MEULABOH – UTU | Pelaksanaan event UTU Cup 2023 yang berlangsung dari tanggal 23 Mei s/d 7 Juni 2023 yang bertempat di GOS Aceh Barat, Pasi Pinang, Meulaboh Aceh Barat dan lapangan Volly ball kampus UTU secara resmi ditutup, pada Jum’at (16/6/2023) sore.
Prosesi acara penutupan sekaligus pembagian hadiah kepada pemenang berlangsung di Aula Utama, kampus UTU, Alue Penyareng. Turut hadir dalam acara penutupan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ibrahim, SKM., M.NSc, Wakil Dekan II Fakultas Perikanan dan Kelautan UTU, Sufal Diansyah, M.Si, Presma UTU Wahyu Nurdin, para ketua BEM Lingkup UTU dan sejumlah perwakilan tim peraih juara.
Pimpinan Universitas yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ibrahim secara resmi menutup UTU CUP 2023. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para tim yang telah menang dan mendapatkan mendali dari beberapa cabang olahraga yang telah dilaksanakan dalam ajang UTU Cup 2023.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintahan Mahasiswa UTU selaku panitia pelaksana, para peserta dari berbagai Prodi dan Fakultas lingkup UTU yang telah berpartisipasi di ajang tahunan ini.
Presiden Mahasiswa UTU, Wahyu Nurdin dalam laporannya menyampaikan, UTU CUP 2023 telah sukses dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Ada tiga cabang olahraga yang diperlombakan yaitu Futsal, Volly Ball (putra dan putri) dan tenis meja (putra dan putri). Adapun pelaksanaannya di beberapa venue seperti di GOS Aceh Barat dan lapangan Volly Ball kampus UTU.
“Kegiatan UTU CUP ini merupakan program kerja unggulan dari PEMA, dimana sebelumnya diputuskan dalam raker adalah SCL (Sinergi Champions League),” ucapnya
Wahyu juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan Kampus dan pihak sponsorship yang sudah mendukung pihaknya untuk menyukseskan kegiatan UTU CUP ini, baik itu dukungan materil maupun non materil.
Wahyu menambahkan melalui kegiatan UTU CUP tersebut, pihaknya mengharapkan dapat mengembangkan potensi-potensi mahasiswa dalam bidang olahraga, khususnya olahraga Futsal, volly ball dan tenis meja.
“Jaga semangat untuk kebersamaan dan kekeluargaan sehingga ini bisa membentuk karakter kepemimpinan bangsa, karena mahasiswa adalah tonggak estafet kepemimpinan dari suatu bangsa,” ujar Wahyu

Acara penutupan diakhiri dengan pegumuman para juara dan penyerahan piagam dan piala kepada masing-masing pemenang di setiap cabang olahraga. Selain itu juga dilaksanakan penyerahan piala bergilir UTU Cup tahun 2023 yang jatuh kepada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Adapun piala bergilir tersebut diserahkan wakil Rektor III Ibrahim dan diterima oleh Wakil Dekan II FPIK, Sufal Diansyah, M.Si.
Berikut ini daftar lengkap para pemenang UTU Cup 2023
CABANG FUTSAL
1. Juara 1 futsal: Perikanan
2. Juara 2 futsal: Agroteknologi
3. Juara 3 bersama : Ilmu Administrasi Negara
4. Juara 3 bersama: Teknologi Hasil Pertanian
CABANG VOLLY BALL
1. Juara 1 bersama volley ball putra : FPIK
2. Juara 1 bersama volley ball putra: FT
3. Juara 3 bersama volly bal putra: PEMA
4. Juara 3 bersama volly bal putra: FISIP
1. Juara 1 volley ball putri: Pertanian
2. Juara 2 volley ball putri: FT
3. Juara 3 bersama volly bal Putri: PEMA
4. Juara 3 bersama volly bal putri: FKM
CABANG TENIS MEJA
1. Juara 1 tenis meja putra : STAIN
2. Juara 2 Tenis meja putra : FPIK
3. Juara 3 Tenis meja putra: FT
1. Juara 1 Tenis meja putri: FKM
2. Juara 2 Tenis meja putri: FPIK
3. Juara 3 Tenis meja putri: FISIP
MEULABOH – UTU | Sebanyak 60 orang mahasiswa Universitas Teuku Umar yang merupakan anggota tim Ekspedisi Kampung Bahari telah tiba di Kabupaten Simeulue pada Sabtu (17/6/2023).
Tim ekspedisi tersebut di sambut oleh Plt. Bupati Kabupaten Simeulue, yang diwakili Sekretaris Daerah, Asludin, SE., M.Kes. Adapun program ekspedisi kampung bahari akan berlangsung mulai 16 sampai dengan 25 Juni 2023 di kecamatan Tepah Selatan.
