MEULABOH – UTU | Bank Indonesia bersama tim yaitu M. Indra Saputra (tim perumusan kebijakan), Pak Handoko (tim implementasi kebijakan) dan Agus Ramadhan (asisten ahli bidang pengembangan pertanian) melakukan asesmen lapangan untuk mendapatkan informasi intervensi yang tepat dalam memajukan perikanan skala kecil di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Barat

Profiling ini dilaksanakan 27 Februari 2024 dan diperkuat oleh tim peneliti/ Dosen UTU dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yaitu Hafinuddin, M.Sc,  Ikhsanul Khairi, M.Si, Dr. Muhammad Rizal, Samsul Bahri, M.Si dan Afdhal Fuadi, M.Si sertab Sdr. Iyan Al Misbah (supporting staf)

Pelaksanaan diskusi bersama nelayan dilakukan di 3 lokasi yang terdiri dari Kecamatan Johan Pahlawan, Kecamatan Meureubo dan Kecamatan Samatiga.

Metode depth interview dilakukan langsung kepada tokoh adat laut yaitu Panglima Laot Lhok Panggong, Lhok Meureubo dan Lhok Kuala Bubon

“Hasil survei ini nanti akan dirumuskan dan dilaporkan kepada Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Pak Rony Widijarto P. untuk mendapatkan persetujuan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pesisir/ nelayan yang tepat sasaran dan berkelanjutan” Ungkap Pak Indra

Dekan FPIK UTU, Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise, M.Sc. IPU menyatakan bahwa UTU siap membantu Bank Indonesia dalam penguatan nelayan skala kecil melalui inovasi yang telah dihasilkan oleh dosen-dosen FPIK UTU seperti rumpon ijuk untuk alat bantu penangkapan ikan. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Prestasi membanggakan ditorehkan Yusril Sahendra, mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) karena berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di jenjang sarjana. Wisudawan angkatan XVII Periode I tahun akademik 2023/2024 ini meraih IPK sempurna, yakni 4.00.

Yang menarik, Yusril merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K). Serta yang paling membanggakan, Yusril mampu menyelesaikan pendidikannya dalam kurun waktu 3,5 Tahun.

“Saya bersyukur bisa menyelesaikan kuliah di FISIP Universitas Teuku Umar dengan beasiswa KIP-K, pasalnya tanpa bantuan pendanaan KIP-K maka mustahil saya bisa meraih gelar sarjana pendidikan. Orangtua saya hanya petani yang penghasilannya pas-pasan,” tutur Yusril

Pemuda asal Sigulai, Simeulue ini masih ingat betul saat meminta izin kuliah kepada orangtuanya. Saat itu orangtuanya, Lamriudin dan Siti Samsidar menyampaikan jika tak punya uang untuk membiayainya kuliah.

Yusril boleh meneruskan ke perguruan tinggi asal membiayai sendiri studinya. Maka yang terlintas dalam benaknya adalah bagaimana cara memperoleh beasiswa pendidikan. Untungnya ada program KIP-K bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Maka Yusril mendaftarkan diri dan tekun belajar. Yusril pun dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020. Pilihannya adalah Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar.

Berkuliah di UTU memang sudah menjadi cita-citanya semenjak di bangku SMA karena Yusril pernah mengikuti sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru yang dilaksanakan oleh tim Sosialisasi dan Promosi UTU di Pulau Simeulue.

Sejak saat itu dirinya telah jatuh cinta dengan kampus yang berada di Kabupaten Aceh Barat itu karena infrastrukturnya yang bagus, lingkungannya yang asri dan nyaman, bahkan suasananya cukup sejuk di dalam kampus, apalagi dengan status UTU sebagai kampus terhijau dan berkelanjutan di Aceh.

Saat ditanya apa resepnya hingga Yusril bisa mendapatkan IPK Sempurna di UTU. Duta Baca UTU 2022 itu menjawab dengan tegas, yakni selalu tekun belajar dan ia juga membiasakan diri menuliskan kegiatan yang akan dilakukan esok hari dan menerapkan skala prioritas.

Selama kuliah, Yusril juga aktif dalam berbagai kegiatan, hingga mengikuti beragam lomba, dan menurutnya lomba yang paling berkesan adalah saat menjadi anggota tim Program Kreativitas Mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat yang lolos pendanaan di tahun 2022, selain itu juga berhasil Lulus Pendanaan 2 Proposal PKM-RSH di tahun 2023.

