MEULABOH – UTU | Ego Ibnu Wijaksena, mahasiswa semester 6 program studi Agribisnis Fakultas Pertanian sukses meraih beasiswa desamind berpijar yang diadakan oleh desamind indonesia dan bekerjasama dengan Global Future X.
Setelah melalui rangkaian proses Seleksi administrasi & Proyek Sosial, Seleksi presentasi proposal proyek sosial, dan seleksi wawancara pada bulan April-Mei berakhir pada 21-23 Mei 2023 dan Rapat Pleno pada 23 Mei 2023 oleh Juri dan Panitia Beasiswa Desamind Indonesia menetapkan awardee.
Ego menjadi salah satu diantara 5 (lima) mahasiswa penerima beasiswa desamind dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, diantaranya Ego Ibnu Wijaksena (Universitas Teuku Umar), Devi Nurbaeti (Universitas Brawijaya), Lalu Junaedi Halki (Lombok Institute of Technology), Putri Felita (Universitas PGRI Yogyakarta), dan Ramel Akil Pratama (Institut Teknologi Bandung). (https://desamind.id/2023/05/27/pengumuman-tahap-akhir-beasiswa-desamind-berpijar/)
Dengan total 440 Pendaftar dan 30 Finalis ditahap seleksi Interview yang telah mengikuti setiap tahapannya. Dalam pengajuan beasiswa desamind ini diwajibkan untuk menyusun program rencana kedepan setelah berhasil menjadi awardee.
Ego Ibnu Wijaksena menawarkan sebuah gagasan proyek sosial yang berjudul “Pengembangan Usaha Ikan Asap Yang Terjamin Keamanan Pangannya Sebagai Penyumbang Pendapatan Keluarga Melalui Partisipasi Perempuan Dan Pemuda Guna Mendukung Ekosistem Gambut Yang Lestari”, untuk menindaklanjuti Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPPK ORMAWA) yang berhasil dibiayai Kemendikbudristek tahun 2022 di Desa Sumber Bakti Nagan Raya.
Perlu diketahui desa tersebut telah mendapatkan pendampingan mahasiswa Universitas Teuku Umar dari berbagai prodi (Agribisnis, Agroteknologi, Hukum dan Kesehatan Masyarakat) tahun 2022 menuju Gampong Berketahanan Iklim di Lahat Gambut
Beasiswa ini mendapat bantuan dana pendampingan dan dana proyek sosial. Juga mendapat mentoring dan kelas pembinaan untuk realisasi program.
Desamind Indonesia (https://desamind.id) selaku pemberi beasiswa menargetkan dengan adanya ide dan program yang diajukan oleh para awardee dapat direalisasikan bersama dengan para Lilin-lilin desa di Indonesia serta berkolaborasi dengan organisasi penggerak akar rumput lainnya.
Rasa bangga dan ucapan terima kasih disampaikan Dekan FP UTU, Ir. Rusdi Faizin melalui Ketua Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian UTU, Teuku Athaillah, SP, M.Si atas prestasi yang diraih mahasiswanya.
“Kami sangat berterima kasih dan bangga atas capaian yang telah diraih mahasiswa kami Ego Ibnu Wijaksena menjadi salah satu awardee dalam program beasiswa desamind berpijar, Ego berhasil menjadi satu dari 5 penerima beasiswa dari berbagai kampus di Indonesia,” kata Athaillah.
Jelasnya, hal tersebut merupakan percapaian yang luar biasa dalam mendukung visi misi Universitas dan pencapaian IKU, terutama aspek yang berkaitan dengan mahasiswa, kami di Program Studi selalu mengupayakan membantu dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengikuti ajang atau kompetisi nasional dan internasional. “Kami juga berusaha menciptakan mahasiswa dan lulusan yang memiliki jiwa entrepreurship sebagai salah satu luaran kompetensi,” lanjutnya.
T. Athaillah mengungkapkan harapannya dengan adanya prestasi seperti Ego itu dapat memotivasi mahasiswa lainnya. “Harapannya semoga mahasiswa lainnya termotivasi untuk berprestasi seperti yang telah dicapai Ego dan juga buat Ego terus berprestasi,” tutup beliau.
Sementara itu, Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan selamat dan apresiasi atas karya dan prestasi yang diraih oleh Ego Ibnu Wijaksena, apalagi ini adalah kali pertama partisipasi UTU dalam program bergengsi ini.
