MEULABOH – UTU | Bertajuk menyambung tali silaturahmi, meraih keberkahan di bulan ramadhan yang suci, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar buka puasa bersama yang berlangsung di Fourgee Kids & Cafe, Batee Puteh, Meulaboh, Kamis (28/03/2024).
Hadir pada kesempatan tersebut Pj. Ketua IKA UTU, Tgk. Ir. Sulaiman Ali, S.T., M.T., IPM, Ketua IKA UTU Periode 2020 – 2024 Arhammar Ridha, S.Sos., M.Sos, Ketua IKA UTU Periode 2012-2016 dan 2016-2019 Romy Saputra Jaya, SKM, serta sejumlah tokoh alumni dari berbagai angkatan.
Turut hadir Rektor UTU yang diwakili oleh Ketua Senat UTU Basri, SH., MH yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Hadir juga sejumlah tenaga kependidikan dan dosen UTU dari unsur alumni.
Kegiatan dalam kesederhanaan dan penuh keakraban itu juga diisi dengan acara ramah tamah alumni dari berbagai angkatan terkait penguatan peran dan fungsi IKA UTU kedepannya.

Dalam kesempatannya, Basri mengatakan, sangat penting bagi para alumni untuk bisa terus menjaga silaturrahmi, sehingga bisa saling memberi dan berbagi informasi tentang berbagai hal.
“Kemajuan teknologi komunikasi saat ini hendaknya bisa dijadikan para alumni untuk bisa terus berkomunikasi, hingga silaturahmi bisa terus berjalan,” kata Basri.
Dekan FISIP itu juga mengingatkan kepada alumni untuk juga bisa saling bertukar informasi mengenai lowongan pekerjaan, sehingga diharapkan bisa membantu alumni yang belum bekerja.
“Kegiatan ini saya kira adalah bagian dari kita untuk bisa saling bertukar pikiran, bertukar informasi, dengan sesama alumni, hingga demikian, bagi yang belum bekerja, bisa meminta bantuan dari yang lainnya,” harap Basri.
Sementara itu Pj. Ketua IKA UTU, Sulaiman Ali mengatakan, kegiatan yang untuk kelima kalinya ini dilaksanakan bagian dari upaya untuk terus bisa menjaga silaturahmi diantara sesama alumni.

“Kita harapkan pada tahun depan kita bisa lebih kompak lagi, dan bisa bersama-sama menghadiri kegiatan yang sama, yang tak lain adalah guna terus mempererat tali silaturahmi diantara kita sesama alumni dan keluarga,” papar Dosen Fakultas Teknik UTU tersebut
Dalam kesempatan tersebut, Tgk Sulaiman juga menyampaikan perkembangan Universitas Teuku Umar saat ini, UTU terus meningkatkan pengembangan mutu pendidikan lewat akreditasi, dan juga peningkatan infrastruktur.
Selain itu, saat ini UTU sudah memiliki 4 prodi Pasca Sarjana yaitu Prodi Ilmu Perikanan, Ilmu Pertanian, Sosiologi dan Ekonomi Pembangunan. Juga ada penambahan beberapa prodi jenjang sarjana seperti prodi Bisnis Digital, Peternakan, Gizi dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Sementara itu, dalam kesempatannya Arhammar Ridha turut menjelaskan bahwa IKA UTU sudah terafiliasi dalam organisasi perkumpulan alumni terbesar di Indonesia yaitu Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni).

Lanjutnya eksistensi Ikatan Alumni memiliki peranan penting sebagai jembatan atau penghubung antara mahasiswa, alumni, dan almamater. Diharapkan melalui Ikatan Alumni, bisa melahirkan program yang bisa memberikan kontribusi lebih sebagai dedikasi para alumni untuk almamater.
“Keberadaan IKA UTU ini sebagai bridge antara mahasiswa dan alumni. Tentu ada simbiosis mutualisme, keterkaitan antara mahasiswa dan alumni di IKA kita. Bagaimana IKA menjadi jembatan terhadap universitas, bagaimana dedikasi kita kepada Jurusan-jurusan,” pungkas Alumni Ilmu Administrasi Negara UTU ini (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Himpunan Mahasiswa Mesin UTU kembali mengadakan buka puasa bersama dan santunan anak yatim pada Kamis, 28 Maret 2024 yang dilaksanakan di Aula Malahayati Kampus Universiatas Teuku Umar.
Acara ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H dengan bertemakan “Menjadikan Bulan Ramadhan Sebagai Ajang Bersilaturahmi, Berbagi, serta Mempererat Solidaritas”.
Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota aktif HMM UTU, IKA-TM, Jajaran Prodi Teknik Mesin. Acara dimulai pukul 17.00 wib dengan pembagian takjil kemudian dilanjutkan pembukaan pada pukul 18.00 wib yang diawali dengan sambutan-sambutan dari ketua pelaksana, perwakilan alumni IKA-TM, ketua HMM UTU, ditutup oleh sambutan jajaran pimpinan Prodi Teknik Mesin yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian santunan kepada anak yatim yang terdapat di seputaran kampus UTU yang diserahkan langsung oleh Ketia HMM dan pimpinan Prodi Teknik Mesin.
Acara berjalan dengan khidmat, dengan rasa kebersamaan menikmati dan berbagi dalam buka bersama Ramadhan kali ini. Dengan adanya acara ini merupakan wujud syukur karena masih dipertemukan dengan Bulan yang penuh berkah ini.
Dalam penyampaiannya jajaran Prodi Teknik Mesin yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan Masykur, S.Pd., MT sangat mengapresiasi kegiatan buka bersama dan santuanan anak yatim yang dilakanakan oleh HMM ITU, ia berharap kegiatan positif ni dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, dengan semangat berbagi dan penuh kasih terhadap sesama.
Acara berjalan dengan khidmat, dengan rasa kebersamaan menikmati dan berbagi dalam buka bersama Ramadhan kali ini. Dengan adanya acara ini merupakan wujud syukur karena masih dipertemukan dengan Bulan yang penuh berkah ini imbuhnya.
MEULABOH – UTU | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar menggelar acara istimewa dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an serta menjalin silaturahim dan keakraban di antara staf dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa serta tamu undangan yang berhadir, diantaranya Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan FKM, Dekan Pertanian dan tamu undangan lainnya.
Acara yang diselenggarakan pada Rabu, 27 Maret 2024 di masjid kampus “Nurul Ilmi“ tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah suasana bulan suci Ramadan.
Dekan FT Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng., IPM dalam sambutannya menyampaikan sebagai perwujudan rasa syukur umat muslim dalam rangka memperingati Nuzulul Quran di bulan Ramadan kali ini.
“mudah-mudahan kehadiran kita semua ini dapat mempererat silaturahim dan keakrabatan, dimana di hari nuzulul qur’an yang mana wahyu pertama diturunkan Allah SWT dan kita dituntut untuk membaca dan dicatat sebagai amal baik bagi kita semua”, ujarnya.

Acara ini juga menjadi ajang untuk berbuka puasa bersama, di mana seluruh peserta duduk bersama-sama dan mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Praka Ahmad Fateh Masduki dari Korem 012 Teuku Umar. Dalam penyampaian, ustadz Ahmad Fateh memberikan beberapa wejangan dan tausiah yang berkaitan dengan peran penting mentadaburi alquran serta menerapkannya dalam segala aktivitas sehari-hari.
Kemudian di akhir tausiah dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan oleh Wakil Rektor II UTU, Prof. Nyak Amir didampingi oleh Wakil Rektor III, Dekan FT, Dekan FKM serta Ketua BKM Mesjid Kampus Nurul Ilmi, Tgk. Ir. Sulaiman Ali, ST., MT.
Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan keceriaan, menandai komitmen Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar dalam mendorong kerukunan dan kebersamaan di lingkungan akademik, serta semangat persaudaraan yang tercipta dalam acara tersebut diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya dan identitas fakultas ke depannya. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024 baru saja mengumumkan nama-nama calon mahasiswa baru yang lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Universitas Teuku Umar (UTU) tahun 2024. Untuk UTU sendiri, total calon mahasiswa baru yang diterima berjumlah 1.036 orang.
Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si mengatakan untuk SNBP 2024 calon mahasiswa yang mendaftar masuk UTU sebanyak 1.363 orang, yang memperebutkan kuota mahasiswa baru SNBP UTU sebanyak 1.104. Berdasarkan hasil penilaian, hanya 1.036 pendaftar saja yang dinyatakan lulus dan memenuhi standar penilaian oleh SNPMB untuk masuk ke UTU melalui SNBP.
“Selamat kepada calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNBP di UTU, kelulusan ini merupakan sebuah berkah bagi calon mahasiswa berprestasi. Kesempatan berharga tentunya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena tidak semua orang bisa lulus melalui jalur SNBP,” ungkap rektor.
Menurut rektor, penentuan kelulusan pada SNBP 2024 ditentukan berdasarkan prestasi calon mahasiswa selama duduk di bangku SMA/SMK/MA. Prestasi tersebut dibuktikan dengan nilai raport maupun prestasi lainnya yang diunggah melalui laman pendaftaran.
