MEULABOHUTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si pada Kamis (22/6/2023) melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (Karo. AKPK) Universitas Teuku Umar, Rinaldi Iswan, S.T., M.Sc.

Rinaldi Iswan dilantik sebagai Kepala Biro AKPK yang baru menggantikan Muhammad Idris, M.Pd yang selama ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Pelantikan Kabiro AKPK sesuai Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia Nomor : 28947/M/06/2023 tanggal 9 Juni 2023.

Rinaldi Iswan terpilih menjadi Kepala Biro AKPK yang baru setelah melalui serangkain seleksi ketat bersama 4 (empat) calon lainnya, dan tiga nama dengan perolehan poin tertinggi pada penilaian karya tulis/makalah, presentasi, dan beberapa kompetensi lainnya dikirimkan ke Kementerian.

Pelantikan tersebut berlangsung dalam sebuah upacara khusus yang digelar di Aula Utama, Kampus UTU, Alue Penyareng. Turut hadir Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Dekan FISIP, Basri, SH., MH; Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Hamdi Harmen, M.Si, Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdy Faizin, M.Si, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng, IPM, Dekan FKM Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.PH dan sejumlah pejabat fungsional lainnya. Turut hadir Mantan Kabiro AKPK Drs. H.T. Muslim Raden, M.Si dan mantan Kabiro Umum dan Keuangan, Mawardi Amin, SE.Ak.

Rektor Dr. Ishak Hasan dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Rinaldi Iswan sebagai Kepala Biro AKPK UTU yang baru, sehingga diharapkan dapat bersinergi dengan baik dan loyal kepada pekerjaan untuk kemajuan lembaga pendidikan UTU ke depan dan mengucapkan terima kasih kepada pendahulu yang telah bekerja dengan baik dan sukses berbakti selama ini di UTU.

“lanjutkan kinerja yang sudah dicapai oleh kepala Biro AKPK sebelumnya. Tugas kepala Biro AKPK berkaitan dengan eksekusi, sebagaimana amanat Pemerintah untuk melakukan eksekusi terhadap program-program kerja secara terstruktur dan dilakukan dengan perencanaan yang matang sejak awal,”pesan Rektor

Lebih lanjut Rektor juga menyampaikan tentang pelayanan administrasi pendidikan dan pengajaran yang akuntabel, pelayanan administrasi kemahasiswaan yang cepat dan tepat; serta mengembangkan dan membina jaringan kerjasama yang efektif, harus ditingkatkan.

Selanjutnya, berkaitan dengan Perencanaan harus dimulai dari akar permasalahan agar semua persoalan dapat terakomodir. ”Kolaborasi dan kerjasama yang baik oleh biro perencanaan sampai prodi-prodinya dapat dilakukan,” Harap Rektor

Rektor juga berharap semua program kerja dibidang Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama dapat terealisasi dengan baik. ”Bidang Akademik sangat menentukan output atau hasil dari sebuah Pembelajaran di universitas kepada mahasiswa dalam menempuh pendidikan selama di perguruan tinggi,” pungkasnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Kunjungan Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M. Agric.Sc pada tanggal 20 Juni 2023 lalu ke Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta telah membuahkan nota kesepahaman untuk mendirikan Pusat Studi Agromaritim di wilayah barat dimana UTU menjadi pionernya.

Hal ini diungkapkan oleh Rektor UTU setelah bersama WR1-UTU bertemu dan berdiskusi dengan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Dr. Teuku Faizasyah, N.IS yang dulu pernah sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kanada dan Wakil Tetap RI untuk International Civil Aviation Organization betempat di Kantor Kemenlu, jakarta.

Pada Kesempatan tersebut Dr. Teuku Faizasyah, yang juga putra kelahiran Aceh tersebut memberikan respon yang sangat baik terhadap rencana UTU untuk memperkuat implementasi visi menjadi sumber inspirasi untuk mengembangan ilmu sosial, politik, sains dan teknologi berbasis agro maritim.

Hal ini juga sangat sesuai dengan strategi politik nasional untuk meningkatkan peran Aceh melalui UTU guna menghadirkan “the new icon” untuk menarik minat kerjasama internasional sehingga eksistensi dan peran Indonesia dalam international community terus berkembang khususnya diwilayah Asia Selatan dan Tengah dimana UTU dapat berperan bekerjasama dengan satuan kerja Kemenlu.

