MEULABOH, UTU – Himpunan Mahasiswa Ilmu kelautan (HMIK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) Periode 2022-2023 melaksanakan kegiatan Musyawarah Besar (MUBES) ke-V yang dilaksanakan pada tanggal 9–12 Juni 2023 di Aula Gedung Fakultas Ekonomi Lama lantai dua.

Dalam MUBES tersebut, terpilih sdr. Muhammad Fikran sebagai Ketua Umum dan Ziyah Nasywa sebagai Wakil Ketua Umum HMIK FPIK UTU Periode 2023-2024 melalui sidang yang dipimpin oleh Rinaldi dan Alfiadi selaku demosioner HMIK FPIK UTU periode 2022-2023.

Pimpinan Sidang Mubes HMIK FPIK, Rinaldi mengatakan acara tersebut bertujuan untuk membahas AD/ART kepengurusan HMIK FPIK UTU periode selanjutnya serta membentuk dan melanjutkan kepengurusan baru HMIK melalui penyerahan jabatan dari kepengurusan sebelumnya ke kepengurusan yang baru.

Ia menambahkan bahwa Musyawarah Besar (MUBES) dan Serah Terima Jabatan memiliki tujuan yang ingin dicapai meliputi  setiap pengurus HMIK mampu berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di HMIK agar jalinan seluruh mahasiswa/i ilmu kelautan terus terjalin dengan hasil yang maksimal Dan pengurus harus mampu untuk memahami AD/ART organisasi.

Sementara itu, Ketua Umum HMIK FPIK terpilih, Muhammad Fikran menyampaikan harapannya semoga kepengurusan HMIK FPIK UTU kedepannya dapat bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan memberikan yang terbaik untuk mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan.

“Sesuai dengan harapan kita bersama, tanpa melupakan kewajiban kita sebagai mahasiswa memiliki tanggung jawab penuh dalam organisasi himpunan untuk merealisasikan kekeluargaan agar mempererat persaudaraan antara mahasiswa ilmu kelautan, menjadikan kaderisasi organisasi HMIK FPIK UTU Yang konsisten, berintegrasi dan bertanggung jawab serta mengevaluasi kekurangan-kekurangan dalam kepengurusan sebelumnya  untuk mengembangkan HMIK FPIK UTU lebih baik lagi,” Ungkapnya.

Ia juga berharap melalui wadah HMIK FPIK ini dapat menjadikan himpunan mahasiswa Ilmu Kelautan sebagai himpunan yang benar – benar mendengar dan merealisasikan aspirasi mahasiswa ilmu kelautan FPIK UTU.

 

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menerima salinan Surat Keputusan (SK) tentang izin pembukaan Program Studi (Prodi) Magister (S2), kali ini untuk prodi Ilmu Pertanian.

SK itu dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) dengan Nomor 4045/E1/HK.03.00/2023 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Pertanian Program Magister pada Universitas Teuku Umar.

Salinan keputusan tersebut diserahkan oleh Drs M Najib, MPd selaku Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh kepada Rektor UTU, Drs Dr Ishak Hasan, M.Si yang diwakili Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc

Proses serah terima Sk tersebut dilakukan pada Selasa (13/6/203), di Gedung LLDikti XIII, Jalan Alue Naga, Desa Tibang, Syiah Kuala, Banda Aceh.

Drs M Najib, M.Pd mengatakan, dengan diberikannya izin pembukaan Prodi S2 Ilmu Pertanian untuk UTU, maka Perguruan Tinggi Negeri (PTN) itu berhak menerima mahasiswa baru mulai tahun ajaran 2023/2024.

“Pemberian SK pembukaan Prodi S2 Ilmu Pertanian itu merespon usulan Rektor UTU, seiring banyaknya peminat pada prodi tersebut yang juga sebagai core product UTU sebagai sumber referensi dalam bidang agro and marine industri,” kata M Najib.

Dengan adanya SK izin pembukaan S2 Ilmu Pertanian ini, M Najib berharap agar Universitas Teuku Umar dapat mempersiapkan diri dengan matang sehingga penerimaan mahasiswa baru angkatan perdana dapat dilangsungkan dengan lancar.