“Alhamdulillah prestasi yang diraih oleh mahasiswa kita ini patut kita syukuri, mahasiswa kita mampu bersaing dan berhasil mengharumkan nama UTU di kancah Nasional” Kata Dr. Ishak
UTU menjadikan agro and marine industry sebagai core product nya, tentu dengan gagasan Ego Ibnu Wijaksena dari Fakultas pertanian diharapkan dapat menjadi inspirasi dan referensi dalam bidang pertanian.
“Semoga rancangan program usaha Ikan Asap dapat menyumbang pendapatan keluarga melalui partisipasi perempuan dan pemuda guna mendukung ekosistem gambut yang lestari di desa Sumber Bakti, Nagan Raya,” (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Organisasi Mahasiswa lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitae Teuku Umar menggelar acara bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023. Baksos tersebut berlangsung di di Pantai Desa Peunaga Pasi, Mereubo, Aceh Barat, Senin (5/6/2023).
Adapun Ormawa FISIP yang terlibat dalam program baksos tersebut adalah Pemerintah Mahasiswa FISIP, Dewan Perwakilan Mahasiswa, serta seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diperingati secara global setiap tanggal 5 Juni, merupakan pengingat bagi individu, organisasi, dan komunitas untuk mengambil tindakan kolektif dalam melindungi dan melestarikan lingkungan.
Sesuai dengan tema tahun ini, “Restorasi Ekosistem,” Ormawa FISIP mengambil langkah proaktif untuk berkontribusi dalam restorasi dan konservasi ekosistem pesisir di Pantai Aceh Barat tersebut.
Noni Putri, Sekretaris Dinas Sosial PEMA FISIP UTU menyebutkan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai isu lingkungan dan mengatasi masalah pencemaran lingkungan yang semakin marak.
Lanjutnya, inisiatif bakti sosial ini menarik sejumlah besar relawan dari unsur Ormawa yang bersatu untuk membersihkan Pantai Desa Peunaga Pasi dan sekitarnya.
Dilengkapi dengan kantong sampah, dan peralatan pembersih lainnya, para relawan dengan tekun mengumpulkan dan membuang dengan benar sampah plastik, puing-puing, dan pencemar lainnya.
Menurut Noni, mereka juga mengadakan sesi edukasi, meningkatkan kesadaran di antara penduduk setempat dan pengunjung tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami percaya bahwa lingkungan memainkan peran penting dalam membentuk kehidupan kita dan masa depan planet ini. Menjaga dan mengembalikannya adalah tanggung jawab kita untuk kesejahteraan generasi saat ini dan yang akan datang,” Ujar Noni Putri.
Melalui acara bakti sosial ini, kami bertujuan untuk mendorong praktik berkelanjutan, mengadvokasi pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, dan menginspirasi orang lain untuk mengambil tindakan melawan pencemaran lingkungan
Selain itu, PEMA FISIP mengutuk dengan tegas setiap terjadinya pencemaran lingkungan, menekankan perlunya langkah-langkah segera untuk mencegah degradasi ekosistem yang lebih lanjut.
Mereka mengajak pihak berwenang, industri, dan individu untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan, mempromosikan peraturan lingkungan, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka dalam mitigasi pencemaran dan perlindungan sumber daya alam.
Acara bakti sosial yang diselenggarakan oleh Ormawa FISIP berhasil menyoroti pentingnya Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan menjadi platform untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di antara peserta dan masyarakat luas. Dengan terlibat dalam upaya proaktif, organisasi-organisasi ini menunjukkan komitmennya dalam melestarikan lingkungan dan mendorong praktik berkelanjutan.
Ormawa FISIP Mereka mengimbau semua orang untuk mengambil tindakan kolektif dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih bersih, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Bertempat di gedung Rektorat, Kampus Universitas Teuku Umar, Rektor UTU Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyerahkan Surat Perintah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI untuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (AKPK) Universitas Teuku Umar, Senin (5/6/2023).
Berdasarkan Surat Perintah Mendikburistek bernomor 17084/MPK.A/KP.10.00/2023 tanggal 29 Mei 2023 tersebut Muhammad Idris, M.Pd diberi tugas tambahan sebagai Plt. Kepala Biro AKPK disamping jabatan sebagai Arsiparis Ahli Madya terhitung sejak tanggal 1 Juni 2023.