Dr. Teuku Faizasyah, juga sangat mendukung rencana MOU antara Kemenlu dengan UTU dalam rangka memperkuat peran UTU dalam studi dan kajian strategis politik agro maritim untuk mendukung kebijakan luar negeri RI.

Dalam kesempatan tersebut Rektor dan WR1 UTU juga diterima dan berdiskusi dengan Muhammad Takdir, sebagai Director Center for Foreign Policy Strategy fo Asia Pacific and Africa, Kemenlu RI yang memberikan arahan serta dukungan penuh rencana UTU untuk mendirikan Pusat Studi Politik Agro Maritim, Program studi Internasional dan Laboratorium Studi Agro-Maritim di kawasan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UTU Dr. Ishak Hasan, M. Si menjelaskan rencana dan strategi UTU kedepan sebagai PTN yang fokus pada pengembangan saintek Agro Maritim termasuk berperan bersama Kemenlu dalam meningkatkan kerjasama perguruan tinggi di kawasan Asia Selatan dan Tengah.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi dengan Y. Jatmiko Heru Pradsetyo, Director for South and Central Asian Affairs, Kemenlu RI yang menyambut baik rencana UTU untuk ikut berperan aktif dalam komunitas studi, penelitian dan kerjasama bidang akademik dengan negara-negara Asia Selatan dan Tengah.

Jatmiko mengatakan Kemenlu akan berupaya menggandeng UTU dalam program pengembangan kerjasama akademik, sain dan teknologi terkait kawasan Asia Selatan dan Tengah.

WR1 UTU Dr. Ir M. Aman Yaman, M. Agric.Sc juga menjelaskan dalam diskusi tersebut bahwa UTU telah menyiapkan perangkat rencana akademik dan program kerjasama dengan fokus pada bagian Asia Selatan dan Asia Tengah khusus dalam penguatan SDM, pendidikan dan penelitian serta perluasan kerjasama internal dan siap menjadi patner Kemenlu RI.

Pertemuan tersebut diakhir dengan jamuan makan siang dari Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, yaitu Bapak Dr. Teuku Faizasyah, N.IS untuk Rektor, WR1 dan rombongan UTU. Selanjut tim kerja UTU dan Kemenlu RI akan membahas rencana MOU dan program kerjasama secara teknis guna merealisasikan rencana di atas. Tentunya hal ini akan sangat positif terhadap kemajuan bidang kerjasama dan keterlibatan UTU kedepan baik di level nasional maupun internasional. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Dalam rangka mewujudkan program kampus hijau berkelanjutan, Universitas Teuku Umar menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon di lingkungan gedung asrama mahasiswa, Kampus UTU. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan hari lingkungan hidup sedunia.

Kampus hijau adalah kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan tetapi juga bagi penghuninya. Salah satu cara untuk mencapai hal ini adalah dengan menanam lebih banyak tumbuhan di kampus.

Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan penanaman 1.000 pohon tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang asri yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para mahasiswa.

“Kampus haruslah indah, nyaman, aman dan sejuk. Bila tidak ada pohon dan tanaman, kampus tidak akan sejuk dan indah. Oleh karena itu sangat perlu adanya penanaman pohon”, jelas Dr. Ishak Hasan

Sehubungan dengan hal tersebut, maka sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga dan merawat pohon dan tanaman yang sudah ada sekarang. “Mahasiswa juga perlu terlibat dalam pelestarian keasrian kampus, sehingga kawasan kampus yang indah dan nyaman akan tetap terjaga”, ujar Rektor

Rektor juga menyampaikan bahwa posisi Universitas Teuku Umar pada UI Green Metric University Ranking mencapai peningkatan yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2016 dimana UTU berhasil menduduki peringkat 22 dari 48 peserta secara nasional. Hal ini tentu saja sangat membanggakan mengingat UTU sendiri merupakan kampus yang masih baru.

Pada tahun 2020 UTU berhasil menduduki peringkat 23 dari total 88 peserta seluruh Indonesia. Di tingkat regional sendiri, UTU meraih peringkat 1 sebagai kampus paling hijau berkelanjutan se-Provinsi Aceh mengalahkan kampus kampus ternama lainnya.

