MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) membagikan paket sembako kepada 20 orang mahasiswa Afirmasi ADiK asal Papua dan Daerah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal) yang sedang menjalani studi di UTU. Mahasiswa tersebut tidak pulang kampung selama libur Lebaran Idul Fitri 1444H /2023M.
Bantuan paket sembako itu berupa beras, sirup dan Sarden diserahkan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc.
“Mereka ini para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah pusat, dalam moment libur hari raya Idul Fitri mereka memilih tidak pulang kampung dan tetap menetap disekitar kampus ,” ucapnya M. Aman Yaman, di Meulaboh, Selasa (18/4/2023).
M. Aman Yaman yang turut didampingi Kabiro Umum dan Keuangan, Zulfirman, M.Si menjelaskan, para mahasiswa asal Papua tersebut kuliah melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Proram ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi lulusan Sekolah Menengah Atas atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan akses pendidikan tinggi.
“Program ADik ini sendiri merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk membantu perguruan tinggi mencari dan menjaring calon mahasiswa dari daerah Papua dan Papua Barat serta daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T),” paparnya.
Ia menambahkan, Program ADik dikelola oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sekarang Kemdikbud melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) bersama Perguruan Tinggi sebagai pengelola dan penyelenggara pendidikan.
Dimana pemerintah menyediakan biaya pendidikan, biaya hidup, dan pembinaan atau pembimbingan belajar secara khusus, agar mahasiswa peserta program beasiswa ADik dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dengan tuntas dengan hasil yang baik di Perguruan Tinggi terbaik.
“Harapan kami semoga beasiswa Afirmasi ADiK Mahasiswa Papua dan 3T ini dapat dimaksimalkan oleh para mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Universitas Teuku Umar,” pungkas M. Aman Yaman. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Eksistensi Universitas Teuku Umar sebagai salah satu kampus terbaik di Aceh kembali terbukti setelah di tahun 2023 ini berhasil meraih hibah dari DIKTI dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) untuk dua program studi, yakni Prodi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Prodi Teknik Mesin, Fakultas Teknik.
Berdasarkan surat pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang diterima, Selasa (18/4/2023), UTU dinyatakan sebagai satu dari 142 perguruan tinggi yang lolos pada program PKKM 2023.
Dalam pengumumannya, Ditjen Dikti melalui Direktur Jenderal Dikti Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng. menyatakan bahwa perguruan tinggi yang menerima bantuan tersebut telah mengajukan proposal dan memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si mengungkapkan UTU telah mengikuti dan lolos tahap seleksi yang terdiri dari tahap evaluasi administratif, tahap evaluasi kualitas dan kelayakan proposal, tahap verifikasi kelayakan (visitasi daring).
Alhamdulillah, UTU berhasil lolos dalam PKKM Tahun Anggaran 2023. Ini membuktikan komitmen kita dalam mendukung program kampus merdeka.
“kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT, dibulan Ramadan ini kabar baik menghampiri UTU dengan berhasil meraih hibah Dikti. Tentunya kami mengucapkan selamat kepada kedua prodi yang telah berjuang dan berhasil memenangkan kompetisi nasional ini” ucap Dr. Ishak Hasan
Dr. Ishak Hasan mengatakan, dengan lolosnya UTU pada program-program hibah kampus merdeka menjadi semangat baru bagi UTU untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikulum kampus merdeka.
Dijelaskan Dr. Ishak Hasan, Program Kompetisi Kampus Merdeka telah menghasilkan pengaruh di beberapa Indikator Kinerja Utama dan juga luaran yang dapat mendorong penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Manfaatnya terhadap perkembangan Perguruan Tinggi secara keseluruhan, kemudian katalasilator perubahan kurikulum untuk menjadi lebih fleksibel sebagai bagian dari MBKM, pengembangan sistem di setiap PT untuk mendukung MBKM di seluruh Prodi (tidak hanya Prodi yang menjadi bagian dari PKKM), peningkatan antusiasme dari mahasiswa dan dosen dalam mengikuti dan menyukseskan MBKM di masing-masing PT.