Program yang digagas oleh Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Simeulue dan sejumlah stakeholder lainnya.
Untuk mendukung suksesnya program ekspedisi kampung bahari ini, Pemkab Simeulue menyediakan 2 unit bus dan 1 unit ambulance serta sejumlah fasilitas lainnya, begitu juga dukungan dari Polres Simeulue atas pengamanan bahkan dikawal secara khusus dari pelabuhan sampai ke lokasi kegiatan.

Penyambutan tim ekspedisi berlangsung di Aula Setdakab sambil sarapan pagi bersama dengan tim Ekspedisi Kampung Bahari UTU.
Dalam sambutannya Sekda menyampaikan terima kasih kepada UTU yang telah membuat acara ini di Simeulue, satu besar harapan kami Pemerintah Simeulue agar menjadi momentum pengenalan Pulau Sinabang ini kepada dunia sebagai ajang menarik para wisatawan baik dalam dan luar negeri.
“Kami juga mengharapkan kepada adik adik mahasiswa agar mengekspos spot spot terbaik, dalam bentuk foto, video dan berita tentang Simeulue di media sosial, tentunya yang positif saja, pasti sangat banyak spot cantik dipulau ini yang dikenal pulau penghasilan udang Lobster,” kata Pak Sekda
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah kepala SKPK dan Bpk Kapolres Simeulue. PEMA UTU turut menghadirkan secara khusus dua orang akademisi untuk mendukung program ekspedisi kampung bahari ini.
Yaitu Dr. Mursyidin, MA, Dosen Prodi Sosiologi, FISIP Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, dan Dr. Munandar, M.Sc, dosen pakar bidang Ekologi laut FPIK, Universitas Teuku Umar.
Pada akhir acara pemyambutan ini, Presma UTU, Wahyu Nurdin menyampaikan terima kasih kepada Pemda Simeulue dan semua pihak yang telah membantu kegiatan ini.
“dan terkhusus ucapan terima kasih kepada Bapak Rektor Universitas Teuku Umar beserta jajaran yang telah mendukung sepenuhnya program ekspedisi kampung bahari ini semoga dengan kegiatan ini UTU terus menjadi pusat inspirasi dan referensi dunia,” tutur Presma UTU. (Wardah /Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Tim Ekspedisi Kampung Bahari, Universitas Teuku Umar pada Jum’at (16/6/2023) resmi dilepas oleh Rektor UTU yang diwakili Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTU, Ibrahim, SKM., MNSc. Pelepasan ini dilakukan di aula GKT, Kampus UTU, Alue Penyareng.
Dalam pertemuan tersebut selain dihadiri Wakil Rektor III, juga turut hadir Anggota DPR Aceh, Fuadri, S.Si., M.Si, Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdi Faizin, M.Si, Ketua IKA UTU, Arhamar Ridha, S.Sos, bagian Kemahasiswaan, perwakilan Polres Aceh Barat, perwakilan Kodim 0105/AB, serta seluruh anggota tim ekspedisi kampung bahari.
Adapun kegiatan Ekspedisi Kampung Bahari akan dilaksanakan di Kabupaten Simeulue mulai tanggal 16 hingga 25 Juni 2023. Program ini merupakan program perdana yang dicetuskan oleh Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Ibrahim, MNSc dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ekspedisi ini sangat positif, pihaknya memberikan dukungan penih karena apa yang dilakukan selaras dengan Tridarma Perguruan Tinggi untuk melakukan riset, sebagai upaya pengembangan potensi generasi muda Indonesia.
Diharapkan agar ekspedisi kampung bahari yang dilaksanakan di kabupaten Simeulue ini dapat menjalin hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekitar dan mampu mengharumkan almamater kuning kampus UTU.
“Tentunya dalam melaksanakan kegiatan ini tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan, sehingga seluruh agenda ekspedisi kampung bahari dapat terlaksana sesuai jadwal,” pungkas Warek III.

Kegiatan ini akan berlokasi di kecamatan Teupah Selatan, Simeulu. Dalam kegiatan ini Tim ekspedisi akan melaksanaka sejumlah agenda diantaranya sosialisasi pendidikan dan kesehatan, eksplorasi wisata, cagar budaya, long live with green word serta fieldtrip menjelajahi keindahan pulau Simeulue.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar menyebutkan untuk mendukung suksesnya program ekspedisi kampung bahari ini, sejumlah tokoh turut dihadirkan diantaranya dua sosok politisi Aceh Barat yang kini berkiprah di DPR Aceh, yakni Fuadri, M.Si dan Tarmizi, SP. Selain itu turut mendatangkan dua akademisi yaitu Dr. Mursyidin, MA Dosen Universitas Malikussaleh dan Dr. Munandar, M.Sc Dosen Universitas Teuku Umar.
