MEULABOHUTU | Masa penerima mahasiswa baru pada Perguruan Tinggi Negeri untuk tahun 2024 akan segera berlangsung. Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Aceh juga sudah merilis daya tampung mahasiswa baru untuk tahun 2024.

Pada proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2024, UTU membuka seleksi dalam tiga jalur masuk melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Adapun jalur penerimaan yang dibuka yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri.

Dikutip dari SK Rektor No 48/UN59/DT.01/2024 tentang penetapan daya tampung awal penerimaan mahasiswa baru, daya tampung UTU 2024 yang tersedia yakni sebanyak 2.760 mahasiswa.

Dalam Keputusan Rektor itu disebutkan sebanyak 23 prodi S1 UTU dengan rincian 40 persen mahasiswa baru diterima dari jalur SNBP (1104 Mahasiswa), kemudian 50 persen dari jalur SNBT (1380 mahasiswa) dan 10 persen dari ujian mandiri (276 mahasiswa).

Prodi Ilmu Administrasi Negara, prodi Komunikasi dan Prodi Manajemen menjadi prodi dengan daya tampung terbanyak di UTU untuk jalur SNBP 2024. Ketiga Prodi ini akan menerima masing -masing 80 mahasiswa baru dari total 200 daya tampung tahun 2024.

Posisi kedua prodi daya tampung terbanyak adalah Hukum dengan kuota 75 orang. Daya tampung seluruhnya tahun 2024 adalah 250 orang.

Rektor Universitas Teuku Umar Prof Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si kepada media ini menjelaskan, UTU mengundang talenta unggul dari seluruh penjuru tanah air mulai dari Aceh sampai Papua untuk mendaftar ke kampus yang terletak di Aceh Barat ini.

“Kami menghimbau kepada adik-adik yang akan mendaftar ke UTU untuk selalu mengikuti informasi resmi. Selain di laman SNPMB, informasi penerimaan UTU selalu disampaikan melalui website dan media sosial resmi UTU,” kata Prof Ishak Hasan

Lanjutnya, pendaftaran SNBP sudah dibuka mulai hari ini yaitu14 -28 Februari 2024, kemudian pengumuman calon mahasiswa yang lolos SNBP di UTU pada 26 Maret 2024,” katanya.

Humas Universitas Teuku Umar secara berkala akan memberikan informasi melalui media sosial seperti melalui IG @kampus_utu dan website https://utu.ac.id/ sehingga diharapkan memberikan kemudahan bagi siswa melakukan konsultasi dalam menentukan pilihan program studi.

“Banyak siswa yang minim informasi mengenai pilihan program studi, termasuk kebingungan jika menemui kendala saat mendaftar. Pengalaman selama ini peran sekolah beserta guru dalam pendaftaran mahasiswa baru di jalur SNBP sangat penting,” lanjut Prof Ishak Hasan

Di jalur SNBP ini, lanjut Rektor yang dinilai adalah prestasi siswa dengan bobot 40 persen dan prestasi sekolah sebanyak 60 persen, sehingga guru yang paling paham rekam jejak siswanya dan bisa memberikan rekomendasi memilih program studi yang cocok bagi siswanya. Pungkas Prof. Ishak Hasan

Adapun rincian alokasi kuota calon mahasiswa baru Universitas Teuku Umar yaitu prodi Agribisnis sebanyak 120 orang, Prodi Agroteknologi sebanyak 100 orang, Prodi Teknologi Hasil Pertanian 120 orang, prodi Ekonomi Pembangunan sebanyak 70 orang, prodi Manajamen 200 orang dan prodi akuntansi sebanyak 180 orang.

Selanjutnya Prodi Ilmu Administrasi Negara sebanyak 200 orang, Prodi Ilmu Komunikasi sebanyak 200 orang, prodi Sosiologi sebanyak 120 orang, Prodi Ilmu Hukum sebanyak 180 orang. Berikutnya prodi Teknik sipil sebanyak 150 orang, prodi teknik mesin sebanyak 160 orang, prodi teknik Industri sebanyak 120 orang, prodi teknologi Informasi sebanyak 120 orang, prodi perikanan sebanyak 60 orang, prodi sumber daya akuatik sebanyak 40 orang, prodi Akuakultur sebanyak 40 orang, prodi ilmu kelautan sebanyak 40 orang, Prodi Kesehatan Masyarakat sebanyak 180 orang dan prodi gizi sebanyak 180 orang. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)

MEULABOHUTU | Program Studi Magister Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar menggelar kuliah tamu di Aula Cut Nyak Dhien, Gedung Kuliah Terintegrasi Kampus UTU, Kamis (11/1/2023).

