MEULABOHUTU | Upacara memperingati hari kelahiran Pancasila di Universitas Teuku Umar yang berlangsung pada 1 Juni 2023 lalu turut diagendakan dengan pengumuman Liga kompetisi kampus merdeka antar Program Studi dalam lingkup Universitas tahun 2022.

Sebanyak 20 Program Studi berkompetisi untuk memperoleh pendanaan dan 8 Program Studi dengan skor poin tertinggi terpilih sebagai pemenang. Program Studi Akuakultur berhasil memperoleh posisi ke-4 dari 8 (delapan) Program Studi yang terpilih.

Keberhasilan tersebut merupakan wujud kerja sama antara dosen dan mahasiswa dalam Program Studi untuk meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi parameter penilaian pada kompetisi tersebut.

Sejatinya, keberhasilan dalam kompetisi tersebut merupakan serangkaian pencapaian Program Studi Akuakultur. Hal tersebut dikarenakan pada tahun yang sama, Program Studi Akuakultur turut memenangkan liga kompetisi nasional yang memperoleh pendanaan mencapai 1,3 Milyar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kedua pencapaian tersebut merupakan wujud dari kesungguhan Program Studi dalam meningkatkan kualitas di berbagai bidang seiring dengan menjawab kebutuhan masyarakat akan lahirnya akademisi yang memiliki kompetensi untuk mengurus permasalahan budidaya perikanan.

Prodi Akuakultur telah merencanakan pendanaan tersebut dengan baik untuk memperbaiki masalah kekurangan instrumen penelitian, kualitas publikasi, kemampuan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di lapangan, dan lain-lain.

Kondisi tersebut dipandang perlu diperbaiki karena sumber daya manusia (SDM) saat ini secara khusus di Aceh masih cukup kurang untuk mengimbangi pengelolaan sumber daya alam, terutama di bidang perikanan. Ketersediaan instrumen penelitian yang mumpuni akan mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian serta publikasi untuk menghasilkan referensi ilmiah yang dapat disumbangkan dalam masyarakat ilmiah.

Peningkatan kemampuan mahasiswa secara umum fokus pada kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa magang, Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan lain-lain.

Ketua Program Studi Akuakultur, Yusran Ibrahim, M.Si turut mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Sejatinya pencapaian ini sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya yang memperoleh peringkat kedua pada kompetisi yang sama di liga kampus.

Namun, hal ini bukan menjadi sebuah masalah, karena target mencapai keberhasilan dalam liga kompetisi nasional telah berhasil diraih yang merupakan pengalaman pertama bagi Program Studi tersebut.

Kedua keberhasilan yang telah diperoleh diperkirakan akan mampu memenuhi kebutuhan dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mencetak mahasiswa yang berkompeten sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. (Humas UTU).

Universitas Teuku Umar dengan ini mengumumkan kepada mahasiswa beasiswa “Bakti Mifa Untuk Aceh” oleh PT Mifa Bersaudara.

Persyaratan Administrasi

  1. Membuat surat permohonan pengajuan program beasiswa “Bakti Mifa Untuk Aceh”;
  2. Melampirkan daftar Riwayat hidup yang didalamnya juga surat memuat informasi
    (No Hp/WA, Jurusan, Fakultas, Perguruan Tinggi, Semester, IPK dan asal Gampong);
  3. Melampirkan Fotocopy Akte Kelahiran/KTP/Kartu Keluarga;
  4. Melampirkan fotocopy buku rekening yang masih aktif;
  5. Melampirkan Foto warna ukuran 4×6 sebanyak 2 lember;
  6. Melampirkan surat pernyataan tidak sedang/akan menerima beasiswa dari pihak lain dan bersedia mengembalikan dana beasiswa jika melanggar ketentuan ini;
  7. Fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir, Kartu Rencana Studi (KRS)
  8. Berkas permohonan lengkap dimasukan ke dalam Map Biru (laki-laki), Map Merah (Perempuan) dan dikirimkan langsung ke Bagian Akademik dan Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Teuku Umar, paling lambat pada tanggal 05 Juni 2023 pukul 17.00 wib

 

Melakukan pendaftaran secara online klik disini

lampiran surat mifa

MEULABOH, UTU – Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar (HMTS-UTU) dalam rangka mendekati Idul Adha menggelar kegiatan Kajian Pemuda Kampus (KPK). Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang juga merupakan program kerja yang telah direncanakan dalam rapat kerja pengurus himpunan mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar (HMTS-UTU). Kajian kali ini diadakan di gedung terintegrasi Universitas Teuku Umar, Rabu 31 Mei 2023.