“Dengan kelulusan ini selanjutnya 1.036 calon mahasiswa diharapkan untuk segera melakukan pendaftaran ulang calon mahasiswa baru UTU. Informasi syarat dan prosedur pendaftaran ulang dapat dilihat melalui laman www.utu.ac.id maupun pmb.utu.ac.id,” jelasnya
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengharapkan kepada para calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus SNBP untuk memanfaatkan kesempatan kuliah di UTU dalam jalur undangan berprestasi dengan sebaik-baiknya, karena ini tentunya membawa kebanggaan bagi keluarga,” ujar M. Aman Yaman.
Dr. M. Aman Yaman mengungkapkan, pada tahun ini, UTU menyediakan kuota 40 persen untuk jalur SNBP atau biasa dikenal dengan jalur undangan ini dari total penerimaan mahasiswa baru.
Sementara bagi peserta yang gagal lulus di jalur SNBP, Wakil Rektor 1 ini meminta agar tidak berputus asa. Sebab, masih ada kesempatan masuk PTN melalui dua jalur lain, yaitu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Seleksi Mandiri PTN.
“Jadi, yang belum lulus di jalur SNPB, jangan patah semangat karena masih ada kesempatan melalui jalur SNBT. Di UTU, kita sediakan kuota 50 persen untuk jalur ini,” jelasnya
Khusus untuk SNBT, pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sudah dibuka sejak 21 Maret lalu sampai 05 April 2024. Lalu, UTBK gelombang I akan dilaksanakan pada 30 April – 07 Mei 2024, dan gelombang II pada 14 – 20 Mei 2024.
Wakil Rektor juga mengingatkan kepada peserta yang sudah lulus jalur SNBP untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, serta memperhatikan dengan baik tanggal dan syarat kelulusan jalur SNBP. Di antaranya menyerahkan/mengirimkan dokumen akademik seperti fotokopi rapor, sertifikat prestasi, dan lain-lain.
Untuk informasi penting lainnya dapat menghubungi pada nomor 08116882280 (Irwandi) untuk permasalahan KIP-K dan 082365334351 (Akademik) untuk pendaftaran ulang. Adapun, peserta yang sudah dinyatakan lulus SNBP, tidak bisa mendaftar untuk ikut jalur SNBT. Jadi, jangan sampai tidak mendaftar ulang kelulusan di SNBP,” Pungkas M. Aman Yaman. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Khabar menggembirakan diterima Civitas Akademika Universitas Teuku Umar, salah seorang dosen pengajar pada Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar, Wira Hadianto berhasil meraih gelar Doktor setelah mempertahankan disertasi yang berjudul “Resistensi Terhadap Hama Wereng Batang Coklat dan Toleransi Kekeringan Galur-Galur Dihaploid Padi Sawah Hasil Kultur Antera” dalam ujian sidang tertutup di Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Kamis (28/3/2023).
Promosi doktor siang itu dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Sapta Purwoko, M.Sc (IPB) dengan komisi penguji Dr. Ir. Iswari Saraswati Dewi (BRIN), Dr. Willy Bayuardi Suwarno, SP., M.Si. (IPB) dan Dr. Ir. Purnama Hidayat, M.Sc. (IPB). Sementara penguji luar komisi adalah Dr. Ir. Trikoesoemaningtyas, M.Sc. (Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura, IPB) dan Prof. (R.) Dr. Ir. Bahagiawati A.H., MSc. (Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN).
Disertasi yang ditulis Wira Hadianto ini bertujuan untuk untuk mendapatkan galur-galur dihaploid padi sawah berdaya hasil tinggi, tahan terhadap hama WBC dan toleran kekeringan. Sebagaimana diketahui Padi merupakan bahan pangan pokok sebagian besar penduduk di dunia, terutama di Indonesia. Produksi padi nasional terus mengalami penurunan seiring dengan penurunan luas panen yang disebabkan oleh alih fungsi lahan.
Menurut Wira penurunan produktivitas padi juga disebabkan oleh perubahan iklim dunia. Perubahan iklim yang menyebabkan lahan-lahan pertanian mengalami cekaman biotik seperti serangan hama penting yaitu wereng batang coklat (WBC) dan cekaman abiotik seperti kekeringan.
Suami dari Fina Syafia Jurini, A.Md.Keb ini mengungkapkan dari hasil penelitiannya diperoleh 9 galur Dihaploid padi sawah berdaya hasil tinggi, tahan terhadap hama WBC dan toleran kekeringan, memiliki produktivitas di tiga lokasi sebesar 7,46 ton ha-1, berkisar antara 7,03-7,82 ton ha-1.
