MEULABOH – UTU | Banyak hal positif yang dilakukan sebuah komunitas saat bulan ramadan, baik pembagian takjil dijalanan, membagikan makanan saat sahur dan buka puasa dan ada pula berbagi bersama dengan anak-anak yatim piatu. Seperti yang dilakukan oleh komunitas sedekah koin (KSK) Universitas Teuku Umar.

Komunitas sedekah koin merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial dan memiliki program sosial setiap bulannya. KSK dibina oleh Afni Abdul Manan, S.E., M.Si yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar. Sementara pengurusnya adalah mahasiswa UTU.

Pada Senin (10/4/2023), Komunitas Sedekah Koin menggelar santunan kepada anak yatim di gampong Gunong Kleng, Meureubo, Aceh Barat.

Kegiatan yang turut bekerjasama dengan BEM FE dan HIMMA UTU ini dihadiri Tokoh masyarakt dan pengurus Badan Penyantun Anak Yatim (BPAY) Gampong Gunong Kleng.

Dalam laporannya, Adi Wahyu selaku Ketua Panitia pelaksana menyebutkan pada kesempatan ini Komunitas Sedekah Koin sudah menyiapkan 20 paket sembako yang akan dibagikan kepada anak-anak yatim.

“Ada 20 anak yatim disekitar gampong Gunong Kleng yang ikut kegiatan santunan, dimana santunan tersebut berupa uang dan bingkisan. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut,” tutur Adi Wahyu

Lanjutnya, ini merupakan tahun kedua bagi kita melakukan kegiatan santunan anak yatim dari komunitas sedekah koin.

Ketua Komunitas Sedekah Koin, Elliza mengutarakan bahwa Santunan Anak Yatim merupakan wujud kontribusi KSK dalam sisi sosial bagi masyarakat sekitar Universitas Teuku Umar.

“Santunan ini dilaksanakan setiap bulan ramadan dan sudah menjadi agenda rutin,” ujar Elliza. Elliza juga berharap kedepan Komunitas Sedekah Koin dapat melaksanakan giat sosial lainnya agar lebih memiliki nilai manfaat.

“Semoga niat baik kami bisa tercapai kedepannya dan mempunyai manfaat bagi masyarakat sekitar,” Pungkas Elliza. 

Sementara itu, Burhanis, M.Si selaku bendahara BPAY dan juga Ketua Pebangunan Masjid Nurul Hidayah Gampong Gunong Kleng mengapreasi terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh adinda-adinda mahasiswa UTU yang pastinya memberikan nilai tambah kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan mulia ini berlanjut dan bermanfaat. Selamat berpuasa, bersainglah untuk sinergi menjadi yang terbaik fastabiqul khairat pertama dan utama untuk diri kita bersama, menjadi khairu ummah (umat yang terbaik),” tutup Dosen FPIK UTU ini. (Aduwina Pakeh / Humas UTU). 

MEULABOH – UTU | Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-2, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Green Agent Universitas Teuku Umar melakukan sosialisasi dan edukasi tentang diet sampah bersama masyarakat dan puluhan anak yatim di gampong Gunong Kleng, Senin 10 April 2023.

Selain itu, UKM Green Agent ikut juga aksi kepedulian sosial melalui sharing ilmu, memberikan santunan anak yatim dan ikut berbuka puasa bersama masyarakat dan anak yatim  Masjid gampong setempat dengan mengusung tema “Ramadhan Beraksi Bersama GA Berbagi”.

Sehari sebelum kegiatan berlangsung, tepatnya pada hari minggu (9/4/2023) UKM Green Agent terlebih dahulu melakukan bersih-bersih di Masjid Nurul Hidayah, Gunong Kleng. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan rasa kepedulian serta cinta akan kebersihan lingkungan.

Ulfa Destari selaku ketua panitia kegiatan dalam laporannya mengatakan dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan sesama.

