MEULABOH – UTU | Lilis Sartika dan Cut Annisa Fitriati, Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Teuku Umar kembali berhasil mendulang prestasi membanggakan dengan meraih juara 1 dalam ajang English Fun Day Competition 2023 kategori Scrabble yang di adakan oleh STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh pada Rabu (29/11/2023).
Lomba scrabble (english board game) adalah jenis permainan kata dalam bahasa inggris dengan menyusun kata yang dimainkan 2 atau 4 orang dengan tujuan mengumpulkan poin berdasarkan nilai kata yang dibentuk dari kepingan huruf di atas papan permainan berkotak – kotak ( 15 kolom dan 15 baris).
Setiap huruf memiliki nilai yang berbeda sehingga yang di butuhkan adalah strategi untuk memainkan kata-kata dengan kombinasi huruf yang mempunyai nilai yang tinggi serta kemampuan untuk menghafal Vocabulary sebanyak mungkin.

Lomba ini bersifat terbuka untuk kalangan manapun di seluruh indonesia diikuti oleh peserta yang berasal dari perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta dan sekolah menengah atas, terdiri dari UTU, STAIN, SMAN 1 Meulaboh dan SMAN 4 Wirabangsa.
Selain meraih juara 1, tim dari Universitas Teuku Umar lainnya juga berhasil meraih Juara 2 atas nama Adam kaisar dan ulfa destari, sementara juara 3 diraih oleh tim tuan rumah STAIN TDM.
Lilis dan Annisa mengungkapkan, pesiapan lomba Scrabble Competition membutuhkan latihan scrabble secara berulang-ulang dan sesering mungkin. Selain itu, juga harus memahami teknik scrabble dan juga menguasai banyak kosa kata bahasa inggris.

“Persiapan saya mengenai lomba scrabble ini adalah tentunya dengan latihan scrabble sesering mungkin, memperkaya kosakata bahasa Inggrisnya, kemudian memahami teknik scrabble yang tepat,” kata Lilis saat diwawancarai via WhatsApp, Rabu (29/11/2023).
Kaprodi Ilmu Administrasi Negara, Nodi Marefanda, M.A.P mengatakan capaian yang diraih mahasiswanya akan berdampak pada indikator kinerja utama universitas.
“Prestasi tersebut menunjukkan keunggulan mahasiswa prodi ilmu Administrasi Negara bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Capaian ini juga berimbas kepada indikator kinerja utama perguruan tinggi khususnya Prodi Ilmu Administrasi Negara,” tutur Nodi (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Dua dosen Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar, Khairunnas, DCN, M.Kes dan Teuku Mulyadi, S.Tr. Gz, MKM menjadi narasumber dalam kegiatan tatalaksana gizi buruk yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Rabu -Jum’at tanggal 29 November – 1 Desember 2023.
Khairunnas membawakan materi mengenai pengelolaan terintegrasi upaya penanggulangan gizi buruk pada belita sementara Teuku Mulyadi menyampaikan materi seputar kebijakan pencegahan dan tata laksana gizi buruk pada balita.
Khairunnas kepada Humas UTU mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya menekan angka stunting di provinsi Aceh. Mengingat tingginya angka Gizi Buruk terutama di Propinsi Aceh dari 10 Propinsi di Indonesia.
“Aceh termasuk 10 besar angka status Gizi buruknya, hal tersebut berdasarkan hasil Survey Gizi tahun 2022. Dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya mengadakan pelatihan Tata Laksana Penanggulangan Gizi Buruk di Kabupaten Nagan Raya,” kata Khairunnas yang juga ketua prodi Gizi UTU

