MEULABOH – UTU | Meningkatnya aksi bunuh diri yang diakibatkan oleh malasalah psikologis, serta beragamnya penyebab masalah psikologis menjadi tuntutan tersendiri berbagai pihak dalam menanganinya. Tidak hanya dokter atau tenaga kesehatan, rumah sakit atau pelayanan kesehatan lainya. Jauh dari itu, promosi, prevensi, kurasi atau rehabilitasi masalah gangguan mental yang merupakan penyebab aksi bunuh diri memerlukan sinergi berbagai pihak. Baik itu masyarakat, ormas, LSM, instansi, juga termasuk dunia pendidikan layaknya sekolah dan perguruan tinggi.

Merespon hal tersebut, mahasiswa peminatan pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku (PKIP) prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar dibawah bimbingan dosen Maiza Duana SKM., M.Kes melaksanakan kuliah umum bertemakan “Mental Health”. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (04/04/2023) di Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU.

Kuliah Umum tersebut dibuka oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si. Dalam amanatnya menyampaikan bahwa  Seminar kesehatan jiwa merupakan ikhtiar yang akan terus digalakkan sehingga mahasiswa bisa terhindar dari masalah tersebut yang kian mulai marak. “Seminar kesehatan ini merupakan ikhtiar kita yang harus terus dilakukan, untuk mensosialisasikan permasalahan terkait dengan aksi bunuh diri, agar mahasiswa memahami tanda-tanda awal dan dapat menghindarinya,” Dr. Ishak Hasan.

Turut memberi sambutan pada kegiatan yang diikuti lebih dari 200 peserta tersebut adalah Dekan FKM, Dr. T. Alamssyah, SKM., M.PH. Adapun peserta berasal dari kalangan mahasiswa dari prodi lingkup FKM.

Maiza Duana kepada media UTU News mengatakan, kesehatan mental merupakan permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia. Sebagai dampak dari perubahan yang sangat cepat di era globalisasi ini. Faktanya, satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah kesehatan mental pada satu waktu dalam hidupnya.

“Persoalan ini menurut kami sangat penting untuk dibedah sehingga tema yang kami angkat pada kuliah umum kali ini adalah “berdamai dengan diri sendiri, (lawan anxiety dan insecurity),” kata Maiza Duana

Dia mengungkapkan, setiap 40 detik di suatu tempat di dunia ada seseorang yang meninggal karena bunuh diri. Kasus ini menyumbang 1,4 persen dari seluruh kematian di dunia. Data dari WHO tahun 2021, bunuh diri juga tercatat sebagai penyebab kematian utama pada kelompok usia 15-29 tahun.

Narasumber lainnya pada kuliah umum ini adalah Diah Pratiwi, S.Psi, Psikolog yang merupakan salah seorang psikiater ternama di Aceh Barat. 
Pemaparan dan tanya jawab berlangsung dengan baik. Peserta aktif bertanya saat sesi tanya jawab berlangsung. Selain pemaparan materi dan tanya jawab yang menarik.

Diharapkan melalui seminar, para peserta dapat lebih memahami mengenai kesehatan mental, serta tidak menganggap remeh mengenai hal tersebut. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1444 H, Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menggelar safari ramadhan dalam rangka menyampaikan syiar Islam dan mempererat hubungan silaturrahmi antara UTU dengan tokoh agama dan masyarakat. Safari Ramadhan merupakan agenda rutin UTU di setiap bulan Ramadhan, tahun ini merupakan tahun ke-enam pelaksanaan safari ramadhan UTU.

Untuk tahun ini, Safari Ramadhan diadakan di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya. Adapun teknis kegiatannya adalah, UTU mengirimkan tim safari ramadhan yang berjumlah 12 orang yang terdiri dari unsur pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan. Adapun juru dakwah merupakan dosen yang berlatar belakang memiliki kemampuan ilmu Agama Islam yang mumpuni.

Pada Selasa, 4 April 2023 tim safari Ramadhan UTU yang pimpin oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si melaksanakan safari di Masjid Gampong Nigan, kecamatan Seunagan, Kab. Nagan Raya.