Kegiatan ini berlangsung dari ba’da ashar sampai dengan menjelang magrib. Pada pertemuan kali ini Kajian Pemuda Kampus (KPK) mengusung tema “Semangat berqurban di hari raya Idul Adha dalam meningkatkan kebersamaan dan keberagaman”, dengan pemateri Afni Abdul Manan, SE.,M.Si.

Kajian ini dibuka langsung oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar, yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teuku Umar, Aditya Purnawan. Ia berharap  dengan adanya kajian kali ini dengan pembahasan tentang berqurban, dapat mengingatkan tentang semangat dan rasa cinta kepada Allah SWT seperti yang telah dicontohkan oleh Nabiyullah Ibrahim as yang rela hampir menyembelih nabiyullah Ismail as karena rasa cinta nya kepada Allah SWT. Dan dari kisah tersebut kita dapat terus mencontoh berbagai suri tauladan pengorbanan dan kebaikan untuk terus dapat kita perbuat agar mendapatkan Ridho Allah SWT selama hidup di dunia hingga akhirat kelak.

“Semoga setelah kegiatan ini dapat menambah wawasan dalam keislaman dan dapat menumbuhkan rasa cinta kita kepada Allah SWT sehingga  kita menjadi lebih baik lagi kedepannya,” Ucapnya ketika memberi kata sambutan.

Sementara itu, Mulkhan Azima selaku ketua panitia kegiatan juga turut mengucapkan terima kasih kepada jamaah dan tamu undangan yang berhadir beserta pemateri kajian pada kesempatan kali ini.**

MEULABOHUTU | Kompetisi Liga Kampus Merdeka antar Program Studi lingkup Universitas Teuku Umar yang diselenggarakan sejak Juni 2022 memasuki babak akhir dengan ditandainya pengumuman pemenang 8 program studi terbaik se Universitas Teuku Umar pada Kamis  (1/6/2023) disela-sela kegiatan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 di halaman Gedung Rektorat Kampus UTU, Alue Penyareng.

Keputusan Rektor UTU Nomor 401/UN59/DI.05.03/2023 tentang Pemenang Program Kompetisi Kampus Merdeka antar Program Studi di UTU tahun 2022 yang dibacakan oleh Yoga Nugroho, S.P., M.M selaku koordinator Percepatan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) UTU.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) berhasil menempatkan seluruh program studinya sebagai pemenang  Liga Kampus Merdeka Antar Prodi yang berhadiah total 1 Milyar, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berhasil menempatkan tiga program studi yang meraih poin tertinggi dan masuk delapan besar serta satu prodi lainnya dari Fakultas Pertanian.

Adapun program studi yang berhasil masuk 8 besar dari 21 prodi di lingkup Universitas Teuku Umar adalah
1. Prodi Ilmu Kelautan, FPIK dengan poin 59,36 mendapatkan insentif Rp. 250 juta
2. Prodi Ilmu Hukum, FISIP dengan poin 58,39 berhak mendapatkan insentif Rp. 200 juta
3. Prodi Ilmu Administrasi Negara, FISIP dengan poin 56,63  berhak mendapatkan insentif Rp. 150 juta
4. Prodi Akuakultur, FPIK dengan poin 51,85 berhak mendapatkan insentif Rp. 100 juta
5. Prodi Sosiologi, FISIP dengan poin 49,80 dan berhak mendapatkan insentif Rp. 90 juta
6. Prodi Teknologi Hasil Pertanian, FP dengan poin 44,97 dan  berhak mendapatkan insentif Rp. 80 juta
7. Prodi Sumber Daya Akuatik, FPIK dengan poin 44,72  berhak mendapatkan insentif Rp. 70 juta
8. Prodi Perikanan, FPIK dengan poin 44,55 berhak mendapatkan insentif Rp. 60 juta.

Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si mengucapkan selamat dan terimakasih atas partisipasi aktif seluruh prodi di UTU dalam mengikuti Liga Kampus Merdeka tingkat Prodi.