Saat melakukan pembersihan dan gotong royong di Masjid Nurul Hidayah oleh para anggota UKM Green Agent UTU, kami merasa sangat berguna dan bangga bisa menjadi bagian dalam menjaga kebersihan Masjid yang merupakan lingkungan kita bersama.

Ulfa menyebutkan sosialisasi dan edukasi diet sampah untuk anak-anak yatim agar mereka lebih peka dan sadar terhadap literasi lingkungannya. “Harapan kita agar semakin banyak orang-orang yang berani dan memulai untuk melakukan kegiatan menebar kebaikan dan semoga kegiatan ini menjadikan keberkahan bagi UKM Green Agent UTU itu sendiri di umur yang kedua tahun ini”. Pungkasnya

Sementara itu, Arfah Husna, SKM., MKM selaku penanggung jawab kegiatan sekaligus Pembina UKM Green Agent UTU menyebutkan, aksi sosial ini bagian dari upaya kampanye sosial yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam UKM Green Agent.

“Small act big impact… big impact nya terutama buat anggota UKM Green Agent UTU, bagaimana dengan aksi kecil bisa menebarkan kebaikan dan kebahagian di bulan Ramadhan dan pada akhirnya membuat anak-anak Ibu di Green Agent menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya” ujarnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU). 

MEULABOH, UTU – Para dosen dari semua fakultas lingkup Universitas Teuku Umar (UTU) melakukan diskusi tentang pemahaman penilaian angka kredit, ketentuan baru bagi setiap sivitas akademika. Diskusi yang bertajuk “Sosialisasi Kebijakan Penyelesaian Penilaian Angka Kredit Dosen Sesuai PermenPANRB No. 1 Tahun 2023 Tentang Jabatan Fungsional”, berlangsung secara daring, Rabu, 12 April 2023.

Narasumber sosialisasi adalah Meidi Saputra, ST.,MT (Tim PAK Universitas Teuku Umar) dan Teuku Hananda, Lc.,MA (Koordinator Kepegawaian UTU). Dalam diskusi dan tanya jawab berlansung penuh antusias, apalagi terkait dengan aturan baru tentang penilaian angka kredit dosen.

Dalam diskusi tersebut, Meidi Saputra antara lain menjelaskan, PermenPANRB No. 1 Tahun 2023 tentang jabatan fungsional dosen sesuai ketentuan Pasal 58 ayat (1) dan (2) menyebutkan, ayat (1) pada saat peraturan Menteri ini mulai berlaku, hasil kerja pejabat fungsional yang dilaksanakan sampai dengan 31 Desember 2022, tetap dinilai angka kreditnya berdasarkan peraturan Menteri yang mengatur mengenai Jafung masing-masing. Sedangkan pada (2), proses penilaian angka kredit terhadap hasil kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan paling lambat 30 Juni 2023.

Dijelaskan, pedoman pengakuan hasil penilaian angka kredit dosen mengacu pada PermenPANRB No.17 jo 46 Tahun 2013 tentang jabatan akademik dosen dan PO PAK Dosen Tahun 2019 dan suplemennya, berlaku bagi dosen di lingkungan Ditjen Diktiristek, Diksi, dan PT-KL. “Pedoman ini mengutamakan prinsip kepercayaan kepada Pemimpin PTN/LL.Dikti/PT-KL untuk dapat melaksanakan penilaian hasil kerja dosen yang telah diperoleh hingga 31 Desember 2022”, ujar Meidi Saputra yang juga Ketua Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik-Universitas Teuku Umar (UTU).

Dalam kesempatan itu, diuraikan juga alasannya, karena terbatasnya waktu penilaian, hasil kerja hingga 30 Juni 2022, maka diatur mekanisme pengakuan hasil penilaian angka kredit dosen, bersumber pada basis data dari sistem informasi Kemendikbudristek dan sistem informasi lainnya yang valid, diantaranya PD Dikti, Sister, Sinta, LL.Dikti, Bima dan SIM PTN/PTS/PT-KL, dengan prinsip adil, objektif, akuntabel, transparan dan otonom serta penjaminan mutu. (***)

MEULABOH, UTU – Tiga Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP-Universitas Teuku Umar (UTU) melakukan riset terhadap remaja yang mengalami retardasi mental di Kabupaten Aceh Barat. Dosen yang melakukan penelitian tersebut adalah Muzakkir, Said Fadhlain dan Iwan Doa Sempena.

