif mengikuti sesi materi dan diskusi. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi dengan narasumber tentang penerapan OBE dalam program studi masing-masing.

Diharapkan dengan workshop ini, dosen-dosen di FISIP khususnya prodi Sosiologi dapat memahami OBE dan mampu menerapkannya dalam penyusunan kurikulum merdeka. Hal ini akan mendukung Prodi Sosiologi dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing di era global. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Satuan Tugas Pecegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Teuku Umar menggelar Sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual khusus untuk Security, Cleaning Srvice, pengurus dan mahasiswi Rusunawa Lingkup UTU. 

Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda dari kegiatan Roadshow Satgas PPKS lingkup UTU 2024 dengan Tema “Menjalin Relasi yang Sehat dan Kuat”, yang bertempat di Aula Cut Nyak Dhien, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Kamis (30/5/2024).

Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni H. Ibrahim HS, SKM., M.NSc. Dalam sambutannya, Warek III meminta Satgas PPKS segera untuk melakukan kegiatan diperluas dluar kampus yaitu di kabupaten-kabupaten di Provinsi Aceh karena sosialisasi ini sangat penting untuk warga kampus dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Wakil Rektor III juga memberikan materi mengenai perilaku budaya seksual ditinjau dari etika dan agama, beliau menjelaskan HIV-AIDS yang kerap terjadi diThailan dan bahkan juga diIndonesia karena akibat pergaulan bebas.

Ketua Satgas PPKS UTU, Rita Hartati, S.Pd., M.Pd menyebutkan untuk kegiatan hari ini yang diundang adalah Security, Cleaning Service, pengurus dan mahasiswi Rusunawa Lingkup UTU. “Sehingga dalam kesempatan ini kami mengandeng Ketua Security, Cleaning Srvice dan Pengurus untuk ikut serta dalam penandatangan pakta integritas dalam mendukung pencegahan dan penanganan kekerasan seksual,” jelasnya

Sebanyak kurang lebih 150 peserta hadir untuk menyimak materi sosialisasi yang menjabarkan mengenai ragam tindak kekerasan seksual, pencegahan dan penanganannya dengan bantuan SATGAS PPKS UTU. 

Lanjutnya, sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di Perguruan Tinggi, “karena bapak Ibulah yang  berada digaris paling depan untuk dapat mendeteksi kekerasan seksual di titik-titik yang tidak dapat tercapai oleh kami” terangnya. 

Nara sumber lainnya pada sosialisasi tersebut adalah  Irsadi Aristora, S.Hut, M.Hum dari unsur dosen sekaligus sebagai sekretaris Satgas PPKS. Irsa Irsadi Aristora menyampaikan tentang cara mencegah dan penanganan kekerasan seksual dilingkungan kampus. “Kami berharap kerjasama kita semua dalam penanganan dan pencegahan kekerasan seksual, supaya lingkungan kampus terhindar dari tindakan tersebut,” harap Irsadi.

Kemudian Irsadi juga menjelaskan jangan enggan untuk melapor ketika melihat atau mengalami kekerasan seksual, kerahasian tetap terjaga di Satgas PPKS UTU. “untuk mewujudkan kampus yang merdeka dan bebas dari ancaman-ancaman, perlu kontribusi atau kerja sama dari bapak ibu semua” pungkas Irsadi. (Humas UTU). 

MEULABOH, UTU – Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Teuku Umar (FISIP UTU), dalam tahun 2024 ini  mendapatkan hibah pendanaan Liga 2 Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM). Dana hibah tersebut akan direalisasikan pada kegiatan magang, pertukaran mahasiswa dan beberapa program lainnya.

Untuk itu, jajaran Prodi Ilkom FISIP melaksanakan sosialisasi bagi peserta magang dan pertukaran mahasiswa ke beberapa kampus lainnya di Indonesia.  Sosialisasi yang digelar Rabu, 29 Mei 2024, di Aula Cut Nyak Dhien, Gedung Kuliah Terintegrasi Lantai 2-UTU, diikuti oleh mahasiswa angkatan 2021, 2022, dan 2023. 

Ketua Tim Sosialisasi PKKM adalah Hj. Rizky Amalia Syahrani, S.I. Kom, M.Sos,  Anggota Tim Ainal Fitri, S.I. Kom., M.I.Kom (Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP), Dony Arung Triantoro, M.A (Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi FISIP), Fathayatul Husna, M.A, Futri Syam, M.Pd dan Raudhatun Nafisah, M.Ag. 