“Kita yakini Universitas Teuku Umar ini mampu berkontribusi menghasilkan lulusan S2 Ilmu Pertanian yang berkompetensi sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Warek I, Dr. M. Aman Yaman berterima kasih kepada semua pihak, khususnya Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) dan LLDIKTI Aceh atas bantuan dan dukungannya sehingga UTU untuk kini memiliki program magister untuk 2 prodi yaitu Ilmu Perikanan dan Ilmu Pertanian.

“Saya sangat terharu dan berbahagia hari ini. Sebab, UTU sudah memiliki Program Studi S2 yaitu Ilmu Perikanan dan Ilmu Pertanian,” ungkap Wakil Rektor.

“Alhamdulillah, kedua prodi magister ini sudah mulai dapat menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2023/2024,” jelasnya.

Dengan pembukaan Magister Ilmu Pertanian ini, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan pendidikan yang maksimal bagi masyarakat.

“Pengembangan prodi ini nantinya berfokus pada pengkajian dan pengembangan teknologi produksi tanaman, proteksi tanaman serta bioteknologi dan konservasi tanaman guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya

Semoga dengan dibuka program Magister ini bisa memperluas koneksi UTU sehingga Visi UTU sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi dapat segera terwujud.

Lanjutnya, keunggulan S2 Ilmu Pertanian di Universitas Teuku Umar adalah fokus pada pengembangan manajemen produksi, advance technology dan industri pertanian terintegrasi dengan agro-marine industry terkait pengembangan ekonomi masyarakat.

Warek 1 juga mengatakan, khabar bahagia ini melengkapi khabar bahagia sebelumnya, dimana pada awal Mei 2023 lalu UTU juga menerima izin Pembukaan Program Studi Ilmu Perikanan Program Magister. “Dengan demikian, saat ini UTU telah memiliki 2 program studi Magister (S2), sehingga dapat memacu perkembangan Universitas Teuku Umar sebagaimana cita-cita para pendiri UTU terdahulu,”. Pungkasnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Rektor Universitas Teuku Umar yang diwakili oleh Wakil Rektor II UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd  menghadiri Dies Natalis Ke-54 Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Senin (12/6/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut dihadiri Pj. Gubernur Aceh diwakili Sekda Aceh, Wakapolda Aceh, unsur Forkopimda Aceh, Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Pj. Bupati Aceh Utara, dan Pj bupati Se Aceh, dan tamu undangan lainnya. Dies Natalis itu diikuti para mahasiswa, akademisi, ulama, unsur pemerintahan, dan LSM.

Prof Nyak Amir kepada Humas UTU mengatakan kita  perlu menjaga hubungan baik diantara sesama Perguruan Tinggi  di Aceh, saling mendukung untuk memajukan pendidikan tinggi di Aceh.

Apalagi lanjutnya, UTU pada November 2023 mendatang juga akan melaksanakan Dies Natalis ke-17 perlu jua kita mempersiapkannya dengan baik, sehingga dapat memacukan semangat Percepatan UTU menjadi PTN Badan Layanan Umum (BLU).

Dalam perayaan Dies Natalis ke-54, Unimal menghadirkan Menko Polhukam RI Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, SH yang menyampaikan orasi ilmiah di Gedung ACC Unimal, Uteunkot, Lhokseumawe.

Prof Nyak Amir menjelaskan, dalam orasi ilmiahnya, Prof. Mahfud MD menyampaikan Indonesia sedang dilanda penyakit yang sangat berbahaya, yaitu korupsi. “Kadang kala orang mengatakan, ‘Kenapa Pak Menko Polhukam selalu bicara di Indonesia banyak korupsi, kok diam saja’. Yang saya katakan ini justru tidak diam,” ujarnya.