Selain itu, Yusril pernah beberapa kali memenangi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) diantaranya Juara Harapan 1 LKTI Nasional UNIMED 2021, Juara Harapan 2 KTI Kejaksaan Aceh Barat 2021 dan Juara 2 Lomba Esai Writing Competition 2023.

Maka sejak mula kuliah sudah terpatri tekad di hati Yusril, yakni berjanji akan membalas semua jasa dan jerih payah serta pengorbanan ayah ibu yang telah mendidiknya hingga saat ini, dengan menjadi anak yang berbakti serta membuat orang tua bahagia.

Yusril juga mendalami bidang ilmu Komunikasi dengan baik, bahkan ia pernah memenangkan sejumlah lomba terkait dengan kemahiran dalam bidang ilmu komunikasi yaitu Juara 1 Film Pendek 2022 dan Juara 1 Fotografi 2022.

Selain aktif dalam bidang akademik, pemuda kelahiran 2 Agustus 2002 ini juga ikut ambil bagian dalam organisasi internal kampus. Diantaranya ia pernah menjabat sebagai Anggota Advokasi dalam Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (2021). Kemudian Yusril juga ikut bergabung sebagai Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Anak bungsu dari 6 bersaudara ini juga mengungkap cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan S-2 ke Universitas terkemuka yang ada diluar Negeri. Ia ingin membangun Kabupaten Simeulue menuju Kabupaten yang mampu berdaya saing unggul dengan daerah lain, maka menurutnya salah satu kunci keberhasilan itu lewat pengembangan sumber daya manusia.  Yusril bertekad untuk berjuang kembali meraih kesuksesan pendidikan tinggi di jenjang berikutnya.

Bagi Yusril, kemampuan komunikasi merupakan aset penting bagi setiap individu. “Dengan kemampuan komunikasi, kita dapat mengekspresikan pikiran kita sehingga orang lain bisa dengan mudah memahami isi pikiran kita,” ujar Alumni SMAN 2 Simeulue Barat ini.

Atas kemampuan komunikasinya yang mumpuni, Yusril Sahendra pada Wisuda XVII UTU 2024 dinobatkan mewakili wisudawan seangkatan untuk menyampaikan kesan dan pesan selama menuntut ilmu di Universitas Teuku Umar. Baginya, memiliki kesempatan untuk belajar, meraih gelar hingga akhirnya bisa menikmati momen yang indah saat wisuda merupakan karunia besar dalam kehidupan.

Keberhasilan akan datang bagi yang berusaha dan disetiap usaha harus diawali dengan niat yg tulus, diiringi dengan doa dan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Tetap semangat buat Yusril Sahenda dan kawan-kawan semoga tercapai cita-citanya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)

MEULABOHUTU | Sepanjang tahun 2023, Universitas Teuku Umar berhasil mendapatkan berbagai prestasi menjanjikan di level Nasional khususnya prestasi mahasiswa yang berhasil memenangkan berbagai kompetisi yang digelar oleh Kemendikbud ristek.

Diantara deretan prestasi membanggakan adalah keberhasilan Universitas Teuku Umar dalam peningkatan jumlah proposal Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2023 berjumlah 9 Proposal dari 5 proposal di tahun 2022 lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 proposal berhasil masuk tahap visitasi dan berhak mengikuti ajang Abdidaya PPK Ormawa 2023.

Bahkan, Universitas Teuku Umar berhasil keluar sebagai juara di ajang Abdidaya 2023. UTU berhasil membawa pulang 3 medali pada ajang tahunan tersebut yakni 1 Medali Perak (terbaik 2) dan terbaik 4 untuk Organisasi Kemahasiswaan dan 1 Medali Perunggu (Terbaik 3) untuk Dosen Pendamping Terbaik atas nama Yarmaliza, SKM., M.Si.

Pencapaian UTU tersebut ternyata turut menginspirasi Perguruan Tinggi Negeri lainnya di Indonesia untuk mengetahui kiat sukses UTU dalam pembinaan mahasiswa Universitas Teuku Umar khususnya dalam bidang PPK Ormawa. Salah satu diantara PTN berkelas di pulau Jawa yaitu Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) secara resmi mengundang perwakilan UTU untuk memberikan sharing session “best practice” di kegiatan Sosialisasi pengajuan proposal PPK Ormawa tahun 2024, yang dilaksanakan di UPNVJ, Jum’at (23/2/2024) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UTU Prof Dr Ishak Hasan, M.Si mengutus Yarmaliza, SKM., M.Si selaku Dosen Peraih Awards di Ajang Abdidaya Ormawa 2023 yang juga Koordinator Pusat Pengembangan Kreativitas Mahasiswa UTU didampingi Melly, salah seorang mahasiswa yang peraih Award di ajang yang sama.

