MEULABOHUTU | Sehubungan dengan hasil rekomendasi pada Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2023 tentang peningkatan kualitas dan mutu layanan informasi publik di Kemendikbudristek.

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek selaku Koordinator PPID Kemendikbudristek menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Kebijakan dan Penguatan Keterbukaan Informasi Publik di Kemendikbudristek Tahun 2023 Wilayah Barat bagi seluruh PPID di bawah Kemendikbudristek, Kegiatan Diseminasi dilaksanakan pada Kamis (8/6/23).

Koordinator Pusat PPID & Humas Universitas Teuku Umar, Aduwina Pakeh, S.Sos., M.Sc turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut dengan narasumber kegiatan adalah komisioner Komisi Informasi Pusat Gede Narayana Sunarkha.

Aduwina Pakeh mengatakan keterbukaan informasi publik (KIP) sangat penting dilakukan untuk menciptakan good governance di setiap lembaga publik, khusus di lingkup kemendikbudristek diatur dalam permendikbud no. 41 tahun 2020 tentang layanan informasi publik.

“Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) ini adalah tim yang terstruktur dan akan berjalan dengan maksimal bila ada good will dari pimpinan, didukung dengan aksi nyata dan anggaran serta SDM yang baik, sebagai lembaga publik tentu UTU terus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan informasi publik dengan kantor PPID yang ada di gedung Fakultas Ekonomi lama, juga dapat mengakses di laman PPID https://utu.ac.id/”, ujar Aduwina Pakeh

Aduwina Pakeh mengatakan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada PPID Kemendikbudristek yang telah menyelanggarakan acara diseminasi ini, “kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami di daerah untuk lebih memahami tugas sebagai pengelola informasi publik,” tutupnya. (Humas UTU)

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) terus kebut target pendirian Program Studi S1 Kedokteran. Hari ini, Kamis, 08 /06/2023 Tim kerja Prodi Kedokteran UTU hadir di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, guna mengikuti workshop yang bertajuk “How to establish a new study Programme in madicine”.

Hadir dari Universitas Teuku Umar, Wakil Rektor bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc dan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.PH.

Tim UTU disambut oleh Dekan Fakultas Kedokteran USK, Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, Sp.PD-KGH. Dalam sambutanya ia menyampaikan bahwa pertemuan kali ini terkait dengan workshop kurikulum, pembahasan sarana dan prasarana standar kedokteran dan profesi dokter, serta hal teknis lainnya terkait pelaksanaan pembelajaran untuk prodi kedokteran.

“Bapak/Ibu untuk pembukaan Program Studi S1 Kedokteran, perlu diakui memang lebih berat dibanding pembukaan program studi yang lain. Borang harus melalui proses verifikasi dari unsur Kolegium Kedokteran, asosiasi rumah sakit pendidikan, Kementerian Pendidikan, dan asesor lainnya,” jelasnya.

Sementara Dr. M. Aman Yaman kepada Humas UTU mengatakan kegiatan ini merupakan serial workshop bersama dengan supervisor dari kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

“Tujuannya salah satu yang penting dalam mendirikan suatu program studi itu adalah kurikulum. Karena kurikulum akan membentuk lulusan itu seperti apa,” ujar M. Aman Yaman  melalui pesan WA

M. Aman Yaman mengatakan USK patut dijadikan contoh karena telah memiliki Fakultas Kedokteran lebih dahulu. Oleh karena itu, UTU akan menggandeng USK sebagai pendamping dalam persiapan pendirian prodi kedokteran nantinya yang didasarkan pada pengalaman dalam mengelola program studi kedokteran.

Dr. M. Aman Yaman menerangkan untuk pengembangan prodi perlu adanya budaya organisasi, kurikulum, metode T dan L, umpan balik dan evaluasi, kepemimpinan dan manajemen akademik, beasiswa pendidikan. “Selain itu, pengembangan Prodi  berkaitan dan berkesinambungan dengan pengembangan kurikulum. Dimana adanya, identifikasi masalah, penilaian kebutuhan yang ditargetkan, tujuan dan sasaran, strategi pendidikan, strategi implementasi, evaluasi dan penilaian itu sangat penting, “ ungkapnya.