“Selamat kepada Prodi Pemenang Liga Kampus Merdeka  Antar Prodi lingkup UTU, semoga insentif yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan Program Studi” Ucap Dr. Ishak Hasan

Lanjutnya kompetisi kampus merdeka antar program studi ini memasuki tahun kedua, dimana program ini resmi  diluncurkan oleh Dirjen Dikti Ristek, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng pada tahun 2021 lalu yang  merupakan bentuk dari akselerasi Kampus Merdeka, mendorong program studi melakukan inovasi agar terjadi pembelajaran 4.0 atau Kampus Merdeka sebagaimana yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Menurutnya, kompetisi ini akan mendorong program studi untuk melakukan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kompetensi serta menghasilkan lulusan yang relevan dengan perkembangan zaman serta siap memasuki dunia kerja.

Melalui program Kompetisi Kampus Merdeka, lanjut Dr. Ishak Hasan, program studi dapat mengakselerasi kualitas dan relevansinya. Rektor mendorong prodi melakukan kemitraan baik dengan perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, dunia industri dan lembaga pendidikan lainnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kemitraan tidak hanya dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU, tetapi komitmen untuk bersama-sama untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Programnya jelas, peran mitra apa dalam mencapai delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan bagaimana diimplementasikan dalam program-programnya,” jelas Dr. Ishak Hasan

Adapun Indikator penilaiannya lanjut Rektor, berdasarkan kemampuan prodi merealisasikan 8 kriteria atau IKU, yaitu : 1. Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus 3. Dosen Berkegiatan di Luar Kampus 4. Praktisi Mengajar di Dalam Kampus 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia 7. Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif 8. Program Studi Berstandar Internasional.

Untuk diketahui, Universitas Teuku Umar merupakan PTN Pertama di Indonesia yang menyelenggarakan Kompetisi Liga Kampus Merdeka Antar Prodi. Hal ini sesuai dengan pernyataan Dirjen Diktiristek, Prof. Nizam saat meluncurkan Program Liga Kampus Merdeka antar Prodi lingkup Universitas Teuku Umar, pada Rabu (9/6/2021) melalui Zoom Meeting. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Dua Program Studi di lingkup Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar menyelenggarakan pemilihan Ketua Prodi Baru menyusul berakhirnya masa jabatan ketua saat ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Fakultas, Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Rabu (31/5/2023)

Dua program studi tersebut adalah Program Studi Agribisnis dan Agroteknologi. Setelah melalui perpanjangan pendaftaran calon ketua program studi sampai tanggal 29 Mei.

Rangkaian kegiatan pemungutan suara diawali dengan musyawarah bersama yang diikuti oleh seluruh dosen tetap di masing-masing program studi.

Proses pemilihan terlaksana pada tanggal 31 Mei, terpilih Teuku Athaillah, SP, M.Si sebagai ketua program studi Agribisnis dan Iwandikasyah Putra, SP, M.P sebagai ketua program studi Agroteknologi.

Dr. Muhammad jalil sebagai ketua pelaksana pemilihan Ketua program studi Agroteknologi menjelaskan, pelaksanaan pemilihan dilakukan dengan secara langsung oleh dosen program studi.

Dalam proses pemilihan, Masing-masing calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi sebelum proses pemilihan. “Pelaksanaan berjalan dengan baik, peserta pemilih antusias mendengarkan penyampaian para calon dan memberikan suara”.

Pelaksanaan pemilihan yang dilaksanakan 4 tahun sekali ini diikuti sebanyak 19 dosen agribisnis dan 23 dosen agroteknologi yang memberikan suara.

Sementara itu Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusdi Faizin, M.Si dalam sambutannya saat menutup musyawarah prodi  menyampaikan, sebagai Dekan Fakultas Pertanian menyambut baik pelaksanaan pemilihan ketua untuk 2  program studi periode 2023-2027.

Proses pemilihan berjalan dengan baik, semua dosen yang memiliki hak suara pada masing-masing prodi berkontribusi dalam proses pemilihan, kondisi seperti ini sangat baik untuk pengembangan Fakultas Pertanian.

Rusdi Faizin mengucapkan selamat dan sukses kepada kedua ketua prodi terpilih. “Mari sama-sama kita majukan Fakultas Pertanian, melalui kerjasama dan kerja keras di masing-masing prodi, apalagi core product UTU adalah dibidang Agro Industry,” pungkasnya.