Di UPNVJ, Yarmaliza membagikan pengalaman Universitas Teuku Umar yang dalam 3 tahun terakhir secara berturut-turut mampu meraih prestasi di Ajang ABDIDAYA ORMAWA. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan pimpinan, bagian kemahasiswaan dan support system yang baik dimulai dari pembinaan mahasiswa dari sejak awal.

Shering session dari Yarmaliza dan Melly, mendapatkan sambutan yang hangat dari ratusan mahasiswa UPNVJ yang berlangsung di Auditorium MERCe, Gedung MERCe Lantai 8 Kampus Limo tersebut.

Di konfirmasi Humas UTU, Yarmaliza mengaku tersanjung ketika kampus sekelas UPNVJ mengundang UTU untuk berbagi pengalaman tentang keberhasilan UTU dalam PPK Ormawa. “Sebenarnya ini juga merupakan kesempatan emas bagi kita untuk mengenalkan UTU secara masif ke pentas Nasional, bahwa UTU meski berada di paling ujung Sumatera, namun mampu bersaing dengan berbagai kampus besar lainnya di Indonesia,” kata Yarmaliza

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Rektor atas kesempatan membawa misi UTU di forum ilmiah yang diselenggarakan oleh UPNVJ. “Semoga kita juga dapat terus meningkatkan pencapaian baik kuantitas proposal maupun kualitas di program PPK Ormawa tahun 2024 ini” kata Yarmaliza.

Sebagaimana diketahui PPK Ormawa adalah serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi dengan diimplementasikan melalui program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan soft skills dan kompetensi kemampuan mahasiswa dalam berorganisasi, penguatan karakter pancasila, bela negara, cinta tanah air, kebangsaan, kepemimpinan, dan bekerja sama (team work).

Secara umum kegiatan PPK Ormawa bertujuan untuk meningkatkan kinerja perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas Ormawa agar mampu menjadi Organisasi Kemahasiswaan yang dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, unggul, dan berkarakter. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar pada Kamis (22/02/2024), lalu menyelenggarakan pelantikan Bersama pengurus baru Organisasi Mahasiswa Fakultas Teknik bertempat di Aula Lama UTU, Alue Peunyareng. Dengan tema yang menggema, “Sinergitas Antar Pengurus Organisasi Mahasiswa Dalam Mewujudkan Organisasi yang Aktif dan Berprestasi Menuju Fakultas yang Unggul”.

Dalam suasana penuh semangat dan harapan, puluhan mahasiswa terpilih secara resmi mengambil sumpah jabatan untuk memimpin organisasi mahasiswa selama masa bakti mereka. Para pengurus baru ini telah menjalani proses seleksi yang ketat, menandakan komitmen mereka untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas organisasi dan mendorong prestasi fakultas.

Adapun organisasi mahasiswa yang dilantik dalam acara pelantikan bersama ini adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FT UTU Periode 2024-2025, Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMM), Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) , Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS), dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF).

Selain itu, Dekan FT UTU Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M. Eng., IPM turut meresmikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik (IKA FT) dan melantik Ir. Zulyaden, S.T., M.T. sebagai ketua. Ikatan keluarga alumni FT diharapkan akan menjadi wadah para alumni untuk memperkuat silaturahmi, membangun jaringan dan kerjasama antar alumni dalam berbagai bidang.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UTU, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M. Eng., IPM menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi di antara pengurus organisasi mahasiswa. “Sinergi yang kuat di antara pengurus organisasi mahasiswa adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama dalam mewujudkan fakultas yang unggul,” kata Dr.Irwansyah.

Selain itu, salah satu ketua organisasi mahasiswa yang baru dilantik, Ariq Al-Razzan (Ketua BEM) dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk membangun kerjasama yang erat antar divisi organisasi. “Kami akan bekerja keras untuk memastikan setiap kegiatan dan program yang kami selenggarakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh mahasiswa fakultas teknik,” ujarnya dengan penuh semangat.

Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh para dosen, staf, serta mahasiswa dari berbagai jurusan di Fakultas Teknik. Mereka menyambut hangat kehadiran pengurus baru dan memberikan dukungan penuh untuk perjalanan mereka dalam memajukan organisasi serta memperkaya pengalaman mahasiswa di lingkungan kampus.

Dengan semangat sinergi yang kental dan tekad untuk berprestasi, Organisasi Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar siap melangkah menuju prestasi yang lebih gemilang, membawa nama baik fakultas dan universitas ke tingkat yang lebih tinggi. (Humas UTU)

MEULABOHUTU | Sebanyak 497 wisudawan dan wisudawati Universitas Teuku Umar (UTU) resmi menyandang gelar sarjana, Sabtu (24/02/2024). Prosesi wisuda dilaksanakan di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT), Kampus UTU, Alue Penyareng, Aceh Barat.

Terdapat sebanyak 105 wisudawan diantaranya berhasil meraih kelulusan berpredikat pujian (cum laude). Adapun sejak wisuda angkatan pertama hingga Wisuda ke XVII, jumlah wisudawan yang telah lulus dari UTU sebanyak 8,628 orang lulusan.

Salah satu ritual tahunan dalam wisuda adalah penyerahan penghargaan kepada wisudawan terbaik dan tercepat di setiap fakultas. Wisudawan terbaik dan tercepat untuk Wisuda periode I Tahun 2024 ini sejumlah enam orang, perwakilan dari masing-masing Fakultas.

Keenam wisudawan terbaik tersebut mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si disela-sela upacara Wisuda. Mereka turut didampingi oleh orangtua masing-masing.

Adapun keenam wisudawan terbaik tersebut adalah Shinta Riski Amanda dari Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan berhasil meraih IPK sempurna yaitu 4.00. Berikutnya M. Sarna dari Prodi Manajemen dengan nilai IPK 3,96 dan Deri Anggraini dari prodi Ilmu Kelautan, FPIK dengan raihan IPK 3,94.

Selanjutnya Delima Fitria dari Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Redha Riska Fatwati dari Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat sama-sama berhasil meraih nilai IPK 3,91. Terakhir Nurul Helda dari prodi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik dengan raihan IPK 3,85.

Dalam kesempatannya, Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si memgucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan terkhusus kepada para wisudawan/ti yang berhasil lulus dengan nilai indeks terbaik. “Kami berharap secara personal tetap memperkuat skill yang dibutuhkan di era industri berbasis digital saat ini, agar lulusan terus mampu bersaing didunia kerja yang semakin kompetitif,” pintanya.

Lebih lanjut, Rektor juga mengucapkan terimakasih kepada para orangtua wali yang telah memberikan kepercayaan dan menitip anandanya untuk belajar di Universitas Teuku Umar, tanpa dukungan dan pengorbanan para orangtua, tentu prestasi mereka sulit didapat.

Prof Ishak Hasan juga mengungkapkan masyarakat menaruh harapan besar kepada UTU untuk mendidik dan menghasilkan para insan yang kreatif dan inovatif sebagaimana visi UTU sebagai Kampus sumber Inspirasi dan referensi, khususnya dibidang Agro and Marine Industry. Lulusan UTU yang bermutu dan berkarakter mulia yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional yang membentuk sikap dan mentalitas.

“Kami yakin lulusan UTU mampu bersaing di dunia kerja dan dapat hidup sukses yang lebih cemerlang. Karena, UTU saat ini on the track dengan kebijakan Kemendikbud Ristek dalam program Kampus Merdeka -Merdeka Belajar dengan melakukan pengembangan dan peningkatan kualitas mutu lulusan, kualitas dosen dan kualitas kurikulum dengan menyesuaikan perkembangan era digital dan kebutuhan pasar kerja,” tambahnya.

Untuk mencapai hal tersebut, UTU sudah bekerjasama dengan banyak pemerintah daerah, berbagai dunia industri, dan perusahaan, sebagai wujud mensukseskan Program Kampus Merdeka. “Kami berharap lulusan UTU kedepan terus dapat bersaing dan tetap dinanti oleh dunia kerja,” pungkas Rektor. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Senat Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menyelenggarakan Rapat Terbuka dengan agenda Wisuda Lulusan Program Sarjana ke-XVII pada Sabtu (24/2/2024). Wisuda kali ini diikuti seramai 497 orang lulusan dari 6 Fakultas lingkup UTU.