Kegiatan Ekspedisi Kampung Bahari mengangkat tema “Peran Generasi Muda Dalam Pengembangan Sektor Ekowisata dan Budaya”. Tujuan kegiatan ini untuk melaksanakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kemudian menciptakan ruang dan inovasi baru terhadap pertumbuhan daerah yang memiliki potensi pariwisata dan budaya bahari yang belum tereksplorasi..
Selanjutnya untuk menciptakan ruang edukasi terhadap masyarakat dalam pengembangan pembangunan desa dan mewujudkan generasi yang memiliki kepedulian terhadap sadar pendidikan serta untuk menumbuh kembangkan kesadaran cinta budaya.
“Kemudian, mengeksplorasi daerah yang memiliki sejarah dan budaya serta mengeksplorasi daerah yang memiliki potensi wisata alam baik di laut maupun di darat dan menciptakan kawasan wisata yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Akreditasi program studi merupakan proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen program studi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program Tri Dharma Perguruan Tinggi, guna menentukan kelayakan program studi untuk menyelenggarakan program akademiknya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Lembaga Akreditasi Mandiri Keteknikan (LAM Teknik) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) terhadap Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar, selama dua hari pada tanggal 15-16 Juni 2023 di Kampus UTU, Alue Penyareng, Aceh Barat.
Tim Asesor yang melakukan asesmen yakni, Dr. Ir. Docki Saraswati, M.Eng dari Universitas Trisakti dan Prof. Nilda Tri Putri, S.T., M.T., Ph.D dari Universitas Andalas.
Tim asesor juga disambut oleh Wakil Rektor III Ibrahim, SKM., MNSc, Dekan FT, jajaran pimpinan, dan pihak terkait di ruang rapat senat, Gedung Kuliah Terintegrasi.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng, IPM menyampaikan terima kasih atas kedatangan Asesor, dukungan dari jajaran pimpinan, dan tim akreditasi. Visitasi ini merupakan penjaminan mutu eksternal prodi Teknik Industri guna memperoleh pengakuan standar mutu yang sudah ditetapkan oleh LAM-Teknik.
Prodi Teknik Industri telah mengajukan akreditasi kepada Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM-Teknik) beberapa waktu lalu. Atas usulan itulah LAM-Teknik menindaklanjuti dengan menugaskan asesor untuk melakukan asesmen lapangan.
Sambung Irwansyah, asesmen lapangan ini dilakukan untuk mencocokkan data dan bukti kinerja yang sebelumnya telah dilaporkan dalam Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED). Kegiatan asesmen ini sendiri berlangsung tertib, komunikatif, dan turut dihadiri oleh pimpinan di lingkungan Fakultas Teknik UTU.
Irwansyah mengharapkan prodi tersebut bisa memperoleh akreditasi Sangat Baik bahkan Unggul. “Hal ini bukan mustahil, mengingat UTU berkomitmen terus menerus mengupayakan peningkatan prasarana dan sarana pembelajaran, kualifikasi dosen, tendik maupun laboran sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi,” lanjutnya.
Lebih lanjut Dekan menambahkan, akreditasi program studi ini sangat penting sebagai bukti proses pembelajaran sudah berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi. “Melalui akreditasi akan memberikan akses lebih luas kepada mahasiswa dan alumni nantinya yang mensyaratkan status akreditasi Program Studi,” tutupnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
Tim Asesor LAM Teknik, Dr. Docki Saraswati mengatakan bahwa tim asesor hanya bertugas untuk mencatat dan mengoreksi secara langsung apa yang telah dilaporkan di Laporan Evaluasi Diri (LED).
“Setiap kegiatan yang dilakukan selalu mengacu pada rencana strategi Unit Pengelola Program Studi,” kata Docki Saraswati.
Selain itu para asesor juga menyampaikan akan melakukan asesmen pada Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) yang berisi indikator kinerja yang mencerminkan pemenuhan atau pelampauan standar nasional pendidikan tinggi.
Senada dengan Asesor I, Prof. Nilda Tri Putri, selaku Asesor II, berharap agar asesmen lapangan dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan.
“Kedatangan kami ke sini adalah silaturahmi dan menjalankan tugas dari LAM-Teknik. Jadi, dibawa santai saja jangan terlalu tegang agar semuanya bisa lancar, tentu saja dari pihak FT UTU diharapkan dapat bekerja sama dengan baik terutama dalam menyiapkan dokumen pendukung yang sudah dituliskan, sehingga hasilnya bisa sesuai yang diharapkan,” ucap Prof. Nilda.