Galur-galur tersebut menurut temuan Wira lebih baik dari varietas pembanding varietas Inpari 18 dan Bioni 63 Ciherang Agritan.
Khabar keberhasilan Wira Hadianto meraih gelar doktor juga disambut gembira oleh Keluarga Besar Alumni Universitas Teuku Umar. Bagaimana tidak, Wira merupakan alumni UTU perdana yang berhasil meraih gelar doktor, di samping sejumlah alumni lainnya sedang menempuh pendidikan doktoral.
Wira merupakan alumni dari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar yang lulus pada 2012 lalu, dan kemudian ia melanjutkan pendidikan Magister di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Prestasi putra pasangan Dahlan Ali dan ibu Salamah, kelahiran Blang Baro Rambong, Nagan Raya, 17 Mei 1989 dalam bidang akademik ini juga mendapat apresiasi dari Rektor UTU, Prof Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si.
Rektor mengucapkan selamat atas prestasi yang dicapai Dr. Wira Hadianto, SP., M.Si “Selamat atas pencapaiannya, semoga ilmunya dapat berguna bagi lingkungan sekitar khususnya bagi UTU yang memiliki core product agro and marine industry.
“Semoga menambah semangat dosen-dosen UTU lainnya untuk terus menimba ilmu dan meraih gelar doktor dan yang sudah meraih gelar doktor semoga cepat mendapatkan guru besarnya,” kata Prof Ishak Hasan
Menurut Rektor, UTU terus meningkatkan kompetensi tenaga pengajar dengan memberikan kesempatan untuk melanjutkan kuliah S3 ke perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.
“Ada beberapa tenaga pengajar kita dari berbagai Fakultas kini juga sedang dalam studi lanjut S3. Semoga yang sedang studi dapat dilancarkan hingga dapat kembali memberikan pengabdian untuk mengimplementasikan ilmunya kepada mahasiswa di Kampus Sumber Inspirasi dan Referensi” tandasnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengawasan pelayanan publik di era society 5.0. ORI sebagai lembaga negara yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, sedangkan perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Ombudsman RI menegaskan pentingnya sinergi dengan perguruan tinggi, salah satunya dengan manajemen pengetahuan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dian Rubianty, SE.,Ak. MPA dalam Kuliah Umum bertajuk Sinergitas Ombudsman RI dengan Civitas Akademika Universitas Teuku Umar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Aceh Barat di Universitas Teuku Umar (UTU), Rabu (27/3/2024).
Kuliah Umum tersebut berlangsung di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU dihadiri oleh Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Prof Dr Nyak Amir, M.Pd, Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni Ibrahim Laweung HS, SKM., MNSc, serta dosen dan civitas akademika UTU serta seluruh insan ombudsman RI perwakilan Aceh yang berhadir.

Adapun sinergitas yang bisa dilakukan antara Ombudsman dan Perguruan Tinggi antara lain, Ombudsman dapat memberikan pendidikan dan pelatihan kepada mahasiswa dan dosen di perguruan tinggi terkait pengawasan pelayanan publik. Pendidikan dan pelatihan ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, termasuk aspek hukum, administrasi, dan teknologi informasi.
Selain itu, dapat diberi kemudahan dalam melakukan penelitian dan kajian terkait pengawasan pelayanan publik. Penelitian dan kajian ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan pelayanan publik. Terakhir, Meningkatkan efektivitas pengawasan pelayanan publik, terutama dalam hal penanganan pengaduan masyarakat.
Bentuk sinergi lainnya antara Ombudsman dengan perguruan tinggi dapat berupa pelaksanaan magang di Ombudsman untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan pemanfaatan kompetensi Ombudsman sebagai narasumber dalam audit hukum, systematic review, mediasi, serta rekonsiliasi.
Dian juga menyampaikan bahwa Ombudsman RI setiap tahun melakukan penilaian kepatuhan pada berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. “Perguruan tinggi bisa melakukan pengabdian masyarakat pada daerah-daerah yang masuk zona kuning atau merah yang pelayanan publiknya belum baik,” tuturnya.

Kami mengajak mahasiswa sekalian untuk turut berperan aktif mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, dengan cara turut mengadukan penyelenggaraan pelayanan publik yang tidak baik. Pengawasan dapat dilakukan di lingkungan terdekat, seperti kampus dan desa.
Sementara Rektor UTU, Prof Ishak Hasan dalam sambutannya sangat menyambut baik acara kuliah umum ini, sekaligus juga kegiatan penerimaan dan verifikasi laporan on the spot (PVL OTS).
Kita bertekad bersama menjadikan UTU sebagai center of excellent (pusat keunggulan). Tekad civitas akademika UTU tercermin mulai dari desain bangunan dan ruang, program studi yang tersedia, juga berbagai upaya peningkatan mutu termasuk dalam penyelenggaraan layanan.