Acara tersebut diadakan di Hotel Grand Nagan yang dikuti oleh Dokter Puskesmas, Ahli Gizi dan Bidan yang dinas di Puskesmas se Kabupaten Nagan Raya.
Kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk menekan kematian bayi atau balita, dan menurunkan prevalensi gizi kurang dan buruk di Kabupaten Nagan Raya.
Kegiatan ini juga salah satu cara dalam penanganan anak stunting yang saat ini menjadi perhatian pemerintah Pusat. Agar anak yang gizi buruk tidak sampai mengalami stunting tatalaksana gizi buruk yang tepat dapat menjadi solusi, sambung Teuku Mulyadi
“Salah satu cara untuk menanggulangi masalah gizi kurang dan gizi buruk adalah dengan menjadikan tatalaksana gizi buruk sebagai upaya menangani setiap kasus yang ditemukan oleh tim kesehatan yang ada di fasilitas kesehatan,” kata Teuku Mulyadi
Peran serta kader kesehatan dalam pemantauan tumbuh kembang anak yang dilaksanakan setiap bulan di Posyandu menjadi sangat penting untuk segera mungkin memberikan intervensi gizi kepada bayi dan anak yang gizi buruk. Semoga kedepan tim dalam penanganan gizi buruk dapat bekerja dengan baik menuju generasi emas Nagan Raya yang kita dambakan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Mahasiswa Universitas Teuku Umar yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) melaksanakan kegiatan bakti social dengan menyalurkan bantuan langsung ke korban banjir di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Barat.
Adapun bantuan yang diberikan, yaitu berupa paket kebutuhan pokok hasil penggalangan dana yang dilakukan selama 3 hari sejak Kamis hingga Sabtu (23-25/11) di beberapa titik persimpangan jalan dalam kota Meulaboh.
M. Teguh Ramadhan selaku koordinator lapangan mengungkapkan aksi penggalangan dana dan penyaluran bantuan sembako ini sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terkena musibah banjir. “Kita dapat menyaksikan bersama bagaimana masyarakay di hampir seluruh kecamatan di Aceh Barat mengalami banjir, tidak sedikit kerugian yang dialami warga, meski bantuan kita tidak seberapa, namun inilah wujud kepedulian mahasiswa,” kata Teguh.

Sebagai mahasiswa, pihaknya mengaku mempunyai tanggungjawab untuk membantu korban banjir. “Bantuan memang sangat dibutuhkan korban banjir, kita membantu mereka yang tengah mengalami musibah baik berupa bantuan dari segi materi maupun dari segi mental,” jelas Teguh
Pihaknya berharap dengan bantuan yang terkumpul ini bisa sedikit meringankan beban saudara kita yang kini mengalami musibah.
Sementara Ahmad Fadhil selaku Ketua Umum HMTI mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Teknik Industri yang telah meluangkan waktunya untuk peduli korban banjir, dan juga kepada seluruh masyarakat Aceh Barat yang telah memberikan sedikit rezeki nya untuk membantu saudara kita.
“Alhamdulillah donasi yang berhasil kita kumpulkan sebanyak Rp. 11.670.000,” kata Ahmad Fadhil
Lanjutnya, donasi tersebut telah diserahkan langsung dalam bentuk paket sembako yang diterima oleh Camat Pante Ceuremen, Aceh Barat guna disalurkan kepada warga yang terdampak parah pada musibah banjir minggu lalu tersebut.
“Harapannya dari bantuan ini bisa membantu meringankan warga yang terdampak banjir, terutama warga kecamatan Pante Ceureumen yang sangat terdampak terhadap kejadian banjir yang terjadi di kabupaten Kabupaten Aceh Barat.” Tuturnya.
Sementara Camat Pante Ceureumen, Zulkarnain, S.Pd pada kesempatannya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kepedulian mahasiswa Universitas Teuku Umar, terutama dari himpunan mahasiswa Teknik Industri kepada masyarakat Pante Ceureumen yang terdampak bencana banjir.
“Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah membantu, semoga ini menjadi amal untuk kita semuanya,” pungkasnya. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Khabar gembira kembali diterima oleh keluarga besar Universitas Teuku Umar. Khabar yang membahagiakan tersebut adalah lolosnya Dosen dan 4 Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Teuku Umar sebagai finalis Abdidaya Ormawa 2023.
Abdidaya Ormawa merupakan ajang penghargaan bagi pegiat Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahsiswaan (PPK Ormawa). Ajang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka melaksanakan program di masyarakat.
UTU berhasil masuk finalis diajang ini setelah mengikuti serangkaian seleksi dan penilaian diantaranya Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) dan Visitasi Program yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Adapun UTU masuk finalis pada empat dari 5 kategori yang diperlombakan yaitu, kategori sistem pendukung perguruan tinggi, sistem pendukung Organisasi mahasiswa, tim pelaksana PPK Ormawa dan kategori dosen pendamping. Sementara kategori sistem pendukung mitra berkelanjutan hanya 9 perguruan tinggi yang masuk nominasi.

