MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) bersama 14 Perguruan Tinggi Negeri mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka membahas kolaborasi penelitian dan pengabdian Kampus PTN Wilayah Barat dan Wilayah Timur bertempat di Hotel Century Park Jakarta, Minggu (21/5/2023).

Pada Rapat Koordinasi ini, forum menyepakati bahwa sejumlah poin kerjasama yang ditandai dengan penandatangan MoU kerjasama antar PTN.

Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si kepada UTU News mengatakan kolaborasi antar Perguruan Tinggi menjadi sesuatu yang harus dilakukan, dalam hal pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti dengan saling bertukar dosen, mahasiswa, bahkan dapat melakukan riset kolaborasi untuk menciptakan inovasi, serta penggunaan teknologi informasi untuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang memenuhi indikator capaian.

Di era yang menuntut kolaborasi ini, lanjut Dr. Ishak Hasan, Perguruan Tinggi mesti berbenah dan memperbaiki diri, tentunya tidak bisa dilakukan sendiri namun perlu adanya dukungan serta kerjasama dengan seluruh elemen termasuk dengan perguruan tinggi lainnya.

“Banyak sekali yang bisa kita lakukan dengan kolaborasi antara UTU dan Perguruan Tinggi Negeri lainnya di Indonesia, kita bisa belajar banyak hal, tentang mewujudkan green campus dan lainnya juga dari segi kolaborasi penelitian kita pun dapat meningkatkan penelitian dari segi tri dharma,” ucapnya.

Rektor UTU berharap ke depan, kita bangun kebersamaan dalam pelaksanaan Tri Dharma, dengan kolaborasi ini kita dapat saling bahu membahu guna meningkatkan pendidikan di Indonesia semakin baik.

“yang terpenting impact yang akan kita dapatkan dalam kerjasama ini ialah menghasilkan implementasi yang nyata dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, semoga kesepakatan ini dapat meningkatkan pendidikan di Indonesia semakin baik,” tutupnya.

Adapun ke 15 Perguruan Tinggi Negeri dari Wilayah Barat yang melakukan tandatangan MoU adalah Universitas Teuku Umar, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Samudra Langsa, ISBI Aceh, Universitas Malikussaleh, Universitas Negeri Padang, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Bangka Belitung dan Universitas Jambi. Sementara dari Wilayah Timur adalah Universitas Palangka Raya, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Halu Oleo, Univerditas Borneo Tarakan serta  Universitas Mataram. (Aduwina Pakeh).

MEULABOH, UTU – Universitas Teuku Umar (UTU) bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh menindaklanjuti kegiatan penandatangan nota kesepahaman sebagai bentuk upaya kolaborasi pencegahan dan penanganan kejahatan narkoba di lingkungan Kampus. Dalam kesempatan tersebut Rektor UTU bersama rombongan diterima langsung oleh Brigjen Pol. Ir. Sukandar, M.M di Kantor BNN Aceh di Banda Aceh, Rabu (17/05/2023).

Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, didampingi Dekan Fakultas Ekonomi UTU, Dr. Hamdi Harmen, SE, MM, Kepala Biro Umum dan Keuangan UTU, Zulfirman, SE, M.Si mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan sebagai upaya tindak lanjut MoU Kesepakatan dalam rangka pencegahan pengggunaan dan penanganan narkoba di lingkungan Kampus.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa UTU dan BNN Aceh telah melakukan MoU Kerjasama yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kemudian peningkatan peran serta dalam melaksanakan kegiatan anti narkoba dan bela negara, deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Serta pertukaran data/informasi terkait upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. **

MEULABOHUTU  | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar menyelenggarakan acara stadium general pada hari Rabu, 17 Mei 2023 di gedung keteknikan (Gedung Laboratorium FT UTU) di kompleks kampus UTU.