Turut hadir pada kegiatan Assesmen lapangan ini Wakil Dekan 1 dan Wakil Dekan II Fakultas Teknik, Ir. Maidi Saputra, S.T., M.T dan Ir. Inseun Yuri Salena, B.Sc., M.Sc, Ketua Prodi Teknik Industri, Kabiro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si, Plt. Kabiro AKPK, Muhammad Idris, M.Pd, Ketua SPI, Dara Angreka Soufyan, S.P., M.Si, Ketua Badan Jaminan Mutu SPMI Triyanto, M.A, Korpus KKN Teungku Nih Farisni, M.Kes, para kepala UPT lingkup UTU, SPMF, tim penjaminan mutu jurusan, tenaga kependidikan dan lain-lain. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Universitas Teuku Umar, Darmaji mengikuti pelatihan pertolongan pertama tingkat menengah atau intermediate level yang diselenggarakan oleh UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Makasar.
Kegiatan yang mengusung tema “membekali diri dalam peningkatan kapasitas relawan untuk mengabdi tanpa batas demi kemanusiaan” tersebut berlangsung selama 7 hari terhitung mulai pada 29 Mei hingga 04 Juni 2023 yang bertempat di Hotel La Macca, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan KSR PMI se-Indonesia, diantara berasal dari Aceh, Riau, Mataram, Sulawesi dan juga Dari Makassar tentunya.
Darmaji merasa sangat bersyukur bisa menjadi salah satu peserta dari pelatihan ini, karena pelatih yang diturunkan oleh PMI pusat merupakan pelatih yang sangat luar biasa, diantaranya Heri Suarsono yang merupakan Koordinator pelatih sekaligus penulis materi yang dijadikan sebagai kurikulum pertolongan pertama PMI.
“Suatu kebanggan bagi saya bisa dibimbing dan dilatih langsung oleh pelatih pertolongan pertama yang langsung diturunkan oleh PMI Pusat dan sangat luar biasa baik dari segi ilmu dan pengalaman serta materi yang diberikan merupakan materi-materi terupdate,” ujarnya.

Pertolongan pertama di PMI kata dia, memiliki lima tingkatan, yaitu tingkatan dasar, tingkatan menengah (intermediate level), tingkatan advace atau mahir, tingkat kru ambulance dan yang terakhir tingkat TOT (Training of Trainer) sehingga materi pertolongan pertama merupakan materi yang kaya akan ilmu.
“Ilmu yang paling berkesan bagi saya ialah CPR atau BHD-RJP (Bantuan Hidup Dasar dan Resusitasi Jantung Paru) karena ilmu ini berisi tentang penanganan terhadap korban yang mengalami henti napas atau henti jantung yang ketika kita bisa menyelamatkan korban,” bebernya.
“Seperti ini artinya kita telah menyelamatkan satu nyawa yang dimana golden time untuk menyelamatkan korban henti napas henti jantung ialah 5 menit pertama akan mengalami mati biologis dan 5 menit selanjutnya akan mengalami mati klinis, dan ketika tidak segera diberikan bantuan pertolongan pertama dengan BHD-RJP maka melayanglah nyawa dari korban tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan perbedaan yang terdapat pada pelatihan dasar dan pelatihan menengah pertolongan pertama yaitu terletak pada materi, praktikum dan metode pembelajaran yang sudah berada pada level up.
“Perbedaan mendasar pada pelatihan pertama dan pelatihan menengah terdapat pada ilmu dan praktikumnya yang lebih mendalam lagi juga metode pembelajaran yang diterapkan ialah dalam 7 hari mulai dari jam 07 pagi hingga jam 11 malam,” paparnya.
Sementara itu Koordinator Pelatih Heri Suarsono berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu menanamkan tujuan awal dibentuknya PMI oleh Henry Dunant, yaitu memberikan pertolongan pertama kepada setiap korban tanpa membeda-bedakan. Juga berpesan untuk senantiasa menjaga komunikasi dengan palang merah kota ataupun pusat perihal update-an materi.
“Jadi sekiranya materi pertolongan pertama perlu menjadi basic skill dari setiap relawan palang merah, karena filosofi dari palang merah ialah sebagaimana yang dilakukan oleh Bapak Henry Dunant ketika melakukan pertolongan pertama pada korban perang Austria dan Swiss serta tetap jalin dan jaga komunikasi baik itu dengan palang merah Kota Makassar maupun Pusat untuk mendapatkan update-an materi terbaru yang bertujuan untuk pengembangan sumber daya masyarakat yang ada di unit masing-masing,” tutupnya. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) kembali berhasil menorehkan prestasi membanggakan, kali ini khabar membahagiakan ini datang dari keberhasilan mahasiswa UTU memperoleh Pendanaan atas keberhasilan meluluslan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 bidang tahun 2023.