Kehadiran tim safari UTU disambut meriah oleh aparatur desa, BKM dan masyarakat Desa Nigan. Tim safari disuguhi menu berbuka puasa dengan lauk yang sedap dan banyak. Tim safari melaksanakan shalat magrib dan isya serta tarawih bersama masyarakat Nigan yang terkenal dengan keramahan dan ketaatannya.

Zulfirman dalam sambutannya mengatakan safari ramadhan merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan Ramadhan dan digelar sejak tahun 2018 lalu.

“Ini salah satu kegiatan bermanfaat, dan sudah dilakukan selama 6 tahun berturut-turut sebagai penyemangat untuk melakukan ibadah,” Ujar Zulfirman yang juga mengatakan Safari Ramadan sebagai salah satu cara bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat, mengajak sivitas kampus untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, Zulfirman turut menyampaikan perkembangan kampus baik dalam bidang infrastruktur, sumber daya dan mahasiswa. “Alhamdulillah saat ini UTU memiliki 20 prodi dengan jumlah mahasiswa totalnya sebanyak 8 ribu lebih, dominannya dari Aceh Barat dan Nagan Raya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Tim Safari Ramadhan UTU 2023, Tgk. Sulaiman Ali, MT mengapresiasi atas partisipasi keluarga besar UTU dan juga masyarakat yang menerima atau menjadi tuan rumah kegiatan safari ramadhan. “Ucapan terima kasih tak terhingga serta perasaan bangga dan bahagia yang luar biasa, atas kehadiran keluarga besar UTU yang hadir dalam menyertai kegiatan Safari Ramadhan tahun ini, semoga kebersamaan ini senantiasa terjaga dan dihitung sebagai ibadah d sisi Allah SWT.” Ujar Sulaiman Ali yang juga ketua DKM Kampus UTU.

Selanjutnya acara dilanjutkan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Ismu Ridha, MA, dosen lulusan Universitas Yarmuk – Jordania dalam bidang Ilmu Tafsir dan Ulumul Qur’an, adapun isi ceramah yang disampaikan yaitu tentang mensyukuri nikmat Allah dan juga membahas tentang perkara-perkara yang dapat menghapus pahala.

“Diantara perkara-perkara yang dapat menghapus pahala bagi seseorang adalah mereka yang tidak mampu menjaga lisannya, tidak mampu menjaga amal/tidak konsisten atau munafik, serta tidak mampu menjaga hati,” terangnya.

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan amalan soleh dengan penuh ketaatan untuk meraih pahala dari Allah SWT. Akan tetapi tahukah kita bahawasanya pahala amalan ibadah yang kita lakukan akan gugur dan terhapus  jika kita melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar perintah Allah.

Maka dari itu, melalui moment bulan suci ramadhan ini mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah dengan memperbanyak beribadah, shalat sunnat, membaca Al-Quran, bersedekah dan berbuat baik kepada sesama. “Selain itu hindari betul sifat-sifat yang dapat menghapus pahala seperti hasad dengki, ghadap (marah), mengghibah dan takkabur atau sombong,” pungkasnya (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang membuka kuota cukup banyak dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2023.

Tercatat ada 50 persen kuota atau setara dengan 2.700 kursi yang disediakan universitas sumber inspirasi dan referensi dalam bidang agro and marine industri ini.

Kuota tersebut tersebar di 20 Program Studi (Prodi) yang telah terakreditasi. Masing-masing prodi punya daya tampung yang berbeda-beda.

Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengatakan untuk meningkatkan peluang diterima di SNBT 2023, calon mahasiswa perlu melakukan persiapan yang matang, salah satunya mengecek jumlah peminat tahun sebelumnya untuk memperkirakan peluang lolos di SNBT 2023.

“Siswa perlu menyiapkan strategi dalam memilih program studi, dengan mempelajari jumlah peminat tahun sebelumnya sehingga peluang lolos lebih besar,” jelasnya.

Selain itu, Dr. M. Aman Yaman menjelaskan terkait materi UTBK 2023 terdapat tiga materi yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Penalaran Matematika.

Adapun UTBK-SNBT 2023 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023 dari SMA/MA/SMK dan sederajat. Lulusan Paket C tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023) juga dapat mengikuti tes.