Kegiatan kuliah umum yang bertemakan “Penguatan Ilmu Keteknikan dan Kompetensi Laboratorium Melalui Silaturrahmi Keakraban Civitas Akademika dan Alumni FT UTU” ini dipresentasikan oleh Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T., IPM (Kadis PUPR Aceh Barat), Ir. Fitriadi, S.T., M.T., IPM (Dosen Teknik Industri/Kandidat Doktor Universitas Terengganu Malaysia), dan Samsuar Manaf, S.T., (Senior Staff pada Dinas Perindustrian Aceh Barat) yang semuanya merupakan para pengajar pada Fakultas Teknik pada awal Fakultas Teknik Berdiri.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Wakil Dekan I (Bidang Akademik, Kemahasiswaaan dan Alumni) Ir. Samsunan, S.T., M.T., `berlangsung khitmad dan antusias.

Pada sesi pemaparan pertama, Kadis PUPR Aceh Barat menjelaskan bahwa keberadaan pakar dari kampus sangat berperan dalam memberikan kontribusi keilmuan dan kajian teknis terhadap pelaksanaan pembangunan. Di Aceh Barat sudah banyak sumbangsih pikiran dan ide yang diberikan oleh kampus dalam menjawab berbagai tantangan pelaksanaan pembangunan. Di bidang ke-PU-an, banyak penelitian yang bisa membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi pemerintah.

“Kami mengajak para akademisi untuk bersama mengkaji dan meneliti berbagai persoalan dalam pelaksanaan pembangunan. Di bidang jalan, kami butuh pemikiran cepat dalam penanganan kerusakan badan jalan”.

Gerusan badan jalan akibat erosi sungai sudah dilakukan berbagai upaya oleh pemerintah tapi belum mendapatkan hasil maksimal. Ada kajian-kajian besar yang dilakukan pemerintah pusat dengan biaya besar, tapi butuh waktu yang lama menunggu realisasi. Sementara persoalan dalam masyarakat perlu penanganan segera, sehingga butuh pemikiran cepat dan solutif dari para akademisi dengan memberikan ide-ide cemerlang dan pola penanganan sederhana. Banjir genangan dan bajir kiriman juga menjadi persoalan tersendiri, sehingga butuh pemikiran dari para pemikir di kampus.

Sementara itu, pemateri kedua (Fitriadi, ST., M.T, IPM) memberikan materi tentang proses perjalanan kampus dimulai dari rintisan dan dijalankan dengan tekun sampai menghhasilkan para alumni yang handal. Saat awal perintisan fakultas Teknik, UTU tidak memiliki sumber daya yang tetap dan SDM peralatan apa adanya. Perjuangan dan perjalan pahit dengan peralatan apa adanya, sudah mengantarkan FT UTU menjadi salah satu kampus yang diperhitungkan di Aceh dan regional.

Samsuar Manaf selaku dosen senior mengajak para civitas akademika agar dalam melaksanakan penelitian dan pengabdian, agar dilakukan kegiatan yang dapat memberikan kontribusi dan keuntungan bagi pemerintah dan masyarakat banyak. Penelitian dan pengabdian juga tidak dilakukan secara mandiri, tetapi dilakukan secara berkelompok dan dapat melibatkan mahasiswa yang banyak. Sehingga mahasiswa juga kebagian ilmu dan pengalaman di lapangan. Pada saat mereka menjadi sarjana, mereka sudah memiliki pengalaman apa yang terjadi di lapangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UTU yang diwakili Warek II Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd, Dekan dalam Lingkup UTU, para stake holders diantaranya dari korem 012/TU, Direktur AKN Aceh Barat, PT. PLN (Persero), DPMG Aceh Barat, para civitas akademika Fakultas Teknik, serta para alumni. Kegiatan kuliah umum diakhiri dengan makan Bersama dalam bentuk syukuran dan silaturrahmi keluarga besar Fakultas Teknik UTU.

MEULABOH, UTU – Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEP) Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar melaksanakan Semarak Ekonomi Pembangunan berupa Expo UMKM. Kegiatan tersebut merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Milad yang ke-7 Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UTU.