Teuku Athaillah, SP, M.Si selaku Ketua Prodi Agribisnis terpilih mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Athaillah berharap dapat menjalankan Visi dan Misi Prodi Agribisnis serta menjalankan Visi dan Misi dari UTU agar bisa lebih baik kedepannya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Iwandikasyah Putra, SP, M.P selaku ketua program studi Agroteknologi terpilih,
Ia juga mengharapkan prodi Agrotek dapat menjadi lebih baik dari segala aspek mengingat persaingan global saat ini menjadi tantangan tersendiri untuk Prodi Agroteknologi agar semakin meningkatkan kualitas.

“Diantaranya dengan cara mengembangkan SDM lewat  training yang bersertifikat, transparansi kegiatan dan pendanaan, serta memberikan pelayanan yang baik untuk mahasiswa, dosen, dan staf,” pungkasnya. (Humas UTU).

MEULABOHUTU | Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan oleh sivitas Universitas Teuku Umar (UTU)  dihalaman Gedung Rektorat UTU, Kamis (1/6). Upacara diikuti oleh Pimpinan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa dan kelembagaan kampus berjalan dengan hikmat dan lancar.

Adapun tema Hari Lahir Pancasila tahun 2023 adalah “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”.

Upacara diawali dengan pengibaran dan penghormatan kepada Sang Merah Putih. Seluruh peserta upacara melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat. Hal ini mencerminkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air.

Selaku Pembina upacara Rektor UTU Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si membacakan sambutan dari Kemendikbud ristek. Disampaikan bahwa dalam menyusun ideologi negara bangsa yang majemuk, Pancasila digali dari nilai luhur budaya bangsa di nusantara dan memiliki makna yang dinamis dan universal. Sebagai sebuah ideologi.

Pancasila juga merupakan sebuah prinsip dalam menyelenggarakan pemerintahan Indonesia di segala zaman. Pancasila, hingga saat ini, tetap relevan di tengah dinamika. Prinsip-prinsip Pancasila perlu kita jaga dalam seluruh aktivitas negara. Di tengah padatnya kegiatan dalam melaksanakan tugas, mari kita sejenak berefleksi dan memahami filosofi yang menjadi nyawa negara Indonesia. Pancasila mengandung 5 (lima) nilai universal dasar, yakni Ketuhanan, Kemanusiaan, Kebinekaan, demokrasi, dan Keadilan Sosial.

Lebih lanjut disampaikan bahwa selain program dan kebijakan, Kemendikbudristek juga menyusun “Profil Pelajar Pancasila” yang menjadi perwujudan pelajar Indonesia sebagai pembelajar sepanjang hayat. Profil Pelajar Pancasila tersebut mengandung ciri utama, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Kemendikbudristek telah melahirkan 24 Episode Merdeka Belajar dan transformasi lainnya. Seluruh upaya tersebut selaras dengan Visi Indonesia Maju dan amanat Presiden Republik Indonesia yang mendapatkan mandat dari rakyat melalui proses demokrasi.

“Hari Lahir Pancasila ini juga menjadi momentum bagi kita untuk merenungkan dan merefleksikan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dalam kehidupan sehari-hari, mari kita terapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan sikap kita. Mari kita saling tolong-menolong, hidup dalam harmoni, dan menciptakan masyarakat yang adil dan Makmur,” ucap Dr. Ishak Hasan

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan bangsa, dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip Pancasila sebagai pedoman dalam segala aspek kehidupan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika UTU untuk terus berkontribusi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Semangat peringatan ini akan terus diperkuat melalui kegiatan-kegiatan akademik dan sosial yang dilaksanakan di UTU. Pendidikan dan pembelajaran di kampus juga akan terus mendorong mahasiswa untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta mengintegrasikannya dalam kehidupan sosial masyarakat. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH, UTU – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh berkerjasama dengan Universitas Teuku Umar melakukan sosialisasi kewirausahaan bagi mahasiswa Universitas Teuku Umar di Aula Hotel Eva Sky, Meulaboh, Senin (30/5/2023).