Acara tersebut menghadirkan pemateri dari Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Fakultas Pertanian, IPB University, Dr. Ir. Heru Bagus Pulunggono, M.Agr yang diikuti oleh dosen dan puluhan mahasiswa dari Fakultas Pertanian.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor UTU Prof Dr Ishak Hasan, M.Si. Rektor menyampaikan terimakasih kepada pembicara, Dr. Ir. Heru Bagus Pulunggono yang sudah berkenan berbagi ilmu dengan mahasiswa dan dosen di Fakultas Pertanian UTU. “Acara ini diharapkan dapat menambah wawasan keilmuan bagi mahasiswa maupun dosen.

“Fakultas Pertanian IPB University juga diharapkan dapat menjadi partner atau mitra bagi Fakultas Pertanian, dalam rangka meningkatkan proses pembelajaran dan peningkatan kapasitas SDM dosen dan mahasiswa”, ungkapnya.

Dalam pemaparannya Dr. Heru Bagus menyampaikan kuliah dengan judul “Sifat fisik dan kimia, kesuburan dan klasifikasi tanah dalam kaitannya dengan pengembangan wilayah”.

Koordinator Program Magister Ilmu Pertanian, Dr. Rahmat Pramulya, S.TP., M.M menyebutkan pengelolaan lahan basah adalah proses yang bertujuan untuk menjaga, memulihkan, dan memanfaatkan lahan basah secara berkelanjutan. Lahan basah adalah wilayah yang memiliki tanah jenuh dengan air, baik bersifat permanen maupun musiman, seperti rawa, gambut, dan mangrove.

“Lahan basah memiliki banyak fungsi dan manfaat, baik ekologis maupun ekonomis, seperti pelestari sistem tata air, penyimpan karbon, habitat keanekaragaman hayati, sumber pangan, dan tempat rekreasi,” katanya

Oleh karena itu, perlu adanya partisipasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam proses pengelolaan lahan basah. Selain itu, perlu adanya kerjasama antara berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, swasta, akademisi, LSM, dan masyarakat, untuk mengatasi tantangan dan konflik yang mungkin timbul dalam pengelolaan lahan basah.

“Kita berharap melalui kuliah tamu ini dapat membuka  wawasan terutama dalam hal pengelolaan lahan pertanian pangan dan perkebunan di Aceh,” ujar Dr. Rahmat Pramulya

Sementara itu Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdi Faizin, M.Si dalam kesempatannya berharap bahwa kuliah tamu yang dilaksanakan hari ini bisa memberikan informasi dan pengalaman kepada peserta tentang pengelolaan lahan pertanian pangan dan perkebunan.

“Kita meminta kepada Pak Heru Bagus yang merupakan pakar Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan dari IPB University untuk dapat memberikan pengalamannya baik secara akademis maupun keilmuan lainnya,” harap Dekan.

MEULABOHUTU | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) dan Fakulti Teknologi Dan Kejuruteraan Mekanikal Universiti Teknikal Malaysia Melaka kini tengah menjajaki kemungkinan kerjasama strategis guna meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian di bidang keteknikan.

Kedua institusi pendidikan tinggi ini sepakat untuk mendiskusikan potensi kolaborasi yang saling menguntungkan dalam pertemuan yang digelar pada tanggal 11 Januari 2024 yang dilakukan secara daring.

Pertemuan kali ini dihadiri oleh delegasi dari Fakultas Teknik UTU yang dipimpin oleh Dekan, Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng., IPM yang didampingi oleh jajaran Wakil Dekan dan seluruh Ketua Prodi dan Sekprodi dilingkup Fakultas Teknik.

Sementara itu, perwakilan dari UTeM dipimpin oleh Profesor Dr. Mohd Fadzli Bin Abdollah sebagai Dekan Fakulti Teknologi Dan Kejuruteraan Mekanikal.

Pertemuan ini diawali dengan sambutan hangat dari kedua belah pihak, menyoroti potensi sinergi yang dapat dijalin untuk saling mendukung dalam pengembangan kurikulum, pertukaran mahasiswa, dan penelitian bersama.

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng., IPM menyampaikan keinginan UTU untuk memperkuat kemitraan internasionalnya. “Kami percaya bahwa kerjasama dengan UTeM dapat membuka peluang baru untuk pertukaran pengetahuan, sumber daya, dan pengalaman antara kedua institusi, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kedua negara” ujar Dekan Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar.

Sementara itu, Profesor Dr. Mohd Fadzli Bin Abdollah dari UTeM menyambut baik ide kerjasama ini dan menekankan pentingnya hubungan internasional dalam menghadapi tantangan global. “Kerjasama antara UTU dan UTeM bukan hanya tentang pertukaran akademis, tetapi juga membangun jaringan internasional yang kuat, kita dapat bersama-sama menghadapi tantangan teknologi masa depan dengan bekerjasama dalam penelitian dan pengembangan proyek bersama” ungkap Dekan Fakulti Teknologi Dan Kejuruteraan Mekanikal Universiti Teknikal Malaysia Melaka – UTeM.