Dilaksanakan di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT) Kampus UTU, acara wisuda berlangsung meriah. Wisuda yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Wakil Rektor bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ibrahim, SKM., M.NSc, Ketua Senat UTU Basri, SH., M.H, Para Dekan, segenap anggota senat, ketua IKA UTU, pejabat struktural, dosen dan tenaga kependidikan, serta segenap undangan, dan para wisudawan/ti beserta orangtua/wali.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Ishak Hasan dalam pidatonya mula-mula menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Suatu kebanggaan bagi lulusan bisa merayakan hari wisuda bersama orang tua dan keluarga besar. “Alhamdulillah. Saya melihat wajah-wajah bahagia di tempat ini baik wisudawan maupun orang tua dan keluarga. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Rektor mengharapkan kepada para wisudawan/ti dengan gelar akademis yang berhasil disandang, diharapkan lulusan UTU dapat mengamalkan ilmu yang dimiliki, menapaki karier dan kembali ke tengah masyarakat, serta memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Prof Ishak Hasan juga menyampaikan tantangan lulusan ke depan semakin tidak mudah. Perubahan zaman dengan segala tuntutan kompetensi di dalamnya mau tidak mau mengharuskan lulusan bisa beradaptasi dan berkolaborasi untuk melahirkan inovasi. Karena itu, para lulusan benar-benar disiapkan di bangku kuliah. Baik dari aspek akademik maupun aspek non-akademik.

Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan hard skills dan soft skills di bidangnya masing-masing. Selain belajar di kampus, mahasiswa juga dilepas untuk mengembangkan diri dan kompetensi di luar kampus lewat program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Guna memperkuat lulusan, UTU menjalin banyak kerja sama dengan berbagai lembaga dan perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri.

Rektor juga berpesan kepada para lulusan untuk tetap menjaga nama baik almamater dan membawa perubahan di mana pun berada.

“Lahirkan inovasi dan terus berikan kontribusi terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain. Doa dan dukungan kami selalu mengiringi langkah Anda semua,” pungkas Prof. Ishak Hasan memotivasi lulusan.

Adapun ke-497 peserta yang mengikuti wisuda angkatan 17 tahun 2024 ini terdiri dari 76 wisudawan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, 58 Wisudawan dari Fakultas Teknik, 70 Wisudawan dari Fakultas Pertanian. Berikutnya dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) seramai 61 Wisudawan, Fakultas Ekonomi sebanyak 115 Wisudawan dan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sebanyak 117 Wisudawan.

Adapun sejak wisuda angkatan pertama hingga Wisuda ke XVII, jumlah wisudawan yang telah lulus dari UTU sebanyak 8,628 lulusan. Sementara jumlah mahasiswa aktif sebanyak 8,335 orang. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Mahasiswa Universitas Teuku Umar dari sejumlah program studi  menggelar praktik kewirausahaan dengan memasarkan berbagai macam produk yang dilaksanakan di halaman Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Kamis (22/2/2024).

Kegiatan ini merupakan projek mata kuliah kewirausahaan dengan melibatkan puluhan mahasiswa yang terdiri dari sejumlah program studi yang dibimbing langsung oleh Ir. Sri Handayani, SP., M.Si selaku dosen penanggung jawab mata kuliah.

Praktik ini bertujuan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk lebih mengenal dunia kewirausahaan secara langsung tanpa hanya melalui teori.

Sri Handayani selaku dosen mengungkapkan bahwa dalam berwirausaha terdapat tiga hal pokok yang harus dilakukan.

“Tigal hal pokok dalam berwirausaha adalah kemauan, setelah itu bagaimana kita memanfaatkan peluang yang ada dan tata kelolanya, yang terakhir adalah permodalannya” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga juga berpesan agar para mahasiswa mampu menjadikan tujuan belajar tidak hanya sekedar lulus namun juga berperan penting dalam masyarakat.

“belajar itu bukan hanya sekedar lulus saja, tapi untuk memahami dam mempraktekkan. Kita harus sadar bahwa kita berasal dari masyarakat dan pada akhirnya akan kembali ke masyarakat”, jelas Sri Handayani

Dosen Fakultas Pertanian ini juga berharap kegiatan praktik berwirausaha ini dapat sustainable. “Semoga nantinya mahasiswa dapat melanjutkan usaha setelah lulus. Menciptakan peluang kerja dan membuka lapangan pekerjaan,” harapnya.