Pendaftaran SNBT masih berlangsung sampai 14 April 2023. Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang I UTBK-SNBT dilaksanakan 8 sampai 14 Mei 2023, sedangkan Gelombang II digelar 22 sampai 28 Mei 2023.

“UTBK dilaksanakan dalam 2 gelombang, per gelombang 7 hari yaitu Senin-Minggu sedangkan setiap hari dilaksanakan 2 sesi yaitu sesi pagi dan siang,” pungkasnya.

Sebelumnya, di jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Universitas Teuku Umar telah menerima sebanyak 997 calon mahasiswa baru. Sementara untuk jalur terakhir atau mandiri nantinya UTU mendapatkan kuota maksimal 20 %. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) mengadakan seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JPT) untuk mengisi jabatan Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (AKPK) menyusul akan berakhirnya masa tugas Kepala Biro AKPK saat ini Drs. H.T. Muslim Raden, M.Si pada 1 Juni 2023 mendatang.

Ketua Panitia Seleksi terbuka JPT UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd saat ditanyai tim Humas UTU menjelaskan pihaknya telah mengumumkan secara terbuka terkait lelang jabatan ini, panitia juga telah mengirimkan undangan beserta persyaratan kepada seluruh kampus.

“Kami mengundang pegawai negeri sipil (PNS) yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi terbuka ini,” ujar Prof Nyak Amir, Rabu (05/04/2023).

Syarat PNS yang dapat mengisi jabatan ini, kata Prof Nyak Amir, adalah PNS yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator, atau jabatan fungsional jenjang Ahli Madya paling singkat 2 tahun.

“Pendaftaran dimulai pada tanggal 03 April 2023 dan ditutup pada tanggal 17 April 2023 pukul 23.59 WIB,” kata Prof Nyak Amir.

Prof Nyak Amir yang juga Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar ini menyebutkan tahapan seleksi yang harus dilalui pelamar adalah seleksi administrasi, uji kompetensi melalui Assesment Center, penulisan makalah, presentasi dan wawancara akhir. Prof Nyak Amir pun meminta para pelamar untuk aktif mengakses situs resmi UTU untuk mengetahui pengumuman dan perkembangan terkait seleksi.

“Seluruh pengumuman dan perkembangan tahapan seleksi akan disampaikan melalui situs UTU www.utu.ac.id,” tandasnya. (Aduwina Pakeh)

Untuk pengumuman selengkapnya klik di sini

Hhttp://utu.ac.id/pengumuman/kampus/read/seleksi-terbuka-jabatan-pimpinan-tinggi-pratama-utu-tahun-2023

MEULABOH – UTU | Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si meresmikan Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development Research Centre) UTU pada Kamis, 16 Maret 2023 di Kampus UTU, Alue Penyareng, Aceh Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor II UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Kepala Biro Umum dan Keuangan UTU, Zulfirman, SE., M.Si, Ketua DWP UTU, Ny. Emiwati Ishak. Turut hadir Ketua Pusat Riset Kehutanan Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Dahlan, S. Hut., M.Si., IPU, Ketua Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon – UTU, Dr. Rahmat Pramulya, STP., M.M dan sejumlah pengurus pusat.

Pusat tersebut dibentuk dengan tujuan utama sebagai wadah baru yang berpartisipasi dalam permasalahan lingkungan dan emisi karbon. Mengingat topik pembangunan rendah karbon merupakan salah satu isu internasional untuk mengembalikan kondisi bumi ke kondisi sediakala akibat pelepasan karbon secara berlebihan ke lingkungan udara, tanah dan air.

Kasus meningkatnya jumlah karbondioksida di udara merupakan salah satu fenomena yang harus ditangani secara internasional, karena dapat meningkatkan suhu bumi secara berlebihan serta berakibat secara berantai pada kerusakan lingkungan lainnya seperti meningkatnya permukaan air laut, asidifikasi air laut, meningkatnya temperatur harian udara dan lain-lain.

Rektor Dr. Ishak Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada banyak kesempatan untuk berpartisipasi terkait masalah lingkungan, sehingga sekretariat tersebut memiliki potensi untuk berkembang lebih baik dengan cara melebarkan sayap melalui berbagai organisasi internasional yang secara aktif menjadi bagian dari penanganan masalah tersebut.