Kegiatan Expo UMKM dilaksanakan mulai tanggal 15 Mei sampai dengan 19 Mei 2023 tersebut bertempat di halaman belakang Gedung Kampus Terintergrasi GKT Universitas Teuku Umar. Dalam kesempatan tersebut, turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi UTU, Dr. Hamdi Harmen, SE, MM, Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan, Dr. Helmi Noviar, SE, M.Si.

Dekan Fakultas Ekonomi UTU, Dr. Hamdi Harmen, SE, MM melalui kegiatan semarak ekonomi pembangunan tersebut berharap dapat menjadi ajang meningkatkan kreativitas mahasiswa dan inovasi dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan adalah untuk meningkatkan tali silahturahmi antar mahasiswa, dosen dan alumni Prodi Ekonomi Pembangunan.

“Dengan momen  hari lahirnya Himpunan Ekonomi Pembangunan mari kita eratkan kembali tali silahturahmi antar mahasiswa, alumni dan dosen ekonomi pembangunan dengan berbagai macam kegiatan yang akan melibatkan ketiga elemen tersebut”. Ia juga menambahkan, kegiatan Expo UMKM merupakan satu dari rangkaian kegiatan lainnya seperti lomba master chef, badminton, dan lomba desain poster. **

 

 

 

MEULABOH, UTU –  Unit Kegiatan Mahasiswa Hamalatul Qur’an (UKM HQ) melaksanakan  Musyawarah Besar ke-III (Mubes)  dalam rangka pemilihan ketua umum periode 2023-2024 di Aula Fakultas Ekonomi, Universitas Teuku Umar (UTU) dengan menyongsong tema “Regenerasi Kepemimpinan Dakwah dalam Al-Qur’an Sebagai Pioneer Menuju UKM HQ Yang Terdepan”, Sabtu (10/05/2023).

Sebagaimana konsep regenerasi kepemimpinan dalam dunia mahasiswa kampus, kegiatan MUBES

ini dilaksanakan oleh setiap Ormawa dalam lingkup universitas ketika masa periode kepengurusan berakhir untuk mencari penerus yang akan melanjutkan estafet kepengurusan yang baru.

Kandidat ketua terpilih, akhina Amat Sanuri yang sekaligus Ketua panitia di acara MUBES menyampaikan bahwa “kegiatan Musyawarah Besar (MUBES) ini adalah kewajiban kita bersama yang harus dilakukan ketika masa kepengurusan periode sudah habis. Dana kegiatan murni berasal dari infaq anggota dan pengurus. Alhamdulillah kandidat calon Ketua pada MUBES kali ini cukup semarak, ikhwan dan akhwat juga ikut serta. Kita patut apresiasi semangat dan jiwa kepemimpinan dari para kader UKM Hamalatul Qur’an.”

Musyawarah Besar UKM HQ berjalan dengan khidmat dalam waktu yang sangat efektif dan efisien. Yang mana pada umumnya Mubes dilaksanakan hingga berhari-hari serta membutuhkan pengeluaran yang lebih banyak.

“Kita harapkan semoga Ketua terpilih beserta jajarannya di kepengurusan UKM HQ ini kedepannya dapat membawa ghirah perjuangan dakwah Al-Qur’an semakin maju dan memberikan perubahan yang besar bagi mahasiswa Universitas Teuku Umar khususnya dan Ummat Islam pada umumnya. Sebagaimana dasar kita membangun UKM Hamalatul Qur’an, seperti itulah harapan cita-cita yang ingin kita pelihara dan terus kembangkan,” Ujar Ikhsan Muhtakin, S. T selalu Ketua Umum demisioner periode sebelumnya.”