Disisi lain, salah seorang mahasiswa mengharapkan agar mahasiswa lain yang berminat untuk terlibat dalam dunia kewirausahaan untuk menyiapkan banyak hal.

“Harapan saya kedepannya untuk teman-teman yang mau berwirausaha harus siap mental, siap modal dan jangan malu-malu untuk melakukan pemasaran” tutupnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Dalam rangka meningkatkan kompetensi para dosen, Universitas Teuku Umar Meulaboh menggelar workshop penulisan proposal penelitian dan Pengabdian Kpada Masyarakat Jum at (23/2/2024) di gedung Aula Cut Mutia lantai II Universitas TeukuUmar Meulaboh.

Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Teuku Umar yang menjadi motor penggagas kegiatan tersebut dalam sambutannya yang disampaikan oleh Ketua LPPM_PMP Ir. Yuliatul Muslimah, MP. Mengatakan bahwa sangat perlu untuk mengadakan workshop seperti ini dan ini merupakan salah satu strategi kita untuk meningkatkan jumlah pendanaan pada penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Tahun 2024 ini.

Lebih lanjut Ketua LPPM-PMP menjelaskan bahwa tahun lalu (2023) Universitas Teuku Umar mendapat dana Hibah DRTPM sebanyak 41 judul Proposal terdiri dari 40 proposal penelitian dan 1 proposal pengabdian Kepada Masyarakat, sementara 5 proposal mendapat Dana Hibah on going (lanjutan).

Maka dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan bahwa Universitas Teuku Umar sekarang sudah berada pada klaster Utama dan tidak lagi berada di klaster Madya bila dinilai dalam hal kinerja perguruan tinggi berbasis SINTA, dan ini merasa wajib untuk kita pertahankan dengan cara terus kita tingkatkan kemampuan para dosen Universitas Teuku Umar dalam bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, maka dengan demikian kami sengaja mengundang narasumber reviewer nasional yaitu Dr. Ismail Sulaiman, S.TP.,Maitrise., M.Sc., IPU. Dan salah seorang dosen UTU yang sudah berpengalaman lolos seleksi proposal penelitian nasional/DRTPM yaitu Firman Parlindungan, S.Pd., M.Pd., Ph.D. pungkas ibu Ketua LPPM-PMP.

Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si dalam arahannya sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan pihak LPPM-PMP UTU dalam hal peningkatan Kualitas para Dosen untuk penulisan proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat agar memperoleh dana Hibah DRTPM tersebut lebih meningkat dari tahun lalu.

Dihadapan para Dekan dan Dosen Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Ishak, M.Si menyampaikan bahwa salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi itu adalah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, dan ini menjadi salah satu indikator level dari sebuah Perguruan tinggi, maka bila kita ingin lebih baik maka para Dosen harus pula dapat meningkatkan kemampuan risetnya.

Dalam kesempatan ini Pak Rektor mengajak para dosen untuk memanfaatkan kesempatan bagaimana kiat-kiat dan strategi yang disampaikan para narasumber dalam penulisan proposal baik untuk penelitian maupun proposal pengabdian kepada masyarakat agar dapat menembus level Nasional untuk memperoleh lebih banyak lagi Dana yang di hibahkan oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Mengakhiri arahannya Prof. Ishak secara resmi Mebuka “Wrkshop Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pendanaan DRTPM Tahun 2024”. (Zafhuri, SKM & Zulfikar Humas).

MEULABOHUTU | Guna meningkatkan kualitas penilaian Beban Kerja Dosen (BKD) oleh para asesor, Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM PMP) Universitas Teuku Umar melalui Pusat Pengembangan Sumber daya manusia (PPSDM) menggelar kegiatan Persamaan Persepsi dan Rekrutmen Asesor Beban Kerja Dosen (BKD) yang diselenggarakan secara hybrid di ruwng rapat senat, Kampus UTU juga dilangsungkan secara online melalui aplikasi Zoom, pada Kamis 22 Februari 2024

Kegiatan ini menghadirkan Prof Dr Aan Komariah, M.Pd sebagai narasumber utama dan Rizki Tito Prasetyo dari tim Sister DIKTI. Penyamaan persepsi ini dimulai pukul 08.30 dan dibuka oleh Rektor UTU Prof Dr Ishak Hasan, M.Si. Turut hadir Para Wakil Rektor, Para Dekan Fakultas, Ketua LPPM PMP, Asesor BKD, para dosen dan sejumlah tenaga kependidikan.