Oleh karena itu, Tim persiapan Prodi Kedokteran hari ini sesang menyiapkan borang kelengkapan, sehingga diharapkan dalam waktu dekat seluruh intrumen pembukaan Prodi Kedokteran terpenuhi,” pungkas M. Aman Yaman.

Kegiatan workshop kurikulum Prodi S1 Kedokteran ini diikuti oleh puluhan peserta, terdiri dari Tim kerja Prodi S1 Kedokteran UTU, dan peserta dari Universitas Syiah Kuala. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar melaksanakan pemilihan ketua Program Studi periode 2023-2027 dalam melanjutkan keberlangsungan pelayanan akademik dan administrasi mahasiswa di Prodi Kesehatan Masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (7/6/2023) bertempat di ruang rapat senat, lantai 1 Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT) Kampus UTU. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, Dosen dan Tenaga Kependidikan dilingkup Prodi Kesehatan Masyarakat.

Sesuai peraturan akademik, selambat-lambatnya satu bulan sebelum berakhirnya masa tugas, sudah ada pemilihan ketua prodi yang baru. Sesuai dengan statuta, proses pemilihan hanya memilih ketua prodi, sedangkan perangkat prodi lainnya, seperti sekretaris prodi dan ketua laboratorium akan ditentukan oleh ketua prodi terpilih.

Kegiatan ini bertujuan untuk memilih ketua jurusan yang baru untuk melanjutkan pelayanan akademik dan kemahasiswaan di tingkat jurusan dan menjalankan program-program kerja yang dicanangkan oleh Pimpinan FKM UTU.

Pertama, penyampaian laporan kegiatan oleh Ketua Panitia Prodi Kesmas Firman Firdauz Saputra, M.Epid, ia menyampaikan laporan proses pemilihan yang dimulai sejak tahapan penjaringan, penyaringan sampai penetapan calon ketua jurusan yang kemudian dilanjutkan kepada proses pemilihan calon ketua jurusan. selain itu dalam laporannya ia juga menyampaikan peraturan tata tertib dalam proses pemilihan ketua jurusan.

Selanjutnya, Dekan FKM, Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.PH menyampaikan sambutan, ia ucapkan terimakasih kepada ketua dan sekretaris prodi atas dedikasi dan kerjasama selama ini di Prodi Kesehatan Masyarakat. Diharapkan kepada ketua terpilih selanjutnya dapat melanjutkan program-program kegiatan dan langkah-langkah pimpinan prodi sebelumnya dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian atau tridharma perguruan tinggi kaitannya dengan prodi kesehatan masyarakat.

Adapun pada sesi pemilihan calon ketua prodi, terdapat 2 orang kandidat yang maju sebagai calon kaprodi, masing-masing Maiza Duana, SKM., M.Kes dan Siti Maisyaroh F. S. SKM., M.Kes.

Hasil Perolehan suara pada pemilihan ini ialah Maiza Duana, SKM., M.Kes memperoleh 14 suara, dan Siti Maisyaroh F. S. SKM., M.Kes memperoleh 12 suara. Maka, atas hasil pemilihan ini Maiza Duana ditetapkan sebagai Ketua Prodi Terpilih Periode 2023-2027.

Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai Kaprodi terpilih, Maiza Duana mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan program pemiliha  ketua prodi baru, khususnya kepada Bapak Zakiyuddin, M.Kes atas kepemimpinannya selama ini yang telah membawa prodi Kesmas pada sejumlah pencapaian terbaik, kita siap untuk melanjutkannya.

Maiza Duana mengajak seluruh dosen di lingkup Prodi Kesehatan Masyarakat untuk bekerjasama membangun prodi kesmas ke arah yang lebih baik.

“Sebagai ujung tombak kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tentu kita akan melakukan berbagai upaya peningkatan berkelanjutan, diantaranya dengan meningkatkan kolaborasi dosen, penerapan program MBKM dan melanjutkan sejumlah program yang telah dirintis sebelumnya,” pungkas Maiza Duana. (Aduwina Pakeh /Humas UTU).

MEULABOHUTU | Dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar, Said Fadhlain, S.IP., M.A selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menjemput seorang mahasiswa yang telah berhasil merampungkan program magang MBKM UTU 2023 selama 6 bulan di Dinas Kominsa Aceh Barat, Senin (5/6/2023).