Hasil riset tersebut, Rabu, 12 April 2023, telah diseminarkan di depan reviewer, Prof. Badaruddin, dan Prof. Irvan dari Universitas Sumatera Utara (USU). Sebelumnya, hasil riset dan kajian terhadap remaja retardasi mental tersebut telah dipublis pada “Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Volume 3, Nomor 3, November 2022, Halaman: 186-200. Link: https://journal.ar-raniry.ac.id/index.php/jsai/article/view/2107

Dalam seminar yang dilakukan oleh LPPM UTU, peneliti memaparkan, dari hasil survei di Kabupaten Aceh Barat, dipereloh informasi terdapat remaja retardasi mental seperti di Kecamatan Johan Pahlawan, Kecamatan Meureubo, Kecamatan Kaway XIV dan di beberapa desa lainnya dalam kecamatan berbeda di kabupaten yang sama. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah:  1). Penyebab terjadinya retardasi mental terhadap remaja dan sikap orang tua dalam merawat, mendidik dan mengawasinya, 2). Kendala yang dihadapi orang tua sehari-hari merawat dalam pengembangan anaknya, 3). Strategi yang dilakukan orang tua dan perhatian pemerintah dalam pengembangan remaja retardasi mental, termasuk kelanjutan pendidikan.

Pola asuh orang tua dalam merawat anak penyandang retardasi mental terutama dalam hal pembentukan karakter anak, seringkali orang tua kurang memahami kondisi anaknya yang sedang menderita gangguan mental. Untuk sementara menunjukkan, hampir sebagian besar orang tua  memiliki pola asuh  bersifat permisif. Hal ini berkaitan erat dengan latar belakang kehidupan dan pendidikan orang tua. Penerapan pola asuh permisif memberikan gambaran bahwa orang tua cenderung memberi kebebasan pada anak dan tidak menuntut.

Fenomena dalam masyarakat, masih banyak orang tua khususnya ibu yang menolak kehadiran anak yang tidak normal, karena malu mempunyai anak yang cacat. Orang tua yang demikian akan cenderung menyangkal keberadaan anaknya dengan menyembunyikan anak tersebut agar jangan sampai diketahui oleh orang lain. Tindakan orang tua seperti ini akan memperparah keadaan remaja yang mengalami retardasi mental. Anak dan remaja yang mengalami retardasi mental perlu perhatian, sentuhan dan pendidikan khusus untuk membantu perkembangan intelektual.

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang penderita retardasi mental yang ada di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. Adapun yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kehidupan penyandang retardasi mental dan apa penyebabnya, serta bagaimana sikap orang tua dalam menghadapi penderita retardasi mental tersebut.

Muhammad Maulana, warga Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh adalah potret penyandang retardasi mental.  Selain Muhammad Maulana, ada Misdar, Sulaiman dan Zulhijjah. “Muhammad Maulana termasuk salah seorang remaja korban KDRT dan sekarang sekolah di SDLB Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Maulana trauma atas sikap orangtuanya sehingga dirinya mengalami gangguan mental (retardasi). Walaupun lambat, namun Maulana dapat memperoleh ketrampilan praktis di sekolah”, kata salah seorang pengasuhnya, saat bincang-bincang dengan peneliti.