Pertemuan ini menandai awal dari serangkaian diskusi lebih lanjut antara kedua belah pihak untuk merumuskan rencana kerjasama yang konkret. Beberapa bidang yang menjadi fokus pembahasan antara lain adalah program pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan pengembangan kurikulum yang relevan.

Akhirnya kedua institusi berharap agar kerjasama ini dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa dan dosen untuk memperluas wawasan mereka serta meningkatkan daya saing ditingkat global dan rencananya dilanjutkan dengan pertemuan lanjutan serta kunjungan resmi untuk mendetailkan kerangka kerjasama serta penandatanganan memorandum kerjasama antara kedua belah pihak. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Setelah mengikuti pelatihan 3 hari di Jakarta pada 6-8 Deeember 2023 lalu akhirnya 9 Dosen Universitas Teuku Umar lolos dan dinyatakan sebagai Reviewer Penelitian Nasional pada Senin (8/1/2024).

Adapun pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Penguatan Riset dan Pengembangan serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti bekerjasama dengan Reviewer Penelitian Nasional (RPN), Quantum HRM Internasional yang bersertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), Serta Badan Standardisasi Nasional.

Pelatihan dan uji sertifikasi Metodologi Reviewer Penelitian Nasional sesuai SNI ISO / IEC 17024 : 2012 dan memperoleh sertifikat yang merupakan bentuk pengakuan sebagai reviewer  mendapatkan gelar non akademik (CIRR).

Kesembilan dosen tersebut adalah Dr. Uswatun Hasanah, S.Si., M.Si.,CIRR,  Dr. Munandar, S.Kel., CIRR, M.Sc., Dr. Muhammad Jalil, SP., MP., CIRR., Dr. Rahmat Pramulya, S.TP., MP., CIRR,  Dr. Vellayati Hajad, S.Sos., MA., CIRR, Dr. Afrizal Tjoetra, M.Si., CIRR, Dr. Aglis Andhita Hatmawan, SE., M.Si., CIRR, Dr. Sufwan Anwar, SKM., MARS., CIRR, dan Dr. Astiah Amir, ST., MT., CIRR.

Koordinator Pusat Pengembangan Sumber daya manusia (PPSDM) Universitas Teuku Umar, Dr. Uswatun Hasanah, M.Si mengungkapkan harapannya dengan adanya para reviewer yang terampil dan berkualifikasi, diharapkan dapat meningkatkan validitas dan kredibilitas publikasi ilmiah Universitas Teuku Umar.

Diharapkan dengan tambahan dosen yang memiliki sertifikasi reviewer akan semakin memperkuat dan miningkatkan kualitas riset dosen Universitas Teuku Umar kedepannya.

Menurutnya, sertifikat yang diperoleh merupakan bentuk pengakuan sebagai reviewer penelitian nasional. Sertifikat tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu persyaratan bagi pihak yang berkepentingan baik dalam skala nasional, eksternal maupun dalam skala internal di lingkungan UTU.

Sementara Rektor Universitas Teuku Umar, Prof Dr Ishak Hasan, M.Si mengucapkan selamat dan berharap dengan pencapaian yang telah diraih oleh 9 dosen tersebut dapat menghantarkan dosen-dosen UTU lainnya untuk menjadi peneliti-peneliti yang unggul dan semoga dapat meningkatkan kinerja riset dan abdimas Universitas Teuku Umar dan siap mengabdi untuk kemajuan Riset Indonesia.

MEULABOHUTU | Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar siap menjalani reakreditasi yang akan dilaksanakan tahun 2024 ini. Segala persiapan telah dilakukan sejak 2023 mulai dari pembentukan tim hingga penyusunan dokumen sesuai dengan instrumen dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik.

Sebelum melakukan submit dokumen akreditasi ke website LAM Teknik, program studi Teknik Mesin telah melakukan beberapa kali review dokumen Lembar Evaluasi Diri (LED) dan Lembar Kinerja Program Studi (LKPS), salah satunya yang dilaksanakan pada Selasa (9/1/2024) lalu.

Dalam kegiatan review ini menghadirkan narasumber eksternal yaitu Prof. Dr. Ir. Zahrul Fuadi, S.T., M.Sc. IPM., ASEAN.Eng dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM mengapresiasi kerja seluruh tim yang telah menyusun dokumen reakreditasi yang diperlukan.

Menurutnya, akreditasi merupakan salah satu poin dalam perjanjian kinerja institusi. Dimana, Badan Penjaminan Mutu  menargetkan seluruh unit pendidikan bisa meraih akreditasi maksimal.