Kasi Fasilitas Usaha Kecil Dinas Koperasi UKM Aceh, Saiful Bahri mengatakan di tahun 2023, kegiatan sosialisasi kewirausahaan ini sudah dilakukan di empat universitas ternama yang ada di Aceh, yaitu Universitas Syiah Kuala (USK), Unin Ar Raniry, Universitas Malikulsaleh dan yang terakhir di Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

Saiful Bahri menyebut, sosialisasi dan kampanye kewirausahaan bagi mahasiswa ini bertujuan untuk merubah mindset mahasiswa dari budaya mencari kerja menjadi menciptakan pekerjaan atau berwirausaha, sehingga menjadi bekal kemandirian ekonomi dan bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain.

“Kita mencoba merubah pola fikir mahasiswa dari budaya mencari kerja kemudian bisa menciptakan kerja. Harapannya tentu nanti akan lahir wirausaha baru yang mampu menampung tenaga kerja,” kata Saiful Bahri.

Saiful menambahkan, narasumber yang diundang dikegiatan tersebut juga berkompeten dan profesional di bidangnya yaitu dosen UTU Hanif Mucdatul A, ketua Yayasan Aceh Documantary Faisa Ilyas, Owner Ika Kroeng Khairul Fajri, Wain Advisory Indonesia Sultan M. Yunus dan Saifullah direktur manajemen Kemenparekraf.

Ia melanjutkan, setelah terselenggarakan kegiatan sosialisasi ini Dinas Koperasi  UKM Aceh dengan UTU melakukan penyaringan calon wirausaha minimal 10 persen dari 100 orang ini, kemudian akan didampingi dan dilanjutkan dengan diberikan bantuan peralatan sesuai kebutuhan usaha yang dilanjutkan.

“Nantinya dari sosialisai ini nanti juga akan ada penyaringan khusus dengan keteria yang ada untuk membuktikan dan menunjukkan bahwa kegiatan itu dilakukan dengan perencanaan yang baik, serius dan berkelanjutan,” tambahnya.

Saat ini, imbuhnya pemerintah sangat optimis untuk menciptakan wirausaha kaum milenial, karena kegiatan ini juga diselenggarakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 2 Tahun 2022 dan Pergub Nomor 39 Tahun 2020 tentang pengembangan kewirausahaan nasional, yang diharapkan tumbuhnya 1 juta wirausaha baru. **

MEULABOHUTU | Indonesia sebagai negara demokrasi akan kembali melakukan pemilihan umum (pemilu) eksekutif serta legislatif pada Februari tahun 2024 mendatang. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memprediksikan  pemilih muda pada Pemilu 2024 mendatang bisa menembus 60 persen. Dengan kata lain, Pemilu 2024 akan menjadi era para mahasiswa dan pemilih pemula untuk memberikan suara.

Menyikapi hal tersebut diatas, Universitas Teuku Umar
bekerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh menyelenggarakan Gerakan Cerdas Memilih. Kegiatan tersebut dipusatkan di pelataran parkir Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Alue Penyareng, Rabu (31/5/2023).

Program variety show yang mengusung tema ‘Menuju Pemilih Cerdas’ ini diikuti kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Teuku Umar.

Bertindak sebagai narasumber Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso, S.I.K., M.Si, Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian Nukman, SP dan  Ketua Panwaslih Aceh Barat, Marzalita Usman, SE., M.Si.

Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan mengapresiasi LPP RRI Meulaboh yang telah memilih kampus UTU sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan, disamping itu mahasiswa UTU termasuk kedalam kategori pemilih pemula yang mesti mendapatkan pemahaman dan literasi yang cukup tentang pemilu.

“Ini merupakan momentum yang baik, terutama bagi anak-anak kami untuk memperkuat literasi politik, dengan  membaca, menonton, mendengar, agar tidak mudah terombang-ambing pikirannya.,” katanya

Lanjutnya para pemilih muda ini tentu perlu mengetahui dan memahami nilai penting dari penyelenggaraan pemilu. UTU  sebagai perguruan tinggi dengan banyak calon pemilih muda perlu mendapat edukasi mengenai pentingnya pemilu.

“Mereka harus mengetahui dan memahami bahwa pemilu  tidak hanya sebagai sarana untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintah, tetapi sarana integrasi bangsa dan menentukan pemimpin yang mampu menghadirkan masa depan lebih baik bagi Indonesia,” pungkasnya.

Kepala LPP RRI Meulaboh, Peri Widodo, S.Ag mengatakan, GCM merupakan program nasional yang diperuntukkan kepada generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2024 mendatang. Diharapkan GCM dapat memberikan wawasan yang baik terkait Pemilu kepada mereka.