Penyerahan Surat Perintah Mendikbudristek diserahkan oleh Rektor UTU yang diwakili Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ibrahim, SKM., M.NSc dan sejumlah pejabat rektorat kampus UTU.
Penunjukan Muhammad Idris sebagai Plt Kepala Biro AKPK menggantikan Drs. H.T. Muslim Raden, M.Si yang telah memasuki pensiun per 1 Juni 2023. Berdasarkan surat tersebut, Muhammad Idris akan mengemban amanah sebagai Plt. Kabiro AKPK selama tiga bulan atau sampai dilantiknya pejabat definitif.

Pada arahannya Wakil Rektor II berpesan agar selalu lakukan koordinasi untuk menjalankan amanah yang diemban usai pembacaan Surat Perintah Mendikbudristek oleh Sub Koordinator Organisasi, Kepegawaian, dan Penyusunan Peraturan dan penyerahan surat tersebut.
“Hari ini telah diserahkan amanah dari Mendikbudristek RI kepada bapak Muhammad Idris sebagai Plt. Kepala Biro AKPK UTU. Untuk memperoleh hasil yang baik maka harus selalu dilakukan koordinasi untuk mewujudkan hasil yang maksimal. Koordinasi harus dilakukan secara konsisten sesuai dengan posisi kita untuk menjalankan tugas sehingga tujuan yang daiharpakan akan tercapai”. Kata Prof Amir
Lanjutnya, Rektor juga berharap dengan adanya Plt. Kabiro AKPK, semua kegiatan baik untuk mahasiswa maupun dosen dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. (Aduwina Pakeh)
MEULABOH – UTU | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) akan menggelar diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi bidang perikanan dan kelautan melalui forum seminar nasional berseries. Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk aksi nyata untuk mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Maju 2045.
Melalui forum seminar tersebut akan berhimpun berbagai akademisi/peneliti, birokrat, stakeholder bidang perikanan kelautan, serta pelaku usaha perikanan kelautan.
Dekan FPIK UTU, Dr. Ismail Sulaiman, S.TP, Maitrise, M.Sc IPU kepada Humas UTU menyebutkan pada tahun 2023 ini Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan akan menggelar forum ilmiah dengan branding SERUKAN (Seminar Perikanan Kelautan Nasional).
“Rencananya series 1 akan dilaksanakan pada September 2023 mendatang, pelaksanaannya terbagi dalam dua sesi yaitu i) sesi seminar nasional (19 September 2023), ii) paralel session (20 September 2023),” kata Dr. Ismail Sulaiman.
SERUKAN ini akan menjadi agenda tahunan FPIK. Selain menjadi wadah temu ilmiah dan memperkenalkan FPIK UTU secara nasional, forum ini juga berperan dalam peningkatan nilai IKU.
Untuk sesi seminar akan mengundang Bupati lingkup Barat Selatan Aceh, Kepala dinas Kelautan Perikanan lingkup Barat Selatan Aceh, pengusaha perikanan lokal, akademisi perguruan tinggi bidang Kelautan Perikanan, serta korporasi. Sedangkan pada hari kedua, paralel session adalah pemaparan hasil-hasil riset akademisi perguruan tinggi.
Topik utama yang diusung dalam kegiatan ini adalah : “Pembangunan Sektor Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan Menuju Kedaulatan Pangan Nasional Melalui Riset dan Inovasi Berbasis Marine Industry”.
Sedangkan sub-topiknya meliputi: i) sosial ekonomi perikanan, ii) pemanfaatan sumberdaya perairan, iii) teknologi hasil perikanan, iv) ilmu kelautan, v) sumber daya akuatik, dan vi) akuakultur/ budidaya perairan.
Untuk narasumber nasional yang akan hadir secara offline adalah i) Dr. Tb. Haeru Rahayu, A.Pi., M.Sc (Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI), ii) Prof. Luky Adrianto, M.Sc (Akademisi IPB University), iii) Non-Government Organization World Conservation Society (WCS), iv) Importir Produk Perikanan (Enterpreneur). (AP/ Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Fahmi Hidayat, mahasiswa Program S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi Pemimpin Upacara / Komandan Pasukan yang mengatur barisan peserta Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023 di Halaman gedung Rektorat Kampus UTU, Alue Penyareng.
