MEULABOHUTU | Dua Program Studi di lingkup Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar menyelenggarakan pemilihan Ketua Prodi Baru menyusul berakhirnya masa jabatan ketua saat ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Fakultas, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Rabu (31/5/2023)

Dua program studi tersebut adalah Program Studi Agribisnis dan Agroteknologi. Setelah melalui perpanjangan pendaftaran calon ketua program studi sampai tanggal 29 Mei.

Rangkaian kegiatan pemungutan suara diawali dengan musyawarah bersama yang diikuti oleh seluruh dosen tetap di masing-masing program studi.

Proses pemilihan terlaksana pada tanggal 31 Mei, terpilih Teuku Athaillah, SP, M.Si sebagai ketua program studi Agribisnis dan Iwandikasyah Putra, SP, M.P sebagai ketua program studi Agroteknologi.

Dr. Muhammad jalil sebagai ketua pelaksana pemilihan Ketua program studi Agroteknologi menjelaskan, pelaksanaan pemilihan dilakukan dengan secara langsung oleh dosen program studi.

Dalam proses pemilihan, Masing-masing calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi sebelum proses pemilihan. “Pelaksanaan berjalan dengan baik, peserta pemilih antusias mendengarkan penyampaian para calon dan memberikan suara”.

Pelaksanaan pemilihan yang dilaksanakan 4 tahun sekali ini diikuti sebanyak 19 dosen agribisnis dan 23 dosen agroteknologi yang memberikan suara.

Sementara itu Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdi Faizin, M.Si dalam sambutannya saat menutup musyawarah prodi  menyampaikan, sebagai Dekan Fakultas Pertanian menyambut baik pelaksanaan pemilihan ketua untuk 2  program studi periode 2023-2027.

Proses pemilihan berjalan dengan baik, semua dosen yang memiliki hak suara pada masing-masing prodi berkontribusi dalam proses pemilihan, kondisi seperti ini sangat baik untuk pengembangan Fakultas Pertanian.

Rusdi Faizin mengucapkan selamat dan sukses kepada kedua ketua prodi terpilih. “Mari sama-sama kita majukan Fakultas Pertanian, melalui kerjasama dan kerja keras di masing-masing prodi, apalagi core product UTU adalah dibidang Agro Industry,” pungkasnya.

Teuku Athaillah, SP, M.Si selaku Ketua Prodi Agribisnis terpilih mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Athaillah berharap dapat menjalankan Visi dan Misi Prodi Agribisnis serta menjalankan Visi dan Misi dari UTU agar bisa lebih baik kedepannya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Iwandikasyah Putra, SP, M.P selaku ketua program studi Agroteknologi terpilih,
Ia juga mengharapkan prodi Agrotek dapat menjadi lebih baik dari segala aspek mengingat persaingan global saat ini menjadi tantangan tersendiri untuk Prodi Agroteknologi agar semakin meningkatkan kualitas.

“Diantaranya dengan cara mengembangkan SDM lewat  training yang bersertifikat, transparansi kegiatan dan pendanaan, serta memberikan pelayanan yang baik untuk mahasiswa, dosen, dan staf,” pungkasnya. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan oleh sivitas Universitas Teuku Umar (UTU)  dihalaman Gedung Rektorat UTU, Kamis (1/6). Upacara diikuti oleh Pimpinan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa dan kelembagaan kampus berjalan dengan hikmat dan lancar.

Adapun tema Hari Lahir Pancasila tahun 2023 adalah “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”.

Upacara diawali dengan pengibaran dan penghormatan kepada Sang Merah Putih. Seluruh peserta upacara melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat. Hal ini mencerminkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air.

Selaku Pembina upacara Rektor UTU Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si membacakan sambutan dari Kemendikbud ristek. Disampaikan bahwa dalam menyusun ideologi negara bangsa yang majemuk, Pancasila digali dari nilai luhur budaya bangsa di nusantara dan memiliki makna yang dinamis dan universal. Sebagai sebuah ideologi.