“Berapa jumlah koruptor kita? Ini catatan dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), bahwa 87 persen koruptor di Indonesia itu adalah lulusan perguruan tinggi. Wah, kalau begitu perguruan tinggi ‘mencetak’ koruptor? Padahal, ini 87 persen dari koruptor. Lalu, berapa jumlah koruptor di Indonesia, yaitu 1.200 orang. Jadi, banyak kejahatan jumlah koruptornya 1.200, dan 87 persen itu artinya 1.044 orang koruptor itu adalah sarjana,” ungkap Mahfud MD.

Mahfud melanjutkan, apakah perguruan tinggi gagal mencetak sarjana yang nasionalis? “Tentunya tidak. Karena jumlah lulusan perguruan tinggi sebanyak 17,6 juta lebih. Yang koruptor hanya 1.044 orang. Artinya apa, perguruan tinggi ini pada umumnya sudah berhasil mencetak kader bangsa dan membangun peradaban di Indonesia, sehingga negara ini menjadi maju. Ilmu pengetahuan dan teknologinya berkembang, sistem ketatapemerintahannya berjalan bagus, dan perekonomiannya,” ujar dia.

“Biasanya orang mengukur peradaban dari situ. Dan, Indonesia perlu di lihat dari segi ini bahwa sudah maju, karena kita memiliki perguruan tinggi. Mengapa kita memiliki perguruan tinggi, karena kita merdeka dan berdaulat untuk membangun negeri sendiri,” ucap Mahfud.

Prof Mahfud berharap agar kita semua bisa menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan tujuan konstitusi. “Apa tujuan konstitusi itu, yaitu menjaga keutuhan NKRI, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan atau menjamin perdamaian. Itu juga sisi-sisi lain dari peradaban manusia dan negara yang maju,” tutur Menko Polhukam. (Humas UTU)

MEULABOHUTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si melantik para wakil dekan di lingkungan kampus UTU. Prosesi pelantikan, pengambilan sumpat jabatan dan penandatangan pakta integitas berlangsung di Aula Utama, lantai II Kampus UTU, Alue Penyareng, Senin (12/6/2023).

Selain Wakil Dekan, juga dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan untuk koordinator program studi magister dan sejumlah ketua jurusan yang baru terpilih.

Adapun para Wakil Dekan yang dilantik adalah:
Dr. Irvan Subandar, S.P., M.P sebagai Wakil I dan Dedy Darmansyah, S.P., M.Si sebagai Wakil Dekan II Fakultas Pertanian; Safrizal, S.K.M., M.Kes dan Teungku Nih Farisni, S.K.M., M.Kes sebagai Wakil Dekan I dan II Fakultas Kesehatan Masyarakat; dan Dr. Muhammad Rizal, S.Pi., M.Si dan Sufal Diansyah, M.Si sebagai Wakil Dekan I dan II Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Berikutnya Zainal Putra, S.E.,M.M dan Ika Rahmadani, S.E., M.Si sebagai Wakil Dekan I dan II Fakultas Ekonomi; selanjutnya Dr. Afrizal Tjoetra, M.Si dan Phoenna Ath-Thariq, S.H., L.L.M sebagai Wakil Dekan I dan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Ir. Maidi Saputra, S.T., M.T dan Ir. Inseun Yuri Salena, B.Sc., M.Sc sebagai Wakil Dekan I dan II Fakultas Teknik.

Pejabat lainnya yang dilantik adalah Dr. Munandar, S.Kel., M.Sc sebagai Koordinator Program Studi Magister Ilmu Perikanan dan Heriansyah, S.Pi., M.Si sebagai Kaprodi Sumber Daya Akuatik dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan; sementara itu dari Fakultas Pertanian ada Teuku Athaillah, M.Si sebagai Ketua Prodi Agribisnis dan Iwandikasyah Putra, S.P., M.P sebagai Ketua Prodi Agroteknologi. Sementara 2 pejabat lainnya adalah Dr. Akmal Saputra, S.Sos.I., M.A sebagai ketua Prodi Sosiologi FISIP dan Maiza Duana, S.K.M., M.Kes sebagai Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat, FKM.

Dalam amanatnya, Rektor Dr. Ishak Hasan menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada pejabat yang telah mengabdi pada periode sebelumnya, atas dedikasi dan pengabdian pada lembaga Universitas Teuku Umar periode 2019-2023.