Penjemputan mahasiswi magang atas nama Rahmadani (angkatan 2020) ini dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan apel pagi rutin yang digelar di halaman kantor Diskominsa Aceh Barat, yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas tersebut.

Dosen DPL Magang Ilmu Komunikasi FISIP UTU, Said Fadhlain, dalam kesempatannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kominsa Aceh Barat atas jalinan kerjasama yang baik yang selama ini telah terjalin, salah satunya melalui program penerimaan mahasiswa magang Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UTU.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Diskominsa Aceh Barat  yang sudah berkenan membimbing mahasiswa kami selama proses kegiatan magang. mudah-mudahan sinergitas dan kerjasama dengan Ilmu Komunikasi terus terjalin kedepanya,” jelas Dosen senior Ilkom UTU ini.

Ia menjelaskan bahwa program magang ini mempunyai tujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa memperoleh pengalaman kerja secara langsung, sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman dan memperdalam ilmunya yang akan bermanfaat bagi mahasiswa setelah lulus dari bangku perkuliahan nanti.

“Saya selaku DPL dari mahasiswi magang yaitu adinda Ramadhani memohon izin untuk menjemput anak didik saya ini, dan memohon maaf apabila selama ia magang disini mungkin ada kekhilafan kata dan perbuatan, dan saya yakin semua ilmu dan pengalaman yang telah didapat selama magang di Diskominsa Aceh Barat ini akan sangat bermanfaat untuk masa depan Ramadhani sendiri” tandas Said.

Sementara Kepala Diskominsa Aceh Barat, Drs. Darwis, M.Si dalam amanatnya mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada mahasiswi magang asal Universitas Teuku Umar Meulaboh yang telah memberikan kontribusi aktif selama menjalani masa magang di Dinas Kominsa Aceh Barat.

“Terimakasih kasih atas segala bentuk kontribusi secara maksimal dan loyal mempraktikkan ilmunya disini. Kehadiran mahasiswa magang sangat membantu dalam setiap aktifitas kerja selama ini” Ucap Darwis.

Ia juga berpesan agar ilmu dan pengalaman yang telah didapatkan dan dipelajari selama melaksanakan magang, dapat terus dikembangkan serta berguna ketika nanti terjun ke dunia kerja nyata tutupnya.

Turut hadir dalam acara penjemputan tersebut Sekretaris Diskominsa Aceh Barat, Edy Sofian, SE., M.Si, para Kabid dan Kasubbag, serta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Diskominsa Aceh Barat. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Tridharma perguruan tinggi, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan tanggung jawab setiap dosen. Hal ini dijunjung tinggi oleh Agustinur, S.Si., M.Sc., dosen Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar yang telah menerapkan ketiga kewajiban itu dengan maksimal.

Berdasarkan surat pengumuman yang dikeluarkan oleh Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat, Kemendikbudristek nomor 0557/E5.5/AL.04/2023 tentang penerima pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada msyarakat di perguruan tinggi tahun 2023 tercatat sebanyak 40 judul penelitian dan satu judul pengabdian dosen UTU dinyatakan lulus.

Dosen pemenang hibah penelitian masing-masing ketua penelitinya mewakili seluruh program studi yang ada. Seorang dosen di UTU berhasil memenangkan hibah untuk dua proposal sekaligus yaitu atas nama Agustinur sebagai Ketua tim untuk bidang penelitian dan juga untuk bidang pengabdian masyarakat. Bahkan Agustinur juga berhasil memenangkan hibah penelitian fundamental sebagai anggota peneliti.

Saat dikonfirmasi oleh Humas UTU, Agustinur mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan 3 proposal penelitian dan pengabdian meraih pendanaan hibah dari kemendikbudristek. Ia berterimakasih kepada seluruh anggota tim peneliti yang telah bekerja keras dalam menyusun proposal, juga kepada pimpinan yang telah memfasilitasi para peneliti untuk mendapatkan hibah dikti.

“Tugas saya sebagai dosen adalah melakukan Tri Dharma, yaitu pengajaran, publikasi dan pengabdian, serta mendukung UTU agar bermanfaat dan berdampak secara nasional dan internasional,” kata Agustinur

Perempuan kelahiran Bireuen, 1990 ini juga mengungkapkan bahwa tahun 2023 ini merupakan kali kedua ia mendapatkan hibah PDP sebagai ketua peneliti setelah sebelumnya di tahun 2021 mendapatkan hibah untuk skema yang sama. Sementara untuk skema pengabdian ini adalah kali pertama mendapatkan hibah dari DRTPM.