Pancasila juga merupakan sebuah prinsip dalam menyelenggarakan pemerintahan Indonesia di segala zaman. Pancasila, hingga saat ini, tetap relevan di tengah dinamika. Prinsip-prinsip Pancasila perlu kita jaga dalam seluruh aktivitas negara. Di tengah padatnya kegiatan dalam melaksanakan tugas, mari kita sejenak berefleksi dan memahami filosofi yang menjadi nyawa negara Indonesia. Pancasila mengandung 5 (lima) nilai universal dasar, yakni Ketuhanan, Kemanusiaan, Kebinekaan, demokrasi, dan Keadilan Sosial.

Lebih lanjut disampaikan bahwa selain program dan kebijakan, Kemendikbudristek juga menyusun “Profil Pelajar Pancasila” yang menjadi perwujudan pelajar Indonesia sebagai pembelajar sepanjang hayat. Profil Pelajar Pancasila tersebut mengandung ciri utama, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Kemendikbudristek telah melahirkan 24 Episode Merdeka Belajar dan transformasi lainnya. Seluruh upaya tersebut selaras dengan Visi Indonesia Maju dan amanat Presiden Republik Indonesia yang mendapatkan mandat dari rakyat melalui proses demokrasi.

“Hari Lahir Pancasila ini juga menjadi momentum bagi kita untuk merenungkan dan merefleksikan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dalam kehidupan sehari-hari, mari kita terapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan sikap kita. Mari kita saling tolong-menolong, hidup dalam harmoni, dan menciptakan masyarakat yang adil dan Makmur,” ucap Dr. Ishak Hasan

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan bangsa, dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip Pancasila sebagai pedoman dalam segala aspek kehidupan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika UTU untuk terus berkontribusi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Semangat peringatan ini akan terus diperkuat melalui kegiatan-kegiatan akademik dan sosial yang dilaksanakan di UTU. Pendidikan dan pembelajaran di kampus juga akan terus mendorong mahasiswa untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta mengintegrasikannya dalam kehidupan sosial masyarakat. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH, UTU – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh berkerjasama dengan Universitas Teuku Umar melakukan sosialisasi kewirausahaan bagi mahasiswa Universitas Teuku Umar di Aula Hotel Eva Sky, Meulaboh, Senin (30/5/2023).

Kasi Fasilitas Usaha Kecil Dinas Koperasi UKM Aceh, Saiful Bahri mengatakan di tahun 2023, kegiatan sosialisasi kewirausahaan ini sudah dilakukan di empat universitas ternama yang ada di Aceh, yaitu Universitas Syiah Kuala (USK), Unin Ar Raniry, Universitas Malikulsaleh dan yang terakhir di Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

Saiful Bahri menyebut, sosialisasi dan kampanye kewirausahaan bagi mahasiswa ini bertujuan untuk merubah mindset mahasiswa dari budaya mencari kerja menjadi menciptakan pekerjaan atau berwirausaha, sehingga menjadi bekal kemandirian ekonomi dan bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain.

“Kita mencoba merubah pola fikir mahasiswa dari budaya mencari kerja kemudian bisa menciptakan kerja. Harapannya tentu nanti akan lahir wirausaha baru yang mampu menampung tenaga kerja,” kata Saiful Bahri.

Saiful menambahkan, narasumber yang diundang dikegiatan tersebut juga berkompeten dan profesional di bidangnya yaitu dosen UTU Hanif Mucdatul A, ketua Yayasan Aceh Documantary Faisa Ilyas, Owner Ika Kroeng Khairul Fajri, Wain Advisory Indonesia Sultan M. Yunus dan Saifullah direktur manajemen Kemenparekraf.

Ia melanjutkan, setelah terselenggarakan kegiatan sosialisasi ini Dinas Koperasi  UKM Aceh dengan UTU melakukan penyaringan calon wirausaha minimal 10 persen dari 100 orang ini, kemudian akan didampingi dan dilanjutkan dengan diberikan bantuan peralatan sesuai kebutuhan usaha yang dilanjutkan.