Hj. Rizky Amalia Syahrani menjelaskan, dalam sosialisasi disampaikan beberapa program kompetisi kampus merdeka antara lain magang mandiri ke lembaga pers Kompas TV dan Trans TV di Jakarta, pertukaran mahasiswa mandiri ke Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Riau, dan program inovasi wirausaha dengan berbagai keuntungan serta insentif pembinaan di setiap kegiatan.

Pendaftaran langsung dibuka kemarin, 29 Mai 2024. Mahasiswa yang diperlukan utk magang tidak terbatas, dan pertukaran di 3 kampus tersebut sebanyak 26 mahasiswa. Lama magang dan pertukaran selama satu semester. Pelaksanaan magang dan pertukaran mengikuti kalender akademik semester ganjil mendatang, “Untuk tanggal pelaksanaan pastinya kami masih menunggu kalender akademik terbaru”, ujar Hj. Rizky Amalia Syahrani.

Dikatakan, mahasiswa sangat antusias mengikuti sosialisasi PKKM dan salah satu program yang menarik minat dan munculnya pertanyaan mahasiswa adalah program pertukaran mahasiswa ke 3 universitas lain. Pertanyaan berisi seputar konversi mata kuliah, proses seleksi hingga kegiatan apa saja yang bisa diimplementasikan selama berada di luar kampus. Mahasiswa/mahasiswi yang lolos seleksi direncanakan akan melangsungkan seluruh kegiatan magang/pertukaran mahasiswa/inovasi kewirausahaan pada semester ganjil 2024/2025 mendatang.

Sosialisasi tersebut mendapat respon luar biasa dari mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi. Kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka di tingkat mahasiswa ini diharapkan dapat meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 (mahasiswa yang mengikuti kegiatan di luar kampus) dan IKU 6 (peningkatan kerja sama mitra). (Humas UTU)

 

MEULABOHUTU | Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Teuku Umar  menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi bertempat di ruang rapat senat, GKT, Kampus UTU, Senin (27/5/2024).

Pelatihan tersebut dibuka oleh Rektor UTU yang diwakili Wakil Rektor II Prof Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd dan turut dihadiri para Dekan Fakultas, Ketua LSP UTU dan Master Asesor BNSP. Pelatihan dan Sertifikasi berlangsung selama lima hari (27 -31 Mei 2024) yang dipandu oleh dua  Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yaitu Risdian Sudarmaji, S.T dan Diana Fitri, S.T., M.Si.

Ketua LSP UTU Dr. Uswatun Hasanah, M.Si dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu tugas pokok LSP UTU  dalam penyediaan tenaga penguji (Asesor) untuk mendukung dan meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa di lingkungan Universitas Teuku Umar. Pengembangan ruang lingkup sertifikasi yang sedang dalam proses, membutuhkan dukungan sumber daya pelaksana asesmen yang memadai.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 Dosen yang berasal dari enam Fakultas yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Melalui kesempatan tersebut Ketua LSP UTU mengapresiasi Rektor atas dukungan yang diberikan dalam penguatan sistem sertifikasi profesi khususnya dalam pengembangan sumber daya sertifikasi LSP UTU guna meningkatkan kapasitas untuk meningkatkan jumlah mahasiswa bersertifikat kompetensi yang merupakan salah satu indikator terwujudnya hasil pembelajaran yang bermutu, relevan dan berdaya saing di pasar kerja sesuai dengan tuntutan industri.

Sementara Ketua LPPM UTU Ir. Yuliatul Muslimah, MP dalam kesempatannya mengatakan kegiatan tersebut merupakan rekrutmen perdana calon asesor, nantinya pihaknya akan membuka kembali rekrutmen asesor yang mendukung kompetensi prodi dalam dunia kerja yang sesuai dengan KKNI.

“Tujuan diadakannya pelatihan ini untuk mendapatkan asesor yang berkualitas yang nantinya dapat menjadi asesor kompetensi bagi mahasiswa dilingkup UTU (LSP P1) Adapun skema yang ada pada LSP UTU adalah Pendamping UMKM, ABK kapal dan Pertanian Organik. Kedepannya UTU akan membuka banyak skema yang sesuai dengan seluruh prodi yang ada di UTU,” kata Yuliatul Muslimah.

Perwakilan Master Asesor Diana Fitri, S.T., M.Si mengucapkan selamat bergabung kepada para peserta yang berasal dari semua fakultas di UTU  untuk menuju Indonesia kompeten sesuai misi di perguruan tinggi dan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi dimana hak mahasiswa mendapat ijazah beserta transkrip dan sertifikat kompetensi yang akan dibawa ke dunia kerja.