Lebih lanjut Agustinur menjelaskan, adapun judul hibah DRPM 2023 yang lulus untuk Penelitian skema PDP yaitu “penapisan Actinomycetes Indigenous Rizosfer Sebagai Agensia Hayati Pengendali Rigidoporus sp. Penyebab Penyakit Akar Putih Pada Tanaman Pala” dan judul untuk penelitian skema PFR adalah “Potensi pengendalian Penyakit Akar Putih pada Tanaman Pala (Myristica Fragrans) Berbasis Fungisida Coconut shell Liquid Smoke”.

Sementara untuk pengabdian skema PKM (pengabdian kemitraan masyarakat) dengan judul “Zero Waste: Pemberdayaan Kelompok PKK Drien Rampak Aceh Barat Melalui Manajemen Sampah Rumah Tangga dan Pengelolaan Limbah Pangan Menjadi Eco-enzyme”.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM-PMP) Universitas Teuku Umar, Ir. Yuliatul Muslimah, MP mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dosen-dosen UTU yang berhasil meraih dana hibah penelitian Kemendikbud Ristek Dikti.

“Tahun ini skema yang tersedia sangat kompetitif dan terbatas. Alhamdulillah kita mendapatkan hibah dengan jumlah proposal mencapai 41 buah. Ini menunjukkan kemampuan dosen kita mampu bersaing di skala nasional,” Ungkapnya.

Khusus kepada dosen yang lolos hibah penelitian, ia berharap, agar benar-benar fokus menyelesaikan kegiatan penelitian hingga tuntas dan tetap menjadi mentor untuk membimbing proposal-proposal hibah selanjutnya.

Universitas Teuku Umar berkomitmen untuk memfasilitasi dosen-dosennya dalam menyelenggarakan Tridharma perguruan tinggi.

Bahkan, disediakan dana hibah internal untuk penelitian dan pengabdian dosen di lingkungan UTU. Tujuannya untuk memotivasi dosen dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian. (Aduwina Pakeh /Humas UTU)

MEULABOHUTU | Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar melaksanakan pemilihan ketua Prodi periode 2023-2027 dalam melanjutkan keberlangsungan pelayanan akademik dan administrasi mahasiswa di Prodi Teknik Sipil.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (7/6/2023) bertempat di ruang Prodi Teknik Sipil, Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT) Kampus UTU. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, Dosen dan Tenaga Kependidikan di Prodi Teknik Sipil

Sesuai peraturan akademik, selambat-lambatnya satu bulan sebelum berakhirnya masa tugas, sudah ada pemilihan ketua prodi yang baru. Sesuai dengan statuta, proses pemilihan hanya memilih ketua prodi, sedangkan perangkat prodi lainnya, seperti sekretaris prodi dan ketua laboratorium akan ditentukan oleh ketua prodi terpilih.

Salah satu syarat calon ketua prodi adalah minimal memiliki jabatan fungsional Lektor. Setelah melalui rangkaian proses dan musyawarah, rapat akhirnya menetapkan Ir. Andrisman Satria, ST, M. Eng sebagai Ketua Program Studi Teknik Sipil terpilih.

Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai Kaprodi terpilih, Andrisman mengucapkan terimakasih dan berharap agar staf dosen selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan dan mempertahankan suasana kondisi yang kondusif di lingkungan kampus khususnya di Prodi Teknik Sipil.

Andrisman secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Ibu Lissa Opririna, S.T., M.T atas kepemimpinannya yang selama ini telah membawa prodi Teknik Sipil pada sejumlah pencapaian terbaik, kita siap untuk melanjutkannya.

“Sebagai ujung tombak kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tentu kita akan melakukan berbagai upaya peningkatan berkelanjutan, diantaranya dengan meningkatkan kolaborasi dosen, penerapan program MBKM dan melanjutkan sejumlah program yang telah dirintis sebelumnya,” pungkas Andrisman yang juga Alumni Prodi Teknik Sipil Universitas Teuku Umar. (Aduwina Pakeh).

MEULABOHUTU | Dalam rangka memperingati Hari Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2023 menjadikan momentum penting untuk mengajarkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi muda.