“Kami memberikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada para pejabat yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dan penuh dedikasi serta telah melaksakan tugas pada posisinya masing-masing” ucapnya.

Selanjutnya Dr. Ishak Hasan meminta pada para pejabat yang sudah dilantik agar bisa langsung kerja cepat dalam mewujudkan visi UTU sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi dalam bidang agro and marine industri.

Ishak Hasan menegaskan bahwa UTU bisa menjadi kampus yang bisa berdaya saing internasional sesuai visi UTU sebagai sumber inspirasi dan referensi.

”Maka para pejabat yang dilantik hari ini, harus bisa memahami kebijakan Mendikbudristek Nadiem Makarim, utamanya tentang kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan beragam program turunannya, selain itu tentang delapan konsep indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Mendikbudristek pada seluruh perguruan tinggi di semua wilayah Indonesia,” tegasnya.

Kepada pejabat yang dilantik, Rektor mengingatkan agar mengemban amanah sebaik-baiknya. Ia menegaskan, tugas dan jabatan adalah tanggung jawab yang bukan hanya dilakukan evaluasi secara berjenjang di lingkungan universitas, namun juga senantiasa berada dalam pengawasan Allah SWT.

“Untuk itu, laksanakanlah seluruh amanah ini dengan benar dan baik serta penuh tanggung jawab.

Di pundak bapak-ibu sekalian harapan institusi ini ke depan sangat dinantikan, diharapkan kerja keras dan kerja cerdas dari para kademisi semuanya. Sehingga dalam waktu yang tidak lama kita akan mencapai kemajuan dari pengembangan lembaga ini yang signifikan,” Pungkasnya.

MEULABOH, UTU – Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI) Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar Periode 2022-2023 melaksanakan kegiatan Musyawarah Besar (MUBES) pada tanggal 8 – 9 Juni 2023 di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar. Mubes diawali dengan pembacaaan run down acara oleh MC, Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh Ketua Umum HIMAKSI UTU Periode 2022-2023.

Dalam MUBES terpilih Jiro Gustian Farthan sebagai Ketua Umum dan Irfandi sebagai Wakil Ketua Umum HIMAKSI Periode 2023-2024 melalui sidang yang dipimpin oleh Zari Marfitri. Alfadri Wawanda selaku demosioner HIMAKSI periode mengatakan acara tersebut bertujuan untuk membahas AD/ART kepengurusan HIMAKSI periode selanjutnya serta melanjutkan kepengurusan dan kaderisasi HIMAKSI melalui penyerahan jabatan dari kepengurusan sebelumnya ke kepengurusan yang baru.

“Musyawarah Besar (MUBES) Serah Terima Jabatan memiliki target yang ingin dicapai meliputi  setiap pengurus HIMAKSI mampu berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di HIMAKSI dengan lebih maksimal, memegang erat komitmen yang telah diambil sebelumnya sehingga kekeluargaan di HIMAKSI dapat terjalin dan terlepas dari perpecahan serta pengurus mampu memahami AD/ART organisasi,” Ungkapnya.

Sementara itu, Jiro Gustian Farthan selaku ketua terpilih mengajak seluruh anggota HIMAKSI bersama-sama untuk membangun  masa depan HIMAKSI kedepan tanpa melupakan kewajiban kita sebagai mahasiswa agar terjalin sinkronisasi antara pendidikan akademik dengan pendidikan organisasi, keduanya sangat keterkaitan dengan kita, baik dalam ilmu secara edukatif dan pemahaman soft skill kita sendiri.

“Untuk itu marilah kita sama sama membangun keduanya dalam satu wadah penalaran keilmuan ini, yaitu HIMAKSI. Kami berharap dengan terpilihnya kami sebagai penerus estafet kepimpinan selanjutnya harapan kami kedepannya HIMAKSI mampu menjadi himpunan mahasiswa yang aktif, unggul, terampil sehingga mewujudkan bibit-bibit baru yang lebih baik untuk kedepannya,” Pungkasnya. (HUMAS UTU)

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri di wilayah barat Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan mutu dalam berbagai aspek.