Hal ini diketahui berdasarkan pengumuman oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diumumkan pada tanggal 15 Juni 2023 melalui surat bernomor 2383/E2/DT.01.00/2023 tentang pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 bidang tahun 2023.
Yang membanggakan, Universitas Teuku Umar berhasil menjadi PTN terbaik kedua di Aceh dalam hal jumlah proposal mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dan didanai Dikti yaitu sebanyak 19 proposal. Jumlah ini meningkat tajam dari tahun 2022 lalu yang hanya lolos 7 proposal.
Adapun rinciannya adalah, posisi pertama diraih oleh Universitas Syiah Kuala dengan jumlah PKM yang didanai adalah (49 Proposal), selanjutnya UTU (19 Proposal), posisi ketiga diraih oleh Universitas Malikussaleh (6 Proposal), dan Universitas Samudra (2 Proposal).
Sementara untuk kategori PTS di Aceh, perguruan tinggi dengan jumlah proposal terbanyak yang lulus adalah Universitas Al-Muslim (4 Proposal), Universitas Jabal Gafur dan Universitas Ubudiyah Indonesia masing-masing 2 Proposal, kemudian masing-masing berhasil meloloskan 1 proposal yaitu STIAPEN Nagan Raya, STIKES Muhammadiyah Aceh, STIKES Medika Seramoe Barat dan Universitas Abulyatama.
Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang proposalnya berhasil lolos pendanaan PKM 8 bidang Tahun 2022.
”Alhamdulillah 19 Proposal PKM Mahasiswa berhasil lolos dan didanai. UTU meraih peringkat ke-2 terbanyak di Provinsi Aceh dalam hal memenangkan persaingan pendanaan PKM setelah Universitas Syiah Kuala,” jelasnya.
PKM merupakan program tahunan yang dilakukan oleh Dirjen Belmawa Kemendikbud RI, hasil dari proposal PKM yang berhasil lulos pendanaan ini nantinya akan direview kembali untuk megikuti PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) 2023.
“Untuk itu saya himbau kepada mahasiswa yang judul proposalnya berhasil lulus pendanaan agar mempersiapkan dengan baik penelitian PKMnya agar proposalnya dapat lulus review ke tahap selanjutnya yakni masuk ke ajang nasional PIMNAS 2023,”. Ujar Dr. Ishak Hasan
Lanjutnya, bahwa Kreativitas adalah kata kunci dalam memenangkan persaingan masa sekarang dan masa depan. Karena itu UTU terus menggerakkan mahasiswa untuk berkreasi dan salah satunya adalah dengan mendorong mahasiswa UTU untuk memenangkan Pendanaan PKM yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek RI.
Sementara itu Korpus PKM UTU, Yarmaliza, SKM., M.Si mengatakan bahwa dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berorientasi masa depan merupakan salah satu tujuan dari sebuah perguruan tinggi.
Untuk itu UTU terus melakukan pengembangan di bawah koordinantor pusat PKM UTU untuk menghasilkan karya-karya mahasiswa yang berdaya saing tinggi di kancah nasional. “Kemendikbud Ristek telah memfasilitasi pendanaan proposal PKM dan Alhamdulillah UTU dapat meraih pendanaan sebanyak 19 proposal,” ungkapnya.
Selain itu lanjutnya, atas keberhasilan 19 proposal PKM tersebut, mahasiswa UTU berhasil membawa pulang sebanyak Rp. 138.550.000. “Prestasi ini patut kita syukuri dan sembari berharap kedepan dapat terus kita tingkatkan,” pungkasnya.
PKM merupakan penerus dari Program Karya Alternatif Mahasiswa yang dibentuk pada tahun 1997, yang lalu berganti menjadi Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2001 demi memperluas cakupan dan mengurangi batasan bagi mahasiswa dalam berkreasi.
Finalis dari masing-masing PKM akan dilombakan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa yang terjadwal secara akademik oleh perguruan tinggi dalam meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kesepakatan pimpinan perguruan tinggi yang disetujui oleh Dirjen Dikti. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Kabar baik untuk Universitas Teuku Umar datang menjelang pertengahan tahun 2023. Sembilan organisasi mahasiswa lingkup UTU berhasil meraih pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI TA 2023.