UTU merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi di Aceh yang masuk nominasi top 37 dosen pendamping terbaik dari perguruan tinggi untuk program PPK Ormawa, kemudian 4 Ormawa UTU yaitu BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, BEM Fakultas Pertanian, Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertania.
Seorang dosen pembimbing dari Tim PPK Ormawa UTU yang berhasil masuk menjadi nominasi top 37 ialah Yarmaliza, SKM., M.Si yang mendampingi program dari Himakesmas FKM.
Nantinya, mereka akan melewati serangkaian proses seleksi sebelum diumumkan pada malam penganugerahan Abdidaya Ormawa yang akan berlangsung pada 7-9 Desember 2023 di Universitas Jember.
Yarmaliza yang juga Korpus PKM UTU saat dikonfirmasi humas UTU mengatakan bahwa Ia sangat senang dan bersyukur UTU kembali berhasil masuk nominasi diajang yang bergengsi ini setelah pada tahun 2021 dan 2022 lalu berhasil meraih penghargaan disejumlah kategori.
“Alhamdulillah, senang dan ga nyangka. Persiapan dari tim kita saat ini melengkapi berkas yang harus diunggah untuk penilaian. Semoga diberi hasil yang terbaik sehingga bisa membawa pulang medali dan membanggakan almamater UTU,” tutur Yarmaliza, Selasa (27/11/2023).
Dukungan juga diberikan oleh UTU, hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTU, H Ibrahim Laweung HS, MNSc
“Kami ucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa dan dosen pendamping yang lolos menjadi nominasi. Masukan-masukan dari reviewer saat monitoring mohon untuk diperbaiki lagi. Kalau ada presentasi lagi, juru presentasinya dibina agar semakin baik ketika melakukan presentasi,” Pesan Ibrahim
Sebagai informasi, PPK Ormawa merupakan salah satu implementasi dari kebijakan Kemendikbudristek sebab mahasiswa dapat berlatih menjadi pemimpin transformasional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Program penguatan kapasitas Ormawa melalui serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diajukan oleh PT merupakan kumpulan dari berbagai gagasan/ide/usulan kegiatan dari satu atau lebih Ormawa.
Gagasan/usulan kegiatan merupakan bentuk pengabdian atau pemberdayaan masyarakat yang disusun oleh Organisasi Kemahasiswaan resmi yang ada di perguruan tinggi, yang dapat diimplementasikan dalam berbagai program sesuai dengan topik yang dipilih. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar menggelar webinar nasional dalam rangka menyongsong persiapan akreditasi Magister Ilmu Pertanian pada hari Selasa, 28 November 2023. Webinar strategis ini menandai langkah awal FP UTU dalam memastikan program studi S2 Magister Ilmu Pertanian mendapatkan akreditasi yang diakui secara nasional.
Dalam pertemuan yang dihadiri dan dibuka oleh Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si ini membahas sejumlah persoalan yang berfokus pada pengorganisasian tim untuk mengkoordinasikan persiapan akreditasi. Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas persiapan, tim-tim khusus ditugaskan untuk mengurus berbagai aspek penting dalam akreditasi.
Webinar tersebut menghadirkan dua pemateri utama yaitu Prof. Sahabuddin, M.Si dari Universitas Tadulako dengan materi kiat pencapaian akreditasi MIP dan Prof. Dr. Ir. Yohanes Parlindungan Situmeang, M.Si dari Universitas Warmadewa dengan materi Peran Asosiasi Magister Ilmu Pertanian didalam penyiapan borang akreditasi.
Rektor Prof Ishak Hasan dalam sambutannya memberikan semangat kepada program Magister Ilmu Pertanian khususnya kepada tim yang terlibat dalam penyusunan borang akreditasi. “Tingkatkan kolaborasi dengan baik dan bekerja keras untuk memastikan bahwa program studi MIP mencapai standar akademik tertinggi.” kata Rektor