Strategi percepatan penguatan mutu UTU telah diperkuat untuk tidak hanya fokus pada penguatan infrastruktur fisik namun sangat diperlukan percepatan penguatan mutu manajemen dan pelayanan akademik untuk mewujudkan mutu unggul baik secara institusi maupun akreditasi program studi.

Salah satu strategi yang akan diterapkan UTU adalah melaksanakan impelemntasi Standar Operasional Manajemen Pendidikan Tinggi (SOMPT) berbasis international standard yang akan “melampaui” SNDIKTI sehingga akan meningkatkan level mutu UTU baik secara fisik maupun akademik.

Dalam rangka mewujudkan strategi tersebut, pada 9 Mei 2023 lalu Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M. Agric.Sc telah melakukan penjajakan kerjasama sertifikasi dan impelementasi SOMPT berbasis ISO 21001:2018 dengan PT Decra Group Indonesia, Jakarta yang telah terbukti sangat berpengalaman dalam membimbing dalam mempersiapkan sertifikasi ISO bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) termasuk Perguruan Tinggi Agama (PTA) hampir diseluruh Indonesia.

Dr. M. Aman Yaman dalam diskusinya dengan Direktur Utama PT Decra Group Indonesia, Ir. Solichin Agung Dermawan, MBA., SPA berharap seluruh Fakultas dan Biro di lingkungan UTU secara bertahap dapat melaksanakan sertifikasi ISO 21001:2018 yang sangat penting untuk penguatanan manajemen pengelolaan, operasional dan pelayanan akademik pendidikan tinggi  sehingga sesuai dengan standar internasional sebagi bukti UTU akan mampu melampau IKU SNDIKTI dalam manajemen pendidikan tinggi.

Sementara Dirut PT Decra Group Indonesia menyambut baik keinginan UTU untuk bekerjasama dalam hal pendampingan, sertifikasi dan pelaksanaan audit eksternal akademik berbasis SOMPT ISO 21001:2018. Melalui penerapan SOMPT ISO 21001:2018 diseluruh level manajemen Biro dan Fakultas (UPPS) akan menjadikan manajemen internal UTU memiliki standar internasional sehingga akan sangat pendukung upaya peningkatan mutu berkelanjutan (sustainability quality improvement).

Warek I UTU menegaskan bahwa UTU harus berani melakukan terobosan cepat baik dalam penguatan mutu fisik apalagi bidang akademik dengan strategi penguatan manajemen operasional pendidikan tinggi yang berstandar internasional seperti perguruan tinggi modern lainnya.

“UTU harus mengimplementasikan standar tersebut secara nyata dalam SOTK baik dilevel Universitas, Fakultas, program studi dan unit kerja lainnya sehingga akan lebih cepat merealisasikan visi UTU sebagai source of inspiration, kerjasama internasional dan pencapaian akreditasi Unggul nantinya,” jelasnya.

Untuk itu dukungan seluruh pihak internal UTU dan perwujudan kerjasama dengan PT Decra Group Indonesia dalam merealisasi ISO sangat diperlukan sehingga perwujudkan UTU sebagai perguruan tinggi bermutu dan unggul akan semakin lancar sesuai Renstra dan Strategi Pencapaian Mutu yang telah dicanangkan. (Humas UTU)

MEULABOH, UTU – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Teuku Umar (FISIP-UTU), Basri, SH.,MH, melantik pengurus  Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) FISIP, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FISIP, dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Periode 2023-2024. Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Aula Lama UTU, Jumat, 09 Juni 2023.

Pelantikan yang bertema, “Meningkatkan ORMAWA FISIP yang Berintegritas, Harmonitas, dan Solidaritas” turut dihadiri Ketua-Ketua Program Studi FISIP, BEM, DPM, HMJ, serta Demisioner FISIP UTU.