Sementara Dr. Dahlan dalam kesempatannya menyebutkan bahwa permasalahan hutan merupakan hal yang sangat besar karena saling berkaitan satu sama lain. Terdapat banyak hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan dengan baik, sehingga dapat menjadi lebih bijaksana dalam mengelolanya untuk pembangunan berkelanjutan.

“Kami dari Pusat Riset Kehutanan Universitas Syiah Kuala siap bermitra dengan Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon UTU dalam berbagai agenda kedepan,” terang Dr. Dahlan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Pusat Penelitian Pembangunan Rendah Karbon – UTU, Dr. Rahmat Pramulya menyebutkan pihaknya telah menyusun sejumlah agenda yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat ini.

Adapun serangkaian kegiatan yang dikemas dalam Pekan Pembangunan Rendah Karbon UTU 2023 meliputi: Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) pada 16 – 20 Maret 2023; Survei Potensi di Ekosistem Gambut Kampus yaitu pada tanggal 17 Maret 2023; berikutnya Pilot Project Pengembangan Lele Lokal di Ekosistem Gambut Rawa Seuna’am akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 Maret 2023; dan Seminar Nasional Hutan dan Pembangunan Rendah Karbon 2023 Insya Allah akan dilaksanakan pada 15 Mei 2023 mendatang. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyerahkan Surat Keputusan  pengangkatan kepada 114 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada pada lingkungan kampus tersebut di Gedung Kuliah Terintegrasi, Alue Penyareng, Aceh Barat, Selasa (04/04/ 2023). SK tersebut diserahkan kepada ASN yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan. Mereka adalah ASN gelombang terakhir di kampus ini yang telah mengikuti berbagai tahapan seleksi ASN.

Prosesi penyerahan SK tersebut turut disaksikan oleh Wakil Rektor I UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, Kepala Biro AKPK Drs. H.T. Muslim Raden, M.Si dan Kepala Biro Umum dan Keuangan Zulfirman, SE., M.Si. Serta turut hadir para dekan, Wakil Dekan di lingkungan UTU.

Mengawali sambutannya Dr. Ishak Hasan memberikan ucapan selamat atas keberhasilan para PNS yang telah diterima dan melaksanakan tugas di kampus UTU.

“Saya mengucapkan selamat dan turut berbahagia Bapak dan Ibu bisa bergabung dan menjadi bagian dari UTU. Bapak dan Ibu yang terpilih dari sekian banyak pendaftar sudah sepatutnya bersyukur atas capaian ini. Tunjukkan komitmen akademik dan kontribusi nyata dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan, jaga sikap dan jadilah teladan baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” Jelas Dr. Ishak Hasan.

Dr. Ishak Hasan juga berpesan agar para PNS dapat segera beradaptasi serta memegang teguh Integritas, Inovasi, Profesional, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

Selain itu, Dr. Ishak Hasan juga menekankan agar para PNS  bergerak cepat dan memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman. Karena dengan itu akan memberikan dampak yang positif ketika sumber daya manusia (SDM) yang kompeten mampu membawa keberhasilan pada peningkatan kinerja.

“Dengan adanya tambahan tenaga baru ini, diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi UTU. Ide atau gagasan baru dalam penyelesaian masalah merupakan hal yang sangat ditunggu karena kemajuan sebuah institusi berawal dari adanya gagasan pembaruan yang diimplementasikan dengan baik,” harap Rektor UTU.

Rektor juga meminta agar para PNS baru memahami cita-cita UTU menjadi kampus sumber inspirasi dan referensi. Kita disini tidak hanya mencari piala, namun juga mencari pahala. Maka diperlukan keikhlasan dalam bekerja, memberikan pelayanan terbaik, bersikap ramah, jujur, disipilin dan tanggungjawab.

Adapun PNS yang diambil sumpah dan janji adalah 114 orang PNS Formasi 2022 yang terdiri dosen 109 orang dan tenaga kependidikan 5 orang. Adapun distribusinya sebagai berikut : Fakultas Ekonomi 16 orang, FISIP 28 orang, FPIK 13 orang, Fakultas Pertanian 22 orang, Fakultas Teknik 21 orang dan Fakultas Kesehatan Masyarakat 14 orang. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Lanjut usia merupakan seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas. Proses penuaan pada lansia terjadi seiring bertambahnya umur lansia, yang akan menimbulkan permasalahan terkait aspek kesehatan, ekonomi, maupun sosial.