Dirinya merupakan Komandan UKM Resimen Mahasiswa 112/Johan Pahlawan Universitas Teuku Umar yang bertugas dalam upacara tersebut bersama belasan anggota SATMENWA 112/JP UPI lainnya.
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023 dihadiri oleh ratusan sivitas akademika UTU, seperti dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan UTU. Upacara berjalan sukses hingga kegiatan berakhir.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UTU Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si hadir sebagai Inspektur Upacara didampingi oleh staf Biro Rektorat sebagai Ajudan.
Dengan demikian, melalui kegiatan ini, partisipasi anggota SATMENWA 112/JP UTU dapat memberikan kebanggaan untuk semua anggota serta diharapkan dapat memberikan kesan yang baik kepada Rektor Universitas Teuku Umar dan seluruh sivitas akademika UTU yang hadir pada kesempatan tersebut.

Fahmi Hidayat saat dikonfirmasi humas UTU terkait tugas yang dipercayakan kepadanya menyebutkan sebagai Resimen Mahasiswa yang merupakan pertahanan cadangan negara, seorang Resimen harus siap jika diberikan tugas, apalagi tugas yang diamanahkan menyangkut hari bersejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu peringatan Hari Lahir Pancasila.
“Selaku seorang Resimen yang sudah dididik dan ditempah, saya harus selalu siap jika diberikan tugas,” pungkasnya (Aduwina Pakeh / Humas UTU).


MEULABOH – UTU | Tiga mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) lolos ke kompetisi tingkat Nasional University Debating Championship (NUDC) tahun 2023. Tim UTU berhasil menjadi wakil Aceh setelah berhasil unggul dalam kompetisi wilayah yang diselenggarakan oleh LLDIKTI XIII Aceh beberapa waktu lalu.
Mereka adalah Lilis Sartika dan Cut Annisa dari Prodi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Irza Yunita dari Prodi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).
Adapun National University Debating Championship (NUDC) tingkat nasional ini akan dimulai pada 5-12 Juni 2023. Kompetisi bakal digelar luring di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Serang, Provinsi Banten.
Ajang talenta NUDC 2023 diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. NUDC menyasar semua mahasiswa aktif Program Sarjana atau Diploma di perguruan tinggi yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).
Melansir laman pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id, NUDC merupakan ajang debat bergengsi generasi muda mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ajang ini sudah berlangsung sejak 2008 dan setiap tahunnya menghasilkan delegasi Indonesia untuk World Universities Debating Championship (WUDC).
Koordinator Pusat Kurikulum dan Bahasa, Firman Parlindungan, Ph.D menyatakan bahwa tim NUDC perwakilan UTU sudah tampil dengan maksimal di proses seleksi tingkat wilayah. “Alhamdulillah karena usaha yang gigih dari anak-anak kita hingga mereka berhasil meraih nilai maksimal dan lolos pada NUDC tingkat nasional. Semoga di tingkat nasional bisa tampil lebih baik lagi dan meraih juara,”ujarnya.
Lanjutnya, perlombaan ini membutuhkan wawasan yang luas. Kita dituntut untuk berpikir kritis dalam setiap mosi yang diperdebatkan. “Di sini tim debater harus membaca dan mendengar berbagai informasi baik isu lokal, regional, nasional, maupun internasional,” ujar Dr. Firman
Sementara itu, Wakil Rektor III UTU, Ibrahim, SKM., M.NSc, pada Minggu (4/6/2023), kepada Humas UTU mengatakan kesuksesan UTU mengirimkan tim debat Bahasa Inggris ke ajang kompetisi tingkat nasional patut disyukuri.
Prestasi yang diraih mahasiswa UTU itu sangat membanggakan karena membawa nama harum Universitas sekaligus bisa ikut mewakili Aceh.
“UTU juga merasa bersyukur karena capaian prestasi yang diraih mahasiswa menunjukkan latihan dan upaya sungguh-sungguh yang dilakukan selama ini bisa menghasilkan prestasi sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing dengan kampus lain,” katanya.
Tim UTU sebelumnya sukses mengukir prestasi pada kompetisi debat Bahasa Inggris (NUDC) tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) XIII Wilayah Aceh sehingga berhak tampil sebagai wakil Aceh pada kompetisi debat nasional.