Pada pelaksanaan kegiatan Mubes UKM HQ ke-III ini, turut di hadiri oleh Pembina UKM HQ, Dr. Nouvan Moulia, Lc. MA, ketua Alumni UKM HQ, Zulherda, S. T, serta turut dihadiri juga oleh para demisioner UKM HQ.

Amat Sanuri juga menghaturkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah berkerjasama menyukseskan kegiatan MUBES, serta harapan dan komitmen yang kuat kepada seluruh anggota yang akan mengemban amanah periode selanjutnya. (UTUNews)

MEULABOHUTU | Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik-BRIN, Yanuar Farida Wismayanti, Ph.D. mengisi acara Teuku Umar Inspiring Talk: Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Dinamis Di Era VUCA di Universitas Teuku Umar sebagai Pemateri IIbyang dihadirkan oleh Panitia setelah Kepala LAN RI sebagai Pemateri I. Turut membersamainya yaitu Dr. Suprapedi, M.Eng.Sc. yang merupakan Peneliti Ahli Utama-BRIN yang juga mengisi pos Pemateri III di acara tersebut.

Usai mengisi kuliah umum di Aula GKT UTU, BRIN dan Universitas Teuku Umar yang prakarsai oleh Prodi Ilmu Administrasi Negara duduk bersama mendiskusikan rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan dijalankan oleh kedua belah pihak. Diskusi dan saling tukar informasi beserta pengalaman diantara keduanya menjadi pembuka awal dalam agenda tersebut.

Rektor Univeritas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si yang membuka pembicaraan di awal sesi berharap momentum ini bisa dimanfaatkan bersama untuk menjalin kerjasama yang dapat bermanfaat terhadap UTU dan juga BRIN, “Ini saya kira momentum yang tepat untuk membangun hubungan dan kerjasama dengan BRIN karena mereka sudah berada disini, jangan disia-siakan!” pungkas Rektor.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik – BRIN bahwa kolaborasi UTU dan BRIN harus dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, “Sinergi yang kita bangun ini saya harap bisa berkelanjutan, dan gerbang kolaborasi ini bisa di awali melalui FISIP Universitas Teuku Umar”, ungkap Ibu Kapus Riset Kebijakan Publik.

Memasuki pada substansi Perjanjian Kerjasama, diskusi alot diantara UTU dan BRIN menghiasi Ruang Rapat Utama. Saling memberikan pandangan dan tujuan yang hendak dicapai termaktub dalam draft PKS yang ditampilkan di dalam diskusi sehingga penyamaan persepsi substansi dari PKS ini bisa dicapai dengan bijaksana.

Acara yang berlangsung dari selama 3 (tiga) jam ini juga turut dihadiri oleh Kepala LPPM-PMP dan beberapa dekan lainnya di lingkup Universitas Teuku Umar. Mereka berharap kolaborasi kerjasama yang sudah dicapai antara FISIP UTU dengan BRIN bisa melebar ke Fakultas lainnya di lingkungan UTU.

“FISIP menjadi titik awal kerjasama dengan BRIN ini, dan besar harapannya Fakultas-Fakultas yang lainnya dapat juga menjalin kerjasama serupa dengan BRIN” terang Kepala LPPM-PMP UTU Ir. Yuliatul Muslimah, M.P. yang ikut diamini oleh seluruh hadirin yang berhadir.

Pihak BRIN menyambut ini dengan gembira dan berharap kerjasama ini bisa berlanjut dan meluas ke seluruh fakultas yang ada di Universitas Teuku Umar. “Senang rasanya bisa intens berkolabasi, semoga kedepan bisa kita tindak lanjuti” ungkap Dr. Suprapedi, M.Eng.Sc. yang ikut diamini oleh Ibu Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik-BRIN.

MEULABOHUTU | Khabar menggembirakan kembali diterima oleh Civitas Universitas Teuku Umar, kali ini UTU menerima salinan Surat Keputusan (SK) tentang izin pembukaan program Magister (S2) Ilmu Perikanan.