Berdasarkan aspek kesehatan, lansia akan mengalami proses penuaan yang ditandai dengan penurunan pada daya tahan fisik sehingga rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakitnya adalah hipertensi.

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah di dalam arteri, dengan keadaan tanpa gejala. Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan risiko strok, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.

Oleh karena itu perlunya peningkatan pelayanan kesehatan terhadap lanjut usia sehingga lansia dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Menyadari akan pentingnya pemahaman tentang kesehatan khususnya tentang hipertensi ini, sejumlah dosen dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar melakukan pengabdian masyarakat di gampong Babah Lueng, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.

Kegiatan bertema Sosialisasi determinan dan upaya pencegahan hipertensi pada penduduk lanjut usia (Lansia) itu melibatkan sejumlah mahasiswa dan berlangsung pada 5 Januari 2023 lalu. Adapun babah lueng merupakan Gampong atau desa yang berada di kawasan bendungan irigasi lhok guci, salah satu gampong yang juga masih butuh perhatian pemerintah karena terisolir dengan jangkauan jalannya yang masih berbatu kerikil dan berlubang.

Dr. Sufyan Anwar, SKM., MARS selaku Ketua tim pengabdian kepada UTU News menjelaskan kegiatan yang dilakukan tersebut berupa sosialisasi hipertensi kepada masyarakat lansia untuk peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dan juga dilakukan senam lansia untuk kebugaran, meregangkan otot-otot dan sendi.

“Selain itu dilakukan demonstrasi pembuatan obat tradisionsl anti hipertensi yang berbasis herbal yang sumber bahan bakunya mudah didapat dan ada dilingkungan masyarakat sekitar,” jelas Sufyan Anwar

Lanjutnya, kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap selama 2 bulan, sampai kader pencegahan stunting terbentuk digampong Babah Lueng.

Sementara itu Jun Musnadi Is, SKM., M.Kes selaku anggota tim menambahkan pengabdian ini sebagai wujud perhatian untuk meningkatkan kesehatan lansia di gampong babah Lueng agar masyarakat lansia mengetahui dan mengkonsumsi bahan obat-obatan tradisional herbal yang ada dan tidak mengkonsumsi obat yang mengandung bahan kimia dalam penyembuhan penyakitnya untuk bisa hidup lebih sehat dan produktif dimasa tua.

“Langkah awal yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit hipertensi adalah dengan mengubah pola hidup, mulai dari mengurangi konsumsi garam, olahraga aerobik, berhenti merokok, dan menurunkan berat badan sampai dengan batas yang ideal,” tuturnya.

Antusias peserta sosialisasi mengenai penyakit hipertensi dapat dilihat dengan banyaknya lansia yang bertanya, dan berdiskusi bahkan ada beberapa dari mereka yang mencatat materi yang disampaikan oleh tim.

“Sosialisasi penyakit hipertensi ini dipilih karena lansia merupakan kaum yang rentan terkena penyakit hipertensi. Harapannya setelah dilakukan sosialisasi, lansia dapat melakukan pencegahan atau pengobatan secara mandiri di rumah,” terang Jun Munadi (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Bertajuk menyambung tali silaturrahmi, meraih keberkahan dibulan ramadhan yang suci, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar buka puasa bersama yang berlangsung di Abu Kari Kambing, Gampong Suak Ribee, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (02/04/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua IKA UTU, Arhamar Ridha, S.Sos, Sekjend IKA Ishalyadi, SKM., M.Kes dan Bendum IKA Rahmad Maulizar, S.AN serta sejumlah pengurus teras IKA UTU lainnya dan puluhan alumni dari berbagai angkatan. Turut hadir Rektor UTU yang diwakili Kepala Biro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si. hadir juga sejumlah tenaga kependidikan dan dosen yang tergabung dalam tim safari Universitas Teuku Umar.

Kegiatan dalam kesederhanaan dan penuh keakraban itu juga diisi dengan acara ramah tamah alumni dari berbagai angkatan terkait penguatan peran dan fungsi IKA UTU kedepannya.