Kemudian pada tahun 2022 UTU kembali berhasil mempertahankan peringkat 23 Nasional dari jumlah partisipasi peserta yang semakin banyak yaitu 101 perguruan tinggi se Indonesia. Jika diranking secara dunia, dari 956 perguruan tinggi dunia yang menjadi peserta UI Greenmatric, maka UTU berada pada posisi ranking 227 meningkat dari tahun sebelumnya diperingkat 333.

Sebelumnya ketua pelaksana penanaman 1000 pohon, Maulidil Fajri, S.P., M.Si kepada UTU News menjelaskan bahwa ada 6 jenis tanaman yang ditanam di kawasan tersebut, keenam jenis tersebut ialah cemara laut, kayu putih, ketapang kencana, gaharu, mahoni dan bungur.

“Adapun bibit tanaman tersebut kita dapatkan hibah dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Krueng Aceh,” jelas Fajri

Sementara ketua Green Metric UTU, Amda Resdiar, S.P., M.Si dalam laporannya turut menjelaskan kriteria yang dinilai berdasarkan standar UI Gren Metric.

Ada 6 kriteria penilaian yang harus kita penuhi untuk mewujudkan sustainable green campus, yaitu Setting & Infrastrukture, Energy & Climate Change, Waste, Water, Transportation, Education & Research.

Hadir pada acara tersebut adalah Wakil Rektor II Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Ketua DWP Universitas Teuku Umar, Ny. Emiwati Ishak, Dekan FISIP Basri, SH., MH, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Hamdi Harmen, M.Si, Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdy Faizin, M.Si, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng, IPM, para koordinator pusat, kaprodi, dosen dan mahasiswa dari unsur UKM. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)

MEULABOHUTU | Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar melaksanakan pemilihan ketua Program Studi periode 2023-2027 dalam melanjutkan keberlangsungan pelayanan akademik dan administrasi mahasiswa di Prodi Ilmu Administrasi Negara.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (22/6/2023) bertempat di ruang rapat Prodi, lantai 2 Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT) Kampus UTU. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Prodi, Sekretaris Prodi dan para Dosen dilingkup Prodi Ilmu Administrasi Negara.

Sesuai dengan statuta, proses pemilihan hanya memilih ketua prodi, sedangkan perangkat prodi lainnya, seperti sekretaris prodi dan ketua laboratorium akan ditentukan oleh ketua prodi terpilih.

Agatha Debby Reiza Macella, M.Si selaku sekretaris prodi menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk memilih ketua prodi yang baru menyusul berakhirnya masa tugas ketua prodi sebelumnya.

Dalam musyawarah, muncul tiga nama yang dianggap memenuhi kriteria untuk mengajukan diri sebagai calon Ketua Prodi yaitu Dr. Ikhsan, M.IP, Dr. Vellayati Hajat, M.A dan Nodi Marefanda, M.A.P.

Forum mempersilahkan masing-masing bakal calon untuk menyampaikan kesediaan dan komitmen untuk memimpin prodi IAN untuk periode 2023-2027. Dr. Vellayati Hajad dengan berbagai pertimbangan menyatakan ketidaksediaannya untuk dicalonkan sehingga hanya muncul dua nama untuk dipilih sebagai ketua prodi yaitu Dr. Ikhsan dan Nodi Marefanda.

Setelah melewati dinamika forum yang lumayan alot, akhirnya diputuskan untuk dilakukan pemilihan secara tertutup dan demokratis untuk menentukan ketua Prodi IAN yang baru.

Sebanyak 21 dari 24 orang dosen Prodi IAN memberikan hak suaranya, maka diperoleh hasil suara pada pemilihan ini yaitu Dr. Ikhsan, M.IP memperoleh 8 suara, dan Nodi Marefanda, M.A.P memperoleh 13 suara. Maka, atas hasil pemilihan ini Nodi Marefanda ditetapkan sebagai Ketua Prodi IAN terpilih Periode 2023-2027.

Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai Kaprodi terpilih, Nodi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan program pemilihan  ketua prodi baru, khususnya kepada Ibu Safrida, M.A.P atas kepemimpinannya selama ini yang telah membawa prodi IAN pada sejumlah pencapaian terbaik, kita siap untuk melanjutkannya.

Nodi juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh dosen di lingkup Prodi IAN yang telah ikut berpartisipasi dalam suksesi kepemimpinan prodi IAN, sembari mengajak semuanya untuk bekerjasama membangun prodi IAN ke arah yang lebih baik.