PPK Ormawa merupakan salah satu implementasi dari kebijakan Kemendikbudristek sebab mahasiswa dapat berlatih menjadi pemimpin transformasional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. PPK Ormawa diikuti oleh organisasi mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Pergutuan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia.
Adapun ke 9 tim dan dosen pembimbingnya tersebut adalah
• Cut Linda Nazari dkk, dari BEM Fakultas Pertanian, Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dengan topik sub proposal “smart farming” dengan Dosen pembimbing Dedy Darmansyah, M.Si.
• Ladani dkk, dari HIMA KESMAS, Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM dengan topik sub proposal “Desa Sehat” dengan Dosen pembimbing Yarmalia, SKM., M.Si.
• Ulvisa dkk, dari HMTS, Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik dengan topik sub proposal “Kampung Iklim” dengan Dosen pembimbing Ir. Cut Suciatina Silvia, S.T.,M.T.
• Fahmi Azi Sitorus dkk, dari HIMA Perikanan, Prodi Perikanan, FPIK dengan topik sub proposal “Desa/Kelurahan Wirausaha” dengan Dosen pembimbing Muhammad Agam Thahir, S.Pi., M.Si.
• Syahrul Ramadhan dkk, dari BEM FPIK, Prodi Ilmu Kelautan dengan topik sub proposal “Desa/Kelurahan Wirausaha” dengan Dosen pembimbing Dr. Muhammad Rizal, S.Pi., M.Si.
• Cut Salsabila dkk, dari HIMASEP, Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dengan topik sub proposal “Desa/Kelurahan Wirausaha” dengan Dosen pembimbing Maulidil Fajri S.P., M.Si
• Cut Adja Febriya dkk, dari DPM, Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dengan topik sub proposal “Desa/Kelurahan Wirausaha” dengan Dosen pembimbing Teuku Alhaillah, S.P. M.Si
• Zunaida Mirdad dkk, dari HIMADISTRA, Prodi Ilmu Administrasi Negara, FISIP dengan topik sub proposal “Desa Wisata” dengan Dosen pembimbing Safrida, S.Sos., M.A.P. dan
• Nabila Widiyastuti dkk, dari KSR PMI UTU, Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM dengan topik sub proposal “Desa/Kelurahan Cerdas” dengan Dosen pembimbing Fitriani, SKM., M.Kes.
Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Teuku Umar, Ibrahim, SKM., MNSc mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada tim PPK Ormawa yang berhasil lolos pendanaan.
Pimpinan selalu mendukung perjuangan mahasiswa, dan semoga seluruh tim PPK Ormawa UTU yang berhasil meraih pendanaan untuk lolos ke ajang Abdidaya 2023 kedepan. “Agar hal itu tercapai, seluruh tim PPK Ormawa yang berhasil lolos harus segera mengatur strategi dengan dosen pembimbing sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik.” Harap Ibrahim
Sekali lagi kami pimpinan mengucapkan selamat kepada mahasiswa dan dosen pembimbing yang proposal PPK Ormawa nya berhasil lolos seleksi dan meraih pendanaan. Dan bagi mahasiswa yang judulnya belum lolos pendanaan jangan berkecil hati karena kalian secara tidak langsung telah memperoleh suatu kebanggaan yang luar biasa karena telah ambil bagian dalam perjuangan tim sehingga lolos seleksi internal dan berhasil submit ke sistem program PPK Ormawa.
“Jangan berkecil hati, terus hasilkan karya dan inovasi sehingga tahun depan proposal untuk organisasinya yang dibuat dapat lolos pendanaan. Dan bagi mahasiswa yang lain jadikan prestasi kawan kalian ini menjadi dorongan atau motivasi untuk terus berkarya tidak hanya di PPK Ormawa tapi juga di prestasi yang lain baik lokal, nasional dan internasional,” ujar Wakil Rektor III saat dikonfirmasi tim Humas UTU. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar ( UTU) Meulaboh, Aceh Barat kembali mendapatkan prestasi yang membanggakan, setelah secara beruntun berhasil memenangkan sejumlah kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek.
Kali ini UTU berhasil mempersembahkan prestasi dalam hal PTN dengan jumlah terbanyak secara nasional meraih pendanaan dalam Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Tahun 2023.
UTU berhasil meluluskan 9 Proposal Organisasi Mahasiswa meraih pendanaan diktiristek. Dengan jumlah demikian menempatkan Universitas Teuku Umar berada di urutan 5 besar Nasional bersama Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Diperingkat pertama ada IPB University dan Universitas Negeri Yogyakarta dengan jumlah proposal sebanyak 13 subprpoposal. Diperingkat kedua ada Universitas Diponegoro dan Universitas Tidar dengan masing-masing 12 Sub Proposal. Diperingkat ketiga adalah 5 Universitas dengan masing-masing meraih 11 sub proposal yaitu, Universitas Jember, Universitad Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Sebelas Maret.