“Kami ingin UTU menjadi center of excellent, karena itu kami senang Ombudsman hadir di UTU.” ujar Prof Ishak Hasan. Ia juga menjelaskan UTU terus mengembangkan diri dengan menambahkan program studi yang dibutuhkan masyarakat. “Tahun lalu, kita membuka dua program studi pertama di Sumatera, yaitu Prodi Bisnis Digital dan Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” ungkapnya.
“Saya berkeyakinan, tanpa pelayanan yang paripurna yang sempurna kepada seluruh civitas akademika UTU dan mitra mitra strategis UTU, maka UTU tidak akan bisa melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang akan memberikan pelayanan pendidikan tinggi kepada masyarakat dan bangsa Indonesia pada umumnya,” ucap Rektor.
Rektor juga menyampaikan bahwa seluk beluk Ombudsman masih sedikit diketahui mahasiswa. Ia berharap melalui kuliah umum ini dapat membuka mata para mahasiswa agar memiliki pemahaman holistik tentang Ombudsman. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Disetiap Bulan Ramadhan tiba, buka puasa bersama mejadi salah satu agenda yang kerap dilakukan. Momen berbuka puasa bersama (Bukber) adalah sebagai sarana mempererat silaturahmi dan Ukhuwah dan bisa juga ajang reuni kembali dengan teman-teman yang sudah lama tidak berjumpa, karena kesibukan yang dimiliki masing-masing.
Buka puasa bersama tidak hanya makan bersama saja, tetapi bisa bernostalgia mengenang indahnya masa lalu. Ini salah satunya acara buka puasa bersama yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMADISTRA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar pada Selasa (26/03/2024).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagi Takjil berbuka di Jl. Nasional Meulaboh- Tapak Tuan Simpang Alue Peunyareng Desa Gunong Kleng, kemudian dilanjutkan dengan santunan Anak yatim, Tausyiah Ramadhan dan buka puasa bersama di Aula Cut Mutia, Kampus UTU.
Ima Wahyuni Saputri selaku ketua Panitia Pelaksana menyampaikan kegaiatan ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan oleh HIMADISTRA untuk mempererat silaturahmi dengan sesama mahasiswa dan keluarga besar Program Studi Ilmu Administrasi Negara.

Acara ini diadakan untuk mempererat silaturahmi seluruh mahasiswa aktif di Program Studi Ilmu Administrasi Negara. “Acara Bukber IAN berharap menjadi wadah untuk seluruh mahasiswa IAN lebih saling mengenal satu sama lain, dan tercipta kekompakan diantara mahasiswa” ujar Ima yang turut diampingi Oka Yulia selaku sekretaris Panitia
Tujuan diadakan acara tersebut tidak lain untuk mempererat silaturahim dengan sesama mahasiswa dan dan juga antar Dosen di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. “Kami keluarga besar HIMADISTRA mengucapkan terimakasih banyak atas kehadiran tamu undangan yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang kami adakan kemarin,” Tambah Hafizh Maulana selaku Ketua HIMADISTRA
Kegiatan ini turut hadir Dosen dan Alumni Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dalam sambutan Ketua Prodi IAN yang diwakili oleh Ilham Mirza Saputra, S.Sos., M.A.P mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh HIMADISTRA FISIP UTU.
“Mudah-mudahan acara ini bisa jadi salah satu wadah silaturahim antara dosen, mahasiswa dan juga alumni, sehingga kedepan kita bisa bersama-sama membangun Prodi Ilmu Administrasi Negara jadi lebih baik lagi, mudah-mudahan rencana2 kegiatan selanjutnya dapat berjalan lancar seperti yg kita harapkan,” ujar Ilham (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar melaksanakan workshop review kurikulum berbasis OBE (Outcome Base Education) pada Tanggal 27 Maret 2024 yang bertempat di Aula Iskandar Muda Gedung Terintegrasi Universitas Teuku Umar. Workshop ini diselenggarakan untuk menunjang setiap program studi dalam menghadapi akreditasi jurusan dengan kurikulum baru (perubahan KKNI ke OBE) yang akan diterapkan oleh setiap jurusan kedepannya.