“Kita berharap target akreditasi ‘Baik Sekali’ bisa dicapai dengan melihat kinerja dari program studi Teknik Mesin yang telah dilakukan,”kata Irwansyah

Workshop ini adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa Prodi Teknik Mesin siap untuk menyongsong penilaian akreditasi untuk memperoleh hasil yang terbaik. “Hal ini juga untuk tetap memastikan bahwa prodi teknik mesin menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa yang ingin mengembangkan diri dalam bidang rekayasa ilmu pemesinan,” ujar Dekan FT UTU.

Sebelumnya Wakil Rektor III Ibrahim, SKM., MNSc dalam sambutan pembukaan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya workshop ini. Ia juga menyambut baik kehadiran asesor ekternal untuk memberikan masukan dan penilaian terhadap dokumen akreditasi Prodi Teknik Mesin.

Kemudian dalam paparannya, narasumber  Prof Zahrul Fuadi menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan memastikan bahwa semua persyaratan akreditasi yang telah ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Teknik (LAMTEK) dapat terpenuhi.

Salah satu sesi workshop yang menjadi fokus utama adalah pembahasan dokumen akreditasi Lembaga Evaluasi Diri (LED). Para peserta workshop secara bersama-sama melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap bagian dokumen tersebut, mencari potensi penyempurnaan, dan memastikan bahwa informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi aktual Prodi Teknik Mesin.

Selain itu, Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) juga menjadi perhatian utama dalam workshop ini. Para peserta secara kolaboratif menganalisis pencapaian dan proyeksi pengembangan program studi Teknik Mesin. Evaluasi ini melibatkan penilaian terhadap aspek kurikulum, fasilitas, sumber daya manusia, dan hubungan Prodi dengan stakeholder terkait.

Ketua Jurusan Teknik Mesin selaku penanggung jawab kegiatan juga menuturkan kegiatan ini merupakan refleksi kesiapan prodi teknik mesin menghadapi pengajuan akreditasi yang akan segera berakhir. Workshop ini diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut untuk implementasi perbaikan dan pengembangan yang diidentifikasi selama kegiatan evaluasi.

Para peserta sepakat untuk terus berkolaborasi dan melibatkan semua pihak terkait guna mencapai standar akreditasi yang lebih tinggi dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa Prodi Teknik Mesin.

MEULABOHUTU | Kabar gembira dan membanggakan kembali diraih oleh seluruh keluarga besar prodi Agribisnis Universitas Teuku Umar. Prodi Agrinisnis berhasil meraih peringkat pertama (1) terkait Kinerja Publikasi karya Ilmiah tingkat Universitas Teuku Umar berdasarkan Pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA).

Prodi Agribisnis memperoleh nilai tertinggi Score Overall :5.342 dan SINTA Score 3Yr: 3.977 mengungguli semua program studi di Universitas Teuku Umar.

Adapun yang masuk dalam 5 besar program studi dengan score SINTA tertinggi lingkup UTU adalah Agroteknologi (SINTA Score 3Yr: 3.465), Kesehatan Masyarakat (SINTA Score 3Yr: 3.285), Ilmu Komunikasi (SINTA Score 3Yr: 2.849) dan Ilmu Administrasi Negara (SINTA Score 3Yr: 2.761).

Sinta sendiri adalah sebuah laman atau portal ilmiah daring yang dikelola oleh Kemendikbud Ristek yang merekam jumlah publikasi masing-masing institusi. Score Sinta prodi merupakan hasil dari akumulasi publikasi dan sitasi dosen dan mahasiswa yg terdata pada Scopus, Garuda, Google Scholar, dan WoS.

Angka tersebut merekam kinerja publikasi selama 3 tahun terakhir yang menunjukan progresifitas prodi Ilmu Pemerintahan yang sangat luar biasa sehingga memperoleh predikat terbaik nasional.

Jika merujuk peringkat Nasional, posisi Prodi Agribisnis UTU juga cukup membanggakan. Prodi Agribisnisi UTU mampu bersaing di peringkat 10 besar Nasional atau diperingkat 7 dari 271 Prodi Agribisnis jenjang studi S1, satu tingkat dibawah Universitas Brawijaya. Sementara peringkat 1 hingga 5 Nasional diraih oleh Prodi Agribisnis Universitas Padjajaran (Sinta Score 3yr: 8.058), Universitas Sebelas Maret (Sinta Score 3yr: 6.832), Universitas Udayana (Sinta Score 3yr: 4.476), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Sinta Score 3yr: 4.266) dan Universitas Syiah Kuala (Sinta Score 3yr: 4.211)

Ini tentu saja sangat disyukuri oleh prodi Agribisnis UTU. Raihan ini merupakan buah dari kerja keras, kerja ikhlas dan kolaboratif serta melalui proses yang panjang sehingga menjadi salah satu kado terindah di awal tahun 2024 ini.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Prodi Agribisnis Teuku Athaillah, S.P., M.Si. ”kami sangat fokus mendorong agar dosen-dosen dan mahasiswa memiliki publikasi ilmiah yang banyak”. Dosen-dosen Prodi Agribisnis memang memiliki semangat menulis yang sangat tinggi dan juga mendorong adanya kolaborasi dengan mahasiswa. Adanya  kolaborasi antara mahasiswa dan dosen sehingga proses pengerjaan artikel ilmiah menjadi lebih terarah karena mahasiswa didampingi langsung oleh dosen,”Ungkap Athaillah.