Dalam rangka membangun pemahaman anak-anak terhadap Pancasila, Dinas Pendidikan, Inovasi, dan Karya Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar mengadakan kegiatan sosialisasi dan quiz Pancasila yang dikhususkan Anak-anak SDN Gunong Kleng pada Rabu (7/6/2023).

Kegiatan sosialisasi dan kuis Pancasila ini bertujuan untuk membantu anak-anak memahami dan menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Dengan cara ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ulfa Destari, Kepala dinas Pendidikan, Inovasi dan Karya  PEMA FISIP UTU Menyebutkan kegiatan ini diselenggarakan secara interaktif dan menyenangkan, sesuai dengan karakteristik anak-anak. Para peserta akan diajak untuk berpartisipasi dalam sesi edukatif yang melibatkan permainan, cerita, dan kegiatan kolaboratif.

Dalam suasana yang ramah dan akrab, anak-anak akan diberikan pemahaman tentang makna dan pentingnya setiap sila Pancasila.

Selain itu juga diadakannya kuis Pancasila yang menguji pengetahuan dan pemahaman anakanak tentang nilai-nilai Pancasila. Kuis ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkreasi dan menunjukkan pemahaman mereka dalam bentuk yang menarik dan kreatif.

Para pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai apresiasi dan memotivasi mereka dalam mempelajari dan menghargai Pancasila.

Dinas Pendidikan, Inovasi, dan Karya PEMA FISIP UTU sebagai penyelenggara, bertekad untuk terus mendukung pendidikan Pancasila kepada anak-anak sebagai investasi penting bagi masa depan bangsa.

“Kami percaya bahwa dengan membangun pemahaman anak-anak tentang Pancasila, kita sedang membentuk generasi penerus yang cinta tanah air, memiliki
sikap toleransi, dan menjunjung tinggi persatuan,” ucap Ulfa

Selain itu, PEMA UTU merayakan Hari Pancasila dengan melibatkan anak-anak SDN Gunong Kleng untuk
menginspirasi mereka untuk menjadi pribadi yang berintegritas, beretika, dan memiliki semangat kebangsaan.

“Harapan kami sebagai penyelenggara semoga kegiatan sosialisasi ini bisa terus dilakukan kedepannya dan di Sekolah lainnya guna mewujudkan masa depan yang lebih baik,” pungkas Kadis Pendidikan, Inovasi dan Karya PEMA FISIP. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Sebanyak 40 dosen Universitas Teuku Umar berhasil meraih pendanaan kompetitif Program Penelitian Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Keempat puluh dosen tersebut dari berbagai program studi lingkup Universitas Teuku Umar.

Dari 40 orang dosen tersebut, sebanyak 36 orang sukses mendapatkan Pendanaan Penelitian Program Kompetitif Nasional pada skema PDP (Penelitian Dosen Pemula), 2 orang meraih skema PDKN (Penelitian Dasar Kompetitif Nasional) tahun ke 1 dari 3 tahun, dan 2 orang meraih skema PFR tahun ke 1 dari 2 tahun.

Universitas Teuku Umar sebagai Perguruan Tinggi Negeri juga berkewajiban melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi khususnya bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat disamping melaksanakan pendidikan yang juga diamanahkan pada UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pendanaan ini akan memungkinkan para dosen untuk melaksanakan berbagai proyek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berpotensi memberikan kontribusi positif bagi perkembangan lokal dan nasional.

Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan penelitian yang dilakukan oleh para akademisi. Melalui program ini, para dosen dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.

Pendanaan yang diterima oleh ke-40 dosen ini akan digunakan untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan rencana yang telah disusun. Diharapkan bahwa hasil penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat ini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah.

Rektor UTU Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyatakan kebanggaannya atas prestasi para dosen tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek-RI yang telah memberikan kesempatan bagi UTU untuk berkontribusi dalam memajukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor berharap bahwa dengan adanya dukungan dan pendanaan ini, para dosen akan semakin termotivasi untuk menghasilkan inovasi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. UTU juga berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari misi akademik mereka.