“Nantinya dari sosialisai ini nanti juga akan ada penyaringan khusus dengan keteria yang ada untuk membuktikan dan menunjukkan bahwa kegiatan itu dilakukan dengan perencanaan yang baik, serius dan berkelanjutan,” tambahnya.

Saat ini, imbuhnya pemerintah sangat optimis untuk menciptakan wirausaha kaum milenial, karena kegiatan ini juga diselenggarakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 2 Tahun 2022 dan Pergub Nomor 39 Tahun 2020 tentang pengembangan kewirausahaan nasional, yang diharapkan tumbuhnya 1 juta wirausaha baru. **

MEULABOHUTU | Indonesia sebagai negara demokrasi akan kembali melakukan pemilihan umum (pemilu) eksekutif serta legislatif pada Februari tahun 2024 mendatang. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memprediksikan  pemilih muda pada Pemilu 2024 mendatang bisa menembus 60 persen. Dengan kata lain, Pemilu 2024 akan menjadi era para mahasiswa dan pemilih pemula untuk memberikan suara.

Menyikapi hal tersebut diatas, Universitas Teuku Umar
bekerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh menyelenggarakan Gerakan Cerdas Memilih. Kegiatan tersebut dipusatkan di pelataran parkir Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Alue Penyareng, Rabu (31/5/2023).

Program variety show yang mengusung tema ‘Menuju Pemilih Cerdas’ ini diikuti kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Teuku Umar.

Bertindak sebagai narasumber Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso, S.I.K., M.Si, Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian Nukman, SP dan  Ketua Panwaslih Aceh Barat, Marzalita Usman, SE., M.Si.

Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan mengapresiasi LPP RRI Meulaboh yang telah memilih kampus UTU sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan, disamping itu mahasiswa UTU termasuk kedalam kategori pemilih pemula yang mesti mendapatkan pemahaman dan literasi yang cukup tentang pemilu.

“Ini merupakan momentum yang baik, terutama bagi anak-anak kami untuk memperkuat literasi politik, dengan  membaca, menonton, mendengar, agar tidak mudah terombang-ambing pikirannya.,” katanya

Lanjutnya para pemilih muda ini tentu perlu mengetahui dan memahami nilai penting dari penyelenggaraan pemilu. UTU  sebagai perguruan tinggi dengan banyak calon pemilih muda perlu mendapat edukasi mengenai pentingnya pemilu.

“Mereka harus mengetahui dan memahami bahwa pemilu  tidak hanya sebagai sarana untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintah, tetapi sarana integrasi bangsa dan menentukan pemimpin yang mampu menghadirkan masa depan lebih baik bagi Indonesia,” pungkasnya.

Kepala LPP RRI Meulaboh, Peri Widodo, S.Ag mengatakan, GCM merupakan program nasional yang diperuntukkan kepada generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2024 mendatang. Diharapkan GCM dapat memberikan wawasan yang baik terkait Pemilu kepada mereka.

“Pemilu menentukan nasib bangsa dan negara, sehingga dibutuhkan para pemilih cerdas yang dapat mendukung pembangunan bangsa,” terangnya

Atas dasar inilah, RRI Meulaboh memilih kampus sebagai tempat pelaksanaan kegiatan perdana dari program GCM.

“Semoga acara ini bermanfaat bagi mahasiswa yang hadir. Terimakasih juga kepada pihak UTU yang telah memfasilitasi tempat acara,” kata Peri Widodo

Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian Nukman menyebutkan, GCM ini sejalan dengan langkah KPU/KIP yang memang memberikan perhatian khusus kepada pemilih pemula. Jumlah pemilih pemula dalam Pemilu 2024 nanti juga sangat signifikan, mencapai 40 persen.