“Hal ini membuktikan Prodi Agribisnis memberikan kontribusi nyata terhadap kenaikan klaster UTU dari madya menjadi utama. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian demi mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” ujar Athaillah.

Menyambut hal ini, peraih skor sinta tertinggi di Prodi Agribisnis, Muhammad Reza Aulia, menyampaikan, “Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk seluruh dosen khususnya dosen Prodi Agribisnis untuk tetap menjaga kualitas penelitian dan publikasi. Semangat kolaborasi menjadi kunci sukses meraih skor sinta tinggi. Dan sudah saatnya kita mengurangi egosentris bidang ilmu dan kelompok. Kesenjangan antara dosen senior dan junior juga seharusnya dihilangkan untuk memupuk semangat kolaborasi antar dosen.” kata Reza Aulia

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program studi lainnya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Ir. Rusdi Faizin, M.Si selaku Dekan Fakultas Pertanian UTU. “Selamat atas pencapaian sangat luar biasa dan membanggakan dari Prodi Agribisnis. Ini berkat kerja keras Kaprodi, sekprodi, seluruh dosen dan mahasiswa Prodi Agribisnis. Semoga ini menginspirasi prodi-prodi lain di FP UTU untuk mengikuti jejak baik dari prodi Agribisnis ini, ”tutup Rusdi Faizin. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan penempatan Koordinator Kelompok Kerja tahun 2024 lingkup Universitas Teuku Umar.

Penyerahan SK pengangkatan dan penempatan Koord. Pokja dilakukan di ruang rapat senat, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Rabu (3/1/2024).

Kegiatan tersebut turut dihadiri dan disaksikan oleh Wakil Rektor I Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, Wakil Rektor II Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Wakil Rektor III Ibrahim, SKM., MNSc, para Kepala Biro, Dekan dan Wakil Dekan.

Terdapat 28 orang ASN yang diangkat dalam jabatan koordinator pokja baik penempatan dibiro maupun di tingkat Fakultas.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Ishak Hasan memberikan arahan kepada para Koordinator Pokja untuk memberikan peran dalam membangun Universitas Teuku Umar sebagai kampus yang modern dengan pelayanan yang maksimal, cepat dan tepat.

“Selamat kepada Bapak Ibu yang mendapatkan kepercayaan untuk membangun UTU tercinta lebih baik,” ucap Rektor UTU Prof Ishak Hasan

Adapun para pejabat koordinator Pokja lingkup UTU yang mendapatkan SK Pengangkatan dan penempatan pada
1. Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama, yaitu : Athaillah, S.E., M.Si sebagai
Koordinator Pokja Akademik dan Kesejahteraan Mahasiswa; Muhammad Idris, M.Pd sebagai Koordinator Pokja  Prestasi dan Informasi Mahasiswa; Ferawilyanti, S.E.,M.M sebagai Koordinator Pokja Registrasi dan Statistik; Romi Setiawan, S.Pd., M. Pd sebagai Koordinator Pokja Perencanaan dan Penganggaran; Ilham.S.Pd.I sebagai Koordinator Pokja Kerjasama dan Publikasi Informasi Internal, dan Lita Fadriani, SKM sebagai Koordinator Sekretariat Program Pascasarjana.

2. Biro Umum dan Keuangan, yaitu : Said Adla Fauzan, S.P., M.P sebagai Koordinator pokja Tata Usaha dan Tata Laksana; Safriani Rahmayanti, S.H sebagai Koordinator pokja Hukum dan Perundang-undangan; Wahyu Saputra, S.E., Ak sebagai Koordinator Pokja Perbendaharaan dan Pelaksana Anggaran; Mursidah, SKM sebagai Koordinator Pokja  Akuntansi dan Pelaporan Keuangan; Musrizal, S.T., M.T sebagai Koordinator Pokja Rumah Tangga dan Barang Milik Negara;

Berikutnya Teuku Hananda, Lc sebagai Koordinator Pokja  Pengelolaan dan Pengembangan SDM Tenaga Pendidik;  Rahmad Hidayat, S.P sebagai Koordinator Pokja Pengelolaan dan Pengembangan SDM Tenaga Kependidikan; dan Salman Rusly, SKM., M.Epid sebagai Koordinator Pokja Pengelolaan dan Pengolahan Data Arsip.