Dijelaskan Dr. Ishak Hasan, PKKM ini Dikti membagi dalam 3 liga, dan UTU berada di liga 2. DIKTI mengatakan Perguruan Tinggi yang berada di Liga-2 diharapkan dapat mendorong transformasi Perguruan Tinggi Indonesia menuju Perguruan Tinggi yang bermutu, relevan dan inovatif untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing dan mampu berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa. Perguruan Tinggi juga didorong untuk melakukan berbagai inovasi dalam penerapan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berkualitas, termasuk modernisasi proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, dan perluasan akses sesuai dengan diferensiasi misi yang dimilikinya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil meraih hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2023 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Dari tiga usulan, dua program studi meraih hibah PKKM.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengatakan, tim PKKM dan program studi pengusul hibah PKKM sudah melalui proses panjang. Dari tiga usulan, diperoleh dua program studi yang meraih hibah PKKM Kampus Merdeka Merdeka Belajar. Sementara 1 usulan lainnya mudah-mudahan lolos pada tahap berikutnya.
Adapun prodi yang berhasil mendapatkan dana hibah yaitu Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) mendapat sebanyak Rp 1,3 miliar dan Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik mendapatkan Rp 1,1 miliar.
M. Aman Yaman mengatakan, sistematika untuk mengimplementasikan PKKM tidak berbeda jauh dengan apa yang dilakukan perguruan tinggi dalam memenuhi standar Indikator Kinerja Utama.
Diperlukan koordinasi terstruktur untuk melakukan upaya maksimal dan penyerapan anggaran dalam mengeksekusi kegiatan. Ia mengingatkan kepada semua peserta untuk mengetahui konsekuensi bagi perguruan tinggi yang gagal melakukan penyerapan anggaran dan mengeksekusi kegiatan.
Hal itu terbukti pada beberapa program studi di perguruan tinggi yang ditolak saat pengusulan Program Kompetisi Kampus Merdeka selanjutnya. “Pengelolaan PKKM akan dititipkan kepada LPPM PMP. Maka kita perlu mendengarkan gambaran dari penanggung jawab PKKM UTU, baik dari tim penyusun proposal maupun tim Task force UTU agar semua bisa paham,” ujar M. Aman Yaman dalam keterangannya, Rabu (19/4/2023).
Ketua tim Task Force Prodi Akuakultur sekaligus Ketua Prodi Akuakultur, Yusran Ibrahim, M.Si mengatakan pihaknya secara penuh akan mematuhi dan menjalankan apa yang menjadi saran pimpinan.
Kegiatan PKKM meliputi hal yang sangat kompleks sehingga perlu kerja sama secara utuh dari berbagai pihak.
Adapun judul dari proyek yang berhasil mendapatkan pendanaan dari Dikti ini yaitu “Akselerasi implementasi MBKM untuk meningkatkan kualitas kinerja dosen, kurikulum, pembelajaran dan lulusan,” dari Prodi Akuakultur.
Sementara judul proyek dari prodi Teknik Mesin, Fakultas Teknik yaitu “Transformasi Prodi Teknik Mesin Dalam Meningkatkan Mutu dan Relevansi MBKM”. (Aduwina Pakeh /Humas UTU)
MEULABOH – UTU | Masjid Nurul Hidayah, Gampong Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat menjadi titik penutup rangkaian Safari Ramadhan 1444 Hijriah/2023 Universitas Teuku Umar, Rabu (19/04/2023).
Sebelumnya Safari Ramadhan tahun ini dilaksanakan dibeberapa titik mulai 04 April 2023 dengan mengunjungi setidaknya empat masjid dalam Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya hingga ditutup, Rabu (19/04/2023).
Dipenghujung rute Safari Ramadhan tahun ini, Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si yang diwakili Kabiro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si menyampaikan apresiasi untuk masyarakat, khususnya BKM Masjid Nurul Hidayah dan seluruh jamaah yang dinilai guyup dan rukun.
Di bulan Ramadhan ini Rektor meminta masyarakat tetap menjaga persatuan, hingga nantinya Idul Fitri dapat dirayakan bersama dengan penuh kedamaian.
Zulfirman mengatakan safari ramadhan merupakan salah satu program rutin Universitas Teuku Umar yang digelar sejak tahun 2018 lalu.