Surat keputusan ini dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, salinan keputusan tersebut diserahkan oleh Drs. M. Najib, M.Pd selaku Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh kepada Drs. Dr. Ishak Hasan, M.Si selaku Rektor UTU.

Proses serah terima ini dilakukan pada Rabu (17/5), bertempat di Gedung LLDikti XIII, jalan Alue Naga, Desa Tibang, Syiah Kuala, Banda Aceh.

Drs. M. Najib, M.Pd mengatakan, dengan diberikannya izin pembukaan prodi S2 Ilmu Perikanan UTU, maka perguruan tinggi ini berhak menerima mahasiswa baru mulai tahun ajaran 2023/2024.

“Pemberian SK pembukaan prodi S2 Ilmu Perikanan itu merespon usulan Rektor UTU seiring banyaknya peminat pada prodi tersebut yang juga sebagai core product UTU sebagai sumber referensi dalam bidang agro and marine industri,” kata M. Najib

Dengan adanya SK izin pembukaan S2 Ilmu Perikanan ini, M. Najib berharap agar Universitas Teuku Umar dapat mempersiapkan diri dengan matang sehingga penerimaan mahasiswa baru angkatan perdana dapat dilangsungkan dengan lancar.

“Kita yakini Universitas Teuku Umar ini mampu berkontribusi hasilkan lulusan S2 Ilmu Perikanan yang berkompetensi sesuai dengan kebutuhan pasar,” kata M. Najib

Sementara Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) dan LLDIKTI Aceh atas bantuan dan dukungannya sehingga UTU untuk pertama kali memiliki program magister.

“Saya sangat terharu dan berbahagia hari ini. Sebab, UTU sudah memiliki program studi S2 yaitu Ilmu Perikanan dari prodi yang diusul pihaknya, sambung Rektor, satu prodi sudah keluar Izin dan bisa menerima mahasiswa baru pada tahun ini. Semoga Pogram Magister Ilmu Pertanian juga dapat segera menyusul,” jelasnya.

Dengan pembukaan Magister Ilmu Perikanan ini, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan pendidikan yang maksimal bagi masyarakat.

Dr. Ishak Hasan juga menambahkan semoga dengan dibuka program Magister ini bisa memperluas koneksi UTU sehingga Visi UTU sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi dapat segera terwujud.

“Kita mengundang bagi masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan S2 Magister Ilmu Perikanan, mari bergabung di UTU,” ucap Dr. Ishak Hasan yang menyebutkan sudah melakukan persiapan dengan sangat baik.

Rektor juga mengatakan, selain telah menyiapkan sarana dan prasarana juga terus mendorong para dosen untuk melakukan pengabdian masyarakat. Termasuk di dalamnya adalah melakukan riset dan penelitian-penelitian.

Surat Keputusan S2  itu berdasarkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 403/E/O/2023 tertanggal 2 Mei 2023 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Perikanan Program Magister pada Universitas Teuku Umar.

Pada acara serah terima ini, dihadiri banyak jajaran civitas akademik dari UTU, selain Rektor turut hadir juga Kepala Biro Umum dan Keuangan UTU, Zulfirman, SE., M.Si dan Koordinator Umum Said Adla Fauzan, M.Si (Aduwina Pakeh / Humas UTU)

MEULABOHUTU | Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Dr. Adi Suryanto, M.Si memberikan kuliah umum di Universitas Teuku Umar dalam program Teuku Umar Inspiring Talk yang berlangsung di aula lantai II GKT, Kampus UTU, pada Selasa (16/05).

Turut hadir bersama Kepala LAN RI, Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Yanuar Farida Wismayanti, S.ST., M.A., Ph.D dan Peneliti Ahli Utama – BRIN, Dr. Suprapedi, M.Eng.Sc.

Kuliah umum yang diprakasai oleh Prodi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini dibuka secara oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si. Bertindak sebagai Moderator yang memandu jalannya kuliah umum dan diskusi yaitu Dr. Ikhsan, S.IP., M.I.P Dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara.