Riset ini membuktikan bahwa retardasi mental juga disebabkan oleh suatu proses sosial yang terjadi di dalam keluarga. Pola asuh yang tidak mengedepankan komunikasi psikologis yang baik dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga telah menjadi salah satu penyebab terjadinya retardasi mental pada anak. Oleh karena itu, proses sosial yang terjadi dalam keluarga dan masyarakat perlu mendapatkan perhatian oleh orang tua dan pihak-pihak terkait agar retardasi mental pada anak dapat dihindari, dan yang juga tidak kalah penting adalah proses sosial yang berupa pola asuh dengan pendekatan psikologi komunikasi perlu dijadikan sebagai salah satu pendekatan untuk mengatasi retardasi mental yang telah terjadi di dalam keluarga. Dalam konteks ini, tanggung jawab pencegahan tentunya tidak hanya berada pada sisi orang tua, tetapi juga pada lembaga-lembaga sosial yang ada dalam masyarakat seperti lembaga pendidikan hingga pemerintah. Lembaga tersebut harus mampu menciptakan dunia sosial anak yang bebas dari praktik bullying dan aspek negatif lainnya. (***)

MEULABOH, UTU – Hingga April 2023, luaran publikasi pada jurnal hasil penelitian dan pengabdian hibah internal Universitas Teuku Umar (UTU) dinilai mengalami kemajuan. Kepada dosen yang melakukan penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menggunakan dana hibah internal UTU tahun 2022, hasilnya wajib di publis pada jurnal Terindeks Scopus, Jurnal Internasional dan minimal Jurnal Terindeks Sinta-4. “Publikasi di Jurnal harus sesuai dengan yang dijanjikan pada saat mengajukan proposal hibah”, ungkap Herdi Susanto.

Hingga April 2023 ini, sekitar 40 persen hasil penelitian dan pengabdian hibah internal UTU tahun 2022, sudah ada luaran publikasi pada jurnal. “Ini termasuk ada kemajuan, karena batas waktu Submit Desember 2022. Dalam tahun 2023 ini, semua dosen peneliti dan pengabdi yang menggunakan dana hibah internal PNBP UTU tahun anggaran 2022, sudah harus ada luarannya. Jika belum ada luaran, akan diberikan sanksi”, ujar Sekretaris LPPM-PM UTU, Herdi Susanto, ST.,MT.

LPPM-PM Universitas Teuku Umar (UTU) telah melaksanakan seminar akhir penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) hibah internal UTU tahun 2022. Seminar akhir dilaksanakan secara offline di Aula Gedung Terintegrasi UTU, Senin, 10 April 2023.

Herdi Susanto, ST.,MT menjelaskan, seminar akhir hibah internal yang berlangsung tiga hari, Senin-Rabu (10-12 April 2023) diikuti oleh para dosen peneliti dan pengabdi UTU. Sebagai narasumber/reviewer adalah Prof. Dr. Badaruddin, M.Si (Bidang Sosial dan Humaniora), dan Prof. Dr. Eng. Ir. Irvan, M. Si (Bidang Eksakta). Kedua reviewer tersebut adalah Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU).

Dijelaskan, skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diseminarkan adalah Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, Guru Besar, Penelitian Penugasan, Pengabdian Penugasan, dan Pengabdian Berbasis Riset.

Jumlah peserta seminar, baik penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat mencapi 94 orang, yang terdiri dari Asisten Ahli 27 orang, Lektor sebanyak 13 orang, Lektor Kepala sebanyak 11 orang, Guru Besar 3 orang, Pengabdian Berbasis Riset 11 orang, Penelitian Penugasan 26 orang, Pengabdian Penugasan sebanyak 3 orang.

Peneliti dan pengabdi menyampaikan laporan hasil akhir secara langsung di depan reviewer. Selain menyampaikan laporan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, peneliti dan penbadi juga diminta membuat poster dan stand banner hasil penelitain dan pengabdia kepada LPPM dalam ukuran 60 cm x 160 cm, sebanyak satu rangkap. (***)

MEULABOH – UTU | Pada tanggal 12 April 2023, Prodi Ilmu Hukum telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan Advokasi, kegiatan diselenggarakan di ruang video conference Ilmu Hukum.