“Pemilu menentukan nasib bangsa dan negara, sehingga dibutuhkan para pemilih cerdas yang dapat mendukung pembangunan bangsa,” terangnya

Atas dasar inilah, RRI Meulaboh memilih kampus sebagai tempat pelaksanaan kegiatan perdana dari program GCM.

“Semoga acara ini bermanfaat bagi mahasiswa yang hadir. Terimakasih juga kepada pihak UTU yang telah memfasilitasi tempat acara,” kata Peri Widodo

Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian Nukman menyebutkan, GCM ini sejalan dengan langkah KPU/KIP yang memang memberikan perhatian khusus kepada pemilih pemula. Jumlah pemilih pemula dalam Pemilu 2024 nanti juga sangat signifikan, mencapai 40 persen.

“Kita memang menyasar segmen pemilih pemula, goes to campus, goes to school, juga sosialisasi berbasis kearifan lokal. Kita sangat berharap anak-anak ini paham apa yang akan dilakukannya pada Pemilu nanti, bagaimana hak suaranya bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar T. Novian

Sementara Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso  menyampaikan kesiapan Polri dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024 nanti. Dia menegaskan, Pemilu bisa baik dan sukses jika pengamanannya baik.

“Dibutuhkan pengamanan yang baik untuk jalannya pesta demokrasi nanti. Pemilu nanti dilakukan secara serentak 14 Februari pilpres dan pileg, serta November 2024 Pilkada. Kami pihak keamanan berdasarkan analisa akan kerja keras, karena kekuatan Polri juga terbatas,” ucap Kapolres Pandji Santoso.

Ketua Panwaslih Aceh Barat, Marzalita mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda dapat membantu mengawasi seluruh tahapan pemilu dengan memahami aturan-aturan yang berlaku.

“Mereka bisa ikut mengawasi jika ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, misalnya adanya politik uang, pelanggaran masa kampanye dan sebagainya,” pungkasnya.

Kegiatan Gerakan Memilih Cerdas juga turut disemarakkan oleh penyanyi papan atas Aceh Zuhdi atau familiar dengan nama Bergek dan artis komedian asal Lhokseumawe Iwan S. Juga penampilan dari Grup UKM Tari Teuku Umar dari kalangan mahasiswa UTU. (Aduwina Pakeh).

MEULABOHUTU | Dalam rangka menjaga lingkungan pantai dan Laut bebas dari pencemaran sampah serta  menumbuhkan jiwa wirausaha di dalam anggota, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Stingrays Diving Club (SDC) Universitas Teuku Umar melakukan bakti sosial di Pantai Lhok Bubon, Aceh Barat pada Sabtu (27/5/2023).

Sementara pada Selasa, 6 juni 2023 mendatang, kegiatan Wirausaha anggota akan dipusatkan di Sekretariat UKM SDC Universitas Teuku Umar.

Ketua UKM SDC, Aris Yusdi kepada media UTU News mengatakan tujuan dari kegiatan baksos tersebut adalah untuk mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan laut bebas dari pencemaran sampah, dan dilakukannya juga riset penyebaran sampah yang ada di pantai lhok bubon.

Pada sabtu kemarin, tim UKM SDC UTU telah melaksanakan kegiatan baksos dan Riset pengambilan data kelimpahan, komposisi dan sumber sampah yang ada di pantai Lhok Bubon.

Kegiatan ini selain wujud kepedulian menjaga pencemaran lingkungan dari penyebaran sampah, juga untuk mengetahui sumber sampah dan jenis penyebaran sampah apa saja yang ada di pantai lhok bubon, apakah sumber dari limbah rumah tangga ataupun dari  wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut.

Mengingat banyak sekali wisatawan dan perumahan yang ada di sekitaran pesisir tersebut, dan dapat dilihat banyak sekali sampah yang dibuang begitu saja sehingga dapat mencemari lingkungan baik di darat maupun di laut nantinya.

Untuk melihat sumber sampah dan jenis sampah apa saja yang ada di pantai Lhok bubon perlu dilakukan riset untuk kemudian di jadikan jurnal dan di publish sebagai referensi kedepannya yang dapat digunakan oleh instansi pemeritahan ataupun masyarakat pada umumnya agar selalu mengingat untuk menjaga lingkungan agar bebas dari pencemaran sampah.