Ketua Panitia pelaksana Teuku Umar Inspiring Talk, Ikhwan Rahmatika Latif M.I.P dalam laporannya menyebutkan Teuku Umar Inspiring Talk kali ini mengambil tema “Mewujudkan Akselerasi Tata Kelola Pemerintah Dinamis di Era VUCA”. Tema ini sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi  pemerintah saat ini, terlebih setelah dua tahun lalu kita menghadapi covid-19 yang tentunya telah memberikan dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat.

“Selain inspiring talk dari Kepala LAN RI, nantinya kita juga akan menggelar sesi diskusi bersama untuk penyamaan persepsi dalam menyusun perjanjian kerjasama bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Mengawali sambutannya pada kuliah umum ini Rektor UTU, menyampaikan saat ini kreativitas dan inovasi menjadi kunci penting untuk memastikan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, Mahasiswa harus disiapkan menjadi pembelajar sejati yang terampil, lentur dan ulet (agile learner), untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi, melalui Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Rektor memberikan apresiasi yang tinggi kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik khususnya Prodi Ilmu Administrasi Negara atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermakna ini.


Berikutnya dalam sesi penyampaian materi kuliah umum, Kepala LAN RI menyampaikan materi tentang Transformasi Bangkom ASN untuk Mewujudkan AGILE Leadership, selain itu juga tentang pembangunan sumber daya manusia unggul di Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

Dr. Adi Suryanto menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Dia menjelaskan, SDM unggul adalah SDM yang profesional, produktif, inovatif, mampu bersaing, dan berkepribadian Indonesia.

Salah satu kunci dalam pembangunan SDM menurutnya adalah pendidikan. Dia mengatakan, dalam pendidikan ada tiga hal yang harus di dapat, yaitu: knowledge, skill, dan attitude.

“Dan pastikan bahwa kalian relatively adaptive di lingkungan yang Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Jangan hanya berada di zona nyaman,” ujarnya kepada ratusan peserta baik mengikuti secara langsung maupun secara daring via aplikasi zoom meeting.

Dan yang paling penting, kata Dr. Adi Suryanto adalah attitude atau karakter. Apalagi di era industri 4.0, menurutnya, attitude atau karakter menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki.

“Pada dasarnya, pendidikan itu tujuan utamanya adalah membentuk karakter dan membangun keadaban. Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk membuat orang cerdas pandai, tetapi di atas semua itu dia harus punya karakter dan tahu keadaban,” tuturnya.

“Karakter yang harus dimiliki SDM unggul adalah yaitu harus punya etos kerja, semangat gotong royong, dan yang paling penting adalah integritas,” imbuhnya.

Dr. Adi juga menyinggung tentang Visi Indonesia Emas 2045.
Dia melihat Indonesia emas 2045 sejatinya fase penting bagi mahasiswa saat ini karena pada saat itu mahasiswa yang akan menjadi pemimpin bangsa.

Selain itu tahun 2045-2050 juga momen penting karena studi menunjukan pada tahun tersebut Indonesia bisa menjadi negara maju ke 5. Tapi studi tersebut tidak akan terwujud tanpa usaha dari semua pihak dan pondasi yang kuat sejak sekarang. Pondasi yang kuat akan sulit terwujud jika SDM yang kita miliki kurang berkualitas, jika birokrasi pemerintah kurang mampu melayani masyarakat.