Lulusan hukum dituntut mampu menyusun dan mempraktikan konsep-konsep hukum, baik dalam lingkup daerah, nasional maupun internasional, dalam hubungan individual, kolektif dan masyarakat pada umumnya, guna mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan bagi kepentingan bangsa, negara dan masyarakat internasional, selain itu, lulusan hukum juga diharapkan dapat berperan dalam persidangan baik perdata, pidana, tata usaha negara, maupun persidangan di Mahkamah Konstitusi, serta piawai dalam debat ilmiah.

Secara spesifik, pelatihan advokasi yang diselenggarakan kali ini bertujuan untuk sharing pengetahuan supaya peserta pelatihan nantinya dapat bertindak secara objektif dan tidak berat sebelah dalam menyelesaikan sengketa, baik itu dalam proses litigasi biasa, penyelesaian secara informal, mediasi, arbitrase, maupun lainnya.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh dekan FISIP, dalam hal ini diwakili Phonna Ath Thariq, S.H, LL.M. yang saat ini menjabat sebagai wakil dekan II Fisip, dalam sambutannya beliau memotivasi peserta pelatihan untuk serius dan komitmen mengikuti kegiatan sampai selesai, sebab melalui pelatihan seperti inilah para mahasiswa ilmu hukum dapat menambah pengetahuan soft skill dari para praktisi.

Kegiatan dimulai semenjak pukul 08.00 dan selesai sampai pukul 17.00 WIB, diikuti oleh 30 mahasiswa dan mahasiswi terpilih dari Prodi Ilmu Hukum.

“Kegiatan ini sangat berkontribusi dalam pengembangan institusi dan kepada fakultas pada khususnya, dengan membekali mahasiswa kemampuan praktis mengetahui realitas hukum yang terjadi di masyarakat, sehingga nantinya dapat digandeng untuk turun memberikan penyuluhan dan pendampingan hukum kepada masyarakat” tutur Phonna

Narasumber kegiatan diundang dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Praktisi Advokat yang sudah terkenal di Banda Aceh, yaitu Syahrul, S.H, M.H (Direktur LBH Banda Aceh) dan advokat Wahyu Pratama, S.H.

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan antara lain terkait dengan pendokumentasian hukum dan penulisan legal opinion, kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi diskusi antara peserta pelatihan bersama pemateri. (Humas UTU).

MEULABOH, UTU – Pengurus dan mahasiswa FISIP Universitas Teuku Umar (UTU) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Himakom) menggelar buka bersama (bukber) di Warkop Gampoeng Cafee, Jalan Batu Putih/Kupiah Teuku Umar, Jum`at, 14 April 2023.

Hadir dalam kesempatan itu memenuhi undangan buka bersama adalah Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi FISIP UTU, Anhar Fazri, S.Sos.I., M. Lit, dosen senior Said Fadhlain, S.IP., MA serta sejumlah undangan lainnya, termasuk  Gubernur FISIP a.n M. Ali Murtada, Wakil Gubernur fisip a.n Laila Mutia dan Ketua DPM Fisip a.n Rahmat Ardiansyah, ujar Ramaheri Syahputra, Sekretaris Panitia Pelaksana Bukber.

Kehadiran Ketua Prodi, Anhar Fazri dan Said Fadhlain dalam acara buka bersama Himakom sebagai bentuk kebersamaan, kesetiaan serta turut memberikan semangat kepada adik-adik mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi khususnya mereka-mereka yang tergabung dalam organisasi Himakom.

Ketua Himakom FISIP UTU, Dedi Hermanda, didampingi Ketua Panitia Mohd. Mukhsin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Prodi, para dosen, mahasiswa baik yang tergabung dalam organisasi Himakom maupun atas nama undangan yang telah bersedia meluangkan waktu ikut berbuka bersama.

“Alhamdulillah, acara buka bersama yang kami beri tema: Merajut Kebersamaan dan Meningkatkan Kekeluargaan, berjalan lancar dan sukses. Acara bukber  ini kami adakan guna untuk mempererat hubungan silaturrahmi sesama seluruh keluarga Himakom. Semoga kegiatan seperti ini dan kegiatan-kegiatan sosial lain, Insya Allah akan terus kami lakukan”, ujar Dedi.