“Ini salah satu kegiatan bermanfaat, dan sudah dilakukan selama 6 tahun berturut-turut sebagai penyemangat untuk melakukan ibadah,” Ujar Zulfirman yang juga mengatakan Safari Ramadan sebagai salah satu cara bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat, mengajak sivitas kampus untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, Zulfirman turut menyampaikan perkembangan kampus baik dalam bidang infrastruktur, sumber daya dan mahasiswa. “Alhamdulillah saat ini UTU memiliki 20 prodi dengan jumlah mahasiswa totalnya sebanyak 8 ribu lebih, dominannya dari Aceh Barat dan Nagan Raya,” jelasnya.
Alhamdulillah pada tahun ini yaitu semester depan UTU akan membuka dan menerima mahasiswa Program Pascasarjana jenjang S2.
Selanjutnya tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz M. Nasir, MA (Dosen Fakultas Ekonomi UTU) dengan tema tentang Zakat Fitrah pembersih jiwa.
Ustadz M. Nasir mengungkapkan banyak hadist yang menyebutkan tentang zakat fitrah, diantaranya yaitu Hadist dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda yang bermaksud: Rasulullah mewajibkan zakat fitrah bagi ummatnya yang telah menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk pembersih dari segala pekerjaan sia-sia dan ucapan yang kotor, zakat fitrah juga merupakan bentuk kepedulian seseorang terhadap orang miskin dengan memberikan makanan pokok, kewajiban zakat fitrah tersebut harus ditunaikan sebelum sholat ied berlangsung, jika ditunaikan setelah sholat ied maka fitrah tersebut dianggap sedekah biasa (H.R. Abu Daud).
Sementara gurunya imam Syafi’i yang bernama waki’ ibn al-Jarrah menyebutkan bahwa zakat fitrah itu ibarat sujud sahwi dalam sholat yang dapat menutupi kekurangan sholat, begitu juga fitrah dapat menutupi kekurangan ibadah puasa.
Secara moral dan psikologis, zakat bermanfaat untuk mengikis sikap tercela seperti kikir. Zakat juga berfungsi untuk melembutkan hati si pemberi zakat dan dapat mendatangkan ketenangan jiwa. Secara sosial, zakat bermanfaat untuk mengurangi beban hidup saudara kita yang membutuhkan, memperbaiki dan memperkuat hubungan antara orang kaya dan orang miskin, menghapus sifat iri dan dendam pada hati orang miskin terhadap orang kaya serta zakat dapat memperkokoh persatuan ummat.
Kegiatan Safari Ramadhan ini diawali dengan buka puasa bersama dengan masyarakat, sholat magrib, isya dan tarawih bersama. Diakhir kegiatan dilakukan penyerahan sertifikat cendera mata dari tim Safari Ramadhan UTU oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan didampingi oleh Ketua Pelaksana Safari Ramadhan UTU Ir. Sulaiman Ali, ST., MT kepada Kechik Gampong Gunong Kleng yang diwakili Sekgam, Hamidi, S.Pi., M.Si serta turut didampigi Imum Chik Masjid Nurul Hidayah Gampong Gunong Kleng. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar memberikan bantuan Sembako kepada Mahasiswa(i) Universitas Teuku Umar yang merayakan lebaran Idul Fitri 1444 H di kosan area Alue Penyareng, atau yang tidak mudik. Kegaitan tersebut dilakukan pada Senin 24 April 2023.
Kegaiatan ini turut didampigi oleh personil Polres Aceh Barat, dan sembako diberikan kepada mahasiswa dengan cara mengunjungi kost satu persatu. Disekitaran komplek perumahan ADB dan Perumnas alue penyareng, Meureubo. Hal ini diharapkan dapat mengobati rasa rindu terhadap orang tua dan kampung halaman.
Muhammad Ali Murthada, Gubernur Mahasiswa PEMA FISIP didampingi Ketua BEM FE UTU membagikan sembako untuk mahasiswa luar daerah yang tidak mudik dikarenakan waktu libur yang singkat dan Ekonomi yang tak memadai, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, riau, dan Sumatera Utara.
“Ya kita bersama polres aceh barat memberikan bantuan sembako kepada mahasiswa (i) yang tidak mudik dikarenakan waktu libur yang singkat dan keuangan yang tidak memadai sehingga tidak mungkin pulang kampung halaman” ujar Ali Murthada
Anzek May Kambuaya salah satu mahasiswi yang berasal dari Papua Barat mengungkapkan terimakasih karena telah memberikan bantuan dan peduli kepada mereka sehingga mereka sedikit terobati rasa rindunya terhadap kampung halaman serta merasa meski dikampung orang tetapi masih banyak yang peduli dan sayang kepadanya.