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdi Faizin, MA. Dengan semangat kerjasama yang tinggi, FP UTU siap menghadapi tantangan akreditasi dengan keyakinan bahwa hal ini akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi FP UTU di bidang pertanian.
Koordinator Prodi Magister Ilmu Pertanian, Dr. Rahmat Pramulya, S.TP., MM bersama dengan staf pendukung dan dosen, juga turut berpartisipasi dalam rapat ini. Mereka membahas penyelesaian data dan berkas yang masih belum lengkap guna memenuhi penilaian diri yang diperlukan untuk akreditasi.
“Keseluruhan tim akan berupaya keras untuk melengkapi dokumen-dokumen ini agar dapat memberikan penilaian diri yang kuat kepada lembaga akreditasi yang berwenang,” kata Dr. Rahmat
Tak hanya itu, rapat ini juga bertujuan untuk memastikan koordinasi yang baik antara semua pihak yang terlibat dalam proses akreditasi. MIP UTU sangat berkomitmen untuk memenuhi semua persyaratan akreditasi yang ditetapkan dan menghadapi proses ini dengan integritas serta tekad untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang Pertanian.

Sementara itu Dr. Dewi Fithria, MP selaku ketua panitia dalam laporannya menyebutkan kegiatan webinar ini dilakukan untuk memperdalam pengetahuan tentang akreditasi di tingkat Program Magister.
Oleh karena Program Magister Ilmu Pertanian UTU masih sangat belia umurnya, maka kita mengundang dua ilmuan yang memiliki pengalaman dan kemampuan yang lebih dalam hal akrditasi ditingkat Program Magister.
Keduanya yaitu Prof. Shahabuddin selaku Koordinator Prodi Magister Ilmu Pertanian Universitas Tadulako Periode 2019 – 2023, dan Prof Yohanes Parlindungan Koordinator Prodi Magister Sains Pertanian Universitas Warmadewa, Denpasar Periode 2020-2024. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar menggelar seminar PKKM Liga 2 perspektif Batubara untuk Energi Masa Depan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 28 November 2023 di Aula GKT, Kampus UTU.
Seminar dengan tema “Perspektif Batubara untuk Energi Masa Depan: Kelayakan dan Ke-Ekonomisan” dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Ir. Maidi Saputra, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Maidi mengatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa dan masyarakat tentang prospek batubara sebagai sumber energi masa depan.
“Batubara merupakan sumber energi yang masih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami prospek batubara sebagai sumber energi masa depan,” kata Maidi.
Seminar ini menghadirkan dua orang pembicara, yaitu Prof. Dr. Mahidin, S.T., M.T dari Universitas Syiah Kuala dan Muhaiyat Syah S.T., M.T dari Direktorat Teknik dan Lingkungan, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya seminar dan diskusi yaitu Al Munawir, S.Si., M.Sc Dosen Prodi Teknik Mesin.

Pada kesempatan pertama, Prof. Dr. Mahidin menyampaikan materi tentang “Perspektif Batubara sebagai Sumber Energi Masa Depan”. Prof. Mahidin mengatakan bahwa batubara masih memiliki prospek yang cerah sebagai sumber energi masa depan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
• Ketersediaan batubara yang melimpah di Indonesia.
• Harga batubara yang relatif murah.
• Teknologi pengolahan batubara yang semakin maju.
Namun, Prof. Mahidin juga mengingatkan bahwa batubara memiliki beberapa kelemahan, antara lain:
• Emisi gas rumah kaca yang tinggi.
• Polusi udara.
• Bahaya kebakaran.
Pada kesempatan kedua, Muhayat Syah menyampaikan materi tentang “Kelayakan dan Ke-Ekonomisan Pemanfaatan Batubara”. Bapak Muhayat mengatakan bahwa pemanfaatan batubara harus dilakukan secara layak dan ekonomis.
Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa strategi, antara lain:
• Meningkatkan efisiensi penggunaan batubara.
• Menerapkan teknologi pengolahan batubara yang lebih ramah lingkungan.
• Melakukan diversifikasi produk batubara.