Untuk memperbaiki birokrasi pemerintah kedepannya kita perlu meningkatkan kualitas SDM dan pemimpin dimasa depan, dimana proses birokrasi yang sudah menelan banyak uang dan waktu hasilnya dinilai kurang efektif. Untuk meningkatkan kualitas perlu pemimpin yang mau memulai perubahan tersebut. Melihat hal-hal diatas LAN mencoba membuat perubahan dalam mencetak pemimpin Indonesia di masa yang akan datang

Langkah LAN untuk pengembangan kompetensi ASN di Era Revolusi Industri 4.0 yaitu dengan: Pertama  reorientasi kurikulum dimana literasi baru (berbasis data, teknologi, humanities) yang dikembangkan dan diajarkan. Melakukan pembaharuan kurikulum untuk pengembangan kepemimpinan dan kompetensi teknis, dengan mendorong Entrepreneurship dan internship. Kedua hybrid/Blended Learning, Online dengan Menerapkan sistem pelatihan berbasis Hybrid/ Blended Learning, yakni Learning yang dilakukan melalui SIWI, SIPKA, dst. Ketiga sharing knowledge management melalui ASN Corporate University (ASN Corpu). Keempat penguatan kapasitas tenaga pelatih / WIDYAISWARA.

Diharapkan dari langkah-langkah tersebut akan tercipta ASN yang Profesional, Strategis dan Inovatif. Kuliah umum ini diakhir dengan sesi tanya jawab yang direspon dengan antusias oleh mahasiswa. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) menjalin kerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam rangka meningkatkan kapasitas penyelenggaraan kegiatan kajian kebijakan, inovasi, pelatihan dan pengembangan kompetensi serta perguruan tinggi.

Kerjasama ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Rektor UTU Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si sebagai pihak pertama dan Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, M.Si sebagai pihak kedua. Prosesi tersebut berlangsung di Aula utama Lantai II Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Selasa (16/5/2023).

Objek dan ruang lingkup kesepahaman bersama ini adalah pengembangan Tridharma  Perguruan Tinggi dengan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas yang ada di UTU.

Kerjasama tersebut akan di kembangkan melalui riset, advokasi, konsultasi, diseminasi, lakakarya, evaluasi kebijakan, bantuan tenaga ahli dan pengembangan inovasi, pelayanan publik serta kelembagaan.

Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan mengapresiasikan kesediaan LAN RI untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan Universitas Teuku Umar dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM yang unggul dan berkualitas, ini juga merupakan ikhtiar bersama dalam meningkatkan kinerja PTN sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan publik yang berkualitas.

Rektor berharap melalui kerjasama ini, Universitas Teuku Umar dan LAN dapat saling bersinergi melalui berbagai kegiatan-kegiatan nyata yang dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat nantinya.

“kedepan kedua lembaga ini diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam memajukan pendidikan serta meningkatkan sumber daya manusia khususnya bidang aparatur negara, sehingga kerjasama ini dapat dilanjutkan serta dikembangakan di masa mendatang,” pungkasnya. (Aduwina Pakeh).

MEULABOHUTU | Koordinator Pusat Hubungan Masyarakat dan PPID Universitas Teuku Umar, Aduwina Pakeh, S.Sos., M.Sc bersama sejumlah praktisi humas lainnya dilantik sebagai pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) Aceh Periode 2023-2026.

Kepengurusan BPC PERHUMAS Aceh dilantik oleh Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) PERHUMAS Boy Kelana Soebroto, MCIPR yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh pada Sabtu (13/5/2023).

Ketua BPP PERHUMAS Indonesia Boy Kelana Soebroto dalam sambutannya menyampaikan, kesuksesan sebuah organisasi tergantung dari program kehumasannya dalam membangun kepercayaan dengan stakeholdernya.

“Membangun kepercayaan adalah sebuah tantangan di era sekarang,” kata Boy

Perkembangan teknologi dan media membuat berita hoax dan fakenews (berita bohong) beredar dimana-mana. Karena itu, Perhumas kemudian menggagas sebuah tema besar yang disebut dengan “Indonesia bicara baik”.

“Esensinya adalah membangun semangat positifisme, positive thinking dengan semua keanekaragaman Indonesia,” ujar Boy Kelana yang juga General Manager-Head of Corporate Communications · PT Astra International Tbk

Semangat itu kata Boy Kelana bisa dilakukan dengan melakukan perubahan-perubahan positif seperti mengabarkan berita-berita positif dan benar.