3. Penempatan pada Fakultas yaitu Ahdi Mirza, SE sebagai Koordinator Pokja Umum dan Keuangan, dan Seri Mulyani, SE sebagai Koordinator Pokja Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Pertanian; selanjutnya Susanto, SKM., M.M sebagai Koordinator Pokja Umum dan Keuangan, dan Teuku Adilan, SE., M.Sc Koordinator Pokja Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Kesehatan Masyarakat; berikutnya Dian Rosila, SH sebagai Koordinator Pokja Umum dan Keuangan, dan Azhari, S.Pd.I sebagai Koordinator Pokja Akademik dan Kemahasiswaan, pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Berikutnya Zakaria, SE Koordinator Pokja Umum dan Keuangan, dan Muhammad Edwar Effendy, SE sebagai Koordinator Pokja Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Selanjutnya Riswansyah S, SE sebagai Koordinator Pokja Umum dan Keuangan, dan Raflizar, S.STP., M.Si sebagai Koordinator Pokja Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Teknik. Selanjutnya Teuku Adelansyah, SE sebagai Koordinator Pokja Umum dan Keuangan, dan Malahayati Ivonna, S.T.,M.A.P sebagai Koordinator Pokja Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Ekonomi.

4. Penempatan pada LPPM – PMP UTU yaitu Sulaiman, SE sebagai Koordinator Pokja Tata Usaha dan Ahmad Fauzi, S.Pd sebagai Koordinator Pokja Pengelola Keuangan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

 

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) terus melakukan berbagai upaya memajukan institusi baik secara akademik maupun non akademik. Terbaru, UTU menggagas terbentuknya Rumah Amal sebagai wujud dari kepedulian Civitas akademika UTU merespon terhadap permasalahan sosial yang muncul baik di internal kampus maupun diluar kampus.

Rumah Amal yang diberi nama Rumah Amal Teuku Umar (RATU) ini diperkenalkan kepada Civitas Akademika UTU pada Kamis (4/1/2023) yang berlangsung di Auditorium Teuku Umar, GKT UTU di sela-sela kegiatan sosialisasi PP 94/2021 tentang Disiplin PNS dan Sosialisasi ZISWAF.

Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si melalui Wakil Rektor II Prof Nyak Amir, M.Pd dalam kesempatannya saat membuka sosialisasi ZISWAF mengapresiasi atas inisiasi pembentukan RATU dan sejumlah langkah yang telah dilakukan oleh pengurus RATU termasuk melakukan konsultasi ke sejumlah stakeholder terkait di Banda Aceh.

Pimpinan UTU, kata Prof Nyak Amir akan memberikan support dan dukungan penuh sehingga nawaitu pendirian RATU ini dapat diwujudkan sesegera mungkin. “Untuk itu, kami juga menghimbau bapak/ibu para dosen dan tendik se lingkungan UTU untuk memberikan dukungan dengan menjadi muzakki,” kata Prof Nyak Amir yang juga selaku Ketua Dewan Eksekutif RATU.

Sementara Manajer RATU, Ustadz Dr. Ismu Ridha, MA dalam kesempatannya menyampaikan sejumlah fakta menarik tentang persoalan sosial dilingkungan kampus seperti banyaknya mahasiswa yang berhenti kuliah atau mengambil cuti semester akibat ketidakmampuan membayar SPP, sementara jumlah beasiswa seperti KIP-K, dan lainnya masih terbatas.

“Kita ketahui bersama bahwa ada banyak mahasiswa yang kuliah di UTU berasal dari keluarga tidak mampu dan tidak semua dari mereka mendapatkan beasiswa karena kuota yang terbatas, sehingga ada yang terkendala keuangan untuk menyelesaikan kuliah mereka,” Lanjut Ismu Ridha

Lebih lanjut, Alumni Yarmouk University Jordania ini  menjelaskan hadirnya RATU ini karena besarnya potensi zakat dari dosen dan karyawan UTU. Di sisi lain, belum ada wadah khusus untuk mewadahinya. “Jika potensi zakat, infak, wakaf dan sedakah dari Civitas UTU bisa dikelola dengan baik maka setidaknya akan mampu berkontribusi dalam menyelesaikan sebahagian problematika yang disampaikan diatas,” katanya

Gagasan mendirikan RATU ini juga lahir karena kesadaran bahwa dosen dan karyawan UTU memperoleh rizki berupa gaji melalui UTU. Karena itu, dosen dan karyawan merasa perlu menyalurkan zakatnya melalui UTU agar memberi kebermanfaatan bagi keluarga besar UTU dan sekitarnya.