Terkait dengan prestasi Tim Debat UTU, Ibrahim mengingatkan agar mahasiswa tidak merasa cepat puas dengan apa yang diraih.
Artinya, mahasiswa jangan sampai kehilangan fokus dan terlena dengan raihan prestasi karena pada ajang kompetisi tingkat nasional persaingan untuk meraih posisi terbaik akan sangat ketat.
Meski akan menghadapi tim-tim universitas ternama di Indonesia pada kompetisi debat nasional, namun tidak perlu pula merasa kehilangan rasa percaya diri.
“Tim Debat UTU saya harapkan, tetap memiliki keyakinan mampu bersaing dengan universitas lainnya di seluruh Indonesia,” katanya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH, UTU – Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (PSTI FT UTU) menggelar kegiatan, Workshop Persiapan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Senat Gedung Kuliah Terintegrasi Universitas Teuku Umar, Sabtu (3 Juni 2023). Dalam kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari Universitas Teknologi Yogyakarta, yakni Ibu Dr. Ayudyah Eka Apsari, S.T., S.S., M.T.
Hadir pada kegiatan tersebut Dekan Fakutas Teknik UTU, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM., beserta Wakil Dekan II, Ir. Inseun Yuri Salena, B.Sc., M.Sc., Ketua dan Tim SPMF Fakultas Teknik, Ketua Program Studi (Prodi) Lingkup Fakultas Teknik UTU, para dosen, perwakilan alumni dan perwakilan mahasiswa PSTI FT UTU.
Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik UTU, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM. Dalam sambutannya Dekan FT UTU menyampaikan harapannya agar tim akreditasi PSTI dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya terkait asesmen lapangan dari narasumber, sehingga nantinya dapat dilihat aspek mana saja yang masih dapat ditingkatkan perolehan skor akreditasinya.
“Kita berharap dari kegiatan ini dapat diketahui kesiapan dan kelengkapan dokumen akreditasi prodi, meliputi LED, LKPS, serta berbagai dokumen bukti dukungnya. Selain itu, kita juga ingin mengetahui kesiapan fasilitas, sarana, dan prasarana yang ada, sehingga dapat diketahui hal-hal yang dapat ditambahkan untuk meningkatkan perolehan skor akreditasi Prodi” Terang Dr. Irwansyah.
Kegiatan diawali dengan paparan oleh Ketua PSTI FT UTU, Ir. Nissa Prasanti, S.Si., M.T., terkait kondisi Prodi, kurikulum yang digunakan, serta segala kesiapan prodi dalam menghadapi asesmen lapangan akreditasi. Selanjutnya penyampaian materi dan asesmen kesiapan dokumen akreditasi oleh narasumber. Sore harinya, narasumber mengunjungi berbagai fasilitas, sarana, dan prasaran yang dimiliki prodi. Sejumlah catatan penting telah diperoleh untuk perbaikan ke depannya.
Sementara itu, Ketua PSTI FT UTU menjelaskan maksud dan tujuan digelarnya kegiatan workshop ini, “Program Studi Teknik Industri akan menghadapi asesmen lapangan reakreditasi pada tanggal 15-16 Juni 2023 nanti. Segala persiapan telah dilakukan untuk mencapai target perbaikan peringkat akreditasi prodi. Kegiatan workshop ini diharapkan dapat semakin mematangkan persiapan kita dalam menghadapi asesmen lapangan tersebut”, terang Nissa **
MEULABOH – UTU | Upacara memperingati hari kelahiran Pancasila di Universitas Teuku Umar yang berlangsung pada 1 Juni 2023 lalu turut diagendakan dengan pengumuman Liga kompetisi kampus merdeka antar Program Studi dalam lingkup Universitas tahun 2022.
Sebanyak 20 Program Studi berkompetisi untuk memperoleh pendanaan dan 8 Program Studi dengan skor poin tertinggi terpilih sebagai pemenang. Program Studi Akuakultur berhasil memperoleh posisi ke-4 dari 8 (delapan) Program Studi yang terpilih.
Keberhasilan tersebut merupakan wujud kerja sama antara dosen dan mahasiswa dalam Program Studi untuk meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi parameter penilaian pada kompetisi tersebut.