 

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Aceh Marwan Nusuf, saat membacakan sambutan Penjabat Gubernur Aceh mengatakan humas memiliki peran penting dalam membangun dan menjembatani komunikasi antara lembaga Pemerintah dengan masyarakat dan merupakan ujung tombak yang menentukan kelangsungan hidup sebuah lembaga.

“Mengingat posisi strategis profesi ini, sangat penting bagi para praktisi kehumasan untuk memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, sehingga peran nyata public relations dalam strategi organisasi dan negara, dapat semakin kuat dan nyata dalam bingkai profesionalime yang utuh,” ujar Marwan.

Marwan mengungkapkan, semangat meningkatkan profesionalisme ini, mendorong pendiri Perhumas, yaitu Marah Joenoes, untuk menyatukan para praktisi humas di Indonesia dalam sebuah wadah organisasi.

“Kini, 50 tahun telah berlalu, dan masyarakat semakin disadarkan akan pentingnya profesi kehumasan. Hal ini menempatkan organisasi kehumasan seperti Perhumas pada posisi yang lebih strategis lagi, dimana suara serta kepentingan praktisi humas di seluruh Indonesia dapat ditampung dan disosialisasikan dengan lebih baik,” kata Marwan.

Melalui Perhumas para praktisi humas dapat memperkuat jaringan dan pengetahuan, sehingga berbagai masalah dan dinamika yang ada di masyarakat dapat diatasi melalui teknik komunikasi yang diperankan para humas.

“Khusus bagi Aceh, kehadiran organisasi ini tidak hanya penting bagi para humas, tapi juga penting bagi masyarakat. Keberadaan lembaga ini diharapkan mampu menyelesaikan kemandekan komunikasi di tingkat akar rumput,” Marwan

Usai pelantikan pengurus dilanjutkan dengan seminar Nasional Kehumasan. Seminar ini mengambil tema “Public Relations Sebagai Gerbang Inspirasi untuk Indonesia Maju”.

Seminar yang dipandu oleh Nursyidah, ST., M.Sc., MIPR yang merupakan Sekretaris Umum BPC PERHUMAS Aceh tersebut menghadirkan dua orang narasumber yaitu Boy Kelana Soebroto, MCIPR (General Manager-Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk) dan Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE., M.B.A (Pengamat Ekonomi).

Pengurus yang dilantik Ketua Amal Hasan, SE., M.Si Sekretaris Nursyidah, ST., M.Sc., MIPR, para wakil ketua
Ziad Farhad, SP, MM (PT. Bank Aceh), Nazaruddin, SE (Bank BSI Aceh), Faraby Azwany, S.Kom (Head of Media PT. Solusi Bangun Andalas), Ridwan Syahputra, SE (Humas PT PLN Regional Aceh) dan Azhari, S. Sos (Biro Kantor Berita Antara Aceh).

Kepengurusan juga dilengkapi wakil sekretaris, bendahara bidang-bidang yang diisi para praktisi humas baik dari instansi pemerintah, swasta, BUMN, perguruan tinggi dan perbankan.

Aduwina Pakeh kepada media ini menjelaskan PERHUMAS merupakan organisasi profesi bagi para praktisi humas dan komunikasi Indonesia, yang berdiri sejak 15 Desember 1972 atau sudah berusia 50 tahun. Organisasi ini secara resmi telah tercatat di Kementerian Dalam Negeri sebagai organisasi nasional kehumasan di Indonesia.

 

“Semoga kita dapat berkontribusi lebih nantinya, terutama mengenalkan Universitas Teuku Umar sebagai Badan Publik yang memiliki citra positif ditengah masyarakat dengan sejumlah prestasi, pembangunan insfrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia tentunya dengan dukungan lembaga mitra, insan pers dan lainnya. (Redaktur UTUNews/Ikhsan, S.E.,M.Ak)