“Kita memang menyasar segmen pemilih pemula, goes to campus, goes to school, juga sosialisasi berbasis kearifan lokal. Kita sangat berharap anak-anak ini paham apa yang akan dilakukannya pada Pemilu nanti, bagaimana hak suaranya bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar T. Novian

Sementara Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso  menyampaikan kesiapan Polri dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024 nanti. Dia menegaskan, Pemilu bisa baik dan sukses jika pengamanannya baik.

“Dibutuhkan pengamanan yang baik untuk jalannya pesta demokrasi nanti. Pemilu nanti dilakukan secara serentak 14 Februari pilpres dan pileg, serta November 2024 Pilkada. Kami pihak keamanan berdasarkan analisa akan kerja keras, karena kekuatan Polri juga terbatas,” ucap Kapolres Pandji Santoso.

Ketua Panwaslih Aceh Barat, Marzalita mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda dapat membantu mengawasi seluruh tahapan pemilu dengan memahami aturan-aturan yang berlaku.

“Mereka bisa ikut mengawasi jika ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, misalnya adanya politik uang, pelanggaran masa kampanye dan sebagainya,” pungkasnya.

Kegiatan Gerakan Memilih Cerdas juga turut disemarakkan oleh penyanyi papan atas Aceh Zuhdi atau familiar dengan nama Bergek dan artis komedian asal Lhokseumawe Iwan S. Juga penampilan dari Grup UKM Tari Teuku Umar dari kalangan mahasiswa UTU. (Aduwina Pakeh).

MEULABOHUTU | Dalam rangka menjaga lingkungan pantai dan Laut bebas dari pencemaran sampah serta  menumbuhkan jiwa wirausaha di dalam anggota, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Stingrays Diving Club (SDC) Universitas Teuku Umar melakukan bakti sosial di Pantai Lhok Bubon, Aceh Barat pada Sabtu (27/5/2023).

Sementara pada Selasa, 6 juni 2023 mendatang, kegiatan Wirausaha anggota akan dipusatkan di Sekretariat UKM SDC Universitas Teuku Umar.

Ketua UKM SDC, Aris Yusdi kepada media UTU News mengatakan tujuan dari kegiatan baksos tersebut adalah untuk mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan laut bebas dari pencemaran sampah, dan dilakukannya juga riset penyebaran sampah yang ada di pantai lhok bubon.

Pada sabtu kemarin, tim UKM SDC UTU telah melaksanakan kegiatan baksos dan Riset pengambilan data kelimpahan, komposisi dan sumber sampah yang ada di pantai Lhok Bubon.

Kegiatan ini selain wujud kepedulian menjaga pencemaran lingkungan dari penyebaran sampah, juga untuk mengetahui sumber sampah dan jenis penyebaran sampah apa saja yang ada di pantai lhok bubon, apakah sumber dari limbah rumah tangga ataupun dari  wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut.

Mengingat banyak sekali wisatawan dan perumahan yang ada di sekitaran pesisir tersebut, dan dapat dilihat banyak sekali sampah yang dibuang begitu saja sehingga dapat mencemari lingkungan baik di darat maupun di laut nantinya.

Untuk melihat sumber sampah dan jenis sampah apa saja yang ada di pantai Lhok bubon perlu dilakukan riset untuk kemudian di jadikan jurnal dan di publish sebagai referensi kedepannya yang dapat digunakan oleh instansi pemeritahan ataupun masyarakat pada umumnya agar selalu mengingat untuk menjaga lingkungan agar bebas dari pencemaran sampah.

Aris menambahkan di Aceh Barat sendiri banyak lokasi pantai yang dijadikan tempat tujuan wisatawan baik di akhir pekan maupun di hari biasa untuk menikmati keindahan alam yang ada di kota meulaboh, akan tetapi beberapa wisatawan melupakan hal yang sangat penting dalam kunjungan mereka ke tempat wisata tersebut yaitu pantai yang dimana kebanyakan masyarakat yang melupakan menjaga lingkungan dari pencemaran yang bahkan masyarakat sendiri juga ikut merusak lingkungan.