“Sebagai ujung tombak kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tentu kita akan melakukan berbagai upaya peningkatan berkelanjutan, diantaranya dengan meningkatkan kolaborasi dosen, penerapan program MBKM dan melanjutkan sejumlah program yang telah dirintis sebelumnya,” pungkas Nodi Marefanda.

Pada kesempatan tersebut, Safrida, M.A.P juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dosen Prodi IAN yang selama ini telah bahu membahu memajukan prodi IAN dalam berbagai program.

“Pada kesempatan ini saya juga undur diri selain dari kaprodi menyusul telah terpilihnya kaprodi yang baru, namun saya juga akan melanjutkan studi doktoral ke pulau jawa, mohon doa dan dukungan bapak ibu semua,” pungkas Safrida (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU |  Tiga dosen Universitas Teuku Umar memenangkan Sayembara Pengembangan Buku Cerita Anak dari Bahasa Daerah ke Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Aceh.

Ketiganya adalah Refanja Rahmatillah, M.App.Ling dari Prodi Agribisnis, Endah Anisa Rahmah, M.Pd dari Prodi Ilmu Kelautan, dan Rismawati, M.Pd dari Prodi Kesehatan Masyarakat. Refanja yang menulis cerita “Papan Penyelamat dari Tsunami” dan Endah yang menulis cerita “Dek Gam dan Bu Kulah” berhasil meraih juara kategori kelompok C dengan hadiah sebesar Rp. 8.000.000,; sedangkan Risma yang menulis cerita “Selpah Besaman” memenangkan sayembara kelompok A dengan hadiah sebesar Rp. 12.000.000,-.

Refanja menuturkan kepada UTU News bahwa setelah melewati rangkaian proses, akhirnya mereka berhasil terpilih bersama sejumlah pemenang lainnya dari perguruan tinggi dan instansi lainnya. “Sayembara ini diumumkan Balai Bahasa Provinsi Aceh pada bulan Februari 2023. Peserta diminta untuk menyusun naskah cerita anak dengan kearifan lokal. Pengumuman pemenang sudah disampaikan pada 16 Mei lalu, namun naskah pemenang harus disunting kembali,” tuturnya.

Murhaban, S.Ag., M.A., Ketua KKLP Penerjemahan Balai Bahasa Provinsi Aceh, selaku ketua panitia sayembara menyampaikan bahwa sayembara ini bertujuan untuk menjaga bahasa daerah serta meningkatkan literasi anak mengenai adat dan budaya yang ada di Provinsi Aceh. Cerita-cerita yang dikirim peserta berasal dari berbagai bahasa daerah, seperti Aceh, Gayo, dan Minang Jame.

Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan apresiasi kepada ketiga dosen yang berhasil meraih juara di sayembara tingkat regional. “Selamat kepada Pak Refanja, Bu Endah dan Bu Risma. Semoga karyanya bermanfaat bagi masyarakat, teristimewa untuk kampus UTU tercinta,”pungkasnya.

Sayembara Pengembangan Buku Cerita Anak dari Bahasa Daerah ke Bahasa Indonesia Tahun 2023 diadakan oleh Balai Bahasa Aceh. Ada 24 naskah yang terpilih dalam sayembara ini, di mana 5 di antaranya diraih dari peserta yang berasal dari Aceh Barat. Penyerahan hadiah dilaksanakan di Universitas Teuku Umar, pada Rabu, 21 Juni 2023. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023 baru saja mengumumkan nama-nama calon mahasiswa baru yang lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Universitas Teuku Umar (UTU) tahun 2023. Untuk UTU sendiri, total calon mahasiswa baru yang diterima berjumlah 1,143 orang.

Itu merupakan hasil SNBT 2023 yang diumumkan pada Senin (20/6/23) pukul 15.00 WIB melalui laman resmi melalui snbt.utu.ac.id.

Bagi para calon mahasiswa yang belum berhasil lulus pada SNBT 2023 dapat mengikuti seleksi SMMPTN Barat 2023 yang pendaftarannya masih berlangsung hingga 27 Juni 2023.

Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah lulus jalur SNBT 2023.