Seminar ini diikuti oleh sekitar 100 orang peserta, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, Dinas dan Perusahaan Tambang. Para peserta tampak antusias mengikuti seminar ini dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada para pembicara.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami prospek batubara sebagai sumber energi masa depan. Selain itu, seminar ini juga diharapkan dapat menjadi sarana diskusi dan tukar pikiran tentang pemanfaatan batubara secara layak dan ekonomis. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar meningkatkan kerjasama dengan seluruh kabupaten/kota di Wilayah Barat Selatan Aceh khususnya dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sekaligus melaunching Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam pada Senin (27/11/2023) di ruang rapat senat, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU.
Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr Ishak Hasan, M.Si mengatakan dengan adanya MoU ini tentu akan banyak hal yang bisa ditindaklanjuti baik di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
“Dalam bidang pendidikan dinamikanya sangat tinggi tidak tergantung kurikulum prodi tetapi terbuka ruang dengan berbagai pihak termasuk instansi lain baik swasta dan masyarakat,” ujarnya.
Ditambahkannya kerjasama ini juga termasuk dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bisa nantinya ditindaklanjuti oleh kedua instansi, terutama dari UTU melalui PSLH-SDA.
Prof. Ishak Hasan mengungkapkan saat ini semua mahasiswa didorong untuk mencari pengalaman di luar Prodi untuk meningkatkan kompetisi baik dalam bentuk magang, membangun desa atau Sustainable Development Goals (SDGS).

“Ini juga membuka ruang dalam penilitian, sebab banyak hutan, laut, sungai dan segala macam di Barat Selatan Aceh dengan biota yang beranekaragam belum diekplorasi sepenuhnya,” sambung Rektor yang didampingi Ketua LPPM-PMP UTU Ir. Yuliatul Muslimah, M.P
Menurut Prof Ishak Hasan kolaborasi UTU dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota di kawasan Barat Selatan Aceh tentu akan terus ditingkatkan dan saling berkoordinasi untuk berbuat sesuatu dalam menunjang pembangunan. “Begitu juga dengan peluncuran Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Manusia akan terus dihidupkan dengan segala aktifitasnya,” tambahnya.
Rektor menekankan dengan terciptanya sinergi antara UTU dengan dinas Kabupaten/ Kota se-Barat Selatan Aceh, kita dapat berkontribusi untuk memajukan daerah, bangsa dan negara sehingga dapat menjadi suatu kesatuan yang maju, modern, kaya dan makmur.
Sementara itu, Dr. Edwarsyah, M.Si selaku Ketua PSLH SDA UTU saat dimintai keterangannya oleh Humas UTU mengatakan kehadiran PSLH SDA UTU yang bekerjasama dengan pemerintah daerah merupakan bagian pentahelix untuk bersinergi dalam menghadapi masalah-masalah lingkungan seperti perubahan iklim dan lainnya.

Kemudian, dikatakannya ini juga bagian implementasi tri dharma perguruan tinggi dimana peran Perguruan Tinggi dapat memberikan penilaian ilmiah mengenai kondisi terkini kepada pembuat kebijakan pemerintah daerah, serta edukasi dan pendidikan kepada generasi muda.
Penandatanganan MoA antara PPLH-SDA UTU dengan Dinas Kabupaten/Kota se-Barat Selatan Aceh yakni Dinas Lingkungan Hidup Simeulue, Dinas Lingkungan Hidup Aceh Jaya, Dinas Lingkungan Hidup Nagan Raya, Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat, dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Aceh Barat Daya.
Kegiatan inj turut dihadiri oleh tamu undangan yang diantaranya ialah para Dekan lingkup UTU, seluruh divisi, anggota dan staf PPLH-SDA UTU, Kepala dinas lingkungan hidup se-Barat Selatan Aceh, serta perusaan/BUMN di Aceh Barat seperti PT. MIFA Bersaudara. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Teuku Umar H Ibrahim Laweung HS, MNSc mengunjungi rumah produksi sabun cuci piring yang digagas oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar yang sedang melaksanakan program peningkatan kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Kuta Makmue, Kuala, Nagan Raya.
Produk bermerk “Rah Beugleh” tersebut digagas oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Agribisnis atau Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEP) melalui pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2023.
Kegiatan berbasis pengabdian masyarakat dengan memberikan pendampingan kelompok Wanita Wirausaha (KWW) di desa tersebut. Diketahui Desa Kuta Makmue Nagan Raya memiliki potensi jeruk nipis yang banyak sebagai bahan baku utama dalam project pembuatan sabun cuci piring tersebut.