Basri antara lain menyampaikan, dengan adanya pelantikan pengurus Ormawa ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh elemen mahasiswa FISIP UTU dan almamater. “Saya mendukung penuh kegiatan yang dilakukan setiap Ormawa FISIP UTU dan mari kita saling membangkitkan semangat dari FISIP selama 1 Tahun ke depan. Semoga setelah dilantik, kinerja pengurus Pema dan Ormawa Fisip dapat memberikan dampak positif terhadap fakultas dan universitas” ujar Basri.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi PEMA FISIP 2023-2024, Ramaheri  menyebutkan, pengurus Inti HIMAKOM adalah, Dedi hermanda (Ketua Umum), Aldi Ardiansyah (Sekretaris Jenderal), Lia Amanda (Sekretaris Umum), Pebi Agustina (Bendahara), Ratna Sari (Staf Sekum), Humas adalah  Sukma Aria dan Amelia Rahma.

Pengurus Inti PEMA  adalah Muhammad Ali Mutadha (Gubernur), Laila Mutia (Wakil Gubernur), Adi Putra (Sekretaris Jenderal), Syarifah Wirda Anggrainie (Sekretaris Umum), Erlida (Bendahara umum), Rosmita Sari (Asisten Kearsipan) dan Asisten Kesekretariatan:Nur asni. Sedangkan Pengurus Inti DPM adalalah Ketua Umum, Rahmat Ardiansyah, Wakil Ketua I, Reza Pahlevy Harahap dan Wakil Kerua II, Rica Al Zahra, Sekretaris : Rahayu (***)

MEULABOH, UTU – Balai Bahasa Provinsi Aceh bekerjasama dengan Pusat Bahasa Universitas Teuku Umar menggelar bimbingan teknis pemberdayaan terhadap komunitas literasi di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium  Bahasa Universitas Teuku Umar (UTU) Aceh Barat ulai 6 – 8 Juni 2023.

Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai komunitas literasi di Aceh Barat tersebut dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Teuku Umar, Ibrahim, S.KM., M.Nsc.

Para peserta dibekali sejumlah materi terkait Manajemen Pengembangan Komunitas Literasi, Praktik Penyusunan Rencana Pengembangan Komlit, Proses Kreatif Penulisan Cerita Anak Konten Lokal, dan Membangun Perpustakaan Komunitas.

Dalam kegiatan tersebut juga turut menghadirkan sejumlah pemateri di antaranya, Dosen UTU Rismawati, M.Pd yang merupakan juara lomba penulisan cerita anak,  Ketua Komunitas Rumah Baca Aneuk Nanggroe Rizky Sopia, dan juga Pustakawan dari Dinas Arsip dan Perpusatakaan Aceh Barat.

Pada sesi terakhir kegiatan ini, para peserta diwajibkan untuk menulis sebuah karya berbentuk cerita anak dan dipresentasikan sebelum penutupan. (Humas UTU)

MEULABOHUTU | Program Studi Akuakultur kembali menggelar program AKUbreaking part 2 yang merupakan kegiatan rutin setiap triwulan untuk mempertemukan mahasiswa dan dosen dalam forum diskusi pagi.

Kegiatan tersebut kembali dilaksanakan pada Kamis, 8 Juni 2023 dengan topik prospek pekerjaan lulusan Program Studi Akuakultur dan kegiatan alumni setelah kuliah. Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh Dosen Program Studi Akuakultur, Afrizal Hendri, S.Pi., M.Si, yang sudah cukup berkompeten dalam kegiatan budidaya perikanan di kampus maupun lapangan kerja secara umum.

Dalam pemaparannya, Afrizal Hendri menyampaikan bahwa lulusan Program Studi Akuakultur seyogyanya bekerja di bidang budidaya perikanan seperti tambak, pemuliaan ikan hias, konsultan dan lain-lain. Namun sejatinya, dalam memilih pekerjaan tidak perlu terikat dan kaku dengan latar belakang pendidikan, karena passion yang berkembang selama perkuliahan kadang kala mengarahkan kita menjadi orang yang berbeda seperti pengusaha, community leader, dan berbagai bentuk pekerjaan lainnya.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah mahasiswa memberikan pertanyaan yang cukup kritis terkait masa depan mereka berupa cara menekuni bidang akuakultur sehingga dapat menjadi akuakulturis dan teguh dalam menjalankan passionnya.