“Universitas Teuku Umar berkomitmen bahwa akan terus mendukung para dosen dalam melaksanakan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga dapat tercipta lingkungan akademik yang kondusif untuk pengembangan penelitian inovatif dan berkualitas tinggi,” Pungkas Dr. Ishak Hasan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si melakukan kunjungan silaturrahmi ke Konsulat Jenderal Jepang di Medan pada Senin (5/6/2023). Kedatangan Rektor UTU yang turut didampingi Wakil Rektor I, Dr. Ir.M. Aman Yaman, M.Agric.Sc disambut langsung oleh Konjen Jepang, Takonai Susumu, Ph.D dan sejumlah pejabat konsulat lainnya.

Dr. Ishak Hasan menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya ke Medan khususnya ke Konsulat Jepang. Beliau menginginkan adanya kerja sama yang bisa dijalin antara pihak UTU dengan pihak Jepang melalui Konsulat Jepang di Medan dalam berbagai hal kolaborasi di dunia pendidikan dan penelitian.

Fokus kerjasama rencana pendirian museum edukasi tsunami, mitigasi  dan lingkungan serta peningkatan sumberdaya manusia seperti study lanjut dosen.

Rektor menyebutkan Indonesia, khususnya Aceh dan Jepang menghadapi potensi bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Alih-alih menghindari bencana, kedua negara harus memperkuat antisipasi menghadapi bencana dan mengurangi dampaknya bagi manusia.

Terkait bencana alam yang dialami Aceh khususnya Bencana Gempa Bumi & Tsunami yang melanda Aceh pada 2004 lalu, Rektor UTU mengapresiasi peran Pemerintah Jepang yang bertindak proaktif membantu pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi. “Untuk ini, kami mengucapkan terima kasih pada pemerintah dan masyarakat Jepang,” tegas Rektor

“Kami juga sedang mencoba mengoptimalisasi mahasiswa kami agar dapat memiliki mobilisasi dengan pihak luar. Kami juga mencoba membuat civitas akademika kami untuk bisa menjalin joint research dan kolaborasi dengan universitas di Jepang, mungkin dalam sains, teknologi, atau lainnya,” Ungkap Rektor.

Konsulat Jendral Jepang sangat mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap kunjungan singkat tersebut merupakan langkah awal untuk menjalin kerjasama yang lebih baik lagi ke depannya.

Diakhir pertemuan, Rektor UTU juga menyerahkan plakat cenderamata kepada Konsulat Jenderal Jepang. Semoga hubungan kerjasama yang direncanakan diberkahi dan dilancarkan Allah SWT. (Aduwina Pakeh /Humas UTU).

MEULABOHUTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si didampingi Wakil Rektor I UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc berkunjung ke kantor Konsulat Jenderal India di Medan, Senin (5/6/2023). Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahmi dan membangun kerja sama antara Universitas Teuku Umar dan Konsulat Jenderal India di Medan.

Kualitas perguruan tinggi perlu ditingkatkan secara serius untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia sehingga setara dengan kualitas pendidikan internasional. Salah satu bentuk upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi adalah dengan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri yang mempunyai reputasi baik.

India merupakan salah satu negara yang memiliki potensi perguruan tinggi yang baik dengan berbagai program studi unggulan seperti linguistik, bahasa Inggris, teknologi informatika, pertanian, bisnis, dan sebagainya.

Kunjungan Pimpinan UTU disambut dengan baik oleh Konsulat Jenderal India, Shubham Singh. UTU – Konsulat membahas kemungkinan peluang kerjasama magang internasional dalam bidang teknik, IT dan agromarine, student mobility serta study lanjut dosen.

Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan menyebutkan peluang mahasiswa UTU untuk mengikuti program magang Internasional terbuka lebar. Selain magang, juga kerjasama lainnya yang berhubungan dengan tri dharma perguruan tinggi, seperti pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pertukaran mahasiswa.

“Saat ini sudah ada tiga Dosen UTU yang telah melakukan join research dengan ITEC India yaitu Firman Parlindungan, Ph.D, Yoga Nugroho, M.M dan Herri Darsan, M.T. Kedepan akan terus kita tambah,” pungkas Rektor

Konsulat Jendral India sangat mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap kunjungan singkat tersebut merupakan langkah awal untuk menjalin kerjasama yang lebih baik lagi ke depannya.

Rektor UTU juga menyerahkan plakat cenderamata kepada Konsulat Jenderal India. Semoga hubungan kerjasama yang direncanakan diberkahi dan dilancarkan Allah Swt. Aamiin