Dalam kesempatannya, Zulfirman mengatakan, sangat penting bagi para alumni untuk bisa terus menjaga silaturrahmi, sehingga bisa saling memberi dan berbagi informasi tentang berbagai hal.

“Kemajuan teknologi komunikasi saat ini hendaknya bisa dijadikan para alumni untuk bisa terus berkomunikasi, hingga silaturrahmi bisa terus berjalan,” kata Zulfirman.

Dia juga mengingatkan kepada alumni untuk juga bisa saling bertukar informasi menganai lowongan pekerjaan, hingga diharapkan bisa membantu alumni yang belum bekerja.

“Kegiatan ini saya kira adalah bagian dari kita untuk bisa saling bertukar pikiran, bertukar informasi, dengan sesama alumni, hingga demikian, bagi yang belum bekerja, bisa meminta bantuan dari yang lainnya,” harap Zulfirman.

Zulfirman juga menyampaikan perkembangan Universitas Teuku Umar saat ini, UTU sedang mempersiapkan untuk membuka 3 program studi baru untuk pascasarjana dan 5 prodi baru untuk program sarjana. “Mohon doanya para sahabat alumni, semoga dalam waktu dekat ini UTU sudah memiliki program pascasarjana,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua IKA UTU, Arhammar Ridha mengatakan, kegiatan yang untuk keempat kalinya dilaksanakan ini adalah bagian dari upaya untuk terus bisa menjaga silaturrahmi diantara sesama alumni.

“Kita harapkan pada tahun depan kita bisa lebih kompak lagi, dan bisa bersama-sama menghadiri kegiatan yang sama, yang tak lain adalah guna terus mempererat tali silaturrahmi diantara kita sesama alumni dan keluarga,” papar Arham sapaan akrabnya.

Lanjutnya eksistensi Ikatan Alumni memiliki peranan penting sebagai jembatan atau penghubung antara mahasiswa, alumni, dan almamater. Diharapkan melalui Ikatan Alumni, bisa melahirkan program yang bisa memberikan kontribusi lebih sebagai dedikasi para alumni untuk almamater.

“Keberadaan IKA UTU ini sebagai bridge antara mahasiswa dan alumni. Tentu ada simbiosis mutualisme, keterikatan antara mahasiswa dan alumni di IKA kita. Bagaimana IKA menjadi jembatan terhadap universitas, bagaimana dedikasi kita kepada Jurusan-jurusan,” jelas Arham (Aduwina Pakeh / Humas UTU). 

MEULABOH – UTU | Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023 baru saja mengumumkan nama-nama calon mahasiswa baru yang lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Universitas Teuku Umar (UTU) tahun 2023. Untuk UTU sendiri, total calon mahasiswa baru yang diterima berjumlah 997 orang.

Sedangkan jumlah calon mahasiswa baru yang lulus seleksi penerimaan Kartu Indonesia Pintar – Kuliah Merdeka (KIP-K Merdeka) berjumlah 660 orang atau 66,2 persen. Ada pun pengumuman nama-nama peserta SNBP UTU yang lulus bisa dilihat melalui laman https://pengumuman-snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id sejak 28 Maret 2023 pukul 15.00 WIB kemarin.

997 calon mahasiswa baru tersebut diterima di 20 program studi yang tersebar di 6 fakultas. 10 program studi dengan kuota penerimaan terbanyak antara lain:
• Ilmu Administrasi Negara sebanyak 96 orang;
• Gizi sebanyak 81 orang;
• Kesehatan Masyarakat sebanyak 80 orang;
• Akuntansi sebanyak 72 orang;
• Ilmu Komunikasi sebanyak 72 orang;
• Manajemen sebanyak 72 orang;
• Ilmu Hukum sebanyak 60 orang;
• Teknik Mesin sebanyak 56 orang;
• Teknik Sipil sebanyak 52 orang; dan
• Sosiologi sebanyak 48 orang;

Wakil Rektor Bidang Akademik UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengucapkan selamat kepada para mahasiswa baru yang lulus jalur SNBP dan berharap mahasiswa baru bisa memanfaatkannya dengan baik.