Sejatinya, keberhasilan dalam kompetisi tersebut merupakan serangkaian pencapaian Program Studi Akuakultur. Hal tersebut dikarenakan pada tahun yang sama, Program Studi Akuakultur turut memenangkan liga kompetisi nasional yang memperoleh pendanaan mencapai 1,3 Milyar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kedua pencapaian tersebut merupakan wujud dari kesungguhan Program Studi dalam meningkatkan kualitas di berbagai bidang seiring dengan menjawab kebutuhan masyarakat akan lahirnya akademisi yang memiliki kompetensi untuk mengurus permasalahan budidaya perikanan.
Prodi Akuakultur telah merencanakan pendanaan tersebut dengan baik untuk memperbaiki masalah kekurangan instrumen penelitian, kualitas publikasi, kemampuan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di lapangan, dan lain-lain.
Kondisi tersebut dipandang perlu diperbaiki karena sumber daya manusia (SDM) saat ini secara khusus di Aceh masih cukup kurang untuk mengimbangi pengelolaan sumber daya alam, terutama di bidang perikanan. Ketersediaan instrumen penelitian yang mumpuni akan mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian serta publikasi untuk menghasilkan referensi ilmiah yang dapat disumbangkan dalam masyarakat ilmiah.
Peningkatan kemampuan mahasiswa secara umum fokus pada kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa magang, Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan lain-lain.
Ketua Program Studi Akuakultur, Yusran Ibrahim, M.Si turut mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Sejatinya pencapaian ini sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya yang memperoleh peringkat kedua pada kompetisi yang sama di liga kampus.
Namun, hal ini bukan menjadi sebuah masalah, karena target mencapai keberhasilan dalam liga kompetisi nasional telah berhasil diraih yang merupakan pengalaman pertama bagi Program Studi tersebut.
Kedua keberhasilan yang telah diperoleh diperkirakan akan mampu memenuhi kebutuhan dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mencetak mahasiswa yang berkompeten sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. (Humas UTU).
MEULABOH, UTU – Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar (HMTS-UTU) dalam rangka mendekati Idul Adha menggelar kegiatan Kajian Pemuda Kampus (KPK). Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang juga merupakan program kerja yang telah direncanakan dalam rapat kerja pengurus himpunan mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar (HMTS-UTU). Kajian kali ini diadakan di gedung terintegrasi Universitas Teuku Umar, Rabu 31 Mei 2023.
Kegiatan ini berlangsung dari ba’da ashar sampai dengan menjelang magrib. Pada pertemuan kali ini Kajian Pemuda Kampus (KPK) mengusung tema “Semangat berqurban di hari raya Idul Adha dalam meningkatkan kebersamaan dan keberagaman”, dengan pemateri Afni Abdul Manan, SE.,M.Si.
Kajian ini dibuka langsung oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar, yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar, Aditya Purnawan. Ia berharap dengan adanya kajian kali ini dengan pembahasan tentang berqurban, dapat mengingatkan tentang semangat dan rasa cinta kepada Allah SWT seperti yang telah dicontohkan oleh Nabiyullah Ibrahim as yang rela hampir menyembelih nabiyullah Ismail as karena rasa cinta nya kepada Allah SWT. Dan dari kisah tersebut kita dapat terus mencontoh berbagai suri tauladan pengorbanan dan kebaikan untuk terus dapat kita perbuat agar mendapatkan Ridho Allah SWT selama hidup di dunia hingga akhirat kelak.
“Semoga setelah kegiatan ini dapat menambah wawasan dalam keislaman dan dapat menumbuhkan rasa cinta kita kepada Allah SWT sehingga kita menjadi lebih baik lagi kedepannya,” Ucapnya ketika memberi kata sambutan.
Sementara itu, Mulkhan Azima selaku ketua panitia kegiatan juga turut mengucapkan terima kasih kepada jamaah dan tamu undangan yang berhadir beserta pemateri kajian pada kesempatan kali ini.**
MEULABOH – UTU | Kompetisi Liga Kampus Merdeka antar Program Studi lingkup Universitas Teuku Umar yang diselenggarakan sejak Juni 2022 memasuki babak akhir dengan ditandainya pengumuman pemenang 8 program studi terbaik se Universitas Teuku Umar pada Kamis (1/6/2023) disela-sela kegiatan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 di halaman Gedung Rektorat Kampus UTU, Alue Penyareng.