Kita perlu memberikan penyuluhan aturan kepada wisatawan agar sadar akan kebersihan lingkungan, dimana wisatawan datang ketempat wisata dan membawa berbagai macam makanan ringan untuk di santap bersama kawan, sahabat, keluarga dan rekan kerja yang kemudian bungkusan dari mulai makanan ringan sampai bungkusan plastik yang dibawa dengan sengaja atau tidak sengajanya mereka buang sembarangan.

Jika dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan penumpukan sampah yang ada di sekitaran pantai dan bisa sampai terbawa oleh tiupan angin ke dalam laut yang merugikan biota laut yang ada di perairan meulaboh dan merusak kondisi air dan pencemaran di darat yang menimbulkan bau tidak sedap.

Kemudian tim UKM SDC UTU akan melanjutkan kegiatan Kedua pada tanggal 6 juni 2023 mendatang untuk membuat karya wirausaha dari barang tidak terpakai dan tidak ada nilai jual lebih sehingga barang yang sudah di buat nantinya ada nilai jual. Hal ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dilakukan anggota UKM SDC.

MEULABOHUTU | Program Studi S1 Peternakan Universitas Teuku Umar merupakan yang pertama di Indonesia yang memiliki kurikulum peternakan terintegrasi berbasis agro marine dengan memanfaatkan teknologi informasi dan potensi genetik sumberdaya ternak lokal.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor I Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc pada Selasa, 30 Mei 2023 sesaat setelah menerima SK Izin Operasional S1 Peternakan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh. informasi mengenai Program studi Peternakan – UTU dapat diakses pada halaman:
https://utu.ac.id/peternakan.

M. Aman Yaman menyebutkan keunikan yang dimiliki Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan kepada calon mahasiswa baru yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Disamping keunggulan-keunggulan lainnya yang ditawarkan Universitas Teuku Umar kepada calon mahasiswa seperti PTN yang tidak memungut dana sumbangan pembangunan institusi (SPI Rp.0,-) juga UKT di Universitas Teuku Umar merupakan yang terendah di Indonesia.

Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar telah mendapatkan izin untuk menerima mahasiswa baru di jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat atau jalur Mandiri tahun 2023 setelah mendapatkan kepastian dan menerima salinan SK Izin Operasional S1 Peternakan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh, Kemendikbudristek RI pada Selasa (30/5/2023) kamarin.

“Prodi Peternakan UTU secara resmi telah dapat menerima mahasiswa baru tahun Ajaran 2023/2024 melalui jalur mandiri, dikarenakan untuk jalur SNBP dan SNBT sudah lewat pelaksanaanya,” kata M. Aman Yaman

Untuk jumlah kuota kursi untuk prodi Peternakan pada seleksi mandiri ini yaitu sebanyak 40 kursi. “Insya Allah prodi peternakan menyediakan slot 40 mahasiswa baru di jalur mandiri atau SMM-PTN Wilayah barat,” Pungkas M. Aman Yaman

sementara itu dikonfirmasi terpisah Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si menyambut baik atas turunnya SK pembukaan prodi S1 Peternakan dari Kemendikbud RI yang diserahkan oleh LLDIKTI 13 Wilayah Aceh.

“Prodi baru ini hadir dalam rangka menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat serta dunia kerja. Yang mana prodi ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya di willayah Barat Selatan Aceh dan sangat dibutuhkan di era sekarang,” Katanya

Dengan bertambahnya prodi baru tersebut akan semakin melengkapi program studi yang telah dimiliki oleh Universitas Teuku Umar sebelumnya. Hingga kini sudah tersedia 21 program studi S1 yang tersebar di 6 Fakultas, dan 1 prodi Magister Perikanan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang juga siap menerima mahasiswa baru Tahun Ajaran 2023/2024. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Untuk percepatan pemasangan Penerangan Jalan Umum ( PJU ) Jalan Alue Peunyareng, Kamis (04/05/2023) petang, sejumlah pengurus Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar ( PEMA UTU ) melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Drs. Mahdi Efendi, di Meuligoe Bupati.

Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam lembaga PEMA Universitas Teuku Umar itu menjumpai secara langsung PJ Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi menemui Pj Bupati Mahdi untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dikeluhkan oleh mahasiswa dan masyarakat, termasuk fasilitas PJU.

Mahdi mengucapkan terimakasih kepada utusan PEMA UTU yang menjumpainya dalam rangka menyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Ia berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut agar persoalan di tengah masyarakat dapat tersampaikan ke pemerintah.

Kedatangan mahasiswa dari PEMA UTU disambut langsung oleh PJ Bupati dan turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Barat Drs Darwis, MSi dan Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Hidayat Isa, SE

Pertemuan yang penuh keakraban itu yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam itu, Mahdi mendengar satu persatu aspirasi yang disampaikan oleh jajaran PEMA UTU. Pj Bupati berjanji akan berupaya menindaklanjuti semua laporan dan masukan itu, dengan segala sumberdaya yang ada, tentunya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Menurut nya ada beberapa hal yang mungkin menjadi prioritas, salah satunya mengenai penerangan lampu jalan di lintas Alpen (Alue Penyareng) dan penekanan angka stunting, kemiskinan ekstrim dan ini akan dikomunikasikan nantinya dengan pihak DPRK. Karena itu semua tentu harus mendapatkan persetujuan DPRK. “Kita berharap ada dukungan dari DPRK,” katanya.

Disamping itu iya juga berharap agar mahasiswa dari semua universitas yang ada di Aceh Barat bisa berkontribusi membangun daerah.

Presiden Mahasiswa UTU Wahyu Nurdin melalui Mustafa, menjelaskan maksud pihaknya melakukan audiensi dengan kepala daerah itu agar bisa bersinergi membangun daerah yang difokuskan mengenai percepatan pemasangan lampu di jalan Desa Alue Penyareng.

Mustafa yang dalam jabatannya di PEMA disebut Menko iNeX itu mengatakan, sebelumnya pihaknya pernah menyampaikan statement di beberapa platform media, yang intinya meminta pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat serius menjalankan aspirasi mahasiswa dan masyarakat

Beberapa poin yang disampaikan ke PJ Bupati Aceh Barat Bapak Mahdi Efendi, diantaranya. PJU jalan Alpen, Buruh Kapal bongkar muat batu bara yang dimana harus memprioritaskan putra daerah, pencemaran lingkungan akibat batu bara yang tumpah ke laut dan sejumlah persoalan lain yang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam Audiensi tersebut PEMA UTU turut hadir Sekretaris Umum PEMA UTU Furqan Aly, Wakil Sekjen PEMA UTU Jasmi, Andreansyah Mahasiswa pemerhati kebijakan dan pelayanan publik serta Mustafa selaku Menko iNeX. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Dalam rangka menjaga tali silaturahmi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK- UTU) menggelar acara Halal Bihalal pada Rabu (3/5). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula lama Universitas Teuku Umar diikuti oleh segenap keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, para dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan Himpunan mahasiswa lingkup FPIK.

Dalam laporannya Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU mengatakan pentingnya silaturahmi antara dosen dan seluruh civitas akademika agar saling bersinergi dan bekerjasama untuk memajukan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Dalam kegitan silaturahmi keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan turut hadir Rektor Universitas Teuku Umar didamping Warek I, Warek II, Warek III, dan Kepala Biro Umum dan Keuangan, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Dekan Lingkup Universitas Teuku Umar dan  Kepala LPPM.

Dalam arahannya Rektor Universitas Teuku Umar Dr. Drs. Ishak Hasan., M.Si menyampaikan untuk terus menjaga kekompakan semua civitas akademika Universitas Teuku Umar agar UTU terus berkembang menjadi kampus terkenal secaara nasional dan internasional

Dalam kegitan Silaturahmi keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan turut menghadirkan penceramah Tgk. Yasri Muhammad Zaid pimpinan pondok pesantren Abi Luthfi Amanah Alamilin gampong Peunaga Pasi. 