“Selamat atas keberhasilan adik-adik para calon mahasiswa baru UTU yang telah berhasil lulus dan unggul di antara ribuan peminat UTU melalui jalur SNBT. Namun, bagi yang belum lulus, jangan putus semangat. Kesempatan masih terbuka luas,” katanya.

Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus juga harus melakukan pendaftaran ulang, lalu membayar UKT SNBT. Kemudian melengkapi Data Kesehatan dan mencetak Bukti Registrasi.

“Apabila calon mahasiswa tidak melengkapi biodata dan unggah dokumen sampai tanggal yang telah ditentukan maka yang bersangkutan dianggap melepaskan haknya sebagai calon mahasiswa UTU Tahun Akademik 2023/2024,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc menambahkan pada tahun 2023 ini, UTU menyediakan kuota 50 persen untuk jalur SNBT dari total penerimaan mahasiswa baru.

Khusus untuk SMMPTN Barat ataj jalur mandiri, pendaftaran sudah dibuka sejak 8 Mei hingga 27 Juni 2023. Berikutnya jadwal ujian mulai 3 – 14 Juli 2023 dan pengumuman kelulusan pada 18 Juli 2023.

Wakil Rektor juga mengingatkan kepada peserta yang sudah lulus jalur SNBT untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, serta memperhatikan dengan baik tanggal dan syarat kelulusan jalur SNBT.

Informasi lengkap terkait SNBT dapat dilihat pada website resmi UTU: www.snbt.utu.ac.id, akademik.utu.ac.id dan pmb.utu.ac.id (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU  | Perhimpunan Pengelola Laboratorium Pendidikan Indonesia (PPLPI) Universitas Teuku Umar menggelar diskusi & workshop tentang kompetensi pengelola Laboratorium Pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU Pada Rabu-Kamis, 21-22 Juni 2023.

Kegiatan yang mengangkat tema “Optimalisasi kompetensi Pengelola Laboratorium Pendidikan dalam meningkatkan kualitas laboratorium berstandar SNI/ISO/IEC 17025 : 2017,” ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten tentang Kompetensi PLP yaitu Sofyan, S.Si,.M.Si (Ketua Umum PPLPI Pusat) dan Hari Yuliansyah, S.T., M.T (PT. Intertek Utama Sevice).

Suci Sunandar, S.TP selaku ketua panitia pelaksana diskusi & workshop dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan yang diprakasai oleh PPLPI UTU ini diikuti oleh 85 orang peserta baik dari internal UTU maupun PTN lainnya yang ada di Aceh.

Kegiatan Workshop ini dibuka oleh Rektor UTU yang diwakili Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd. Dalam sambutannya Warek menyebutkan bahwa laboratorium merupakan unit penunjang akademik dalam rangka mewujudkan fungsi tri dharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Prof Amir menambahkan, optimalisasi peran dan fungsi laboratorium penting untuk ditingkatkan, mengingat keberadaannya sangat trategis dalam rangka  terciptanya lulusan perguruan tinggi yang unggul baik dalam konteks keilmuan maupun skil keterampilan, sehingga lulusannya bisa berdaya guna pada saat kembali kepada masyarakat.

“pimpinan UTU sangat berkomitmen untuk terus meningkatkan ketersediaan kebutuhan alat dan bahan yang dibutuhkan  di laboratorium, sehingga keberadaan pengelola lab dapat profesional dan berkompeten dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Azwar MPH, selaku Koordinator PPLPI UTU mengatakan kegiatan tersebut di harapkan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pengelola laboratorium baik sains maupun sosial.

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka mewujudkan visi misi Universitas Teuku Umar sebagai kampus sumber Inspirasi dan referensi dalam sektor Agroe and marine industri,” Pungkasnya. (Aduwina Pakeh/Humas UTU).

MEULABOH, UTU – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Teuku Umar melakukan kunjungan ke Desa Paya Peunaga pada Senin, 19 Juni 2023. Kegiatan dengan Tema “Pena Ilmu : Dalam Mewujudkan Cakap Literasi Masyarakat Desa Paya Peunaga” tersebut dilaksanakan setelah pengumuman lolos proposal Pendanaan yang sebelumnya telah diajukan Tim PPK Ormawa KSR-PMI Unit UTU pada 15 Juni 2023.