Harapannya semua peserta setelah mengikuti pelatihan ini bisa direkomendasi untuk menjadi Asesor yang menjadi ujung tombak garda terdepan untuk memastikan mutu. “Seorang Asesorlah nantinya yang menentukan seorang peserta didik yang ikut uji kompetensi kompeten dapat direkomendasi ke LSP dan LSP atas nama BNSP akan mengeluarkan sertifikat bahwasanya yang bersangkutan mampu untuk bekerja pada bidang okupasi yang diambil, jadi mutu sangat terletak di rekan-rekan Asesor,” tambah Risdian Sudarmaji, S.T.

Sementara Prof Nyak Amir dalam kesempatannya mengapresiasi LSP yang telah menggelar kegiatan ini, ia berharap melalui kegiatan ini UTU akan memliki lebih banyak dosen yang memiliki sertifikat untuk menjadi asesor penilai mahasiswa yang nantinya diberikan sertifikat layak lulus dengan kompetensi tertentu.

Makin banyak Dosen yang memiliki sertifikat ini, tentu makin banyak mahasiswa yang bisa dilibatkan dalam program ini. Warek juga memberikan apresiasi kepada para Pimpinan Fakultas sehingga keterlibatan SDM di fakultas masing-masing akan sangat memberikan kontribusi dalam capaian.

Hal ini juga dapat turut menunjang Program MBKM dan capaian IKU terkait jumlah lulusan yang mendapat pekerjaan yang layak. Standarisasi di internal juga akan tetap dilakukan untuk menunjang capaian IKU.

Prof Nyak Amir juga memastikan pelatihan dan rekrutmen calon asesor ini sangat penting bagi UTU karena UTU akan memiliki Asesor Internal yang dapat melakukan assessment kepada mahasiswa tepatnya calon alumni sehingga mahasiswa/I memiliki kompetensi atau sertifikat pendamping ijazah yang mendukung dalam persaingan dunia kerja. (Aduwina Pakeh / Zulfikar).

MEULABOHUTU | Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Teuju Umar menyelenggarakan Workshop Penguatan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) berbasis International Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Kegiatan tersebut dilaksanakan  di Aula Iskandar Muda Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Selasa (28/5/2024). 

Pemateri kegiatan workshop ini merupakan Dosen di Universitas Sebelas Maret yaitu Dr. Ir. Achmad Basuki, ST., MT yang akan membedah berkaitan dengan kurikulum OBE berbasis IABEE.

Pelaksanaan workshop ini diharapkan bisa menjadi inspirasi dalam rangka pendampingan finalisasi  penyusunan kurikulum OBE yang nantinya akan di implementasikan pada Program Studi Teknik Sipil UTU. Kegiatan dilaksanakan dari jam 08.30 s.d 17.00 Wib.

Ketua Prodi Teknik Sipil, Ir. Ir. Andrisman Satria, S.T., M.Eng dalam laporannya berharap dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dan pemahaman yang mendalam dalam menghadapi evaluasi akreditasi yang akan datang.

“Workshop ini bukan hanya tentang perubahan kurikulum, tetapi juga tentang memastikan kualitas pendidikan yang unggul dan relevan di tingkat internasional,” kata Andrisman

Sementara Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M. Eng., IPM dalam sambutannya berharap dengan adanya kegiatan ini akan banyak  bermanfaat untuk finalisasi kurikulum OBE Program Studi Teknik Sipil. Selanjutnya Dekanan juga mengharapkan keaktifan semua peserta dalam mengikuti acara yang akan dilaksanakan hari ini. 

Kegiatan yang dipandu oleh Ir. Samsunan, S.T., M.T ini berlangsung dengan lancar. Para peserta sangat antusias dalam kegiatan ini dengan adanya diskusi lansung bersama pemateri mengenai penerapan kurikulum OBE. Peserta kegiatan workshop ini adalah semua dosen Teknik Sipil UTU dan peserta undangan dari prodi lainnya lingkup Fakultas Teknik.

Dr. Achmad Basuki dalam sesi penyampaiannya materi menjelaskan pentingnya kurikulum berbasis OBE dalam menghasilkan lulusan yang handal, berkualifikasi, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata yang kompleks. 

Ia menyampaikan bentuk RPS yang standar, bentuk pembelajaran sesuai permendikbud no. 3 Tahun 2020. Selain itu juga tentang strategi dan metode pembelajaran dan Teknik dan instrument penilaian. (Humas UTU).