Tgk Yasri mengajak keluarga besar FPIK untuk dapat mengambil pelajaran penting dari moment halal bihalal ini yaitu dapat meningkatkan silaturrahmi, meningkatkan semangat kerja dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. (Humas UTU).

MEULABOH, UTU – Universitas Teuku Umar (UTU) dan Universitas Muhammadyah Aceh (UNMUHA) sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kemitraan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si dan Rektor UNMUHA Dr. Aslam Nur. MA, yang berlangsung di ruang rapat senat Kampus UTU, GKT pada Selasa 30 Mei 2023. Setelah penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan penandatangan MoA atau PKS antara Fakultas Teknik UTU dan Fakultas Teknik Unmuha.

Ruang Lingkup Kerjasama Antara Fakultas Teknik UTU dengan Fakultas Teknik UNMUHA adalah Dalam melaksanakan kegiatan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Para Pihak bersedia saling memberikan bantuan dalam bentuk: Kegiatan bersama dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Sharing artikel jurnal penelitian, Kerjasama aktivitas akademis (seminar, workshop, kuliah umum, diskusi, dialog, dan lain-lain), Bantuan tenaga pengajar/dosen, Bantuan tenaga ahli/profesional, Studi banding dalam rangka kegiatan akademik, kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan kurikulum, Perjanjian.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng, IPM mengharapkan melalui kerjasama ini dapat mencakup kegiatan lainnya yang terkait dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara FT UTU dan FT Ummuha.

 

 

 

 

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) melakukan prosesi peusijuek terhadap 25 orang Dosen yang baru saja menyelesaikan program studi S3 di berbagai kampus dalam dan luar negeri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula utama, Kampus UTU Alue Penyareng, Selasa (30/05/2023).

Selain peusijuk Doktor baru, pada moment kali ini juga dilakukan peusijuk calon jamaah haji yaitu Kepala Biro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si beserta keluarga.

Dalam kegiatan peusijuek tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Wakil Rektor II, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Dekan FISIP Basri, SH., MH, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, M.Eng, IPM, Dekan FKM, Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.P.H, Dekan FPIK, Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU, Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusydi Faizin, M.Si, Kabiro AKPK Drs. H. T. Muslim Raden, M.Si serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkup Universitas Teuku Umar.

Rektor dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh doktor yang telah kembali mengabdi di UTU setelah sebelumnya berjuang dalam studi doktoral. Beliau berharap kehadiran 25 Doktor baru di UTU ini mampu mendongkrak kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dari sisi Pengajaran, Penelitian, Maupun Pengabdian kepada masyarakat.

“Dukungan SDM baru berkualifikasi Doktor ini, tentu menjadi energi yang luar biasa bagi UTU dalam mewujudkan visi sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi,” jelasnya

Rektor berharap para doktor tersebut untuk pro aktif sesuai dengan bidangnya, juga harus mempersiapkan diri dengan matang untuk meraih kepangkatan akademik menjadi Guru Besar.

Adapun nama-nama Doktor baru yang ikut dipeusijuk oleh Rektor dan sejumlah pejabat UTU lainnya adalah sebagai berikut:

Khusus kepada Kabiro Umum dan Keuangan yang akan berangkat Haji, Rektor berpesan dan mendoakan agar kabiro dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tuntunan hingga menjadi haji yang mabrur. “Semoga kita semua juga segera mendapatkan kesempatan untuk beribadah haji ditahun-tahun mendatang,” ungkap Rektor.

Untuk diketahui, peusijuek adalah sebuah prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh yang masih dipraktekkan hingga saat ini. Tradisi peusijuek ini dilakukan pada hampir semua kegiatan adat dalam kehidupan masyarakat di Aceh. (Aduwina Pakeh).