Kunjungan yang dilakukan guna memberi informasi sekaligus mengkonfirmasi  bahwasanya Tim PPK Ormawa KSR-PMI Unit UTU telah lulus pendanaan dan akan melaksanakan kegiatan di Desa Paya Peunaga selama 4 bulan. Tim disambut hangat oleh Geucik dan Kasi Pemerintahan Gampong Paya Peunaga di kantor desa setempat.

“Kami mengucapkan selamat datang dan berterimakasih kepada adik-adik Mahasiswa yang mau beragi ilmunya kepada masyarakat yang tentunya akan bermanfaat positif untuk dalam pengembangan desa, dan Insyaa Allah dalam waktu dekat akan menfasilitasi tim  bertemu dengan masyarakat untuk mensosialisasikan agenda yang akan dilakukan,” Ungkap, Ikhsan selaku Geuchik Gampong Paya Peunaga.

Pada kesempatan yang sama, Fitriani SKM, M.Kes selaku pembimbing Tim PPK Ormawa KSR-PMI Unit UTU menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan  program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat desa, dengan topik yang dipilih adalah desa/kelurahan cerdas melalui 6 jambo literasi (bahasa, menulis, membaca, internet, komputer dan budaya), sehingga dapat mewujudkan cakap literasi di desa Paya Penaga.

Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa KSR-PMI Unit UTU, Nabila Widyastuti menceritakan kembali bagaimana perjalanan penyusunan proposal sampai di danai oleh Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), yang tentunya didukung penuh oleh Universitas Teuku Umar, pembimbing dan termasuk Geuchik Desa Paya Peunaga yang ikut berkontribusi dalam memberikan data dan menyediakan waktu saat Problem Solving di desa. Disamping itu Nabila menambahkan bahwa Tim mereka akan melaksanakan kegiatan dengan maksimal sesuai dengan agenda program yang telah disusun. (Humas UTU)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MEULABOH, UTU – Universitas Teuku Umar melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU) menyelenggrakan kegiatan Uji Kompetensi Bidang Penyuluhan Perikanan level supervisor. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2023 di Aula Utama Gedung Terintegrasi UTU.

Ketua TUK FPIK UTU, Mahendra, S.Pi., M.Si kepada UTUNews mengatakan bahwa jumlah peserta yang mengikuti Uji Kompetensi tersebut adalah sebanyak 27 orang yang merupakan pegawai dari Dinas Kelautan dan Perikanan se-Provinsi Aceh, yang diuji oleh 3 orang asesor dari TUK FPIK UTU. Ia mendetailkan bahwa, materi uji terbagi dua, yaitu angket/borang terkait kompetensi serta kelengkapan adminstrasi yang berkaitan dengan bidang keahlian.

Dilanjutkannya, bahwa sertifikasi uji kompetensi merupakan suatu keharusan yang harus dimiliki oleh tenaga ahli dalam menilai suatu dan tentu sangat dibutuhkan di dalam dunia kerja. Mahendra juga mengatakan “TUK FPIK UTU terbuka untuk melayani kegiatan Uji Kompetensi bagi civitas akademika UTU maupun masyarakat secara umum”.

“Sertifikat kompetensi merupakan suatu kebutuhan yang harus dimiliki setiap individu sebagai dokumen pendukung dalam menakar suatu keahlian secara formal, dan menjadi nilai lebih bagi individu tersebut dalam dunia kerja,” Pungkasnya.

Sementara itu, salah satu peserta yang mengikuti uji kompetensi tersebut Khairul Aziz yang berasal dari Dinas Kelautan dan perikanan Kota Subulussalam mengatakan bahwa dengan adanya tempat uji kompetensi di UTU sangat membantu para peserta untuk mengikuti sertifikasi keahlian dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat Ia bekerja.

“Saya pribadi mewakili teman-teman sesama penyuluh perikanan merasa sangat terbantu dalam pelaksananan Uji Kompetensi ini karena lokasi uji yang strategis dikawasan barsela, sehingga meminimalisir jarak tempuh, dan juga telah memiliki banyak assessor yang berkompeten,” Ujar Khairul. (Humas UTU)

 

MEULABOH – UTU | Prestasi menggembiraka kembali didapati oleh Universitas Teuku Umar. Diakhir Juni 2023 ini, UTU kembali berhasil meraih pendanaan dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi. Kali ini untuk Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2023.