“RATU hadir juga untuk membantu masyarakat sekitar dengan program-program sosial kemanusiaan. Sehingga kehadiran UTU menjadi keberkahan bagi semuanya,” kata Ustadz Ismu Ridha

RATU berkomitmen dalam pengelolaannya kedepan berprinsip berdasarkan landasan syariah, sesuai dengan petunjuk Dewan Syariah dan perundang-undangan yang berlaku. Lembaga ini juga akan diperkuat melalui aturan Rektor yang menganjurkan dosen dan karyawan UTU  menyalurkan zakatnya sebanyak 2,5 persen dari pendapatan  melalui lembaga ini.

Adapun sumber dana RATU kedepan tidak hanya dari sumber utama dosen dan tendik, namun juga dari jaring kerjasama dengan lembaga luar seperti CSR Perusahaan, Baitul Mal, lembaga zakat, orangtua mahasiswa yang mampu, Pemerintah Daerah di 8 kabupaten/kota di wilayah Barat Selatan Aceh.

Program perioritas kita untuk membantu mahasiswa kurang mampu yang belum terakomodasi melalui beasiswa KIP-K. “Prioritas kita memang untuk mahasiswa, terutama mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Mereka perlu dibantu agar bisa kuliah dengan lancar, menyelesaikan studi, dan meraih cita-cita,” katanya.

Selain kepada mahasiswa aktif, dana RATU juga akan digunakan untuk calon mahasiswa melalui Beasiswa Perintis, atau talangan 1 semester pertama bagi calon penerima KIP-K.

*Susunan Pengurus Rumah Amal Teuku Umar (RATU)*

Penasehat  : Rektor Universitas Teuku Umar
Pengawas :
1. Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kerjasama
2. Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan
3. Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni
4. Kepala Biro Umum dan Keuangan
5. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama

Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. Armiadi Musa, M.A

Dewan Eksekutif
Ketua           : Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd
Wakil Ketua : Zulfirman, SE., M.Si
Anggota       : Wahyu Saputra, SE.Ak
Ir. Sulaiman Ali, ST., MT

Manajemen Rumah Amal Teuku Umar
Manager                : Dr. Ismu Ridha, M.A
Kepala Sekretariat : Abu Hassan Makmun, S.Sy., M.A
Departemen Program & Funding : Yasir Hariemufti, S.Ak., M.Si
Departemen Marketing & HRD : Dr. Mardaleta, SE., M.Kes.

MEULABOHUTU | Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan bahwa proses belajar mengajar serta kegiatan akademik lainnya di program studi  senantiasa memenuhi standar yang ditetapkan, maka perlu dilakukan upaya penguatan dan peningkatan standar layanan yang ditandai dengan pencapaian akreditasi unggul.

Prodi Teknik Mesin Universitas Teuku Umar sebagai entitas perguruan tinggi dalam mengimplementasikan standar mutu akademik dan pencapaian akreditasi unggul menyelenggarakan workshop evaluasi internal dokumen akreditasi Lembaga Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).

Workshop yang berlangsung pada Kamis (4/1/2024) ini  dihadiri oleh para staf pengajar, dosen, laboran, perwakilan mahasiswa, dan tenaga kependidikan lingkup Prodi Teknik Mesin UTU.

Pada kegiatan ini, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M. Agric. Sc selaku Wakil Rektor Bidang akademik Universitas Teuku Umar, bertindak selaku narasumber menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan memastikan bahwa semua persyaratan akreditasi yang telah ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Teknik (LAMTEK) dapat terpenuhi.

Salah satu sesi workshop yang menjadi fokus utama adalah pembahasan dokumen akreditasi Lembaga Evaluasi Diri (LED). Para peserta workshop secara bersama-sama melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap bagian dokumen tersebut, mencari potensi penyempurnaan, dan memastikan bahwa informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi aktual Prodi Teknik Mesin.

Selain itu, Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) juga menjadi perhatian utama dalam workshop ini. Para peserta secara kolaboratif menganalisis pencapaian dan proyeksi pengembangan program studi Teknik Mesin. Evaluasi ini melibatkan penilaian terhadap aspek kurikulum, fasilitas, sumber daya manusia, dan hubungan Prodi dengan stakeholder terkait.

Dalam pembukaan workshop, Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng., IPM menyampaikan harapannya agar kegiatan evaluasi ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Prodi Teknik Mesin secara umum dan penguatan kualitas dokumen akreditasi yang akan diajukan untuk penilaian.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi mutu pendidikan di unit kerja Fakultas Teknik UTU termasuk Prodi Teknik Mesin.” Kata Dekan.

Workshop ini lanjutnya adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa Prodi Teknik Mesin siap untuk menyongsong penilaian akreditasi untuk memperoleh hasil yang terbaik.