“Terimakasih bapak kapolres dan abang-abang serta BEM jadi kami sedikit terobati rasa rindu kami sama kampung halaman dan merasa dipedulikan meski dikampung orang dan masih ada yang sayang sama kami” Ungkap May (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si pada Kamis (06/04/2022), menerima kunjungan Tim Visitasi dan Evaluasi Lapangan usulan rekomendasi pembukaan Program Studi Baru dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIII Aceh.
Masing-masing Program Studi S1 Bisnis Digital pada Fakultas Ekonomi, Prodi S1 K3 pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi S1 Peternakan dan Prodi S2 Magister Ilmu Pertanian pada Fakultas Pertanian serta Prodi S2 Magister Ilmu Perikanan pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Visitasi dan Evaluasi Lapangan usulan rekomendasi pembukaan Program Studi baru ini dilaksanakan di Ruang Rapat Senat Lt I Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Alue Penyareng. Adapun tim Visitasi dan Evaluasi diketuai oleh Dr. Ir. Rizal Munadi, MM., MT dengan anggota Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd, Ihsan, S.Th dan Ahmad Junaidy.
Dalam rangkaian visitasi, pemaparan usulan pembukaan dilakukan oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munadi, MM., MT. Dalam pemaparannya, Rektor memberikan gambaran latar belakang keinginan membuka program studi baru baik program sarjana maupun program Magister.
Dr. Ishak Hasan menyampaikan UTU mempunyai keinginan untuk berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Atas permintaan pemerintah daerah, stakeholder dan calon mahasiswa di wilayah pantai Barat Selatan Aceh, maka inilah yang mendasari kami mengusulkan prodi-prodi baru ini.
Rektor yang turut didampingi Wakil Rektor I UTU Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc juga menyampaikan terimakasih kepada Tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII Aceh yang dengan cepat merespon permohonan pihaknya untuk visitasi guna mengeluarkan rekomendasi pembukaan kelima program studi baru yang diusulkan.
“UTU telah mengunggah seluruh dokumen yang dibutuhkan pada aplikasi SIAGA, sehingga tahapan selanjutnya adalah memperoleh rekomendasi pembukaan prodi dari LLDIKTI,” kata Dr. Ishak Hasan
Sebagai gambaran, Universitas Teuku Umar hingga saat ini memiliki luas lahan sekitar 90 hektare di kawasan Alue Penyareng. Lahan tersebut dimanfaatkan bagi keperluan universitas. “Ke depan, UTU akan mengusulkan kembali dengan program studi baru lainnya, khususnya program S2,” ujar Dr. Ishak Hasan.
Sementara itu, Dr. Rizal Munadi dalam kesempatannya menyampaikan hal yang akan dijadikan rekomendasi terdiri dari aspek kecukupan dan linieritas SDM dosen dan tenaga kependidikan, aspek hukum dan kelembagaan, aspek sapras dan aspek kurikulum berkaitan dengan keunggulan dan keunikan program studi yang akan dibuka.
Turut hadir dalam kegiatan visitasi dan evaluasi lapangan tersebut adalah para Dekan, Wakil Dekan, Ketua LPPM-PMP, tim penyusunan proposal pembukaan program studi baru dan stakeholder terkait lainnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | 50 mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) dinyatakan terpilih sebagai penerima bantuan beasiswa dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh.
Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd mengucapakan selamat dan sukses kepada 50 mahasiswa Universitas Teuku Umar yang telah berhasil meraih beasiswa Bank Indonesia untuk 2023. Angka ini diperoleh setelah para mahasiswa tersebut melewati serangkaian tahapan seleksi dan wawancara.
Lanjutnya, ke-50 mahasiswa itu dinyatakan lolos penetapan hasil seleksi penerima beasiswa Bank Indonesia sesuai surat Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Nomor: 25/180/BNA/Srt/B tanggal 28 Maret 2023 tentang penyampaian hasil seleksi dan penyaluran beasiswa Bank Indonesia tahun 2023.