Sebanyak 8 proposal usaha garapan mahasiswa Universitas Teuku Umar dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha lolos mendapatkan pendanaan. Dengan demikian, UTU menjadi salah satu kampus yang berhasil meraih pendanaan terbanyak dalam program yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek tersebut.

Informasi tersebut diketahui berdasarkan pengumuman oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI yang diumumkan pada tanggal 19 Juni 2023 melalui surat 3127/E2/KM.01.01/2023 tentang Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2023.

Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si memberikan apresiasi positif atas capaian yang diperoleh para mahasiswa Universitas Teuku Umar sampai di tingkat nasional.

“Kita patut bangga dan bersyukur mendapatkan hibah bisnis dari Kemdikbudristek, dimana dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Semoga Universitas Teuku Umar yang mengusung tag line source of inspirations terus melahirkan wirausaha-wirausaha yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional,” ujar Dr. Ishak Hasan

Rektor menambahkan bahwa UTU sangat mendukung dan memberikan ruang seluas-luarnya kegiatan kewirausahaan di lingkungan kampus. Hal ini dibuktikan dengan menyediakan pusat Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) Universitas Teuku Umar yang berfungsi sebagai pusat inkubasi para wirausaha di lingkungan kampus.

Korpus PKM UTU, Yarmliza, SKM., M.Si mengungkapkan, P2MW merupakan program pengembangan usaha melalui bantuan dana dan pembinaan yang digaungkan kepada seluruh mahasiswa yang telah memiliki usaha,” ungkap dosen yang akrab disapa Buk Yar

Ia menambahkan bahwa jumlah proposal yang lulus tahun 2023 ini terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya yang berhasil meluluskan sebanyak 6 proposal P2MW.

Menurut Yarmaliza, besaran bantuan yang disetujui oleh Kemendikbudristek untuk P2MW bermacam-macam, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 16 juta. Dana tersebut akan dialokasikan 80 persen untuk pengembangan usaha mahasiswa dan 20 persen untuk manajemen pengelolaan bantuan,” ungkapnya.

Yarmaliza menyampaikan bahwa dana bantuan tersebut hanya boleh digunakan untuk keperluan usaha, seperti proses produksi dan pengembangan produk, legalitas, perizinan, sertifikasi, dan standarisasi. “Selain itu, dana juga dialokasikan untuk honor pendamping dan pembimbing, honor narasumber, serta biaya manajemen yang relevan,” bebernya.

Sedangkan penggunaan dana yang tidak diperbolehkan di antaranya adalah honor dan konsumsi anggota tim, biaya paket internet, biaya transportasi, dan beberapa hal lainnya yang tidak relevan dengan pengembangan usaha. “Semua persyaratan terkait dana bantuan masing-masing program sudah disampaikan secara lengkap lewat sosialisasi maupun dokumen yang diberikan kepada kami,” paparnya.

Yarmaliza berujar bahwa prestasi yang diraih mahasiswa UTU ini telah melewati rangkaian proses panjang, mulai dari seleksi administrasi, presentasi, hingga tahap interview. Sebelum diupload ke sistem, penyeleksian proposal telah  dilakukan melalui sistem internal. “Artinya, pihak kampus memiliki kuasa penuh untuk memutuskan proposal mana yang akan diajukan untuk program ini,” paparnya.

Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat ini kembali mengatakan bahwa penentuan proposal tersebut dilakukan bersama para praktisi dengan melihat bisnis masing-masing tim. “Kami menitikberatkan kepada tim yang usahanya sudah berjalan dan memiliki customer, jadi tidak hanya sekadar ide,” tegasnya

Sebagai informasi tambahan, P2MW merupakan satu implementasi dari kebijakan Kemendikbudristek dalam rangka meningkatkan keminatan, bakat, kreativitas, dan inovasi mahasiswa dalam bidang wirausaha. Melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek, berkomitmen untuk mendukung penguatan perekonomian Indonesia mewujudkan Indonesia dengan tingkat ekonomi yang kuat dengan mencetak Sumber daya Manusia (SDM) wirausaha melalui program pengembangan usaha di perguruan tinggi. Melalui program P2MW, dapat mendorong dan mencetak mahasiswa untuk menjalankan dan mengembangkan program kewirausahaan mereka

P2MW ini nantinya akan ditutup dan dikemas dalam balutan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Awards. “Untuk itu, kami berharap tahun ini dapat mendominasi juara,” tandasnya optimistis. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).