Dari kegiatan yang telah dilaksanakan selama 4 bulan lebih tersebut telah berhasil mengembangkan kreatifitas dalam bidang kelompok wirausaha yang tentunya
dapat mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar.
Ibrahim Laweung saat melakukan monitoring dan evalusi program memberikan apresiasi terhadap keberadaan rumah produksi pembuatan sabun cuci milik kelompok mahasiswa PPK Ormawa Himasep. “Ini satu langkah kemajuan yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa sehingga bisa melahirkan produk yang sangat bermanfaat untuk masyarakat dan bernilai ekonomis,” kata Ibrahim.
Warek 3 UTU ini berharap kedepan selepas berakhirnya PPK Ormawa, namun program ini tetap dapat berlanjut, aplagi setelah ia memantau langsung kebun jeruk nipik milik masyarakat. “Sumber bahan bakunya ada, pengetahuan sudah mumpuni, sehingga tidak ada alasan untuk program ini berhenti,” kata Ibrahim
Sementara Cut Salsabila selaku Ketua tim PPK Ormawa HIMASEP UTU mengucapkan terimakasih atas kunjungan bapak Wakil Rektor III ke rumah produksi sabun cuci piring. “Disini kami selain memproduksi sabun cuci piring, juga memproduksi sirup jeruk nipis,” katanya.
Lanjut Cut Salsabila, program yang mereka gagas bertujan untuk meningkatkan kelompok wirausaha yang adoptif, inovatif, bermutu serta dapat menciptakan produk turunan dalam bingkai pemasaran digital marketing.

“Kegiatan yang dapat memberikan informasi dan ilmu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat tentang pengembangan produk turunan khususnya pada komoditi Jeruk Nipis, sehingga masyarakat dan KWW bersama tim PPK ORMAWA HIMASEP dapat mengaplikasikan dan menerapkan kegiatan yang dapat membangun perekonomian masyarakat, membentuk kreatifitas masyarakat dan dapat menuju desa wirausaha serta menjadi desa panutan atau contoh bagi desa,” jelas Cut Salsabila, Senin (27/11/2023)
Sementara Maulidil Fajri selaku dosen pembimbing mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan PPK ORMAWA ini sehingga dapat memberikan informasi dan bagi masyarakat tentang pengembangan produk turunan khususnya pada komoditi Jeruk Nipis, sehingga masyarakat dapat mengaplikasikan dan menerapkan kegiatan yang dapat membangun perekonomian masyarakat, membentuk kreatifitas, dan dapat menuju desa wirausaha serta menjadi desa panutan atau contoh bagi desa lainnya.
“Melalui kolaborasi antara Mahasiswa Universitas Teuku Umar dan masyarakat serta di dukung oleh Stakeholder nantinya potensi lokal dapat dioptimalkan untuk menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan” terang Maulidil Fajri
Lanjutnya, tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam mengaplikasikan pengetahuan yang berdampak positif kepada Masyarakat sehingga nantinya dapat menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan.
“Harapannya kegian ini dapat terus berlanjut sehingga program yang sudah kita terapkan dapat benar-benar meningkatkan pendapatan kelompok wanita wirausaha khusunya dapat secara umum kepada warga sekitar” pungkasnya. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Korp Sukarelawan Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Universitas Teuku Umar melakukan launching pustaka desa untuk meningkatkan kemampuan literasi untuk masyarakat inklusi di desa Paya Peunaga, Meureubo, Aceh Barat.
Pustaka desa ini telah mulai dikembangkan sejak pengumuman kelolosan hibah PPK Ormawa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan Juni 2023 dan akan terus dikembangkan hingga bulan Desember 2023.
Hadirnya perpustakaan desa tersebut membantu kebutuhan masyarakat dalam melengkapi sarana belajar mereka mulai dari anak-anak hingga dewasa, khusunya para remaja dan anak-anak yang masih bersekolah sangat membantu mereka dalam proses belajar yang membutuhkan banyak refrensi dari buku yang ada juga tempat yang nyaman dalam kegiatan belajar mereka.
Bertempat di Balai Desa Paya Peunaga, lauching pustaka tersebut dihadiri Rektor UTU yang diwakili Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, H Ibrahim Laweung HS, MNSc. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Meureubo, Maimun Adma, Keuchik Peunaga Paya, Aparatur gampong, peserta jambore literasi dan masyarakat gampong setempat.
Fitriani SKM, MKes selaku pembina dari Program PPK Ormawa ini menjelaskan program perpustakaan desa ini diharapkan dapat mempermudah pelayanan desa, bisa juga sebagai ajang mempromosikan UMKM, serta agar desa memiliki pojok literasi sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,“ ujarnya