Adapun sesi materi dibagai menjadi dua sesi, sesi pemaparan teknis dan sesi terkait konten penilaian BKD yang kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab.

Pelaksanaan kegiatan persamaan persepsi dan rekrutmen asessor BKD dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan profesionalisme sebagai seorang dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.

Seiring dengan aturan kepantasan menjadi seorang asesor semakin meningkat, dimana kepangkatan dosen kini sudah banyak yang berubah, bukan hanya ke lektor kepala tapi juga ke guru besar, sehingga patut dilakukan rekrutmen baru. Selain itu, Refreshment juga penting dilakukan bagi asesor lama, karena banyak sekali regulasi-regulasi yang baru, seperti pengelolaan dan pelaksanaan penilaian beban kerja dosen, salah satunya adalah aplikasi sister.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat segera melaksanakan assesmen Laporan BKD untuk dijadikan pedoman bagi LPPM PMP dalam pembuatan Laporan BKD seluruh dosen sehingga dapat dipergunakan sebagai acuan dalam Pencairan Fungsional Dosen.

Rektor mengatakan kedepan diharapkan setiap Fakultas sudah memiliki jumlah asesor sesuai dengan rasio yang dipersyaratkan agar proses penilaian BKD setiap semester dapat berjalan dengan baik. (Aduwina Pakeh / Zulfikar).

MEULABOHUTU | Wajah-wajah bahagia terlihat jelas saat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar menggelar Yudisium ke XIV Tahun 2024 yang diikuti oleh 60 yudisiawan/ti yang telah resmi menyandang gelar Sarjana.

Yudisium yang berlangsung secara khidmat dan lancar tersebut dilaksanakan di Aula Utama Lantai II Gedung Kuliah Teritegrasi, Kampus UTU, Rabu (22/2/2024).

Pengukuhan gelar sarjana dilakukan oleh Dekan FPIK UTU Dr. Ismail Sulaiman, S.TP, Maitrise, M.Sc IPU yang turut dihadiri Wakil Dekan 1 Dr. Muhammad Rizal, M.Si, Wakil Dekan II Sufal Diansyah, M.Si dan seluruh Kaprodi lingkup FPIK, Ketua Senat Fakultas. Selain itu, turut pula hadir para dosen, staf tendik serta para orangtua/wali dari peserta yudisium.

Aadapun lulusan terbaik dengan predikat Pujian (Cumlaude) diraih oleh Deri Anggraini dengan IPK 3,94 dari Prodi Ilmu Perikanan.

Dalam sambutannya, Dekan FPIK, Dr. Ismail Sulaiman  menyampaikan apresiasi kepada seluruh yudisiawan/ti yang telah berhasil meraih prestasi sebagai sarjana, tentu ini hari bersejarah bagi anda semua, kami mendoakan bagi yang belum bekerja untuk cepat dapat pekerjaan, dan bagi yang sudah bekerja alhamdulillah semoga karirnya meningkat, semakin profesional.

“Dunia kerja telah mengalami perubahan, sebagai pendatang baru anda harus menyiapkan kompetensi dan menuntut lebih, tidak cukup dengan punya ijazah, dan kami yakin dan percaya alumni FPIK akan mampu untuk berkompetisi, mampu bersaing, sudah banyak alumni FPIK yang berkiprah dan sukses,” sebutnya

Dekan juga berpesan agar para wisudawan menumbuhkan jiwa wirausaha sehingga kedepannya dapat berkontribusi bagi orang lain dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Untuk diketahui, FPIK pada agenda Yudisium kali ini meluluskan sebanyak 60 orang lulusan yang terdiri dari Program Studi Perikanan 22 orang, prodi Sumber Daya Akuatik dan Ilmu Kelautan masing-masing sebanyak 18 orang dan dari prodi Akuakultur sebanyak 3 orang lulusan.

Seluruh pimpinan beserta keluarga besar FPIK UTU mendoakan dan mengucapkan selamat kepada para wisudawan/ti atas gelar Sarjana yang kini diraih dan agar selalu sehat serta sukses meniti karir sesuai bidang kompetensi masing-masing. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).