“Hal ini juga untuk tetap memastikan bahwa prodi teknik mesin menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa yang ingin mengembangkan diri dalam bidang rekayasa ilmu pemesinan,” ujar Dekan FT UTU.

Ketua Jurusan Teknik Mesin selaku penanggung jawab kegiatan juga menuturkan kegiatan ini merupakan refleksi kesiapan prodi teknik mesin menghadapi pengajuan akreditasi yang akan segera berakhir.

Workshop ini diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut untuk implementasi perbaikan dan pengembangan yang diidentifikasi selama kegiatan evaluasi. Para peserta sepakat untuk terus berkolaborasi dan melibatkan semua pihak terkait guna mencapai standar akreditasi yang lebih tinggi dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa Prodi Teknik Mesin. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kedisiplinan ASN (Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja) di lingkungan Universitas Teuku Umar (UTU), Biro Umum dan Keuangan menggelar “Sosialisasi Peraturan Pemerintah RI Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Permendikbudristek Nomor 13 tahun 2023 Tentang Disiplin Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.” pada Kamis (4/1/2023).

Acara yang dilaksanakan bertempat di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU dibuka oleh Rektor UTU Prof Ishak Hasan, M.Si yang diwakili Wakil Rektor II Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd. Turut hadir Wakil Rektor III Ibrahim Laweung HS, SKM., MNSc, para Dekan, Wakil Dekan, Kabiro, dosen, tenaga kependidikan dan staf di lingkungan UTU.

Wakil Rektor II Prof. Nyak Amir dalam pembukaaan acara menyampaikan “Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 ini sudah diberlakukan sejak tanggal 31 agustus 2022. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai peraturan ini maka dirasa perlu disosialisasikan kepada civitas UTU ini sehingga seluruh ASN di lingkungan UTU dapat melakukan pekerjaannya dengan baik tanpa melanggar disiplin PNS.

“Disiplin adalah suatu hal yang menjadi kewajiban kita sebagai PNS untuk mematuhi peraturan yang ada kemudian menghindari larangan yang ada dan hukuman yang diberikan ketika melanggar disiplin,” kata Prof Nyak Amir

Kami berharap dengan mengikuti sosialisasi kita dapat mengetahui peraturan, larangan serta hukumannya terutama untuk fungsionaris dan pejabat yang berwenang dalam menegakkan disiplin bagi PNS di unit yang dipimpinnya.

“Kita juga berharap dengan mengikuti sosialisasi ini PNS yang ada di UTU bisa berintegrasi dengan melaksanakan disiplin sesuai good governance yakni berintegrasi, akuntanbel, profesional, dan juga jujur sehingga kita dapat melaksanakan kewajiban kita dengan sebaik-baiknya dan memberikan pelayanan prima bagi stakeholder juga masyarakat,” ungkap Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Nyak Amir

Disiplin PNS adalah kesanggupan PNS untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundangundangan. Kabiro Umum dan Keuangan UTU Zulfirman, SE., M.Si selaku pemateri dalam kegiatan tersebut menyebutkan selaku ASN maka kita seharusnya menjadikan disiplin sebagai pagar, pengingat sekaligus yang senantiasa mendampingi derap langkah kita dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“Kita ingin membangun disiplin sebagai pondasi yang fundamental sehingga tidak menemukan lagi krikil-krikil atau batu besar yang dapat menghambat laju pencapaian organisasi yang berujung kerugian pada ASN itu sendiri ke depan. Kesuksesan suatu organisasi sangat tergantung pada kedisiplinan pegawainya,” tambah Zulfirman

Untuk menegakkan aturan disiplin pegawai, bukan hal yang mudah karena harus melalui proses yang panjang. Lantaran itulah, para pegawai dituntut juga memiliki pemahaman yang baik mengenai aturan disiplin PNS. “Mengingat pemahaman disiplin pegawai ini sangat penting, kami berencana melakukannya secara reguler,” kata Zulfirman

“Disiplin itu bukan hanya terkait dengan waktu, tetapi juga berdasarkan perilaku seseorang dengan menjalankan kewajiban dan tidak melakukan larangan. Disiplin sangat berkaitan dengan sikap profesional dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab terhadap pekerjaan,” jelas Zulfirman

Lebih lanjut, Zulfirman menyampaikan bahwa sikap profesional berkaitan dengan budaya dan perilaku dalam upaya membangun sistem untuk meningkatkan capaian Unhas . Dengan demikian penerapan PP No. 94 Tahun 2021 diberlakukan bagi PNS dan Non PNS Tetap di lingkup UTU.

Zulfirman berharap melalui sosialisasi ini, pegawai lingkup UTU dapat menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan dan tindakan kepada setiap orang. Dengan peningkatan kinerja tersebut dapat mengangkat citra dan nama baik Universitas Teuku Umar. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).