Sementara Camat Meureubo, Maimun Adma mengapresiasi program perpustakaan desa yang digagas oleh tim PPK Ormawa KSR PMI UTU, dengan adanya perpustakaan ini diharapkan akan mempermudah layanan kepada anak-anak dan masyarakat untuk mengakses beragam buku bacaan.
“Ke depannya, kami berharap akan nada aktivitas-aktivitas lain yang bisa dilaksanakan di perpustakaan dalam rangka meningkatkan semangat anak-anak dan masyarakat di desa Paya Peunaga untuk terus belajar,” kata Maimun
Maimun sangat mengapresiasi dan mendukung perpustakaan desa yang dapat memajukan desa paya peunaga ini. “Dengan adanya perpustakaan ini, saya harap khususnya anak-anak di desa paya peunaga ini budaya membacanya meningkat. Karena sama-sama kita ketahui bahwa membaca adalah gudang ilmu. Semakin banyak membaca maka akan semakin berilmu,” ujarnya.
Ia yakin apabila kebiasaan membaca di masyarakat desa Paya Peunaga ini semakin bertambah, maka desa ini akan semakin maju ke arah yang lebih baik. Tetapi apabila budaya membaca tidak diterapkan, akan menuju ke arah sebaliknya. “Malas membaca, malas buka buku kita akan termomokan dengan kondisi keadaan. Yang dalam artinya sumber daya manusia menjadi tidak berkualitas kedepannya,” pungkas Maimun.
Sementara Wakil Rektor III Ibrahim Laweung saat meresmikan perpustakaan desa mengucapkan Selamat kepada Tim PPK Orwama yang telah melaksanakan grand launcing Perpustakaan Desa.

“Selamat dan sukses kepada tim PPK Ormawa KSR PMI dalam melaksanakan kegiatan Grand Launcing Perpustakaan Desa semoga dalam kegiatan tersebut melalui program pengabdian masyarakat PPK ORMAWA ini, dapat mempermudah warga masyarakat desa paya peunaga dalam usaha meningkatkan kemampuan literasi khususnya pada golongan anak-anak,” paparnya.
Dengan adanya pondasi yang dilakukan oleh para mahasiswa melalui PPK ORMAWA ini, Ia mengharapkan bahwa nantinya Desa Paya Peunaga dapat menjadi Desa Literasi di Aceh Barat. “Perpustakaan yang dimulai sekarang ini dengan jumlah dan judul yang belum begitu banyak, tetapi kedepannya saya harap akan terjadi perubahan yang signifikan dengan bertambahnya peminat pembaca buku,” harap Ibrahim Laweung
Dalam kesempatan yang sama, Keuchik Paya Peunaga mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa Universitas Teuku Umar yang dalam beberapa bulan terakhir ini telah menunjukkan hasil program PPK ORMAWA nya yang baik. “Mungkin hasilnya saat ini belum maksimal, tapi apa yang mereka (mahasiswa UTU) lakukan adalah sangat bermanfaat. Saya harap dengan ini dapat menumbuhkan minat masyarakat, dan perpustakaan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya,”tutup Keuchik. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Dalam rangka meningkatkan jumlah mahasiswa asing in bound (dari luar negeri ke Indonesia), Universitas Teuku Umar menjalin kerjasama dengan mitra lembaga pendidikan di luar negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memfasilitasi dan menyambut kunjungan rombongan mahasiswa peserta “KOSASS Tour A Culture 4.0 (KTAC 4.0)” dari Kolej Sultan Alaeddin Sulaeman Shah (KOSASS) University Putra Malaysia.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (27/11/2023) di Auditorium Teuku Umar, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU Alue Penyareng, Aceh Barat.
Prosesi penyambutan ini dihadiri langsung oleh Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.PH, Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Hamdi Harmen, M.Si, Dekan FPIK Dr. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise, M.Sc IPU, Dekan Fakultas Pertanian Ir. Rusdi Faizin, M.Si, Ketua LPPM-PMP Ir. Yuliatul Muslimah, MM dan Wakil Dekan 1 FISIP Dr. Afrizal Tjoetra, M.Si.
Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan UTU, Ny. Emiwati Ishak, Koordinator Pusat Center for International Affair Refanja Rahmatillah, M.App.Ling, Kabiro AKPK Rinaldi Iswan, ST., M.Sc dan sejumlah pejabat UTU lainnya.