OBE merupakan pendekatan kurikulum yang berfokus pada hasil pencapaian yang diinginkan dimana pencapaian pembelajaran lulusan (CPL) diharapkan berfokus dari mahasiswa. Konsep OBE disusun berdasarkan ide bahwa pendidikan harus terarah pada mencapai tujuan dan hasil konkret yang ingin dicapai profil lulusan, bukan hanya pada penyampaian materi secara teoritis. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Fakultas, Pimpinan Jurusan, Koordinator Kurikulum, Koordinator MBKM, Jaminan Mutu dan dosen. Narasumber pada kegiatan workshop ini berasal dari Universitas Syiah Kuala yaitu Prof. Dr. Muhammad Rizal, ST., M.Sc.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. Irwansyah, S.T.,M.Eng.,IPM dalams ambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk untuk memastikan kurikulum yang ada memenuhi standar pendidikan OBE (Outcome-Based Education) dan relevan dengan tuntutan perkembangan teknologi, lulusan, menilai efektifitas metode pembelajaran dan materi ajar yang ada dalam kurikulum. Kurikulum berbasis OBE ini akan diterapkan di Agustus 2024 pada Semester Ganjil 2024/2025, sehingga kegiatan ini harus diwujudkan dengan output memperoleh buku kurikulum OBE semaksimal mungkin.

Kemajuan dari program studi bukan tanggungjawab orang per orang, namun tanggung jawab bersama semua civitas akdemika di dalamnya sehingga peran semua sangat penting agar kurikulum OBE dapat dijalankan nanti sebaik-baiknya meskipun memiliki tantangan mengenai RPS yang harus diupdate secara berkala dan juga assesmentnya. Kita wajib Menyiapkan dokumen kurikulum ini untuk dapat disahkan dan dapat dilaksanakan di semester Ganjil 2024/2025. “Diharapkan kita dapat menghasilkan kurikulum OBE yang berkualitas dan siap untuk diakreditasi nantinya” ujar Dekan.
Prof. Dr. Muhammad Rizal, ST., M.Sc. dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Perubahan kurikulum KKNI dari Tahun 2018 menjadi kurikulum OBE sudah dijalnakan dari Tahun 2020, namun prodi belum menggunakan panduan secara utuh. Konsep OBE dimulai dari Profil lulusan, kemudian muncul kompetensi-kompetensi yang diharapkan dari profil lulusan yang ditetapkan dan yang ingin dicapai, dan harus ada dalam kriteria OBE adalah mathematic dan basic science yang tidak bisa ditawar dan wajib ada minimal 20%, engineering science dan design minimal 40% dan general education 30%.
Dalam 144 sks juga harus ada capstone design dimana kemampuan akhir dari seorang sarjana untuk mampu merancang suatu sistem berdasarkan bidang keilmuannya. “Tingkat capaian CPL program studi belakangan sudah mengikuti akreditasi internasional IABEE, dimana harus memastikan program studi menyiapkan lulusan yang memenuhi standar dan kualifikasi internasional untuk memasuki dunia profesi melalui proses pendidikan yang mengacu pada hasil capaian pembelajaran” ujarnya.
Kriteria umun IABEE harus memenuhi 4 (empat) elemen dimana masih mengikuti pendekatan manajemen PDCA (Plan, Do, Check and Act) yaitu suatu pendekatan manajemen yang efektif untuk mencapai peningkatan berkelanjutan. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara (IAN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU) mengadakan sarasehan alumni guna menjalin silaturahmi dengan alumni lintas angkatan dan diskusi pembentukan pengurus ikatan alumni IAN UTU. Acara berlangsung di Aula Cut Nyak Dhien, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Rabu (27/3/2024).
Kegiatan yang mengangkat tema “Alumni back to campus: membangun solidaritas dan kolaborasi untuk mewujudkan IAN unggul,” ini diikuti seluruh dosen Prodi IAN dan perwakilan alumni lintas angkatan mulai alumni angkatan pertama tahun 2011 hingga alumni tahun 2024. Kegiatan ini selain menjadi ajang silaturahmi tetapi juga sebagai langkah awal program studi untuk berjalan harmonis bersama dengan para alumni yang selama ini diwujudkan dalam bentuk program workshop yang menghadirkan alumni, berbagi informasi dunia kerja, maupun lebih jauh peran pentingnya alumni dalam memberikan input terkait peninjauan kurikulum nantinya.
Alumni IAN UTU yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya dari Aceh Barat saja, namun ada dari Nagan Raya, Simeulue dan sejumlah daerah lainnya. Sebagian besar alumni yang hadir adalah mereka-meraka yang sudah mendapatkan pekerjaan seperti bekerja di perusahaan, di pemerintahan, konsultan, jurnalis dan profesi lainnya.

Selain tetap menyambung tali silaturahmi dengan alumni, agenda ini juga bertujuan untuk mendapatkan masukan berdasarkan pada pengalaman alumni untuk membangun Prodi IAN yang lebih baik.