Keputusan Rektor UTU Nomor 401/UN59/DI.05.03/2023 tentang Pemenang Program Kompetisi Kampus Merdeka antar Program Studi di UTU tahun 2022 yang dibacakan oleh Yoga Nugroho, S.P., M.M selaku koordinator Percepatan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) UTU.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) berhasil menempatkan seluruh program studinya sebagai pemenang Liga Kampus Merdeka Antar Prodi yang berhadiah total 1 Milyar, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berhasil menempatkan tiga program studi yang meraih poin tertinggi dan masuk delapan besar serta satu prodi lainnya dari Fakultas Pertanian.
Adapun program studi yang berhasil masuk 8 besar dari 21 prodi di lingkup Universitas Teuku Umar adalah
1. Prodi Ilmu Kelautan, FPIK dengan poin 59,36 mendapatkan insentif Rp. 250 juta
2. Prodi Ilmu Hukum, FISIP dengan poin 58,39 berhak mendapatkan insentif Rp. 200 juta
3. Prodi Ilmu Administrasi Negara, FISIP dengan poin 56,63 berhak mendapatkan insentif Rp. 150 juta
4. Prodi Akuakultur, FPIK dengan poin 51,85 berhak mendapatkan insentif Rp. 100 juta
5. Prodi Sosiologi, FISIP dengan poin 49,80 dan berhak mendapatkan insentif Rp. 90 juta
6. Prodi Teknologi Hasil Pertanian, FP dengan poin 44,97 dan berhak mendapatkan insentif Rp. 80 juta
7. Prodi Sumber Daya Akuatik, FPIK dengan poin 44,72 berhak mendapatkan insentif Rp. 70 juta
8. Prodi Perikanan, FPIK dengan poin 44,55 berhak mendapatkan insentif Rp. 60 juta.
Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si mengucapkan selamat dan terimakasih atas partisipasi aktif seluruh prodi di UTU dalam mengikuti Liga Kampus Merdeka tingkat Prodi.
“Selamat kepada Prodi Pemenang Liga Kampus Merdeka Antar Prodi lingkup UTU, semoga insentif yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan Program Studi” Ucap Dr. Ishak Hasan

Lanjutnya kompetisi kampus merdeka antar program studi ini memasuki tahun kedua, dimana program ini resmi diluncurkan oleh Dirjen Dikti Ristek, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng pada tahun 2021 lalu yang merupakan bentuk dari akselerasi Kampus Merdeka, mendorong program studi melakukan inovasi agar terjadi pembelajaran 4.0 atau Kampus Merdeka sebagaimana yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
Menurutnya, kompetisi ini akan mendorong program studi untuk melakukan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kompetensi serta menghasilkan lulusan yang relevan dengan perkembangan zaman serta siap memasuki dunia kerja.
Melalui program Kompetisi Kampus Merdeka, lanjut Dr. Ishak Hasan, program studi dapat mengakselerasi kualitas dan relevansinya. Rektor mendorong prodi melakukan kemitraan baik dengan perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, dunia industri dan lembaga pendidikan lainnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Kemitraan tidak hanya dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU, tetapi komitmen untuk bersama-sama untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Programnya jelas, peran mitra apa dalam mencapai delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan bagaimana diimplementasikan dalam program-programnya,” jelas Dr. Ishak Hasan
Adapun Indikator penilaiannya lanjut Rektor, berdasarkan kemampuan prodi merealisasikan 8 kriteria atau IKU, yaitu : 1. Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus 3. Dosen Berkegiatan di Luar Kampus 4. Praktisi Mengajar di Dalam Kampus 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia 7. Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif 8. Program Studi Berstandar Internasional.
Untuk diketahui, Universitas Teuku Umar merupakan PTN Pertama di Indonesia yang menyelenggarakan Kompetisi Liga Kampus Merdeka Antar Prodi. Hal ini sesuai dengan pernyataan Dirjen Diktiristek, Prof. Nizam saat meluncurkan Program Liga Kampus Merdeka antar Prodi lingkup Universitas Teuku Umar, pada Rabu (9/6/2021) melalui Zoom Meeting. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).