Rektor Prof Ishak Hasan, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut, ia mengatakan bahwa Universitas Teuku Umar telah merancang sejumlah program kegiatan kolaborasi bersama antar dua lembaga ini, diantaranya Guest Lecture dan Student Mobility.
Rektor menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi UTU untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi di tingkat internasional, kampus University Putra Malaysia merupakan salah satunya.
“Ini satu momentum yang baik bagi mahasiswa UTU untuk memanfaatkan kesempatan untuk saling bertukar informasi dan pengalaman bersama mahasiswa UPM,” katanya
Program mobility Student ini kata Rektor, tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga pengalaman yang berharga. Mahasiswa akan dapat mengembangkan pemahaman mendalam tentang memperkuat keterampilan bahasa asing, dan membangun jaringan kontak internasional yang berharga untuk masa depan karier mereka.
Universitas Teuku Umar juga memiliki jaringan mitra yang cukup luas untuk memastikan pengalaman belajar yang terbaik bagi mahasiswa yang terlibat dalam program ini.

“Semoga kunjungan ini tidak menjadi yang pertama dan mudah-mudahan menjadi permulaan yang baik untuk kerjasama dan kemitraan di masa mendatang,” kata Prof Ishak Hasan
Rektor menyebutkan bahwa Aceh dan Malaysia ibarat saudara jauh yang sangat dekat di hati. Sejarah telah mencatat hubungan Aceh dan Malaysia tidak terpisahkan dan terus terjalin hingga sekarang.
“Maka jangan menganggap tanah ini asing, anggaplah seperti pulang ke kampung sendiri. Mari kita perkuat persaudaraan ini lebih jauh ke ranah akademis. Persaudaraan akademik dalam ruang lingkup penguatan tridharma perguruan tinggi,” kata Rektor
Pada acara “Welcoming KOSASS UPM” tersebut, mereka diberikan informasi yang diperlukan untuk beradaptasi dalam ritme “Life in Aceh”. Mereka diberikan pemahaman tentang cuaca, hal-hal yang perlu diperhatikan selama tinggal di Aceh, serta informasi lain yang relevan. Tujuan acara ini adalah untuk memastikan bahwa para mahasiswa dari UPM dapat merasa nyaman dan memperoleh pengalaman yang positif selama masa studi mereka di UTU yang akan berlangsung hingga 8 Desember 2023.
Melalui kolaborasi ini, UTU berharap dapat memperluas jaringan kerja sama internasionalnya serta memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu lingkungan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dari dua universitas yang berbeda.

Kedatangan mahasiswa dari UPM juga diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan perspektif yang berharga bagi mahasiswa UTU, menciptakan lingkungan belajar yang beragam dan inspiratif.
Dengan adanya kesempatan ini, UTU menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan membuka pintu bagi kerjasama internasional yang saling menguntungkan dalam bidang ilmu lingkungan dan penelitian.
Sementara En. Ahmad Alfan Hidayat bin Ahmad Khalili perwakilan pegawai KOSASS UPM dalam sambutannya mengapresiasi sambutan dari pihak Universitas Teuku Umar dan mengharapkan peluang-peluang kerjasama ini dapat ditingkatkan kedepan. Dan diharapkan kepada petinggi UTU dapat mengunjungi UPM.
“Kami berterima kasih atas sambutan UTU dan Insya Allah kami akan mendukung program-program yang ditawarkan kedepannya seperti program pengabdian masyarakat, student mobility, kolaborasi riset dan lain sebagainya” ungkap En. Ahmad Alfan yang turut didampingi perwakilan Mahasiswa, KSJN Muhammad Ikbal bin Herman selaku Presiden Mahasiswa KOSASS UPM. (Aduwina Pakeh /Humas UTU)