Sarasehan ini dikemas dengan bentuk talkshow, 4 orang tokoh Alumni lintas angkatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan pengalamannya masing-masing. Mereka adalah Arhammar Ridha, S.Sos., M.Sos (Direktur PT. Rafa Graha Mandiri / Ketua Ikatan Alumni Universitas Teuku Umar), Sabki Mustafa Habli, S.Sos (Komisioner KIP Aceh Barat Periode 2013-2028 dan 2018-2023), Tarmizi Taher, S.Sos., M.Si (Pengusaha / Konsultan Politik) dan Rahmad Maulizar, S.AN (Social Worker Aceh / Calon Anggota DPD RI Pemilu 2024).
Para alumni menceritakan bagaimana kiat-kiat dan ikhtiar mereka dalam menggapai cita-cita serta mendapatkan pekerjaan yang layak, itu semua diraih bukan dengan mudah namun butuh perjuangan. Salah satu hal yang sangat mendukung eksistensi para alumni di luar kampus adalah adanya pengalaman berorganisasi selama duduk di bangku kuliah.
Mereka ini bersepakat mendorong para mahasiswa IAN untuk aktif berorganisasi di kampus dengan tidak mengabaikan tugas-tugas akademik sebagai tujuan utama, karena berorganisasi itu dapat juga mendukung meningkatkan prestasi akademik dan non akademik.

Awalnya, Ketua Program Studi IAN UTU Nodi Marefanda, M.A.P yang memandu jalannya diskusi terlebih dahulu menjelaskan kondisi terkini dari program studi IAN. Nodi menyebutkan, Prodi IAN saat ini sedang mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi Reakreditasi di Tahun 2025 mendatang, pertemuan ini juga sebagai langkah awal untuk tracer alumni.
Tracer alumni ini sebagai data prodi untuk mengetahui jumlah serapan kerja alumni di berbagai bidang dan institusi. Misalnya di institusi pemerintah, BUMN, perusahaan non pemerintah, hingga yang berkarir di wirausaha mandiri.
“karena prodi terbuka untuk menerima masukan dari alumni berkaitan dengan pengembangan prodi secara berkelanjutan, baik secara kurikulum, maupun informasi penting lainnya yang akan bermanfaat bagi pengembangan diri mahasiswa IAN UTU.
Menurut Nodi Marefanda, para alumni ini menjadi tolok ukur proses keberhasilan pendidikan. Kalau ingin melihat kualitas pendidikan di perguruan tinggi, maka lihatlah alumni, ketika alumni hebat-hebat dalam bidangnya masing-masing, maka perguruan tinggi telah berhasil mencetak orang hebat.
Hal senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Basri, SH., MH bahwa sarasehan ini sebagai ajang silaturahim antara generasi senior dengan junior. Selain itu, forum ini juga curah pendapat dari para alumni untuk meningkatkan kualitas.

“Forum ini menjadi forum curah pendapat atau masukan dari saudara-saudara alumni senior dari berbagai angkatan terkait bagaimana pengembangan pendidikan di Prodi IAN ke depan,” Kata Basri
Basri mengakui bahwa dalam rangka memotivasi para mahasiswa dengan menyebut nama para alumni yang telah sukses. Sebab, banyak alumni yang telah menempati posisi-posisi strategis di berbagai instansi. Hal ini memang salah satu outcome Prodi IAN yang menghasilkan sarjana yang mampu menggunakan konsep dan teori administrasi negara dan dapat mengimplementasikannya serta memecahkan masalah yang terjadi di dalamnya.
“Kegiatan sarasehan ini sebagai network maupun fasilitator antara alumni dan civitas academika IAN, memupuk rasa peduli antar civitas akademika dan memngembangkan ide untuk membangun civitas, masyarakat dan bangsa,” Pungkas Basri. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Rumah Amal Teuku Umar (RATU) Universitas Teuku Umar pada Selasa (26/3/2024) melakukan penyaluran paket ramadhan ceria dan sembako kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU di sela-sela peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan.
“Kegiatan berbagi sembako ini seiring dengan bulan ramadhan, karenanya pada bulan yang penuh berkah ini kita ingin berbagi paket ramadhan ceria kepada anak yatim dan paket sembako kepada yang kurang mampu,” jelas Ketua Dewan Eksekutif Rumah Amal UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd yang turut didampingi Manajer RATU Dr. Ismu Ridha, MA
Lanjutnya, paket yang kita berikan ini, merupakan hasil penggalangan donasi dari para donatur, dengan jumlah paket yang terkumpul sebanyak 163 paket yang terbagi 40 Paket Ramadhan Ceria (sembako dan uang) kepada Yatim Piatu, dan 123 paket sembako kepada yang kurang mampu
Kegiatan tersebut berjalan dengan hikmat dan dihadiri oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si, para Wakil Rektor, Dekan dan sejumlah pimpinan dalam lingkup UTU. Selain itu kegiatan ini dihadiri para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa UTU.