Berikutnya diperingkat keempat ada 4 Universitas dengan jumlah subproposal masing-masing adalah 10 judul yaitu Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Dian Nuswantoro.
Informasi tersebut diketahui berdasarkan pengumuman oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diumumkan pada tanggal 14 Juni 2023 melalui surat 2379/E2/DT.01.01/2023 tentang penerima bantuan PPK Ormawa 2023.
Untuk wilayah regional Sumatera, menempatkan Universitas Teuku Umar sebagai Perguruan Tinggi dengan jumlah kelulusan proposal terbanyak berbanding perguruan tinggi lainnya baik PTN maupun PTS.
Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si kepada Humas UTU Kamis (15/6/2023) menyampaikan apresiasi seraya mengucapkan selamat kepada mahasiswa dan dosen pembimbing dari tim Ormawa UTU yang proposalnya berhasil lolos seleksi ditingkat Nasional dan berhasil mendapatkan pendanaan tahun 2023.
”Alhamdulillah 9 Proposal PPK Ormawa UTU berhasil lolos seleksi akhir dan mendapatkan bantuan pendanaan dari kementerian. Ini patut kita syukuri,” Kata Dr. Ishak Hasan
Dr. Ishak Hasan mengharapkan kepada para dosen dan mahasiswa UTU untuk menjaga momentum tersebut. “Prestasi ini patut kita banggakan, dan sembari berharap untuk terus dapat ditingkatkan untuk masa yang akan datang,” Harap Dr. Ishak Hasan
“Alhamdulillah, dengan jumlah mahasiswa yang hanya 7.899 dan 432 orang dosen, UTU berhasil meluluskan 9 proposal PPK Ormawa, apalagi usia Universitas Teuku Umar yang masih seumur jagung jika dibandingkan dengan Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia,” Sebut Dr. Ishak Hasan dengan bangga.
Sebagai informasi, PPK Ormawa merupakan salah satu implementasi dari kebijakan Kemendikbudristek sebab mahasiswa dapat berlatih menjadi pemimpin transformasional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Program penguatan kapasitas Ormawa melalui serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diajukan oleh PT merupakan kumpulan dari berbagai gagasan/ide/usulan kegiatan dari satu atau lebih Ormawa.
Gagasan/usulan kegiatan merupakan bentuk pengabdian atau pemberdayaan masyarakat yang disusun oleh Organisasi Kemahasiswaan resmi yang ada di perguruan tinggi, yang dapat diimplementasikan dalam berbagai program sesuai dengan topik yang dipilih. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) kembali meraih prestasi membanggakan dipertengahan tahun 2023, Jika beberapa hari lalu prestasi di raih oleh dosen UTU dengan jumlah proposal pendanaan hibah penelitian dan pengabdian terbanyak ketiga Nasional kategori PTN Satker dari Kemendikbudristek.
Kali ini prestasi diraih oleh organisasi mahasiswa (ORMAWA) lingkup UTU yang berhasil lolos seleksi dan meraih pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2023.
Sejumlah 9 proposal organisasi mahasiswa lingkup UTU berhasil lolos seleksi dan berhak mendapatkan support dana dari Kemendikbudristek. Hal ini diketahui berdasarkan pengumuman oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diumumkan pada tanggal 14 Juni 2023 melalui surat 2379/E2/DT.01.01/2022 tentang penerima bantuan PPK Ormawa 2023
Prestasi ini menanjak tajam jika dibandingkan tahun 2022 lalu yang berhasil meloloskan 5 proposal PPK Ormawa.
Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si kepada Humas UTU Kamis (15/6/2023) menyampaikan apresiasi seraya mengucapkan selamat kepada mahasiswa atau tim Ormawa UTU yang proposalnya berhasil lolos seleksi ditingkat Nasional dan berhasil mendapatkan pendanaan tahun 2023.
”Alhamdulillah 9 Proposal PPK Ormawa UTU berhasil lolos seleksi akhir dan mendapatkan bantuan pendanaan dari kementerian. Ini patut kita syukuri,” Kata Dr. Ishak Hasan
Yang membanggakan, Universitas Teuku Umar berhasil menjadi salah satu PTN terbaik di Indonesia dengan meloloskan 9 proposal.
Yang membanggakan, Universitas Teuku Umar berhasil menjadi PTN terbaik di Indonesia atau berada diperingkat 5 besar Nasional dengan meloloskan 9 proposal. Sementara ditingkat regional Sumatera, UTU menjadi kampus yang terbanyak meloloskan proposal PPK Ormawa.