Serangkaian pertanyaan tersebut secara umum terjawab melalui meningkatkan ketekunan dalam mengembangkan passion masing-masing, serta aktif dalam mencoba segala hal untuk menemukan jawaban yang dapat membangun kemampuan masing-masing.

Afrizal Hendri juga sedikit menceritakan kilas baliknya dalam menekuni bidang budidaya perikanan dengan cara aktif di berbagai kegiatan dan ikut mendampingi orang yang lebih ahli untuk mendapatkan ilmu secara praktis di lapangan.

Ia juga menunjukkan serangkaian hal terkait contoh sarjana yang mengembangkan ide usaha dengan dasar pendidikan yang berbeda. Beberapa diantaranya sarjana peternakan mengembangkan perkebunan kentang, sarjana teknik dan arsitektur menjadi Keuchik, sarjana IT membudidayakan ikan hias dan lain-lain. Meskipun pekerjaannya berbeda dengan pendidikan yang ditekuninya, tetapi mereka mampu mengembangkan usahanya menjadi sukses, karena menekuni passion masing-masing. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Khabar menggembirakan kembali diterima oleh Civitas Akademika Universitas Teuku Umar, kali ini UTU menerima salinan Surat Keputusan (SK) tentang izin pembukaan program Magister (S2) Ilmu Pertanian. Hal ini ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nomor 4045/E1/HK.03.00/2023 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Pertanian Program Magister pada Universitas Teuku Umar.

Dengan terbitnya Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Pertanian Program Magister, maka UTU resmi membuka prodi baru yang diharapkan dapat membuat UTU semakin maju dan berkembang sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi dalam bidang agro and marine industri.

Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si mengatakan, pembukaan prodi S2 pertanian tidaklah mudah, karena ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi.

“Persyaratan tersebut beberapa di antaranya adalah tersusunnya kurikulum yang ingin digunakan, tersedianya SDM dosen yang kualifikasinya sesuai dengan prodi yang diusulkan, serta kecukupan fasilitas sarana dan prasarana perkuliahan,” sebut Dr. Ishak Hasan.

Disamping itu Ia mengatakan, semua hal itu tentu tidaklah cukup tanpa didukung komitmen untuk selalu berinovasi agar UTU dapat menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Untuk itu, ia tak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kemendikbudristek yang telah memberikan amanah, mandat dan izin untuk membuka prodi ilmu pertanian magister.

“Pengembangan prodi ini nantinya berfokus pada pengkajian dan pengembangan teknologi produksi tanaman, proteksi tanaman serta bioteknologi dan konservasi tanaman guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Dr. Ishak Hasan.

Hal senada juga ditambahkan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik dan kerjasama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, dengan pembukaan Magister Ilmu Pertanian ini, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan pendidikan yang maksimal bagi masyarakat.

Semoga dengan dibuka program Magister ini bisa memperluas koneksi UTU sehingga Visi UTU sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi dapat segera terwujud.

Lanjutnya, keunggulan S2 Ilmu Pertanian di Universitas Teuku Umar adalah fokus pada pengembangan manajemen produksi, advance technology dan industri pertanian terintegrasi dengan agro-marine industry terkait pengembangan ekonomi masyarakat.

Warek 1 juga mengatakan, khabar bahagia ini melengkapi khabar bahagia sebelumnya, dimana pada awal Mei 2023 lalu UTU juga menerima izin Pembukaan Program Studi Ilmu Perikanan Program Magister.

“Dengan demikian tahun 2023 ini UTU telah menambah 3 prodi baru yang telah mendapatkan SK dari kemendikbudristekdikti yaitu, program S2 Perikanan, program S2 Pertanian dan program studi S1 Peternakan yang siap menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2023/2024 ini. Sehingga dapat memacu perkembangan Universitas Teuku Umar sebagaimana cita-cita para pendiri UTU terdahulu,”. Pungkasnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).