“Sebelumnya sebanyak 100 orang mahasiswa Universitas Teuku Umar mengikuti seleksi wawancara setelah mereka dinyatakan lulus seleksi berkas. Seleksi wawancara dilakukan langsung oleh pihak Bank Indonesia,” jelasnya
Dari seleksi itu, lanjut Prof Nyak Amir, sebanyak 50 mahasiswa yang dinyatakan berhak memperoleh beasiswa Bank Indonesia. Ke-50 mahasiswa tersebut telah mampu mengungguli para pesaingnya. Total pendaftar beasiswa Bank Indonesia 2023 dari Universitas Teuku Umar berjumlah 429 mahasiswa. Pendaftar tersebut merupakan gabungan dari semua Fakultas berjenjang S1 (Strata 1) yang ada di Universitas Teuku Umar.
Para mahasiswa yang sudah dinyatakan lolos dan menjadi penerima beasiswa Bank Indonesia 2023 wajib menyampaikan scan/foto buku tabungan.
Buku tabungan tersebut harus atas nama penerima beasiswa dan dikirim langsung kepada panitia penerimaan beasiswa Bank Indonesia di Gedung Rektorat Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama ruang bagian Akademik dan kesejahteraan mahasiswa atau melalui email beasiswa@utu.ac.id.
Lampiran nama-nama mahasiswa yang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa Bank Indonesia 2023:
http://utu.ac.id/posts/read/pengumuman-lolos-seleksi-penerima-beasiswa-bank-indonesia-2023
MEULABOH – UTU | Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar (UTU) melepas 5 mahasiswa magang ke industri pengolahan pangan dan industri jasa pangan pada Rabu (5/4/2023).
Program magang ini merupakan rangkaian program magang gizi dimana mahasiswa melaksanakan magang instalasi gizi, industri pangan dan puskesmas untuk penanganan masalah gizi langsung ke masyarakat.
Pendekatan akademik magang industi ini berkaitan dengan salah satu capaian lulusan mahasiswa di prodi Gizi UTU yaitu mahasiswa diharapkan dapat memahami proses produksi, manajemen pengadaan, pemilihan lokasi bisnis, manajemen penyimpanan dan penggudangan serta usaha dalam menjaga mutu produk pangan dan pelayanan jasa pangan sehingga mampu membangkitkan keinginan mahasiswa untuk berwirausaha.
Dalam pelaksanaan magang, Prodi Gizi UTU bekerja sama dengan beberapa industri pangan dan industri jasa pangan yang tersebar berbagai kabupaten di provinsi Nangroe Aceh Darusalam diantaranya:
• Food Fish Jelly, Banda Aceh
• Gatletella, Banda Aceh
• CV. Jasa Belia, Banda Aceh
• Misseggtart, Meulaboh
• Dwinta Cake, Meulaboh,
• IBT UTU, Meulaboh
• Moon Donuts & Hi Low Burger, Lhokseumawe
Selain industri pangan, Prodi Gizi UTU juga berkerja sama dengan beberapa Hotel, diantaranya:
• Grand Arabia Hotel, Banda Aceh
• Hermes Palace Hotel, Banda Aceh
• Grand Permata Hati Hotel, Banda Aceh
• Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh
• The Pade Hotel, Aceh Besar
• Rasamala Hotel, Banda Aceh
• Parkside Hotel, Takengon
• Grand Renggali, Takengon
• Kumala Hotel, Banda Aceh
Hanif Muchdatul Ayunda, S.T.P., M.Si selaku dosen pembimbing menyebutkan magang adalah waktunya untuk mencari tahu, perbanyak bertanya. Jangan sungkan untuk menggali informasi tentang pelaksanaan magang ini kepada senior yang ada. Kesempatan ini tak boleh disia-siakan.
Pelaksanaan magang menjadi ajang untuk menerapkan seluruh teori yang telah didapatkan selama menjalani perkuliahan.
“Jadi kegiatan magang ini adalah waktunya untuk melihat secara langsung bagaimana implementasi dari seluruh teori yang didapatkan. Olehnya, kami menghimbau agar kegiatan magang ini harus diikuti dengan baik,” pungkasnya. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Wakil Rektor II Universitas Teuku Umar bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd mendatangi langsung kantor perpustakaan nasional, Selasa (04/04/2023). Kunjungan itu dalam rangka mengajukan sejumlah permohonan, diantaranya adalah penambahan buku referensi yang sangat dibutuhkan oleh Perpustakaan UTU.