Aris menambahkan di Aceh Barat sendiri banyak lokasi pantai yang dijadikan tempat tujuan wisatawan baik di akhir pekan maupun di hari biasa untuk menikmati keindahan alam yang ada di kota meulaboh, akan tetapi beberapa wisatawan melupakan hal yang sangat penting dalam kunjungan mereka ke tempat wisata tersebut yaitu pantai yang dimana kebanyakan masyarakat yang melupakan menjaga lingkungan dari pencemaran yang bahkan masyarakat sendiri juga ikut merusak lingkungan.

Kita perlu memberikan penyuluhan aturan kepada wisatawan agar sadar akan kebersihan lingkungan, dimana wisatawan datang ketempat wisata dan membawa berbagai macam makanan ringan untuk di santap bersama kawan, sahabat, keluarga dan rekan kerja yang kemudian bungkusan dari mulai makanan ringan sampai bungkusan plastik yang dibawa dengan sengaja atau tidak sengajanya mereka buang sembarangan.

Jika dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan penumpukan sampah yang ada di sekitaran pantai dan bisa sampai terbawa oleh tiupan angin ke dalam laut yang merugikan biota laut yang ada di perairan meulaboh dan merusak kondisi air dan pencemaran di darat yang menimbulkan bau tidak sedap.

Kemudian tim UKM SDC UTU akan melanjutkan kegiatan Kedua pada tanggal 6 juni 2023 mendatang untuk membuat karya wirausaha dari barang tidak terpakai dan tidak ada nilai jual lebih sehingga barang yang sudah di buat nantinya ada nilai jual. Hal ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dilakukan anggota UKM SDC.

MEULABOHUTU | Program Studi S1 Peternakan Universitas Teuku Umar merupakan yang pertama di Indonesia yang memiliki kurikulum peternakan terintegrasi berbasis agro marine dengan memanfaatkan teknologi informasi dan potensi genetik sumberdaya ternak lokal.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor I Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc pada Selasa, 30 Mei 2023 sesaat setelah menerima SK Izin Operasional S1 Peternakan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh. informasi mengenai Program studi Peternakan – UTU dapat diakses pada halaman:
https://utu.ac.id/peternakan.

M. Aman Yaman menyebutkan keunikan yang dimiliki Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan kepada calon mahasiswa baru yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Disamping keunggulan-keunggulan lainnya yang ditawarkan Universitas Teuku Umar kepada calon mahasiswa seperti PTN yang tidak memungut dana sumbangan pembangunan institusi (SPI Rp.0,-) juga UKT di Universitas Teuku Umar merupakan yang terendah di Indonesia.

Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar telah mendapatkan izin untuk menerima mahasiswa baru di jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat atau jalur Mandiri tahun 2023 setelah mendapatkan kepastian dan menerima salinan SK Izin Operasional S1 Peternakan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh, Kemendikbudristek RI pada Selasa (30/5/2023) kamarin.

“Prodi Peternakan UTU secara resmi telah dapat menerima mahasiswa baru tahun Ajaran 2023/2024 melalui jalur mandiri, dikarenakan untuk jalur SNBP dan SNBT sudah lewat pelaksanaanya,” kata M. Aman Yaman

Untuk jumlah kuota kursi untuk prodi Peternakan pada seleksi mandiri ini yaitu sebanyak 40 kursi. “Insya Allah prodi peternakan menyediakan slot 40 mahasiswa baru di jalur mandiri atau SMM-PTN Wilayah barat,” Pungkas M. Aman Yaman

sementara itu dikonfirmasi terpisah Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si menyambut baik atas turunnya SK pembukaan prodi S1 Peternakan dari Kemendikbud RI yang diserahkan oleh LLDIKTI 13 Wilayah Aceh.

“Prodi baru ini hadir dalam rangka menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat serta dunia kerja. Yang mana prodi ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya di willayah Barat Selatan Aceh dan sangat dibutuhkan di era sekarang,” Katanya

Dengan bertambahnya prodi baru tersebut akan semakin melengkapi program studi yang telah dimiliki oleh Universitas Teuku Umar sebelumnya. Hingga kini sudah tersedia 21 program studi S1 yang tersebar di 6 Fakultas, dan 1 prodi Magister Perikanan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang juga siap menerima mahasiswa baru Tahun Ajaran 2023/2024. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).