Dr. Ishak Hasan mengharapkan kepada para dosen dan mahasiswa UTU untuk menjaga momentum tersebut. “Prestasi ini patut kita banggakan, dan sembari berharap untuk terus dapat ditingkatkan untuk masa yang akan datang,” Harap Dr. Ishak Hasan
“Alhamdulillah, dengan jumlah mahasiswa yang hanya 7.899 dan 432 orang dosen, UTU berhasil meluluskan 9 proposal PPK Ormawa, apalagi usia Universitas Teuku Umar yang masih seumur jagung jika dibandingkan dengan Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia,” Sebut Dr. Ishak Hasan dengan bangga.
Sementara Korpus Pengembangan Kreativitas Mahasiswa (PKM) UTU, Yarmaliza, SKM., M.Kes mengungkapkan rasa bangganya kepada mahasiswa UTU. “Alhamdulillah, senang dan ga nyangka. Tahun ini jumlah proposal yang lulus meningkat tajam dari tahun lalu. Semoga seluruh tim dapat merealisasikan program kerjanya dengan baik serta dapat membanggakan almamater UTU,” tutur Yarmaliza
Sebagai informasi, PPK Ormawa merupakan salah satu implementasi dari kebijakan Kemendikbudristek sebab mahasiswa dapat berlatih menjadi pemimpin transformasional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Program penguatan kapasitas Ormawa melalui serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diajukan oleh PT merupakan kumpulan dari berbagai gagasan/ide/usulan kegiatan dari satu atau lebih Ormawa.
Gagasan/usulan kegiatan merupakan bentuk pengabdian atau pemberdayaan masyarakat yang disusun oleh Organisasi Kemahasiswaan resmi yang ada di perguruan tinggi, yang dapat diimplementasikan dalam berbagai program sesuai dengan topik yang dipilih. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Fahmi Hidayat, mahasiswa Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dilantik dan dikukuhkan sebagai Komandan Satuan Resimen Mahasiswa 112/Johan Pahlawan Universitas Teuku Umar Periode 2023 – 2024.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Wakil Rektor III UTU, Ibrahim, SKM., MNSc yang berlangsung secara khidmat di pelataran Gedung Rektorat Universitas Teuku Umar, Kampus UTU, Alue Peunyareng, Kamis (15/6/2023).
Fahmi, mahasiswa asal Kabupaten Simeulue, Aceh ini sebelumnya terpilih secara aklamasi pada Rapat Komando Satuan Resimen Mahasiswa 112/Johan Pahlawan Universitas Teuku Umar pada Sabtu, 20/5/2023 lalu. Ia adalah Abiturien Diksarmil Menwa Mahadasa, Dodik Bela Negara, Rindam Iskandar Muda tahun 2022.
Turut berhadir dalam kegiatan tersebut para staf Kemahasiswaan Universitas Teuku Umar, Para Ketua BEM, Ketua HMJ dan Ketua UKM Se – Universitas Teuku Umar.
Ibrahim dalam amanatnya memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Komandan yang telah resmi memegang tongkat komando. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Khairomy, Dansatgas pelantikan dan seluruh Satgas yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini sehingga berjalan dengan sangat baik.

Kepada seluruh Wira Sat Menwa 112/JP – UTU Warek III mengajak agar terus menyebarkan kebaikan, menjadi tauladan kepada mahasiswa Universitas Teuku Umar baik dalam akademisi maupun Bela Negara.
“semoga kepengurusan yang baru, dapat membawa semakin banyak perubahan, penggerak kebaikan sebagai wujud dari visi misi dan program yang dicita – citakan oleh UKM Menwa UTU ini. Semoga amanah, dan tetap solid” pungkas Warek III.
Sementara itu Pembina Sat Menwa 112/JP – UTU, Dr. Akmal Saputra, S.Sos.I., MA yang bertindak sebagai saksi sumpah jabatan berharap dengan adanya regenerasi kepemimpinan ini dapat membawa perubahan menuju Menwa UTU yang berkemajuan,
“Kita semua berharap pemimpin yang baru saja dilantik dapat memenuhi serta menjalankan sumpah jabatan yang barusan diikrarkan, dan tetap berpegang teguh kepada Panca Dharma Satya sebagai Sumpah Resimen Mahasiswa. Kami akan selalu mensupport Menwa UTU agar terus berkarya dan memberikan karya nyata dimulai dari lingkup Kampus UTU tercinta kita” jelasnya. (Humas UTU).