“Alhamdulillah, sejumlah paket sembako telah kita berikan kepada yang membutuhkan, sesuai tajuk kegiatan kita “Melalui momentum Nuzulul QUr’an kita Perkuat Kepedulian Sosial Sesama Umat”. Semoga kegiatan kita ini mendapatkan ridho dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar Prof Nyak Amir

Pada momentum Peringatan Nuzulul Quran tahun ini, Alhamdulillah kita berhasil mengumpulkan donasi dari kalangan dosen dan tendik UTU sebesar Rp. 22.317.000. “hasil donasi ini kita fokuskan untuk disalurkan kepada fakir miskin dan anak-anak yatim, baik yang berasal dari keluarga Universitas Teuku Umar maupun Gampong sekitar UTU,” tutup Prof Nyak Amir yang juga Wakil Rektor II UTU bidang Umum dan Keuangan
Selain dari donasi dosen dan karyawan UTU, Rektorat juga turut memberikan sumbangan kepada beberapa karyawan Universitas Teuku Umar yang memiliki keterbatasan yang selama ini sudah mengabdi untuk kampus tercinta kita.
Rumah Amal UTU merupakan unit yang memiliki tugas untuk membantu BAZNAS pada wilayah kerja BAZNAS sesuai tingkatan. RATU UTU baru diresmikan pada pertengahan Januari 2024 yang lalu oleh Rektor UTU.
Dalam kurun waktu tiga bulan sejumlah program telah dilaksanakan oleh Rumah Amal Teuku Umar, diantaranya pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu, penyaluran al-quran, dan bantuan kemanusiaan ke Gaza-Palestina baru baru ini.
Sementara itu, Rektor UTU Prof Ishak Hasan sangat mengapresiasi acara pembagian paket untuk anak yatim dan warga yang kurang mampu. Ia mengajak seluruh yang hadir untuk menyatukan niat dengan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama umat.
“UTU terus berusaha konsisten dan komitmen terhadap upaya meningkatkan kehidupan masyarakat. Terutama masyarakat di sekitar kampus,” ujar Prof Ishak Hasan saat penyerahan paket Ramadhan di kampus UTU, Alue Panyareng.

Menurutnya pembagian paket Ramadhan ini symbol kepedulian sivitas kampus terhadap kondisi masyarakat sekitar. Sekaligus bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang merupakan jantung kehidupan masyarakat kampus.
Tentu saja, lanjut Rektor pembagian santunan Ramadhan ini perlu terus dikaji. Baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Karena tujuan dari santunan Ramadhan bukan semata mampu meringankan beban anak Yatim dan kaum Dhuafa saja, tetapi juga menumbuhkan kemandirian.
“Kemandirian itulah puncak dari pemberdayaan masyarakat. Setiap individu harus mampu membawa dirinya keluar dari persoalan, sekaligus memberikan kontribusi bagi lingkungannya,” pungkas Rektor
Adapun Ceramah Peringatan Nuzulul Quran diisi oleh Ustad Dr. Ismu Ridha, MA. Ia menjelaskan bahwa Peristiwa Nuzulul Qur’an adalah peristiwa yang dahsyat sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Hasyr: 21 yang artinya “Seandainya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah. Perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir”.

“Begitulah saking dahsyatnya Al-Qur’an itu, sampai gunung pun dapat pecah berkeping-keping karena takut kepada Allah. Kemudian Al-Quran diturunkan kepada Rasulullah SAW pada malam 17 Ramadhan atau malam Nuzulul Qur’an,” jelasnya
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Nuzulul Quran adalah salah satu peristiwa paling bersejarah bagi umat muslim yang mana merupakan suatu peristiwa turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW. Nuzulul Quran diperingati oleh seluruh umat muslim setiap tahun pada hari ke- 17 di bulan suci Ramadhan.
Menurutnya, dari seluruh Fadilah Nuzulul Qur’an atau keutamaannya adalah, salah satu petunjuk yaitu akan ada turun Lailatul Qadar dari sang pencipta. “Karena itu berlomba-lombalah memberikan yang terbaik di bulan suci Ramadhan ini, tentu dengan berharap meningkatkan kepedulian kepada Yatim Piatu, kaum dhuafa serta memperbanyak ibadah salah satunya membaca Al-Qur’an,” terang Ustadz Ismu Ridha. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).