Ramaheri menyebutkan, acara buka bersama kali ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada fakir miskin. “Ini merupakan kegiatan perdana kami lakukan selama bulan suci ramadhan 1444 H, karena kepengurusan Himakom 2023-2024 ini baru saja dilakukan pergantian. (***)

MEULABOH – UTU | Organisasi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar Periode 2022-2023 (ORMAWA FKM UTU) menyelenggarakan Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Jilid 3 dengan mengusung Tema “suci kan diri terangi hati, pererat silaturahmi dengan kepedulian sosial” pada Kamis, 13 April 2023.

Turut berhadir Wakil Dekan I fakultas kesehatan masyarakat Universitas Teuku Umar, dan juga demisioner BEM FKM UTU serta penceramah ustadz Almunadi.

Cut Muzir, Ketua panitia pelaksana menyampaikan kegiatan ini bersifat kolaborasi antar ormawa di FKM UTU eksekutif yang bertujuan mempererat tali silaturahmi di bulan yang penuh ampunan.

“Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kerja sama nya kepada semua pihak terkait yang membantu memberikan donasi untuk di salurkan kepada anak yatim,” katanya.

Romiliansyah selaku ketua BEM FKM UTU menyampaikan rasa terima kasih dan harapan untuk para pimpinan fakultas dan prodi serta mahasiswa dapat selalu berkolaborasi dan bekerja sama menjalin silaturahmi sehingga dapat mewujudkan FKM yang lebih baik kedepan nya.

Romiliansyah menyebutkan jika kegiatan ini sudah memasuki Season 3 dan berharap kedepannya tetap terjalankan dengan baik lagi.

Lanjutnya pada BUKBER SANTUY yang ketiga kali ini sudah berjalan dengan baik dan pada kesempatan ini jumlah santunan anak yatim yang diberikan sebanyak 30 paket.

“Kegiatan kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah tali persaudaraan antar sesama pengurus Ormawa fakultas dan juga untuk berbagi ceria bersama anak-anak yatim sebagaimana Rasulullah mengatakan sayangilah anak Yatim sebagaimana mengasihi anak sendiri. Harapan kami semoga kegiatan-kegiatan mulia ini dapat dilanjutkan oleh regenerasi selanjutnya”. Pungkas Romiliansyah

Dekan FKM UTU dalam sambutannya yang di wakili oleh Wakil Dekan I Safrizal, M.Kes sangat memberikan apresiasi yang luar biasa kepada ORMAWA KBM FKM UTU karena sudah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berlandaskan sosial dan saling membantu dengan sesama yang mana hal ini tidak terlepas dari pada perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penilitian dan Pengabdian Masyarakat.

“Kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan, selain dapat mempererat silaturrahmi sesama pengurus Ormawa lingkup FKM, juga dapat bernilai ibadah dengan cara membantu anak yatim,” keta Safrizal

Dikutip dari tausiah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Almunadi “siapapun yang mengusap kepala (menyantuni/menyayangi) anak yatim semata-mata karena Allah SWT maka setiap helaian rambut yang diusapnya akan Allah SWT berikan kebaikan, maka sangatlah mulia kita menyantuni dan menyayangi anak yatim apalagi dibulan Ramadhan seperti ini karena anak yatim merupakan salah satu cara agar kita bisa menuju ke surganya Allah SWT”

“kegiatan seperti ini sangat bermakna, selain dapat meningkatkan ukhuwah antar sesama Ormawa, juga dapat mendorong masyarakat untuk bersedekah ke jalan yang benar apa lagi di dalam bulan Ramadhan ini,” pungkas ustadz almunadi. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Keluarga besar Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF) Universitas Teuku Umar menggelar buka bersama di desa Langung,  Kec. Meurebo, Aceh Barat, Kamis (13/4/2023).