Kedatangan Warek II UTU ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Perpustakan Nasional, Muhammad Syarif Bando di Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, Prof Nyak Amir menyampaikan usulan dukungan Perpusnas kepada Universitas Teuku Umar dalam usaha pengembangan sarana dan prasarana Perpustakaan UTU.
Merespon hal itu, kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando sangat mengapresiasi kepedulian pimpinan Universitas Teuku Umar terhadap pentingnya peran perpustakaan dan budaya literasi masyarakat.
“Ini inisiatif yang baik, jemput bola ke pusat. Tentunya kami akan membantu apa yang diprogramkan UTU dalam bidang Perpustakaan, demi peningkatan minat baca mahasiswa,” terangnya.
Bapak M. Syarif Bando akan membantu dalam bentuk buku digital /e-book, dan diawali akan bantu magang free 2 minggu untuk staf perpustakaan UTU diperpustakaan nasional.
“Alhamdulillah, upaya kita ini disambut baik oleh Kepala Perpusnas RI, bahkan dalam waktu dekat ini kita dapat mengirim pustakawan UTU untuk magang selama 2 minggu di Perpusnas RI, dan harapan kita semua terimplementasi,” ujarnya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berlokasi di Wilayah Barat Selatan Aceh menerima sebanyak 660 calon mahasiswa baru penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Tahun 2023.
Wakil Rektor Bidang Akademik UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengucapkan selamat kepada 997 calon mahasiswa baru yang lulus jalur SNBP termasuk 660 orang diantaranya penerima KIP Kuliah.
Secara persentase, UTU merupakan PTN terbanyak penerima KIP-K di jalur SNBP di Provinsi Aceh yaitu sebesar 66,2 persen, berikutnya adalah Unsam dengan persentase 59,9 persen, Unimal dengan persentase sebanyak 58,5 persen, disusul USK sebanyak 53,6 persen.
M. Aman Yaman mengingatkan para calon mahasiswa yang lulus jalur SNBP untuk segera menyiapkan kelengkapan berkas untuk pendaftaran ulang yang akan berakhir pada 16 April 2023 mendatang.
Untuk memastikan calon mahasiswa benar-benar dari keluarga kurang mampu, maka Universitas Teuku Umar akan melakukan verfikasi data oleh tim KIP Kuliah UTU bagi mereka yang lulus seleksi SNBP.
“Bagi mereka yang dinyatakan tidak layak karena dianggap mampu maka statusnya sebagai calon penerima KIP Kuliah dibatalkan dan menjadi mahasiswa regular,” Jelas M. Aman Yaman.
Oleh karena itu, Warek 1 menghimbau bagi mereka yang mengundurkan diri dari proses verifikasi calon penerima KIP Kuliah baik dengan alasan batal kuliah ataupun merasa mampu agar segera melapor.
Sementara bagi yang dinyatakan layak alias memenuhi syarat setelah proses verifikasi maka biaya yang digratiskan seperti Uang Kuliah Terintegrasi (UKT) dan tes kesehatan.
KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi melalui jalur SNBP, Seleksi Nasonal bersasis Tes (SNBT), dan ujian mandiri di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta.
Bagi penerima KIP Kuliah dibebaskan biaya pendaftaran seleksi masuk SNBT/UTBK, serta seleksi mandiri yang diusulkan masing-masing perguruan tinggi.
M. Aman Yaman menjelaskan, bagi calon mahasiswa penerima KIP Kuliah maka biaya kuliahnya gratis sampai lulus yang disesuaikan dengan akreditasi program studi yaitu akreditasi A maksimal Rp 12 juta untuk prodi kesehatan dan maksimal Rp8 juta untuk prodi non kesehatan. Sedangkan akreditasi B maksimal sebesar Rp4 juta, dan akreditasi C maksimal sebesar Rp2,4 juta.
Selanjutnya bantuan biaya hidup untuk program regular sarjana maksimal delapa semester. Jika dalam kurun waktu tersebut mereka tidak mampu menyelesaikan studinya maka status penerima KIP Kuliah nya dihentikan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).