“Universitas Teuku Umar mengucapkan selamat kepada para mahasiswa baru yang lulus SNBP 2023. Ini merupakan hasil dari diri kalian sendiri. Manfaatkanlah kesempatan kuliah di UTU dalam jalur undangan berprestasi dengan sebaik-baiknya, karena ini tentunya membawa kebanggaan bagi keluarga,” ujar M. Aman Yaman.

Dr. M. Aman Yaman mengungkapkan, pada tahun ini, UTU menyediakan kuota 40 persen untuk jalur SNBP atau biasa dikenal dengan jalur undangan ini dari total penerimaan mahasiswa baru. “kami ucapkan selamat kepada peserta yang sudah memilih UTU melalui jalur SNBP. Gunakan kesempatan kuliah di UTU ini untuk merajut cita-cita kalian di masa depan,” ucapnya.

Sementara bagi peserta yang gagal lulus di jalur SNBP, Wakil Rektor 1 ini meminta agar tidak berputus asa. Sebab, masih ada kesempatan masuk PTN melalui dua jalur lain, yaitu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Seleksi Mandiri PTN.

“Jadi, yang belum lulus di jalur SNPB, jangan patah semangat karena masih ada kesempatan melalui jalur SNBT. Di UTU, kita sediakan kuota 50 persen untuk jalur ini,” jelasnya

Khusus untuk SNBT, pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sudah dibuka sejak 23 Maret lalu sampai 14 April 2023. Lalu, UTBK gelombang I akan dilaksanakan pada 8-14 Mei 2023, dan gelombang II pada 22-28 Mei 2023.

Wakil Rektor juga mengingatkan kepada peserta yang sudah lulus jalur SNBP untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, serta memperhatikan dengan baik tanggal dan syarat kelulusan jalur SNBP. Diantaranya menyerahkan/mengirimkan dokumen akademik seperti fotokopi rapor, sertifikat prestasi, dan lain-lain.

Semua berkas akademik itu, harus dikirimkan ke UTU dan diterima paling lambat 16 April 2023 pukul 15.00 WIB. Informasi lengkap terkait SNBP dapat dilihat pada website resmi UTU: www.utu.ac.id, akademik.utu.ac.id dan pmb.utu.ac.id

Bagi seluruh calon mahasiswa baru Universitas Teuku Umar yang dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun akademik 2023/2024, dapat melaksanakan registrasi (daftar ulang) secara daring/online melalui https://pmb.utu.ac.id mulai tanggal 30 Maret – 16 April 2023.

Untuk informasi penting lainnya dapat menghubungi pada nomor 08116882280 (Irwandi) untuk permasalahan KIP-K dan 082365334351 (Akademik) untuk pendaftaran ulang. Adapun, peserta yang sudah dinyatakan lulus SNBP, tidak bisa mendaftar untuk ikut jalur SNBT. Jadi, jangan sampai tidak mendaftar ulang kelulusan di SNBP,” Pungkas M. Aman Yaman. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Fauzi Saleh, S.Ag., Lc., MA mengajak civitas akademika Universitas Teuku Umar, utamanya mahasiswa yang mengikuti program pembinaan akhlak P3AI untuk gemar membaca. Yaitu membaca tanda-tanda kekuasaan Allah yang terletak pada ciptaanNya baik pada hewan maupun pada makhluk hidup lainnya.

Hal tersebut disampaikannya dihadapan ratusan mahasiswa dan jamaah shalat subuh yang dilaksanakan di pelataran Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU dalam program “Subuh Education”, Selasa (28/3/2023).

Program yang mengangkat tema “Membumikan Ramadhan, Menggapai Ketaqwaan” itu dibuka oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si. Turut hadir Wakil Rektor II Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd, Kepala Biro AKPK Drs. H.T. Muslim Raden, M.Si, Dekan FPIK, Dr. Ismail Sulaiman, S.TP., M.Sc, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Hamdi Harmen, SE., M.Si, Dekan FKM, Dr. T. Alamsyah, SKM., MPH, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Irwansyah, ST., M.Eng, Dekan FP Ir. Rusdi Faizin, M.Si. Turut hadir sejumlah Wakil Dekan, Koordinator Pusat, Koordinator Pokja, Dosen, Tendik dan ratusan mahasiswa.