Dalam kegiatan ini, juga dilaksanakan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar dan para pengendara yang melintas di seputaran Jalan Nasional Meulaboh-Tapaktuan tepatnya di desa Langung.

Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF) Universitas Teuku Umar Rahmat Rizal Darwan mengatakan, kegiatan ini dilakukan bukan hanya untuk menjalin silaturahmi antar Mahasiswa HIMATIF saja, tetapi juga sebagai sarana untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Revolusi Industri dengan kemajuan teknologi di era digital saat ini.

“Jadi selain untuk meningkatkan kualitas keimanan di bulan Ramadhan ini , kita jadikan juga momentum untuk mempersiapkan diri terhadap revolusi teknologi. Kegiatan ini juga sekaligus pembagian takjil bagi masyarakat sekitar simpang rundeng dan yang melintas di lintas Meulaboh-Tapaktuan,“ ungkapnya kepada media, Kamis (13/4/2023).

Dirinya juga menjelaskan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya dengan Kerjasama Mahasiswa TIF sendiri.

“Ini rutin kita lakukan, karena banyak hal-hal positif didalamnya,” pungkasnya.

Meskipun begitu, sambung Ketua HIMATIF  FT UTU Rahmat Rizal Darwan, Mahasiswa TIF juga harus memiliki ketaqwaan kepada Tuhan, agar ilmu yang didapat bisa benar-benar dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

“Tetap harus diingat, apa yang kita lakukan harus juga berlandaskan iman yang kuat terhadap sang pencipta, Sehingga ilmu yang kita dapat nantinya bisa memberikan manfaat bagi sesama,”tutupnya. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Chayroel Wahied, mahasiswa prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi perwakilan UTU dan Provinsi Aceh dalam kegiatan ‘Student Sustainable Development Goals (SDGs) Conference 2023’ yang diselenggarakan oleh SDGs Student Center yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada 9-11 Maret 2023.

Student SDGs Conference 2023 diselenggarakan untuk mencari formulasi baru dan membuat konsep serta penawaran dari kalangan pelajar dan pemuda pada umumnya. SDGs Conference 2023 dihadiri oleh 100 mahasiswa delegasi kampus di seluruh Indonesia dan internasional. SDGs atau bisa juga disebut Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan komitmen nasional dan global dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang meliputi 17 tujuan.

SDGs Conference 2023 mengupayakan pencapaian pembangunan berkelanjutan yang juga merupakan prioritas pembangunan nasional dam memerlukan sinergi perencanaan dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, akademisi, mahasiswa, pemuda, serta pihak lain atau yang sering disebut kerja sama Pentahelix.

Chayroel menyebutkan, ia merasa cukup terhormat bisa mewakili Universitas Teuku Umar dalam forum yang luar biasa tersebut. Karena ia dapat menunjukkan kepada pemuda dan aktivis mahasiswa yang berpikiran sama di seluruh Indonesia bahwa mahasiswa dari Universitas Teuku Umar juga memiliki minat yang besar terhadap implementasi SDGs.

Memang benar di berbagai kesempatan diskusi, kami sering membicarakan tentang SDGs dan kami selalu mempertimbangkan untuk menyelaraskan kegiatan kami dengan tujuan SDGs, terutama dalam hal menerapkan kampus berkelanjutan lewat program green campus,” ujarnya.

“Apalagi seperti yang sudah diketahui bersama, Universitas Teuku Umar merupakan perguruan tinggi terbaik sebagai kampus berkelanjutan di Aceh. Kami dapat melihat bahwa universitas kita sedang berupaya untuk bertransformasi menjadi Green Campus. Otoritas kampus, staf, dan bahkan mahasiswa secara aktif melibatkan diri dan menciptakan berbagai kegiatan bantuan sosial baik di dalam maupun di luar provinsi. Oleh karena itu, saya sangat bangga mewakili kampus saya dalam student conference semacam ini,” pungkas Chayroel. (Humas UTU).