Kegiatan yang turut disiarkan secara Live di Zoom Meeting dan Channel Youtube ini juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada para peserta terbaik program P3AI dan juga kepada sejumlah mentor.

Dalam tausiahnya, Prof. Fauzi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan UTU dan pengurus P3AI dan DKM UTU yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk mengisi program “Subuh Education”.

“Luar biasa, ini kegiatan yang sangat monumental, apalagi dari penyampaian laporan ketua panitia oleh Tgk. Sulaiman Ali, MT sebelumnya, kegiatan sahur dan shalat subuh berjamaah yang baru saja kita laksanakan adalah pelaksanaan yang kelima kali, setelah yang pertama dilaksanakan di pelataran Gedung Rektorat UTU tahun 2019 lalu, antusiasmenya luar biasa ditunjukkan oleh para mahasiswa dan civitas akademika UTU.” katanya

Sesuai dengan tema yang disodorkan panitia, lebih lanjut, Prof Fauzi mengupas tentang pentingnya mengenal sang Pencipta alam semesta ini. Dengan mengenal Allah, seorang Muslim akan lebih mengetahui esensi dari kehadiran-Nya. Bagaimana kita mengenal Allah SWT? yaitu dengan membaca segala sesuatu ciptaanNya. Semakin banyak membaca, maka semakin tinggi nilai kemanusiaan kita,” katanya.

Fauzi Saleh melanjutkan, dalam membaca ada tiga tingkatan kemampuan seseorang, yaitu membaca secara simbol, membaca maknawiyah dan membaca dengan mengeksplorasi. Tingkatan yang paling baik adalah yang ketiga, membaca dengan mendalami makna dan mengeksporasinya. Apabila seseorang membaca dan mendalami kandungan dari ayat-ayat Alquran maka ia seperti samudera yang tak bertepi. “Apabila kita melihat semua ciptaan Allah, tak ada yang sia-sia dan akan keluar kata alhamdulillah. Bagaimana membaca alam semesta ini, maka kita akan selalu bersyukur kepada Allah,” tuturnya.

Allah menciptakan segala sesuatu di alam ini sebagai simbol atau tanda-tanda, orang yang paling hebat adalah orang yang mampu membaca tanda-tanda.

Tanda-tanda yang Allah tunjukan merupakan isyarat perintah untuk lebih mengenal-Nya. Dengan mengenal Allah, akan timbul kecintaan dalam diri seorang Muslim kepada Tuhannya.

Ia mencontohkan bagaimana kehidupan burung yang disiplin dan kompak, begitu juga dengan perilaku daripada semut. “burung itu setiap pagi mereka keluar dan terbang secara bersama-sama, terlihat kekompakannya dan tidak saling mendahului, begitupun ketika sore harinya mereka kembali pulang ke sarangnya secara bersama-sama. Dengan membaca perilaku kehidupan burung, tentu kita dapat memetik pelajaran yang sangat berharga.

Sebagai mahasiswa, tentu banyak hal yang harus dibaca dan diselami makna dari bacaannya, memahami tanda-tanda alam akan memudahkan kita dalam mengarungi kehidupan ini.

Di bulan Ramadhan yang suci dan mulia ini, marilah memperbanyak membaca, utamanya adalah membaca  Al-Qur’an dan mendalami makna dari ayat-ayat yang dibaca serta mengeksplorasi makna dari yang dibaca. Dengan mengetahui arti dan makna tentu akan meningkatkan keyakinan, kepercayaan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Sebelumnya Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi dan mendukung penuh program Subuh Education yang diprakasai oleh P3AI UTU.

“Kegiatan subuh education merupakan salah satu kegiatan yang bersifat pembinaan karakter bagi mahasiswa yang berbasis pada akhlaqul karimah dan cinta Alquran. Kegiatan seperti ini perlu kita dukung, apalagi ini momentum yang tepat, dibulan Suci Ramadhan, bulan untuk mensucikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.” Kata Dr. Ishak Hasan

Kegiatan subuh education ini juga dapat meningkatkan keimanan dan memperkuat ukhuwah (persaudaraan) sesama mahasiswa, dosen dan pimpinan UTU, serta meningkatkan insan kampus pada nilai-nilai relegius dan mencintai Alquran. Pungkas Dr. Ishak Hasan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).